Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Sarip Petir: Kisah TKI Antargalaksi [Bab 3: Misteri Warga Bahagia & Es Krim yang Tidak Pernah Mencair]

Sarip Petir: Kisah TKI Antargalaksi [Bab 3: Misteri Warga Bahagia & Es Krim yang Tidak Pernah Mencair]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
  • visibility 1.016
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Sudah seminggu aku tinggal di Karmelia, dalam satu minggu itu pula, aku belum pernah lihat ada warga yang ngedumel, ngeluh, apalagi misuh-misuh, iri, di jalan raya, semua orang senyum kayak baru dapet warisan dari paman kaya yang tak dikenal. Bahkan tukang parkirnya bukan minta duit, tapi malah mendoakan aku cepat naik jabatan. “Semoga ente betah rip!, semoga cepat naik jabatan,”kata tukang parkir itu.

Di halte, orang-orang saling nawarin tempat duduk kayak sales asuransi rebutan nasabah. Tadi pagi, aku sempat lihat dua ibu-ibu berantem di pasar. Tapi jangan salah!. Bukan karena rebutan parkiran motor atau cabe rawit diskon. Mereka adu panci karena sama-sama ngotot mau bayarin belanjaan satu sama lain.“Biar saya aja, Bu!”. “Jangan, Bu, saya duluan bahagia hari ini!”

Lho? Aku jadi mikir keras, ini planet atau syuting sinetron Ramadhan 24 jam?

Di kampungku, ibu-ibu kalau adu panci biasanya karena anaknya direbutin masuk sekolah unggulan atau rebutan sisa gorengan di arisan RT. Tapi di sini? rebutan kebaikan kayak lomba dermawan nasional. Mulailah aku curiga, jangan-jangan mereka semua disuntik vaksin bahagia? atau bisa jadi… AC kota ini disetting nyemprot gas tawa versi soft aromatik?.

Kecurigaan makin tebal kayak kerak wajan, ketika aku mampir ke minimarket buat beli sabun. Di kasir, mbaknya nawarin dua varian sabun aroma kelapa muda dari Kalimantan Timur dan aroma pelukan nenek saat lebaran.

Sabun rasa pelukan nenek?. aku gak tahu ini sabun atau mesin waktu, tapi demi riset budaya dan pencarian jati diri, aku beli dua-duanya.

Baru mau bayar, seorang kakek di belakangku nyeletuk, “Nak Sarip, kalau mau sabun yang bisa bikin air mata masa kecil keluar sambil nyanyi lagu TK, cobain yang ini…”

Beliau nyodorin sabun batangan warna ungu pastel dengan label. “Aroma kenangan naik sepeda tanpa rem”.

Tanpa babibu, aku borong juga, ini bukan belanja, ini nostalgia dikemas ekonomis.

Hari Minggu, aku iseng ke taman kota, duduk di bawah pohon holografik..ya, pohon dari cahaya buatan yang daunnya bisa ganti warna tergantung mood kita. Aku makan es krim rasa tape ketan sambil ngobrol sama semut soal cinta yang kandas tahun 2015.

Anehnya, es krimnya gak mencair. Udah 15 menit lebih, tetap kaku, ini es krim atau kontrak kerja pegawai tetap?

Tiba-tiba, datang bocah kecil, rambutnya kriwil, kriwilnya itu lho… kayak mie ayam yang belum disiram kuah. Dia nanya polos. “Om, kenapa orang bumi suka bingung liat kami bahagia?”

Lho? Bocah ini ngomongnya udah kayak pembicara TEDx. “Nak, di bumi, bahagia itu langka, kadang dicicil, kadang ditunda, bahkan sering dikredit lima tahun dengan bunga dua digit dan bonus sedih”.

Si bocah nyengir. “Di Karmelia, bahagia itu hak dasar warga. Kalau ada yang sedih lebih dari tiga hari, langsung dijemput ambulans tertawa, dikasih terapi pelukan, disuruh nyanyi lagu Rhoma Irama versi jazz sambil ditapok pake bantal empuk”. Aku mulai merinding, bukan takut… tapi iri.

Dulu di kampung, waktu aku putus cinta gara-gara cewekku kabur sama tukang servis pompa air, aku cuma diajak main gaple sama Pak RT sambil dikatain.“Loyo amat, Rip. Cewek ilang doang, bukan kambing kurban!”

Di sini? Sedih dikit aja langsung ditolong kayak HP masuk air. Bahkan ada hotline nasional bernama “Telepon Teman Curhat”. Bebas pulsa, 24 jam. Bisa nyambung ke ustaz, psikolog, atau nenek-nenek bijak yang kerjanya bacain pantun penyemangat dan resep jamu awet muda.

Aku coba iseng nelepon. Terdengar suara lembut “Hallo, Nak Sarip? Ini Nenek Rinta, cucumu dari planet Zeta. Jangan sedih ya, nanti panel surya kamu bisa kedinginan…”

Aku terdiam. Air mataku hampir netes, tapi kucegah. Gengsi. Lagi pula, aku sedang minum teh rasa “Kenangan Mantan”. Rasanya getir, tapi ada aftertaste manis kayak senyum palsu waktu mantan undang kita ke nikahannya.

Satu hal lagi yang bikin aku makin kagum campur syok  di Karmelia gak ada utang-piutang. Gak ada pegadaian, gak ada debt collector, gak ada SMS tipu-tipu yang bilang aku menang motor padahal aku cuma punya sepeda hasil ngumpulin stamp warung.

Aku nanya ke satpam kompleks panel surya. “Bang, kok di sini gak ada yang ngutang, ya?”

