Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Rokok dan Rebahan Jadi Ancaman Jantung Remaja

Rokok dan Rebahan Jadi Ancaman Jantung Remaja

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gaya hidup minim gerak, begadang hingga kebiasaan merokok mulai memicu risiko hipertensi dan penyakit jantung pada pelajar

PENYAKIT jantung kini tidak lagi identik dengan usia lanjut. Di tengah gaya hidup modern, ancaman gangguan jantung dan hipertensi perlahan mulai menyasar kalangan remaja. Kebiasaan rebahan terlalu lama, kurang olahraga, begadang, konsumsi makanan cepat saji hingga rokok menjadi faktor yang semakin mengkhawatirkan.

Fenomena tersebut menjadi perhatian Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Sumsel bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel melalui kegiatan edukasi pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah sejak dini di SMA Negeri 10 Palembang, Senin (25/5/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia itu berlangsung meriah dan penuh semangat. Para pelajar mengikuti senam jantung sehat bersama, edukasi kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel.

Ketua BKOW Sumsel sekaligus Ketua Terpilih Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Sumsel Tahun 2026, Hj. Lidyawati Cik Ujang mengatakan, edukasi kesehatan sejak dini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyakit jantung dan hipertensi.

“Hari ini kita hadir untuk mempromosikan gaya hidup sehat, menjaga keseimbangan gizi, serta mengajak generasi muda menjauhi rokok. Program ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumsel di bidang kesehatan,” katanya.

Menurut Lidyawati, banyak remaja saat ini tidak menyadari bahwa pola hidup sehari-hari dapat berdampak buruk terhadap kesehatan jantung di masa depan. Kebiasaan minim aktivitas fisik ditambah pola makan tidak sehat perlahan menjadi pemicu berbagai penyakit tidak menular.

Ia menilai, pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah perlu diperkuat agar pelajar lebih memahami pentingnya menjaga tubuh sejak usia muda.

“Melalui Yayasan Jantung Indonesia Sumsel, kami ingin memfasilitasi anak-anak dan remaja agar lebih peduli terhadap kesehatan jantungnya. Harapan kami setelah kegiatan ini nantinya dapat terbentuk Klub Jantung Sehat Remaja di sekolah,” ujarnya.

Penyakit Jantung Mulai Mengintai Anak Muda

Perubahan gaya hidup menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko gangguan kesehatan pada usia muda. Aktivitas fisik yang semakin berkurang membuat banyak remaja lebih sering menghabiskan waktu di depan layar ponsel dan komputer dibanding berolahraga.

Kondisi itu diperparah dengan kebiasaan mengonsumsi minuman manis, makanan cepat saji, hingga begadang hampir setiap hari. Dalam jangka panjang, pola hidup tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas, hipertensi, hingga penyakit jantung.

Kepala SMA Negeri 10 Palembang, Rozali, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi kegiatan edukasi kesehatan bagi pelajar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMA Negeri 10 Palembang. Edukasi seperti ini sangat penting karena anak-anak sekarang harus lebih sadar menjaga kesehatannya,” katanya.

Menurut Rozali, kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi pelajar bahwa kesehatan merupakan aset penting yang harus dijaga sejak dini.

Hipertensi pada Remaja Jadi Perhatian

Hipertensi atau tekanan darah tinggi kini mulai banyak ditemukan pada usia muda akibat pola hidup yang tidak sehat. Kurangnya aktivitas fisik dan tingginya konsumsi makanan tinggi gula serta garam menjadi faktor utama yang memicu kondisi tersebut.

Selain itu, kebiasaan merokok dan penggunaan vape di kalangan remaja juga menjadi perhatian serius. Kandungan zat berbahaya dalam rokok dapat memengaruhi pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Karena itu, edukasi mengenai pola hidup sehat dinilai penting agar generasi muda memahami risiko kesehatan yang dapat muncul akibat kebiasaan sehari-hari.

Tips Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

Untuk mengurangi risiko hipertensi dan penyakit jantung, pelajar dapat mulai menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:

  • Rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari
  • Mengurangi konsumsi makanan cepat saji
  • Membatasi minuman tinggi gula
  • Menghindari rokok dan vape
  • Mengurangi begadang
  • Memperbanyak konsumsi buah dan sayur
  • Membatasi waktu bermain gadget dan rebahan terlalu lama
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala

Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidup di masa depan.

Lidyawati berharap kegiatan edukasi kesehatan seperti itu dapat terus dilakukan di berbagai sekolah di Sumsel agar semakin banyak remaja memahami pentingnya pola hidup sehat.

