Kebijakan

Pangkas Anggaran Dinas ke Luar Negeri, Sumsel Siap Salurkan Insentif Tenaga Medis COVID-19

Foto : istimewa

PEMERINTAH Prov. Sumsel siap menyalurkan Insentif Tenaga Medis yang menangani COVID-19  [dokter dan perawat].

Saat ini kata Gubernur Sumsel Herman Deru, Ia sudah menantikan pengajuan-pengajuan data administrasi dari OPD atau gugus tugas mengenai kebutuhan mereka masing-masing.

“Karena uangnya sudah tersedia kita akan alirkan sesuai sistem yang dibuat oleh BPKP utamanya untuk insentif para tenaga medis, seperti dokter spesialis, dokter, perawat dan asisten  perawat. Dengan tahapan sesuai yang disebutkan Presiden,” jelasnya, kemarin.

Untuk di Sumsel pihaknya tentu akan menghitung berapa banyak pasien yang ditangani oleh para petugas medis tersebut. Semakin banya yang mereka layani maka insentif yang akan diberikan juga akan lebih besar.

“Untuk memenuhi ini,  kita sudah lakukan efisiensi anggaran perjalanan dinas luar negeri.  Gubernur, Sekda dan Sekwan ketemu sudah ketemu di angka Rp 100 miliar dari dana inilah akan kita gelontorkan,” jelasnya.

Menurut Gubernur Sumsel pemangkasan itu memang harus dilakukan, karena penanganan Corona di Sumsel dinilainya lebih penting.

” Untuk anggaran perjalanan luar negeri akan kita pangkas sampai 0 persen. Sedangkan untuk dalam negeri 50 persen,” tegasnya.

Sementara itu meski Pemprov sudah memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home.

Gubernur tetap ngantor, Ia bahkan sempat melakukan pengecekan langsung ke Posko Sumsel Tanggap Covid-19 yang di buka sejak beberapa hari lalu di halaman kantor Gubernur di Jalan Kapt. A.Rivai.

Sebelum masuk Posko, orang nomor satu di Sumsel itu tampak masuk ke spray disinfektan tiga dimensi bantuan dari Unsri. Usai disemprot disinfektan, Ia tampak masuk mengecek fasilitas radio amatir yang ada dalam posko.

Tampak Ia berbincang dengan petugas Covid-19 yang ada di Kabupaten Ogan Ilir dan meminta petugas tersebut ikuy mengedukasi masyarakat OI sampai ke tingkat kelurahan dan kecamatan tentang bahaya dan cara memutus rantai wabah Corona.[***]

Ril

Comments

Terpopuler

To Top