Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Tingkatkan Status Siaga Darurat COVID-19, Bupati OKI : Relokasi Anggaran Non Fisik, Kecuali 2 Hal Ini

Tingkatkan Status Siaga Darurat COVID-19, Bupati OKI : Relokasi Anggaran Non Fisik, Kecuali 2 Hal Ini

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2020
  • visibility 986
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETELAH Pemerintah Prov. Sumsel beberapa hari lalu meningkatkan status siaga COVID-19, kini giliran Pemkab OKI meningkatkan status siaga darurat COVID-19

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE mengomandoi langsung percepatan penanganaan penyebaran virus korona COVID-19 di Ogan Komering Ilir.

Menurutnya upaya ini dalam rangka peningkatan upaya tanggap darurat penyebaran pandemic corona dan menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Mendagri 440/2622/SJ tertanggal 29 Maret 2020.

“Sesuai dengan edaran mendagri Gubernur dan bupati/wali kota menjadi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah kita restruktulisasi susunan timnya masing-masing yang mengacu pada susunan tim serupa di level nasional.

Termasuk tugas dan peran masing-masing susunan tim tersebut, hal ini disepakati dari hasil rapat terbatas yang dilakukan oleh Pemkab OKI yang langsung dipimpin Bupati OKI, H Iskandar SE, Polres OKI serta Kodim 0402/OKI beserta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Ruang Rapat Bende Seguguk Kantor Bupati OKI Senin, (30/3/2020).

Iskandar menetapkan sejumlah langkah prioritas kebijakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yaitu memastikan kesiapan sumber daya, dan fasilitas kesehatan di wilayah masing-masing untuk ODP center, dan pelayanan masyarakat.

“Kita pastikan kesiapan semua sumberdaya baik itu APD, ODP center serta prioritas kebijakan lainnya, termasuk kesiapan anggaran penanganan,” ungkap Iskandar.

Terkait pengalokasian anggaran Iskandar meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan kalkulasi dukungan anggaran penanganan COVID-19 selain dari Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Kita akan relokasi anggaran non fisik seperti perjalanan dinas, bimtek-bimtek dan kegiatan lainnya kecuali urusan pendidikan dan kesehatan,” pinta Iskandar.

Iskandar juga memastikan protokol jaga jarak fisik tidak berdampak jauh terhadap ketahanan ekonomi dan ketahanan pangan.

“Ini jadi penting dalam hal pembatasan sosial yang menyebabkan dampak bagi kelompok masyarakat dengan penghasilan rendah, maka upaya intervensi pemerintah diperlukan. Segera data berapa banyak warung-warung kecil, UKM, atau pedagang yang yang terdampak kita rumuskan upaya penanggulangannya,” imbuh dia.

Pemerintah daerah menurut Iskandar tidak ingin mengambil resiko yang lebih besar dan tidak ingin menunggu ada yang terjangkit sehingga menetapkan status tanggap darurat ini.

“Kita mementingkan dari masyarakat OKI agar tidak menunggu terjadi suatu korban maka ini langkah kita lakukan,” tegasnya.

Peningkatan status ini tambah Iskandar berdasarkan kajian dari berbagai pihak yang melihat tren perpindahan ataupun perjalanan manusia dari luar ke Kabupaten OKI terus meningkat.

“Yang kita waspadai meningkat transmisi lokal,yakni mereka yang datang dari wilayah zona merah virus Corona. Itu sudah mencapai sekitar 1.400 an orang yang tersebar di kecamatan-kecamatan di Kabupaten OKI,” kata Iskandar.

 

Belum memutuskan lockdown

Terkait itu, tambah Iskandar pihaknya belum menempuh kebijakan mengunci wilayah atau lockdown. Pemkab akan melakukan pengawasan super ketat terhadap lalu lintas keluar masuk orang ke Bumi Bende Seguguk melalui jalur darat maupun perairan.

“Lockdown sudah diterapkan secara terbatas, misalnya di kantor-kantor, sekolah, ruang publik. Khusus diperbatasan kita lakukan pengawasan super ketat setiap pintu masuk OKI baik dari darat maupun perairan kita awasi,” ungkapnya.

Ia mengatakan pemerintah telah menghimbau agar warga OKI yang berada di perantauan untuk menunda dulu keinginan pulang halaman selama masa darurat Covid-19.

Iskandar juga meminta kepada masyarakat untuk mematuhi himbauan jaga jarak pisik atau pisikal Distancing termasuk kegiatan yang mengundang keramaian seperti pesta pernikahan, nongkrong dijalan, hingga kegiatan keagamaan yang bersifat mengundang keramaian dan diganti dengan ibadah di rumah.

“Ini untuk semua unsur kepercayaan agama, bukan hanya kegiatan keagamaan di masjid, untuk melaksanakan kewajiban agama di rumah,” tegas Iskandar.