“Kita berharap melalui kegiatan ini semakin banyak anak-anak yang sadar pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Feby Deru – Forsikada Komitmen Dukung Program Pemprov Sumsel   

    Feby Deru – Forsikada Komitmen Dukung Program Pemprov Sumsel  

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    SETELAH terselenggara pada Maret lalu, kali ini Forum Silaturahmi Istri Kepala Daerah (Forsikada) Sumsel melaksanakan pertemuan serupa bertempat di Griya Agung, Jumat (05/11) pagi  yang difasilitasi Pemkab OKI dan Pemkab Ogan Ilir sebagai tuan rumah Forsikada. Ajang pertemuan para istri kepala daerah ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan di antara para istri kepala […]

  • “Hijau-Hijau Daun Keladi, Mahasiswa Bisa Jadi Menteri Industri Hijau Nanti!”

    “Hijau-Hijau Daun Keladi, Mahasiswa Bisa Jadi Menteri Industri Hijau Nanti!”

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    (Humor, Edukasi, Imajinasi: Cerita Dagelan Kampus, Pabrik & Masa Depan yang Ramah Oksigen) DI TENGAH ancaman bumi yang makin panas kayak wajan bekas goreng bakwan, Kementerian Perindustrian malah ngajak mahasiswa buat ngobrolin industri hijau, green jobs, dan masa depan yang rendah karbon tapi tinggi harapan, bukan cuma obrolan ala seminar yang isinya tidur berjamaah, tapi […]

  • Mimpi Warga Kecamatan Jirak Jaya Jadi Kenyataan

    Mimpi Warga Kecamatan Jirak Jaya Jadi Kenyataan

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.626
    • 0Komentar

    Jirak Jaya, Muba –  Raut wajah bahagia tampak jelas dari puluhan ribu warga Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (4/4/2019). Betapa tidak sudah puluhan tahun mereka terisolir, karena tak memiliki akses jalan yang mulus dan beraspal. Pendek kata mereka hanya mengandalkan akses jalan dengan sulit dilalui dan becek ketika musim hujan turun. Kini akhirnya Kecamatan yang baru […]

  • TCL Kenalkan TV LED QLED Mini Terbaru, Soundbar & Perangkat Rumah Pintar

    TCL Kenalkan TV LED QLED Mini Terbaru, Soundbar & Perangkat Rumah Pintar

    • calendar_month Jumat, 26 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 658
    • 0Komentar

    BANGKOK, THAILAND – Media OutReach – TCL, merek elektronik konsumen terkemuka dan merek TV teratas nomor dua di dunia, memperkuat posisinya dalam teknologi hiburan rumah dan rumah tangga pintar dengan meluncurkan rangkaian produk baru berupa TV, Soundbar, Penyejuk Udara, Kulkas , dan Mesin Cuci agar pengguna di Asia Pasifik dapat menikmati pengalaman di rumah yang […]

  • Kerja Keroyokan Salah Satu Solusi Pencegahan Karhutlabun,Sebut Bupati OKI,  Kapolda Sumsel Paparkan 6 Hal Prioritas Pencegahan & Penanggulangan Karhutlabun

    Kerja Keroyokan Salah Satu Solusi Pencegahan Karhutlabun,Sebut Bupati OKI, Kapolda Sumsel Paparkan 6 Hal Prioritas Pencegahan & Penanggulangan Karhutlabun

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.342
    • 0Komentar

    OKI – Kebakaran Lahan Hutan Perkebunan menjadi menjadi perhatian serius Pemkab OKI, apalagi bumi kian panas sepanjang hari, dengan kondisi saat ini, salah satu solusinya, yakni kolaborasi pemerintah, partisipasi masyarakat dan swasta sangat dibutuhkan alias kerja dengan keroyokan, ”Penanganan Karhutlah perlu kerja kolaboratif, tentu lebih prioritaskan untuk pencegahan daripada penanggulangan, namun apabila terjadi karena faktor […]

  • Dianggap resahkan warga anak punk diberi pemahaman & dibina Sat Pol PP

    Dianggap resahkan warga anak punk diberi pemahaman & dibina Sat Pol PP

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    SATUAN Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), mengamankan sejumlah anak punk yang sering meresahkan masyarakat. Selain mengamankan, pihaknya juga langsung memberikan pemahaman melalui pembinaan, hal itu bertujuan agar tidak mengulanginya lagi. Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kasat Pol PP Erdian Syahri SSos MSi, Senin (04/07/2022) mengatakan persoalan anak […]

expand_less
WordPress Archive Image Showcase for Cornerstone Image Slider Plugin For WordPress Image Toggle – Addon for WPBakery Page Builder Image Video Audio Background for WordPress Image Zoom Pan WordPress Plugin ImageLinks – Interactive Image Builder for WordPress Immigo – immigration and Visa Consulting WordPress Theme Immigway – Immigration and Visa Consulting WordPress Theme Imogen – Designer and Creative Business WordPress Theme Impacto Patronus | Nature Protection, Petitions & Social Activism WordPress Theme + RTL