Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Jangan Ragukan Vaksin Covid 19

Jangan Ragukan Vaksin Covid 19

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
  • visibility 1.131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejauh ini hasil uji klinik vaksin covid 19 fase III dinyatakan aman dan tidak ditemukan reaksi berlebihan. Sayangnya, masih ada segelintir masyarakat yang meragukan keamanan dan kemanjuran vaksin, termasuk meragukan keamanan vaksin COVID-19 yang masih dalam proses pengujian.
Saat ini, berbagai negara di dunia tengah serius dalam penelitian untuk menemukan vaksin COVID-19, termasuk Indonesia. Uji klinik vaksin Sinovac, telah masuk tahap III dan selesai melakukan penyuntikan kepada seluruh relawan. Penelitian tersebut dikawal langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan keamanan, dan kemanjurannya sebelum nantinya digunakan masyarakat. Pelaksanaan uji klinik ini harus memenuhi aspek ilmiah dan menjunjung tinggi etika penelitian sesuai pedoman cara uji klinik yang baik. Sejauh ini hasil uji klinik fase III dinyatakan aman dan tidak ditemukan reaksi berlebihan.
Kendati demikian, masih beredar mitos-mitos mengenai vaksin di masyarakat yang perlu diklarifikasi oleh para ahli, guna memberikan pemahaman dan fakta yang benar dan menyeluruh bagi masyarakat. Sebagian besar masyarakat sudah mempercayai dan mengakui kegunaan vaksin bagi pencegahan infeksi penyakit menular, akan tetapi masih ada sedikit dari masyarakat yang meragukan keamanan dan kemanjuran vaksin, termasuk meragukan keamanan vaksin COVID-19 yang masih dalam proses pengujian.
Prof. Dr. dr. Cissy Kartasasmita , Sp.A (K), M.Sc, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan. “Mitos seputar vaksin cukup banyak, masyarakat harus pandai memastikan informasi yang benar. Hal yang tidak masuk akal, harus kita tinggalkan. Terutama harus hati-hati untuk membagikannya dengan orang lain,” ujarnya pada acara Dialog Produktif bertema Keamanan Vaksin dan Menjawab Mitos dengan Fakta, yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (16/11).
Menjawab efek samping vaksin COVID-19 yang telah diuji coba pada ribuan relawan di Indonesia, Prof. Cissy mengatakan, “Tidak ditemukan efek samping yang berat, info atau berita mengenai adanya yang meninggal, sakit berat, sakit punggung, itu tidak terbukti dari hasil uji klinik vaksin COVID-19. Setelah dilakukan penelitian, kejadiannya ternyata tidak berhubungan langsung dengan vaksinasi”.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Cissy juga mengimbau kepada orang tua untuk tetap rutin memberikan vaksin kepada anak-anak dan balita. Ada 12 program imunisasi nasional yang diberikan gratis pada anak-anak dan balita. Dalam kondisi pandemi, pemberian vaksin rutin diberikan, agar tidak menjadi pandemi yang lain nantinya. “Yang paling rawan di sini campak. Campak sangat mudah menular. Imunisasi pada bayi itu yang paling utama, jadi tidak betul bayi tidak boleh diimunisasi,” kata Prof. Cissy.
“Vaksin adalah salah satu cara kita untuk terlindungi dari infeksi penyakit tertentu. Namun kita tetap harus melakukan perilaku 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman) secara disiplin, sampai akhir pandemi nanti,” jelas Prof. Cissy.
Vaksin sendiri merupakan cara mencegah infeksi penyakit tertentu dengan efisien dan efektif. Vaksin terbukti mampu mencegah banyak penyakit seperti, BCG, Polio, Hepatitis B, Campak, Rubela, Hib, PCV, Influenza, Dengue, HPV. “Yang perlu diketahui pula, apabila kita melakukan imunisasi pada banyak orang maka akan timbul yang disebut dengan imunitas populasi atau dikenal dengan herd immunity. Ini akan melindungi orang lain yang belum atau tidak bisa diberi vaksin seperti, bayi atau orang dengan penyakit gangguan imun,” ujar Prof. Cissy Kartasasmita.
Penolakan yang luas terhadap vaksin COVID-19 justru menghambat terciptanya kekebalan kelompok yang diinginkan. Minimal cakupan imunisasi COVID-19 mencapai 70% dari jumlah populasi.
Terkait proses pembuatan vaksin yang cepat, Prof. Cissy mengatakan. “Teknologi dan kemampuan sumber daya yang maju, serta ketersediaan biaya, mempercepat proses penemuan vaksin COVID-19, dimana fase-fase yang harus dilalui dilakukan secara paralel”.
Laporan keamanan uji klinik vaksin COVID-19 fase satu dan dua telah dipublikasikan pada publikasi internasional dan menunjukkan hasil yang baik. Hasil tersebutlah yang menarik minat lebih dari 2000 relawan untuk berpartisipasi pada uji klinik fase tiga di Bandung. Dari 2000 relawan tersebut, 1620 relawan memenuhi syarat untuk berpartisipasi hingga saat ini telah selesai divaksinasi dan menuggu laporan hasil uji resminya.
(**)sir

