RSUD Palembang BARI Dikunjungi Dua Wamen, Layanan TB hingga Radiologi Dicek Langsung, Ini yang Ingin Dipastikan
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Layanan tuberkulosis (TB), radiologi atau imaging, hingga sistem rujukan menjadi bagian yang diperiksa langsung saat dua wakil menteri mengunjungi RSUD Palembang BARI, Senin (24/8/2026).
Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus datang didampingi Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Mereka tidak hanya melihat fasilitas dari luar, tetapi masuk ke sejumlah ruang pelayanan untuk mengetahui kondisi di lapangan.
Di RSUD Palembang BARI, rombongan mengecek layanan rujukan, ruang radiologi, layanan TB, ruang perawatan umum, serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
Yang dilihat mereka, bukan hanya keberadaan fasilitas, namun kondisi peralatan, alur pelayanan dan kesiapan tenaga kesehatan ikut menjadi perhatian selama peninjauan berlangsung.
Hal itu penting, sebab rumah sakit ini menjadi salah satu fasilitas rujukan di Sumatera Selatan (Sumsel).
Misalnya, saat pasien dari daerah lain membutuhkan penanganan lebih lanjut, kesiapan layanan dan sistem rujukan menjadi bagian yang menentukan kelancaran perawatan.
Bukan itu saja, layanan TB juga mendapat perhatian serius, apalagi penyakit tersebut merupakan salah satu menular.
Oleh karena itu, TB membutuhkan fasilitas diagnosis dan pelayanan yang memadai agar pasien dapat ditangani sesuai kondisi serta kebutuhan medisnya.
Begitu pula dengan layanan radiologi. Fasilitas imaging menjadi salah satu penunjang penting bagi dokter untuk membantu memastikan kondisi pasien sebelum menentukan langkah penanganan berikutnya.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan fasilitas kesehatan rujukan di daerah benar-benar siap melayani masyarakat.
“Ini bagian dari upaya kami memastikan fasilitas kesehatan rujukan di daerah siap dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Ratu Dewa.
Direktur Utama RSUD Palembang BARI turut mendampingi bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dan sejumlah pejabat terkait.
RS BARI juga tengah mendapat dukungan berupa alat kesehatan baru dan penguatan sumber daya manusia.
Tambahan itu diharapkan tidak hanya menambah kelengkapan fasilitas, tetapi ikut mempercepat pelayanan bagi pasien yang membutuhkan penanganan rujukan.
Sehingga, pekerjaan rumah bukan hanya memiliki alat atau ruang pelayanan, melainkan memastikan semuanya berjalan dalam satu alur. Mulai dari pasien datang, pemeriksaan dilakukan, diagnosis ditegakkan hingga pasien mendapat penanganan atau dirujuk sesuai kebutuhannya.
Dari peninjauan inilah kesiapan RSUD Palembang BARI sebagai rumah sakit rujukan di Sumsel kembali dilihat secara langsung, terutama pada layanan TB, radiologi dan sistem rujukan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan pasien. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
