Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Apa Itu Program KITA SEHAT? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Apa Itu Program KITA SEHAT? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID –  Program KITA SEHAT menjadi babak baru kerja sama Indonesia dan Australia dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.

Tak hanya menghadirkan investasi hingga AUD100 juta atau sekitar Rp1 triliun lebih, Program KITA SEHAT dirancang untuk memastikan layanan kesehatan primer semakin kuat sehingga masyarakat bisa memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan merata, mulai dari Puskesmas hingga daerah terpencil.

Selama ini, layanan kesehatan primer masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari belum meratanya tenaga kesehatan, cakupan imunisasi yang belum optimal, hingga tingginya angka stunting di sejumlah wilayah.

Melalui kemitraan bertajuk Indonesia–Australia Health Transformation Partnership ini, kedua negara berupaya memperkuat fondasi sistem kesehatan agar lebih siap menghadapi berbagai ancaman penyakit di masa depan.

Program yang akan berlangsung sepanjang 2025–2033 tersebut diluncurkan di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (20/7).

Pelaksanaannya melibatkan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian dengan dukungan Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), serta organisasi internasional seperti WHO, UNICEF, dan UNFPA.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan  setiap dukungan internasional harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menambah daftar kegiatan.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan primer harus menjadi prioritas karena merupakan garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat sebelum pasien membutuhkan layanan rumah sakit.

“Fokus utama harus berada pada layanan primer, baru kemudian layanan rujukan. Saya meminta dukungan agar layanan primer berjalan baik, termasuk memastikan cakupan imunisasi meningkat hingga di atas 90 persen, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, penurunan stunting, serta pengendalian faktor risiko penyakit,” ujar Budi.

Selain memperkuat pelayanan dasar, Program KITA SEHAT juga mengusung pendekatan One Health, yakni konsep yang menghubungkan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kelestarian lingkungan sebagai satu kesatuan.

Pendekatan ini dinilai penting mengingat munculnya berbagai penyakit baru sering kali dipengaruhi interaksi antara manusia, hewan, dan perubahan lingkungan.

Selain itu, dari  sisi perencanaan pembangunan nasional, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menambahkan keberhasilan program ini bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, melainkan dari kapasitas yang berhasil dibangun untuk Indonesia.

Kemitraan tersebut, paparnya merupakan investasi jangka panjang guna menciptakan sistem kesehatan yang lebih tangguh, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, hingga mitra pembangunan.

Kepimpinan lokal

Sementara itu, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath menilai Indonesia merupakan mitra strategis Australia dalam membangun ketahanan kesehatan di kawasan Indo-Pasifik.

Kedua negara telah bekerja sama selama lebih dari tiga dekade dalam bidang kesehatan, mulai dari penguatan layanan primer, imunisasi, pengendalian penyakit, hingga kesehatan ibu dan anak.

Melalui Program KITA SEHAT, Australia berkomitmen melanjutkan dukungan tersebut dengan memperkuat institusi kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, memperbaiki sistem pelayanan, dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar Indonesia lebih siap menghadapi ancaman kesehatan di masa mendatang.

Sebagai tahap awal, implementasi Program KITA SEHAT akan difokuskan di tingkat nasional serta tiga provinsi percontohan, yakni Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya. Ketiga daerah tersebut diharapkan menjadi model penerapan inovasi yang nantinya dapat direplikasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mengintegrasikan pendekatan berbasis kepemimpinan lokal (locally led), kesetaraan gender, disabilitas dan inklusi sosial (GEDSI), serta ketahanan iklim sebagai bagian dari upaya mewujudkan target Kesehatan untuk Semua menuju Indonesia Emas 2045. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Penyebaran Corona, Pemkab OKI Terapkan Kembali WFH

    Tekan Penyebaran Corona, Pemkab OKI Terapkan Kembali WFH

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Daerah akan kembali menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) setempat. Kebijakan ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran virus tersebut di lingkungan kantor Pemerintahan Kabupaten OKI. “Maka dari itu akan diterapkan mulai terhitung tanggal 31 Agustus hingga 4 September, Pemkab OKI kembali berlakukan […]

