Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Sampah Plastik di Antara Kita

Sampah Plastik di Antara Kita

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
  • visibility 2.547
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TAHUKAH kamu kalau sejumlah pantai di Bali sedang dilanda limpahan sampah dari laut dalam jumlah yang tidak sedikit? Salah satunya terjadi di Pantai Berawa yang ‘dihampiri’ 400 ton sampah pada 11-13 Desember lalu. Ini baru dari satu pantai dan tiga hari saja.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan mengingat sampah-sampah ini membahayakan makhluk hidup di lautan. Setidaknya 25 penyu terdampar bersama gundukan sampah di pantai.

Sedihnya lagi, plastik jadi salah satu jenis sampah yang paling banyak ditemukan dan mungkin sudah melewati perjalanan yang jauh. Padahal sebelum datang limpahan sampah dari laut ini pun, Bali sudah dilanda masalah sampah plastik yang cukup serius.

Salah satu inisiatif yang terbentuk dari krisis sampah plastik di Bali adalah Plastic Exchange oleh Made Janur Yasa. Cara kerjanya yang cukup sederhana: kamu bisa menukar sampah plastik yang dikumpulkan di setiap banjar (setara RW) dengan beras. Inisiatif ini nyatanya bisa menggerakan perubahan pola pengelolaan sampah dan mengantarkan Made Janur Yasa sebagai salah satu penerima CNN Hero 2021.

Kamu juga bisa jadi hero untuk sekitarmu!

Sekarang kami membutuhkan bantuanmu lebih dari kapanpun. Kami membutuhkanmu untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam apapun rencanamu di akhir tahun ini.

Lebih dari itu, kami membutuhkan dukunganmu untuk menandatangani petisi menagih tanggung jawab produsen dalam mengurangi produksi plastik dan pengurangan sampah yang terjadi saat ini dan masa mendatang. Karena polusi plastik ini akan terus terjadi jika produsen tidak mengurangi pembuatannya.

Halo Produsen, Kurangi Produksi Plastik dan Buka Peta Jalan Pengurangan Sampahmu Sekarang!

Berdasarkan Laporan Audit Merek 2021 yang dilakukan jaringan Break Free From Plastic, merek Coca-Cola, Pepsico dan Unilever masih menduduki tempat teratas pencemar plastik di tahun 2021. Daftar lengkapnya bisa kamu lihat lewat video ini.

Para perusahaan pencemar plastik, seperti Coca-Cola yang sudah menduduki peringkat satu secara global selama empat tahun, berkontribusi terhadap Krisis Iklim yang kini menimpa kita.

Karena plastik menyebabkan kerusakan di sepanjang perjalanan hidupnya; mulai dari penggunaan bahan bakar fosil dalam proses produksi hingga polusi sampah plastik yang menggunung di seluruh dunia. Baca laporan The Climate Emergency Unpacked untuk mengetahui lebih banyak soal kontribusi plastik pada Krisis Iklim dan siapa yang diuntungkan dari praktik ini.

Dengan membuka peta jalan pengurangan sampah, publik nantinya bisa menilai mana produsen yang benar-benar berusaha memerangi Krisis Iklim. Setuju?

Yang juga perlu kamu tahu…

  • Greenpeace Indonesia menerima tantangan dari KLHK untuk membahas soal data deforestasi di Indonesia. Sayangnya dalam diskusi terbuka “Membuka Data dan Informasi Deforestasi Secara Terang Benderang” yang diinisiasi Society of Indonesian Environmental Journalists(SIEJ), perwakilan dari KLHK justru tidak hadir. Ikuti tayangan ulang diskusinya di sini.
  • Edisi ketiga dari seri film “Demi 1%” kolaborasi Greenpeace Indonesia dan Watchdoc Documentary akan segera dirilis. Film yang berjudul “Sa Pu Hutan” akan mengupas ancaman investasi perkebunan sawit besar-besaran terhadap benteng terakhir hutan Indonesia, yakni hutan Papua. Kalau kamu memiliki komunitas untuk menonton bareng, kamu bisa mendaftarkannya di sini. Tonton dulu trailernyadan nantikan penayangan perdananya di kanal Youtube Watchdoc Documentary.

