Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Apa Itu Program KITA SEHAT? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Apa Itu Program KITA SEHAT? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID –  Program KITA SEHAT menjadi babak baru kerja sama Indonesia dan Australia dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.

Tak hanya menghadirkan investasi hingga AUD100 juta atau sekitar Rp1 triliun lebih, Program KITA SEHAT dirancang untuk memastikan layanan kesehatan primer semakin kuat sehingga masyarakat bisa memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan merata, mulai dari Puskesmas hingga daerah terpencil.

Selama ini, layanan kesehatan primer masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari belum meratanya tenaga kesehatan, cakupan imunisasi yang belum optimal, hingga tingginya angka stunting di sejumlah wilayah.

Melalui kemitraan bertajuk Indonesia–Australia Health Transformation Partnership ini, kedua negara berupaya memperkuat fondasi sistem kesehatan agar lebih siap menghadapi berbagai ancaman penyakit di masa depan.

Program yang akan berlangsung sepanjang 2025–2033 tersebut diluncurkan di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (20/7).

Pelaksanaannya melibatkan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian dengan dukungan Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), serta organisasi internasional seperti WHO, UNICEF, dan UNFPA.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan  setiap dukungan internasional harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menambah daftar kegiatan.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan primer harus menjadi prioritas karena merupakan garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat sebelum pasien membutuhkan layanan rumah sakit.

“Fokus utama harus berada pada layanan primer, baru kemudian layanan rujukan. Saya meminta dukungan agar layanan primer berjalan baik, termasuk memastikan cakupan imunisasi meningkat hingga di atas 90 persen, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, penurunan stunting, serta pengendalian faktor risiko penyakit,” ujar Budi.

Selain memperkuat pelayanan dasar, Program KITA SEHAT juga mengusung pendekatan One Health, yakni konsep yang menghubungkan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kelestarian lingkungan sebagai satu kesatuan.

Pendekatan ini dinilai penting mengingat munculnya berbagai penyakit baru sering kali dipengaruhi interaksi antara manusia, hewan, dan perubahan lingkungan.

Selain itu, dari  sisi perencanaan pembangunan nasional, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menambahkan keberhasilan program ini bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, melainkan dari kapasitas yang berhasil dibangun untuk Indonesia.

Kemitraan tersebut, paparnya merupakan investasi jangka panjang guna menciptakan sistem kesehatan yang lebih tangguh, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, hingga mitra pembangunan.

Kepimpinan lokal

Sementara itu, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath menilai Indonesia merupakan mitra strategis Australia dalam membangun ketahanan kesehatan di kawasan Indo-Pasifik.

Kedua negara telah bekerja sama selama lebih dari tiga dekade dalam bidang kesehatan, mulai dari penguatan layanan primer, imunisasi, pengendalian penyakit, hingga kesehatan ibu dan anak.

Melalui Program KITA SEHAT, Australia berkomitmen melanjutkan dukungan tersebut dengan memperkuat institusi kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, memperbaiki sistem pelayanan, dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar Indonesia lebih siap menghadapi ancaman kesehatan di masa mendatang.

Sebagai tahap awal, implementasi Program KITA SEHAT akan difokuskan di tingkat nasional serta tiga provinsi percontohan, yakni Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya. Ketiga daerah tersebut diharapkan menjadi model penerapan inovasi yang nantinya dapat direplikasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mengintegrasikan pendekatan berbasis kepemimpinan lokal (locally led), kesetaraan gender, disabilitas dan inklusi sosial (GEDSI), serta ketahanan iklim sebagai bagian dari upaya mewujudkan target Kesehatan untuk Semua menuju Indonesia Emas 2045. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Asian Games di Linggau, Masyarakat Tumpah Ruah di GOR Megang

    Sosialisasi Asian Games di Linggau, Masyarakat Tumpah Ruah di GOR Megang

    • calendar_month Jumat, 9 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 942
    • 0Komentar

    Karena banyak yang belum paham apa tujuan dan manfaat dari Asian Games, terlebih masyarakat yang ada di daerah.

  • Pembaca Harus Cerdas, Kominfo Tangani 3.640 Ujaran Kebencian Berbasis SARA di Ruang Digital

    Pembaca Harus Cerdas, Kominfo Tangani 3.640 Ujaran Kebencian Berbasis SARA di Ruang Digital

    • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

      KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika telah menangani konten mengenai ujaran Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) sebanyak 3.640 konten sejak tahun 2018. Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi menyatakan konten itu telah dilakukan pemutusan akses atau takedown. “Kominfo telah melakukan pemutusan akses atau takedown terhadap 3.640 konten yang menimbulkan kebencian atau permusuhan berdasarkan SARA. Dari […]

  • Pangkas Opesional 50%, Nelayan di OKI Gunakan BBG,  Wabup : Tetapkan Ingatkan Protokes

    Pangkas Opesional 50%, Nelayan di OKI Gunakan BBG,  Wabup : Tetapkan Ingatkan Protokes

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    NELAYAN di Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] sangat diuntungkan dengan menggunakan bahan bakar Gas [BBG] melalui program konversi  Bahan Bakar Minyak [BBM] ke BBG, lantaran operasionalnya melaut dapat dipangkas hingga 50 %. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OKI, Irawan mengungkapkan ada beberapa keuntungan, seperti, Pertama, harganya lebih murah dari BBM. “Bahan bakar gas (BBG) ini […]

  • Bupati Walikota Segera Siapkan, THR Harus Diatur Melalui Peraturan Kepala Daerah

    Bupati Walikota Segera Siapkan, THR Harus Diatur Melalui Peraturan Kepala Daerah

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 637
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro, mengimbau seluruh kepala daerah segera menyiapkan peraturan kepala daerah (perkada) yang mengatur tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 2022 karena lebaran sebentar lagi. Hal tersebut disampaikan Suhajar saat memberi pernyataan bersama dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi […]

  • 12 UMKM Mitra Binaan Pertamina di Sumbagsel Ramaikan Pameran Virtual Terbesar SMEXPO 2020

    12 UMKM Mitra Binaan Pertamina di Sumbagsel Ramaikan Pameran Virtual Terbesar SMEXPO 2020

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.482
    • 0Komentar

      SEDEKITNYA 12 UMKM mitra Binaan Pertamina di Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), siap ambil bagian dalam ajang pameran virtual expo terbesar khusus UKM di Indonesia, SMEXPO 2020. Kegiatan pameran yang dilatarbelakangi oleh kepedulian Pertamina terhadap eksistensi Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) khususnya mitra binaannya dalam berjuang ditengah pandemi. Pameran yang akan diadakan pada 9-11 […]

  • Songsong New Normal life, Muba Tetap Waspada Covid-19

    Songsong New Normal life, Muba Tetap Waspada Covid-19

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.167
    • 0Komentar

    MESKI kasus sembuh Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin terus bertambah, namun Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Forkopimda dan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 serta Tenaga Kesehatan tidak lengah dalam upaya untuk terus meminimalisir wabah Covid-19 di Bumi Serasan Sekate. Pantauan di beberapa Posko Pelayanan Tanggap Darurat Pencegahan Penyebaran Covid-19 […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Recently Viewed Products Premium YITH WooCommerce Recover Abandoned Cart Premium YITH WooCommerce Request a Quote Premium YITH WooCommerce Review for Discounts Premium YITH WooCommerce Review Reminder Premium YITH WooCommerce Role Based Prices Premium YITH WooCommerce Save for Later Premium YITH WooCommerce Sequential Order Number Premium YITH WooCommerce Share for Discounts Premium YITH WooCommerce SMS Notifications Premium