Dia jawab tenang sambil nyemil roti rasa ketulusan. “Ngapain ngutang, Mas? Di sini hidup kayak disponsori langsung sama Tuhan”

Aku tertegun. Di kampung, aku pernah ngutang pulsa cuma buat beli kuota… biar bisa ngutang pulsa lagi. Itu bukan siklus ekonomi, itu lingkaran setan digital.

Malamnya aku duduk di balkon rumah dinas, ngeteh lagi. Angin malam semilir, bintang-bintang bersinar kayak lampu kelap-kelip di diskotik nostalgia. Kupikir-pikir, mungkin Karmelia ini bukan sekadar negara. Ini semacam laboratorium sosial. Atau, mungkin… ini versi upgrade dunia, kalau manusia niat hidup waras.

Tapi tetap aja… aku belum tenang.

Kenapa mereka bahagia semua? Kok bisa?
Apa iya ini semua tulus?
Jangan-jangan… ada yang disembunyikan di balik senyum mereka?

Dan ketika aku mau masuk kamar…

Terdengar suara pelan dari pojokan dinding. “Ssst… Pak Sarip. Besok datang ke tempat cuci pakaian umum. Ada yang harus Bapak tahu… Tentang Program Bahagia Nasional…”

Aku menoleh cepat.
Kosong.
Tak ada siapa-siapa.
Hanya semilir angin dan aroma sabun rasa pelukan nenek… yang entah kenapa sekarang jadi aroma rasa penasaran.[***] /bersambung bab4

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah untuk Surga Kecil

    Tanah untuk Surga Kecil

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Di sebuah sudut Sekayu yang tak tercantum dalam brosur perumahan, Romi dan keluarganya menjalani hidup dengan sederhana kadang terlalu sederhana. Rumah mereka lebih mirip pondok darurat atap seng penuh tambalan, dinding kayu yang berlubang di sana-sini, dan lantai yang kalau hujan berubah fungsi jadi kolam lele dadakan. Tapi dari tempat itulah, setiap malam Romi […]

  • RI-Jepang Sepakat Lanjutkan Kerjasama 2 Hal Ini

    RI-Jepang Sepakat Lanjutkan Kerjasama 2 Hal Ini

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.612
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat melanjutkan kerja sama untuk di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), penyiaran, serta layanan pos. Kedua negara juga menjajaki peluang implementasi kerja sama pengembangan sektor digital seperti 5G, kecerdasan artifisial (AI), dan big data. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyatakan Memorandum of Cooperation (MoC) Indonesia dan […]

  • 2020,Kantor Pengadilan Agama Pagar Alam Memprediksi Jumlah Perkara Turun

    2020,Kantor Pengadilan Agama Pagar Alam Memprediksi Jumlah Perkara Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.234
    • 0Komentar

    KANTOR Pengadilan Agama Kota Pagar Alam mencatat dari periode Januari –Awal Juli kasus yang masuk baru 171 kasus, diprediksi hingga akhir tahun ini angka perkara turun. Angka ini cukup jauh mengalami penurunan bila dibandingkan dengan data kasus di tahun 2019 lalu. Pihak Pengadilan Agama pun berhasil mencatat ada lebih dari 400 perkara masuk, yang ditangani […]

  • Polda dan Pemprov Sumsel Musnahkan Ratusan Pucuk Senpi Ilegal

    Polda dan Pemprov Sumsel Musnahkan Ratusan Pucuk Senpi Ilegal

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan bersama dengan jajaran  Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel terus sinergi dalam menjaga kondusifitas wilayah. Salah satunya dengan memberikan edukasi pada masyarakat  terkait denga kepemilikan senjata api (Senpi) rakitan. Selain berpotensi disalahgunakan, simpan  senpi secara ilegal  adalah tindakan melanggar hukum. “Saya memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Bapak Kapolda Sumsel  beserta jajarannya yang […]

  • Update COVID-19 Muba Hari Ini, Bertambah 22 Kasus Sembuh, 7 Positif

    Update COVID-19 Muba Hari Ini, Bertambah 22 Kasus Sembuh, 7 Positif

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 659
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (10/7/2021) mengkonfirmasi penambahan 22 kasus sembuh dan 7 positif. “Ada penambahan 22 kasus sembuh dan 7 positif per 10 Juli 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 1876 perempuan usia 33 tahun asal Desa Lubuk […]

  • 190.000 LPQ Memiliki Tanda Daftar, Kemenag : Luar Biasa, Tapi…

    190.000 LPQ Memiliki Tanda Daftar, Kemenag : Luar Biasa, Tapi…

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Semarang-  Kementerian Agama sudah memberlakukan Sistem Informasi Pelayanan Tanda Daftar Pendidikan Al-Qur’an (SIPDAR-PQ). Sejak tahun 2022, pengurusan tanda daftar sudah bisa dilakukan secara online. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur mengatakan terobosan ini sebagai bagian dari transformasi digital di Kementerian Agama. Lebih dari itu, penggunaan sistem online diharapkan memudahkan masyarakat dan meningkatkan […]

expand_less
WordPress Archive SoundSphere – Podcast & Radio WordPress Theme Sovy – Restaurant FSE WordPress Theme Sox – Baseball Team Sports WordPress Theme Soziely | Social Media & Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Space – Beauty Salon Elementor Template Kit Space | Furniture WooComerce Theme Space, Responsive Premium Moodle Theme Spacehub – Coworking & Creative Space Elementor Template Kit Spaciaz – Real Estate & Construction Group WordPress Theme Spaclub – Beauty Salon & Spa Service Booking WordPress Theme