Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Boleh Mudik Asal Penuhi Syarat, Apa Saja Syaratnya

Boleh Mudik Asal Penuhi Syarat, Apa Saja Syaratnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 9 Mei 2021
  • visibility 798
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH pusat telah mengeluarkan aturan terkait larangan aktivitas mudik lebaran tahun 2021. Hal itu, guna menghindari meningkatnya penyebaran covid-19.

Pihak Kepolisian pun turut mengawal kebijakan tersebut dengan menyiagakan sejumlah personel di 381 titik penyekatan mudik yang tersebar di seluruh Indonesia. Di Sumatera Selatan (Sumsel) sendiri sedikitnya ada 10 titik penyekatan mudik yang disiagakan khususnya di perbatasan.

Disisi lain, selain mengatur soal larangan mudik, pemerintah juga mengatur perjalanan masyarakat yang dkecualikan dari larangan perjalanan. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Satgas No 13 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan No 13 tahun 2021.

“Ada dua kategori, mudik dan nonmudik. Yang nonmudik adalah perjalanan untuk keperluan khusus misalnya karena tugas, untuk berobat, atau ada keluarga yang terkena musibah, ya boleh melintas asal sesuai dengan persyaratan,” kata Gubernur Sumsel H Herman Deru, ketika meninjau sejumlah pos pemantau dan penyekatan di Sumsel, Sabtu (8/5)

Dimana pelaku perjalanan yang masuk dalam kategori pengecualian atau nonmudik adalah kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik diantaranya bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga, serta kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang.

Kendati demikian, tetap ada syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh pelaku perjalalanan tersebut yakni memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

“SIKM tersebut juga tidak diberikan kepada sembarang orang. Pelaku perjalanan selama larangan mudik yang bisa mendapatkan SIKM harus sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Bagi pegawai instansi pemerintah/Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), prajurit TNI, dan anggota Polri melampirkan print out surat izin tertulis dari pejabat setingkat Eselon II yang dilengkapi tandatangan basah/tandatangan elektronik pejabat serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Lalu, bagi pegawai swasta melampirkan print out surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi tandatangan basah/elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Selanjutnya, bagi pekerja sektor informal melampirkan print out surat izin tertulis dari Kepala Desa/Lurah yang dilengkapi tandatangan basah/elektronik Kepala Desa/Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan

Sementara bagi masyarakat umum nonpekerja, melampirkan printout surat izin tertulis dari Kepala Desa/Lurah yang dilengkapi tandatangan basah/elektronik Kepala Desa/Lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

“Dalam hal ini, butuh kecermatan para petugas yang melakukan penjagaan. Petugas harus cerdas memilah kategori perjalanan yang dilakukan masyarakat mudik atau nonmudik sehingga upaya yang kita lakukan ini berjalan maksimal. Masyarakat harus tahu, jika upaya yang dilakukan pemerintah ini untuk melindungi masyarakat itu sendiri,” tuturnya.

Diketahui, SIKM memiliki ketentuan tersendiri, yakni berlaku secara individual, hanya untuk satu kali perjalanan pergi-pulang lintas kota/kabupaten/provinsi/negara, dan bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dewasa yang berusia 17 tahun ke atas.

Skrining dokumen surat izin perjalanan/SIKM dan surat keterangan negatif Covid-19 dengan tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 dilakukan di pintu kedatangan atau pos kontrol yang berada di rest area, perbatasan kota besar, titik pengecekan, dan titik penyekatan daerah aglomerasi oleh anggota TNI/Polri dan Pemerintah Daerah.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas Malam Ramadan Naik, Polisi Perluas Operasi

    Aktivitas Malam Ramadan Naik, Polisi Perluas Operasi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    LONJAKAN aktivitas malam selama Ramadan 2026 mendorong aparat keamanan di Sumatera Selatan memperluas patroli dan mempercepat penindakan di sejumlah wilayah yang mencatat peningkatan gangguan ketertiban. Pusat jajanan takjil, pasar malam, hingga ruas jalan utama tetap ramai setelah waktu berbuka dan salat tarawih. Mobilitas warga yang bertambah menciptakan kepadatan baru di ruang publik. Aparat membaca pergeseran […]

  • Pemkot Palembang Permudah Urus Akte di Kantor Camat

    Pemkot Palembang Permudah Urus Akte di Kantor Camat

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    Jemput bola dengan menggunakan mobil pelayanan

  • Ini Alasan Gub Sumsel Urung Terbang ke Negeri Ginseng

    Ini Alasan Gub Sumsel Urung Terbang ke Negeri Ginseng

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    “Bukan karena  takut dikecam, namun lebih  karena tanggungjawab. Karhutla butuh cara tepat untuk  meminimalisirnya,”

  • Pemkab Muba bakal bagikan 32 ekor sapi untuk Panti Asuhan, Disabilitas hingga Warga Lapas

    Pemkab Muba bakal bagikan 32 ekor sapi untuk Panti Asuhan, Disabilitas hingga Warga Lapas

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.329
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah Tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan sebanyak 32 ekor sapi kurban kepada sejumlah panti asuhan, lapas dan disabilitas yang tersebar di hingga ke kecamatan. Hari ini secara simbolis Pj Bupati Muba menyerahkan hewan kurban yang dilaksanakan di Halaman Masjid Raya Baitul Makmur Sekayu. Pada kesempatan […]

  • Sumsel Optimitis Jadi Lumbung Pangan

    Sumsel Optimitis Jadi Lumbung Pangan

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Program “SERASI” terlihat dalam 3 hari Desa Sungai Pinang Kecamatan Pantau Bayur sudah terencana dan telah berjalan satu kilometer.

  • Dari radio, Pj Bupati Muba suarakan karhutbunlah

    Dari radio, Pj Bupati Muba suarakan karhutbunlah

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sungai Lilin- Dari radio Lilin FM 91.3 Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud Mensuarakan kepada masyarakat tentang Kebakaran Hutan Kebun dan Lahan (Karhutbunlah).Kali ini, himbauan Pj Bupati Muba disampaikan melalui Radio Lilin FM 91.3. “Saya menghimbau serta mengajak masyarakat, untuk mencintai lingkungannya serta tidak melakukan pembakaran dan penebangan hutan secara liar, baik untuk kepentingan pribadi […]

expand_less
WordPress Archive Aragon – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Arai Interior & Furniture Elementor Template kit Arangi – Organic WooCommerce Theme Aravt – Creative MultiPurpose Theme Arcade Storefront WooCommerce Theme Arcane – The Gaming Community Theme Arcdeco – Architecture & Interior Design WordPress Theme Archa – Interior Design & Architecture Elementor Template Kit ArchBuro – Architecture Bureau Template Kit ArcherBooks - Author & eBook Resume Elementor Pro Template Kit