Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Data Tidak Akurat, Peserta PBI JKN di Nonaktifkan Sementara

Data Tidak Akurat, Peserta PBI JKN di Nonaktifkan Sementara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
  • visibility 569
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PESERTA Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan merupakan peserta yang tergolong fakir miskin dan orang tidak mampu yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah dan untuk di Kabupaten Katingan dinonaktifkan sementara.

Peserta inilah di Kabupaten Katingan untuk saat ini dinonaktifkan sementara. Hal demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Katingan, dr Robertus Pramuryanto MSi, Rabu (11/5/2022).

Menurut Robertus, dirinya mendapat informasi dan masukan dari berbagai fihak, bahwa ada sejumlah data peserta BPJS yang tidak konkrit. Sehingga, ada yang doble dan ada pula identitasnya masuk di dalam data namun tidak memiliki kartu peserta BPJS.

“Artinya, bisa kita katakan tidak tepat sasaran,” terangnya.

Selain itu, ada juga sebagian masyarakat yang sebenarnya mereka itu memiliki kartu BPJS yang dibayar oleh Pemkab, namun mereka tidak tahu. Sehingga, selama memiliki kartu BPJS mereka tidak menggunakannya. Hal- hal seperti ini jika kita tidak melakukan klarifikasi, tentu dana Pemkab menjadi mubazir.

Terakhir ada pula data yang sudah masuk tapi sudah meninggal dunia, ada pula yang dipindah ke luar daerah dan lain sebagainya, namun tidak melaporkan.

“Sehingga namanya masih ada di dalam data peserta BPJS yang dibayar oleh Pemkab setempat” terangnya.

Dari pada mubazir miliaran rupiah, menurutnya lebih baik kita klarifikasi sedini mungkin. Sehingga, jika ada kelebihannya bisa kita gunakan untuk program pembangunan lainnya, yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat kita.

“Misalnya, digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan dan Kesehatan,” ujarnya.

Terkait dengan anggaran untuk BPJS yang dibiayai oleh Pemkab dimaksud menurutnya sekitar Rp 40 miliar lebih untuk 70 ribu lebih jiwa. Sementara jika sudah klarifikasi nanti, tentu saja akan berkurang, baik jumlah pesertanya maupun jumlah dana yang akan dibayar ke BPJS nanti.

Diketahui, untuk klarifikasi sebenarnya sudah dimulai sejak tahun lalu, namun sampai hari ini masih berlanjut. Makanya, ada sebagian yang kartu BPJS nya sudah aktif.

“Bagi yang belum, agar sabar menunggu untuk dilakukan klarifikasi lanjutan,” pungkasnya.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Driver Transfortasi Daring Aksi Solidaritas di DPRD Sumsel

    Aturan Pemerintah Gak Jelas, Di Bandung Transportasi Daring Demo Lagi

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.594
    • 0Komentar

    “Kita menuntut pemerintahan untuk melegalkan kita. Terus bahasan-bahasan yang kemarin dibicarakan beroperasi sampai tanggal 1 November,”

  • TP-PKK Sumsel Siap Pasarkan Pindang Patin Kalengan

    TP-PKK Sumsel Siap Pasarkan Pindang Patin Kalengan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.169
    • 0Komentar

    SIAPA yang tidak kenal dengan pindang paten, rasa enak, gurih dan sedap yang dicampur banyak bumbu asli rempah-rempah alami. Nah, TP –PKK Provinsi pun berniat memasarkan makan khas Sumsel ini, melalui produk kalengan dengan menggandeng  Balitbangda Prov.Sumsel. Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru menyatakan pemasaran pindang paten dalam bentuk kalengan ini tak lain […]

  • Per 17 September 2021 Realisasi Program PEN Capai Rp395,92 Triliun, Perlindungan Sosial Jadi Yang Utama

    Per 17 September 2021 Realisasi Program PEN Capai Rp395,92 Triliun, Perlindungan Sosial Jadi Yang Utama

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 671
    • 0Komentar

    PADA 17 September 2021 diketahui realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai Rp395,92 T atau 53,2% dari pagu Rp744,77 T. Pada Kuartal III 2021, realisasi Klaster Kesehatan sudah mencapai Rp 97,28 T (45,3% dari pagu Rp 214,96 T), sedang Klaster Perlinsos Rp112,87 T (60,5% dari pagu Rp186,64 T), dan Klaster Program Prioritas Rp 59,51 […]

  • Dinkes Bakal Kumpulkan BUMN &BUMD Terkait Pencegahan COVID-19

    Dinkes Bakal Kumpulkan BUMN &BUMD Terkait Pencegahan COVID-19

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 752
    • 0Komentar

    BUMN dan BUMD harus berperan aktif membantu masyarakat di lingkungannya guna mencegah wabah Corona /COVID-19. Apalagi BUMN dan BUMD memiliki dana alokasi CSR /Corporate Social Responsibility (CSR) dan fasilitasnya bisa diperdayakan untuk masyarakat. Oleh sebab itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel berupaya akan mengumpulkan semua perusahaan BUMN dan BUMD di Sumsel. Hal itu untuk membantu minimnya Alat […]

  • Pariwisata Sektor Paling Berdampak terhadap Pandemi, Apalagi Yang Harus Dilakukan Agar Ekonomi Bangkit Kembali

    Pariwisata Sektor Paling Berdampak terhadap Pandemi, Apalagi Yang Harus Dilakukan Agar Ekonomi Bangkit Kembali

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.628
    • 0Komentar

    SEKTOR Pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19.  Penurunan jumlah kunjungan wisatawan  cukup signifikan ini disebabkan karena kebijakan physical distancing disamping penutupan akses sehingga mobilitas warga. Sektor  pariwisata  menjadi salah satu yang paling terdampak covid lebih dari satu tahun ini, bahkan daerahb yang menggantungkan PAD-nya pada pariwisata bisa kontraksi diatas 50 persen. Disini  […]

  • Jelang Nataru, Satpol PP Sumsel Gencarkan Razia Pekat

    Jelang Nataru, Satpol PP Sumsel Gencarkan Razia Pekat

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.228
    • 0Komentar

    SATUAN Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak henti-hentinya melakukan penertiban guna menjaga kenyamanan dan ketenteraman masyarakat khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Salah satunya yakni razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Sat Pol PP Sumsel bersama tim terpadu Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin, TNI dan Polri,” Kamis (19/12/2019) […]

expand_less
WordPress Archive Dionis – Winery & Vineyard WordPress Theme Diopter – Creative Responsive Photography / Portfolio WordPress Theme Directories Pro – Directory plugin for WordPress Directories Pro plugin for WordPress Directory Plus – Business Directory PHP Script Directory Pro Directory WordPress Theme DirtyWash – Dry Cleaning & Laundry Service Elementor Template Kit Disable Everything – WordPress Plugin to Disable Right Click, Copying, Keyboard Discount by Total Cart Value for WooCommerce