  • BSB  Hibahkan Lahan Untuk Yayasan Masjid Al Falah, UAS Ikut Tanda Tangani Prasasti

    BSB  Hibahkan Lahan Untuk Yayasan Masjid Al Falah, UAS Ikut Tanda Tangani Prasasti

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru membuktikan perhatiaannya terhadap perkembangan rumah ibadah. Seperti pada Selasa (4/5), gubernur meresmikan masjid Al Falah yang berada di Jalan Rajawali Palembang. Dimana masjid tersebut baru saja rampung direnovasi. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh orang nomor satu di bumi Sriwijaya tersebut bersama dengan Ustad Abdul Somad (UAS) yang […]

  • Simplifikasi Bisnis Hulu Migas, Pemerintah Susun Aturan Baru Gross Split

    Simplifikasi Bisnis Hulu Migas, Pemerintah Susun Aturan Baru Gross Split

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.870
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia telah memberlakukan Kontrak Bagi Hasil Gross Split sejak tahun 2018. Untuk lebih mendorong pengembangan bisnis hulu migas agar lebih sederhana, cepat, kompetitif, efektif dan akuntabel, Pemerintah merevisi kontrak Gross Split menjadi New Simplified Gross Split. “Pemerintah melakukan upaya revisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2017 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split. Dalam perkembangannya, kontrak ini mengalami beberapa […]

  • Waspada Terhadap Penyakit Menular Jadi Ancaman Dunia, Jaga Diri dan Keluarga

    Waspada Terhadap Penyakit Menular Jadi Ancaman Dunia, Jaga Diri dan Keluarga

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    MELALUI kanal YouTube Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin mengungkap cukup tingginya kasus tuberkulosis (TBC) yang terjadi di Indonesia. Menurut data WHO Global Tuberculosis Report 2020, diperkirakan jumlah kasus TBC di Indonesia mencapai 845.000 kasus dengan angka kematian sebanyak 93.000 kasus. Karena tingginya kasus itu, Ma’ruf meminta agar upaya penanganan TBC dilakukan dengan menggunakan pendekatan multi-sektoral […]

  • Berkat Petani, Sumsel Surplus 2,3 Juta Ton Beras 

    Berkat Petani, Sumsel Surplus 2,3 Juta Ton Beras 

    • calendar_month Rabu, 6 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.323
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin kembali mensosialisasikan perhelatan akbar Asian Games 2018 dengan Para Pelaku Pertanian (Para Penyuluh, Para Gapoktan) dan Gebrakan Anti Narkotika Nasional (GANN) di Griya Agung, Selasa (5/6/2018). Dalam kesempatan itu, Alex Noerdin mengungkapkan rasa syukurnya karena berkat para petani di 17 kabupaten dan kota, Sumsel kini menjadi […]

  • Serentak, Bupati Banyuasin Launching Penyaluran Bantuan BLT

    Serentak, Bupati Banyuasin Launching Penyaluran Bantuan BLT

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 980
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H Askolani didampingi Ketua TP PKK dr Fitriyanti Askolani bersama unsur FKPD, Senin (18/5/2020) mulai menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin. Kendati harus melintasi jalan setapak yang licin,  becek dan ada juga yang tergenang air namun keduanya nampak penuh semangat. Satu demi satu, ATM bantuan Sosial Pemkab Banyuasin dan dana Desa termasuk […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Recently Viewed Products Premium YITH WooCommerce Recover Abandoned Cart Premium YITH WooCommerce Request a Quote Premium YITH WooCommerce Review for Discounts Premium YITH WooCommerce Review Reminder Premium YITH WooCommerce Role Based Prices Premium YITH WooCommerce Save for Later Premium YITH WooCommerce Sequential Order Number Premium YITH WooCommerce Share for Discounts Premium YITH WooCommerce SMS Notifications Premium