Iskandar juga berharap agar seluruh pejabat, ulama, tokoh-tokoh untuk terus mengkampanyekan kepatuhan terkait apapun yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19 ini. “Masyarakat kita harapkan tentunya untuk patuh,” ujarnya.

Iskandar mengatakan TNI dan Polri akan membackup penuh dalam hal mengamankan terkait kebijakan ini yang dikeluarkan dalam status tanggap darurat Covid-19.

“Masalah kerumunan masa, masalah ketertiban pesta-pesta, masalah anak-anak muda, cafe-cafe ini semua ditertibkan dan tidak boleh dilakukan itu hasil rapat koordinasi secara general hari ini, aparat akan melakukan tindakan represif,” tutupnya.[***]

Dra

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahkan HUT ke-80 RI, Mag Zenal & Wak Bek Sengaja ‘Ngandon’ Saksikan Lomba Gaple di Sekayu Muba

    Meriahkan HUT ke-80 RI, Mag Zenal & Wak Bek Sengaja ‘Ngandon’ Saksikan Lomba Gaple di Sekayu Muba

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    DI tengah riuh rendah rangkaian perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), ada dua tokoh unik yang mencuri perhatian. Mag Zenal dan Wak Bek, dua sahabat dari kampung pinggiran Palembang yang biasa duduk santai mengurumpi di pos pinggir sawah, sengaja ‘ngandon’ alias numpang main  untuk menyaksikan lomba gaple yang tengah berlangsung […]

  • AJI, IJTI, PFI, dan PWI di Sumsel Bersemuka Semeja  Bahas Isu-Isu 2021

    AJI, IJTI, PFI, dan PWI di Sumsel Bersemuka Semeja Bahas Isu-Isu 2021

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 915
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Empat pimpinan organisasi wartawan konstituen Dewan Pers, Aliansi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTV) Sumsel, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Sumsel, dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, bersemuka semeja. Dalam Outlook Series ke-3 Jurnalis 2021, mereka membahas Isu Profesionalisme Jurnalis, Senin (4/1/2021). Peserta daring , Maspril Aries, memberikan apresiasi terhadap […]

  • Wawako Bantu Seragam Sekolah Anak-anak Korban Kebakaran

    Wawako Bantu Seragam Sekolah Anak-anak Korban Kebakaran

    • calendar_month Minggu, 15 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.367
    • 0Komentar

    BENCANA kebakaran yang terjadi di dua lokasi yaitu di Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Manggar Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur 2 yang menghanguskan 14 rumah dan 3 bedeng. Membuat Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda prihatin.   Pasalnya, Bencana ini merugikan banyak pihak sehingga ibu dua anak ini sangat prihatin dan menyempatkan dirinya untuk melihat dan […]

  • Sampah Berserakan, Pemkot Palembang Segera Tata Pasar Sako

    Sampah Berserakan, Pemkot Palembang Segera Tata Pasar Sako

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan kembali meninjau infrastruktur jalan yang rusak di Pasar Tradisional Perumnas Sako dan pasar tradisional tersebut segera dibenahi. Namun sebelum meninjau kerusakan jalan tersebut, Pemkot akan terlebih dahulu melakukan peninjauan pada saluran air yang selama ini tersumbat oleh sampah pasar. Wakil Wali Kota Palembang, […]

  • Perkuat Keamanan Siber, Pemkot Palembang  Luncurkan Computer Security Incident Response Team.

    Perkuat Keamanan Siber, Pemkot Palembang Luncurkan Computer Security Incident Response Team.

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang Harnojoyo hari ini, Kamis (21/10/21) meresmikan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Palembang yang bertugas untuk menanggapi ancaman yang mengancam keamanan operasi Pemerintah Palembang yang terhubung dengan dunia maya. “Kalau kita tidak menggunakan teknologi informasi, kita akan ketinggalan,” kutip Harnojoyo, Walikota Palembang ini berpendapat bahwa kemajuan teknologi harus diiringi dengan kemajuan keamanan teknologi. Demi […]

  • Pemkab OI Diminta Edukasi Pengrajin Emas & Perak

    Pemkab OI Diminta Edukasi Pengrajin Emas & Perak

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    GUBENUR Sumsel Herman Deru meminta kepada Pemerinta Kabupaten [Pemkab] Ogan Ilir untuk memberikan edukasi kepada pengrajin emas dan perak yang perlu dipertahankan, karena salah satu untuk menjaga budaya dan kearifan lokal. “Saya juga mengharapkan pemerintah setempat untuk mengedukasi pengrajin. Tolong tingkatkan namun tetap gunakan cara tradisional dalam mengelola emas dan perak ini. Jika memang membutuhkan […]

expand_less
WordPress Archive GeoDirectory Ajax Duplicate Alert GeoDirectory Booster GeoDirectory BuddyPress Integration GeoDirectory Claim Listings GeoDirectory Compare Listings GeoDirectory Custom Google Maps GeoDirectory Custom Post Types GeoDirectory Dashboard GeoDirectory Embeddable Ratings Badge GeoDirectory Events