Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Oh SFC, Nasibmu Kini…

Oh SFC, Nasibmu Kini…

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Jan 2019
  • visibility 1.180
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,Palembang – Menjawab keresahan masyarakat terkait kelangsungan klub sepakbola kebanggaan Sriwijaya FC (SFC) pascadegradasi ke liga 2, Gubernur Sumsel Herman Deru dengan tegas menyatakan segera mengajak jajaran manajemen SFC berikut pengurus, tokoh olahraga, suporter hingga masyarakat untuk duduk bersama berembuk.

Pernyataan tersebut diungkapkannya saat menggelar konfrensi pers bersama Direktur PT SOM, Muddai Madang di hadapan awak media di Hotel Horison Ultima, Senin (7/1/2018) siang.

“Dalam waktu dekat, kalau bisa sebelum pertengahan Januari saya ingin duduk sama-sama. PT SOM yang dimiliki pak Muddai dan strukturnya akan saya undang bersama para tokoh sepakbola Sumsel, perwakilan suporter, masyarakat kita ketemu ajak semua agar ini berjalan sehat,” terangnya.

Pertemuan itu nantinya diharapkan menjadi wadah bagi semua pihak untuk menyalurkan unek-unek serta mencarikan solusi mengenai masa depan SFC. Semuanya demi perbaikan SFC.

“Kita benahi ini, biar SFC tetap jadi tim sepakbola kebanggan kita. Saya akan dengar langsung masukan dari semua termasuk soal kepemilikan saham mau dibawa kemana SFC. Saya akan ajak PT SOM melibatkan masyarakat,” tambahnya.

Menurut HD tidak menutup kemungkinan nantinya saham SFC dimiliki masyarakat karena SFC sejatinya milik publik. Untuk itu apapun hasil urun rembuk nanti, semua pihak termasuk PT SOM yang menjadi pengelola dapat patuh dengan hasil keputusan.

“Saya minta PT SOM menyikapi dan tetap semangat menjalankan pengelolaan pertandingan di liga 2. Setelah Pilpres semoga ada keputusan yang berarti. Saya tidak ingin olahraga yang membanggakan ini ditarik ke arus politik. SFC ini punya rakyat dan masyarakat. Kedepan masyarakat harus memiliki ini bukan hanya sekedar memiliki secara moril,” jelasnya.

Menurut HD apa yang dilakukannya ini juga sekaligus menanggai keinginan masyarakat yang banyak disampaikan kepadanya melalui berbagai media termasuk medsos.

“Saya takut SFC ini menjadi sesuatu yang tidak membanggakan lagi. Itu poin pentingnya saya ajak semua duduk bersama,” jelas Saat ditanya awak media, HD mengaku belum mau bicara banyak masalah teknis. Sebagai Kepala Daerah dia berupaya menjalankan fungsinya menjadi pembina dan pengawas bagaimana caranya SFC tetap menjadi klub yang membanggakan. “Saya juga minta agar pak Muddai ikut apa yang dihasilkan dari kesepakatan itu,” terangnya.

HD mengaku paham betul bahwa keputusannya ini sangat dinantikam masyarakat terutama para pecinta SFC. Dia mengatakan sejak awal sebelum jadi gubernur dia bahkan sering diminta pendapat dan mendengarkan apa yang diinginkan masyarakat.

“Semua bangga dengan SFC kemarin waktu saya dilantik banyak yang minta saya intervensi. tapi tetap saya pelajari secara hukum. Saya tidak boleh gegabah sikapi itu,” cerita HD.

 Saham

Menurut HD pasca Pilkada Juni lalu ia tahu betul kalau kepemilikan saham Pemprov di Sumsel masih 58 %, namun kepemilikan itu berubah pada bulan Juli 2018 dimana kepemilikan saham Pemorov menjadi 11 % saja.

“Saya melihatnya ini seperti gelas retak. Tapi bagaimanapun itu kita harus ambil hikmahnya. Kita sudah bentuk timsar dan tim prestasi tapi tetap terdegradasi. Maka sebagai kepala daerah ini saatnya saya ambil sikap  ajak ketemu semuanya untuk perbaikan sepak bola,” jelas HD.

Di tempat yang sama, Direktur PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang mengatakan sangat yakin bahwa kebijakan Gubernur Sumsel Herman Deru patut didukung karena niat dan tujuannya baik untuk olahraga khususnya Sriwijaya FC.

“Saya Direktur PT SOM siap dan patuh dengan segala kebijakan. Apalagi sebelum tanggal 15 Januari kita akan urun rembuk dengan masyarakat. Pada dasarnya tujuannya saya duduk disini adalah menyelesaikan kompetisi liga 1. Kalau satu kali saja kita tidak ikut atau sampai tiga kali kita bisa didiskualifikasi. Saya kataka bukan saya mau ambil alih. Saya juga mohon maaf kepada masyarakat pencinta olahraga SFC tidak bisa ikut di liga 1. Saat itu atmosfir sepakbola sangat tidak sehat,” jelasnya.

