Kebijakan

Libur 1 Juni, Polda Sumsel Perketat Protokes, Tempat Wisata di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Diawasi

ist

MOMENTUM libur Nasional Hari Lahir Pancasila 1 Juni, dimanfaatkan Polda Sumsel untuk selalu meningkatkan pengawasan dan penerapan Protokol Kesehatan [Protokes] di obyek wisata 17 Kabupaten/kota di Sumsel. Penerapan protokes ini guna menekan angka penyebaran Covid-19 yang masih mengintai masyarakat.

” Diprediksi terjadi lonjakan jumlah pengunjung tempat wisata. Menghadapi kondisi itu dilakukan peningkatan patroli untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster penularan virus corona jenis baru itu,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol.Supriadi di Palembang, Selasa mengutip tribratanews.polri.go.id, Selasa [1/6/2021].

Untuk melakukan patroli, personel Polda Sumsel diturunkan guna menambah kekuatan personel di satuan wilayah yang ada di tempat-tempat wisata. Selain tempat wisata, katanya, pihakya juga meningkatkan pengawasan di pusat perbelanjaan yang biasanya pada momentum hari libur nasional terjadi peningkatan pengunjung.

Dia menjelaskan peningkatan pengawasan prokes itu juga dilakukan untuk mengawal dan menyukseskan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang diterapkan serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai 1 Juni 2021.

“Untuk mengawal penerapan PPKM mikro serentak secara nasional agar sukses memutus mata rantai penyebaran COVID-19, seluruh personel dikerahkan untuk mengedukasi dan mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, yaitu rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, tidak berkerumun, dan mengurangi mobilitas. “Kami berupaya melakukan pemeriksaan dini (testing) bagi masyarakat yang terindikasi terpapar virus corona, pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) guna menghindari potensi penularan ke orang lain,” imabau Kabid Humas.[***]

 

Comments

Terpopuler

To Top