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenangan Kala Muda Kepala BNPB di Pesisir Pantai Padang

    Kenangan Kala Muda Kepala BNPB di Pesisir Pantai Padang

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo mengawali kegiatan kunjungan kerja hari kedua di ‘Bumi Minangkabau’ dengan meninjau pesisir Pantai Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (15/4/2021). Bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wali Kota Padang Hendri Septa, Doni kembali menginjakkan kaki di tempat di mana dulu dia pernah menghabiskan […]

  • Alex : Kanker Penyakit Ditakuti, Saya Dukung CISC Tekan Jumlah Penderita

    Alex : Kanker Penyakit Ditakuti, Saya Dukung CISC Tekan Jumlah Penderita

    • calendar_month Sabtu, 2 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Ketua Cancer Information & Support Center (CISC) Indonesia, Arianthi Baruli Putri resmi melantik Ketua CISC Sumsel Masa Bakti 2018-2023, Leni Mardiana. Pelantikan ini  disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Griya Agung, Sabtu (2/6/2018). Dalam kesempatan itu Alex Noerdin mengatakan acara dan pelantikan CISC sangat penting sekali, mengingat organisasi ini penting keberadaannya […]

  • Teluk Gelam Bakal Jadi Medical Tourism, Ini Konsepnya…

    Teluk Gelam Bakal Jadi Medical Tourism, Ini Konsepnya…

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.457
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE menggagas konsep wisata medis (medical tourism) di Kawasan Bumi Wisata Teluk Gelam Ogan Komering Ilir. Iskandar menjelaskan konsep wisata medis adalah bagaimana menawarkan pelayanan medis yang aman dan nyaman sambil menikmati keindahan alam di Teluk Gelam OKI. “Jadi, wisata medis itu orang datang ke sini sebagai pasien […]

  • Keluarga Sehat Tanggap & Tangguh Bencana

    Keluarga Sehat Tanggap & Tangguh Bencana

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    Keluarga Sehat Tanggap & Tangguh Bencana WAKIL Ketua I Tim Penggerak PKK Musi Banyuasin Susy Imelda Beni menjadi narasumber pada webinar edisi ke-4 TP-PKK mendukung program nasional penurunan stunting dan peningkatan sanitasi lingkungan, Rabu (20/4/2022). Pada kesempatan ini Susy Imelda Beni menyampaikan, Kabupaten Musi Banyuasin di Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin menjadi salah satu […]

  • “Patrick Kluivert Panggil ‘Dream Team’ Garuda: Siap Kejutkan Australia dan Bahrain!”

    “Patrick Kluivert Panggil ‘Dream Team’ Garuda: Siap Kejutkan Australia dan Bahrain!”

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.030
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Angin segar berhembus bagi sepak bola Indonesia! Pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akhirnya merilis daftar provisional skuad yang akan bertarung di laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C. Kejutan pun hadir dalam daftar ini, mulai dari kembalinya beberapa nama dari Liga Indonesia hingga masuknya tiga calon pemain naturalisasi yang […]

  • Ini Syaratnya, Kemenag Buka Pendaftaran Calon Penilai Buku Pendidikan Agama 2021

    Ini Syaratnya, Kemenag Buka Pendaftaran Calon Penilai Buku Pendidikan Agama 2021

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 748
    • 0Komentar

    PUSLITBANG Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Balitbang Diklat Kementerian Agama membuka pendaftaran calon penilai buku pendidikan agama. Pembukaan pendaftaran dimulai sejak 2-10 Agustus 2021. “Pendaftaran baru calon penilai buku pendidikan agama ini kami laksanakan secara terbuka, profesional, kredibel dan independen. Bagi yang berminat, silakan mengisi formulir secara online melalui tautan https://bit.ly/FormulirCalonPenilaiBPA2021 ,” ujar […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Mixpanel WooCommerce Mollie WooCommerce Moneris Gateway WooCommerce MSRP Pricing CURCY - WooCommerce Multi Currency - Currency Switcher Woocommerce Multilingual WooCommerce Multiple Currencies WooCommerce Multiple Customer Addresses WooCommerce Multipurpose Responsive WordPress Theme – WizeStore WooCommerce MultiStep Checkout Wizard