Dalam mewujudkan club yang sehat dan prefesional, lanjut HD  dirinya  sebagai Gubernur Sumsel  berhak melakukan pembinaan dan mengawasi  jalannya club.

Bahkan  dia berharap pihak pengelola kedepan harus terbebas dari  segala bentuk intervensi dan harus dipisahkan antara kepentingan organisasi dengan kepentingan pribadi atau kelompok.[**]

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Nenek Umur 130 Tahun yang Tinggal Bersama Anak, Cucu & Cicit, Begini Tanggapan Wawako Saat Bersilahturahmi..

    Kisah Nenek Umur 130 Tahun yang Tinggal Bersama Anak, Cucu & Cicit, Begini Tanggapan Wawako Saat Bersilahturahmi..

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.584
    • 0Komentar

    Memiliki umur yang panjang serta bisa merasakan kebahagiaan melihat anak, cucu dan cicit dalam kehidupan yang sederhana, nenek Siti warga kelurahan Silaberanti lorong gading yang telah berumur 130 tahun ini kini dalam keadaan sakit. Aktivitas keseharian yang hanya dilakukan dengan berbaring ditempat tidurnya, tidak membuat semangat hidup nenek Siti padam meskipun ada diantara anak dan […]

  • TP PKK Sumsel Juarai Lomba Memasak Pindang Dengan Skor Nyaris Sempurna 

    TP PKK Sumsel Juarai Lomba Memasak Pindang Dengan Skor Nyaris Sempurna 

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 837
    • 0Komentar

    TIM Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) juarai  lomba masak pindang, dalam rangka Hut bhayangkara ke-74. TP PKK Provinsi  Sumsel berhasil mencetak skor 800 point, bertempat di Griya Agung (23/6) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru mengaku bangga atas prestasi dan pencapaian yang telah diraih oleh PKK Provinsi Sumsel. Menurutnya, PKK […]

  • Resmi Hari  Ini, UNESCO MAB-ICC Digelar di Palembang

    Resmi Hari Ini, UNESCO MAB-ICC Digelar di Palembang

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Palembang–Provinsi Sumatera Selatan menjadi tuan rumah sidang ke-30 dari “The Man and Biosphere International Co-ordinating Council (MAB-ICC) UNESCO” berlangsung di Hotel Novotel Palembang 23-28 Juli 2018. Sidang MAB-ICC ini merupakan pertemuan tahunan dari negara-negara anggota UNESCO yang tergabung dalam program MAB, berkat kerjasama Pemerintah Provinsi Sumsel dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), […]

  • 2022, Palembang Targetkan Tidak Ada Lagi Gedung Sekolah yang Tak Layak

    2022, Palembang Targetkan Tidak Ada Lagi Gedung Sekolah yang Tak Layak

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    Dinas Pendidikan pada 2017-2018 sudah merealisasikan beberapa pembangunan gedung Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama sebanyak 49 sekolah.

  • Coba Fitur Galaxy S23, Z Fold4, dan Z Flip4 di Ponselmu Pakai Aplikasi ‘Try Galaxy’

    Coba Fitur Galaxy S23, Z Fold4, dan Z Flip4 di Ponselmu Pakai Aplikasi ‘Try Galaxy’

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemilik ponsel non-Galaxy kini dapat mencoba antarmuka One UI 5.1 yang digunakan pada Galaxy S23 Series, Z Fold4, atau Z Flip4 dan fitur unggulan lainnya. Samsung Electronics Co, Ltd telah meluncurkan pembaruan aplikasi “Try Galaxy”. Aplikasi ini memungkinkan pengguna smartphone non-Galaxy1 untuk mencoba fitur-fitur baru dari Galaxy S23 Series dan One UI 5.1 yang baru saja diluncurkan. […]

  • Data Tidak Akurat, Peserta PBI JKN di Nonaktifkan Sementara

    Data Tidak Akurat, Peserta PBI JKN di Nonaktifkan Sementara

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 576
    • 0Komentar

    PESERTA Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan merupakan peserta yang tergolong fakir miskin dan orang tidak mampu yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah dan untuk di Kabupaten Katingan dinonaktifkan sementara. Peserta inilah di Kabupaten Katingan untuk saat ini dinonaktifkan sementara. Hal demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Katingan, dr Robertus Pramuryanto MSi, […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Product Add-Ons Woocommerce Product Addons | Custom Fields For WooCommerce WooCommerce Product Badges & Labels – Add Custom Sale Tags & Stickers WooCommerce Product Builder - Custom PC Builder - Product Configurator WooCommerce Product Builder – Custom PC Builder – Product Configurator WooCommerce Product Bundles WooCommerce Product Catalog Mode & Enquiry Form WooCommerce Product Category Image Addon For Elementor WooCommerce Product Condition Plugin WooCommerce Product CSV Import Suite