Kami berterima kasih untuk kontribusimu bagi lingkungan di tahun 2021 ini. Mari terus berjuang bersama di tahun-tahun berikutnya untuk bumi yang hijau dan damai.[***]

Salam,
Greenpeace Indonesia

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT 59, Pusri Palembang Berbagi dengan 1.000 Anak Yatim

    HUT 59, Pusri Palembang Berbagi dengan 1.000 Anak Yatim

    • calendar_month Senin, 24 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    Palembang –  PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dalam rangkaian HUT ke -59 mengadakan acara bersama dengan 1.000 anak yatim piatu. Kegiatan sosial ini dilaksanakan secara rutin, bukan saja pada HUT Pusri, namun setiap bulan suci ramadhan. Anak yatim yang di undang tersebut berasal dari 30 panti asuhan. “Kami ingin berbagi dalam memeriahkan HUT Pusri ini, bukan […]

  • Demi Kepentingan Negara, Siti Fadilah Sarankan Presiden Segera Diberikan Vaksin Nusantara*

    Demi Kepentingan Negara, Siti Fadilah Sarankan Presiden Segera Diberikan Vaksin Nusantara*

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 987
    • 0Komentar

    MANTAN Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari menyarankan agar Presiden Jokowi segera diberikan Vaksin Nusantara yang dibuat oleh Mantan Menkes Terawan Agus Putranto. Hal ini disampaikannya kepada pers, Kamis (5/8) setelah mendengar Ketua Dewan Perwakilan Daerah La Nyala Mataliti dan Kepala Kantor Staf Presiden, Jenderal Moeldoko sudah mendapatkan suntikan Vaksin Nusantara. “Para pemimpin lembaga negara sudah […]

  • Kalungkan Medali, Cara Bupati Banyuasin Apreasi Atlet Taekwondo

    Kalungkan Medali, Cara Bupati Banyuasin Apreasi Atlet Taekwondo

    • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    31 Atlet dan pengurus Cabang Taekwondo Kabupaten Banyuasin berkumpul memenuhi undangan Bupati Banyuasin Askolani. Undangan ini merupakan bentuk penghargaan Pemkab Kabupaten Banyuasin kepada seluruh pengurus dan atlet Taekwondo terhadap prestasi yang telah mengharumkan nama Banyuasin. 9 medali emas dan 8 perak dan 3 perunggu dikalungkan kepada atlet olahraga oleh Askolani.“Selamat dengan prestasi gemilang yang telah […]

  • Kepala BI Akui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Gagasan Gubernur Efektif Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    Kepala BI Akui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Gagasan Gubernur Efektif Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 806
    • 0Komentar

    GEBRAKAN yang dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru mempercepat meningkatkan kesejahteraan masyarkat melakui gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) dinilai sangat tepat. Sehingga patut mendapat dukungan dari semua pihak   salah satunya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Hari Widodo. Hari Widodo mengatakan,  gerakan Sumsel Mandiri Pangan   sebuah terobosan yang sangat brilian yang digagas Gubernur Herman Deru  […]

  • 2.195 santri ponpes & mahasantri Ma’had Aly di Indonesia siap ikuti MQKN

    2.195 santri ponpes & mahasantri Ma’had Aly di Indonesia siap ikuti MQKN

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lamongan – Musabaqah Qira`atil Kutub tingkat Nasional (MQKN) tahun 2023 yang digelar Kementerian Agama ini akan berlangsung 10-18 Juli 2023. Opening Ceremony Musabaqah Qira`atil Kutub tingkat Nasional (MQKN) tahun 2023 akan digelar malam ini di Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sebanyak 2.195 santri pondok pesantren dan mahasantri Ma’had Aly dari 35 provinsi […]

  • “CEO MC Kampung Ditolak! Dolah Belut Ingin Naik Kelas di Job Fair Sumsel 2025 tapi Malah Kena Mental”

    “CEO MC Kampung Ditolak! Dolah Belut Ingin Naik Kelas di Job Fair Sumsel 2025 tapi Malah Kena Mental”

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 675
    • 0Komentar

    DI KAMPUNG -nya, Dolah Belut dikenal sebagai CEO, bukan Chief Executive Officer perusahaan rintisan, tapi “Cak Esek Ogan”, singkatan dari “Cakap Esek-esek Ogah Nanggung”, julukan karena dia selalu MC dengan gaya luwes, nyeleneh, tapi gak setengah hati. Dari lomba makan kerupuk hingga acara 17-an dengan hadiah piring rotan, Dolah selalu tampil prima, dengan mikrofon pinjaman […]

expand_less