Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Hadi Prayogo Dikukuhkan Ketua PNSB Palembang

Hadi Prayogo Dikukuhkan Ketua PNSB Palembang

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
  • visibility 1.648
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEWAN Pengurus Wilayah (DPW) Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Kota Palembang Periode 2021-2026, Jumat (23/4/2021) dikukuhkan di Ruang Pertemuan Rumah Dinas Walikota Palembang.
Adapun yang menjabat Ketua DPW PNSB Kota Palembang, yakni Hadi Prayogo. Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PNSB, H Syahrial Oesman.
Dalam kepengurusan ini, dibantu tiga wakil, H Arief Yuliansyah, H Suharto, dan Hardi SH. Selain itu, Hj Yuniar Hasni Bsc, SE sebagai bendahara umum dan Hj Nur Anita SE, M.I.Kom. Serta diperkuat 12 bidang. Organisasi dan Humas, Ketuanya Agus Harizal Alwie Tjikmat; Hubungan antarlembaga diketuai Drs. H. Abu Naim, MM; Keagamaan, Suskito Marzuki, M.Pd.I; Pendidikan, ketuanya Karerek, M.Ikom; Perekonomian, Yuli Susanti, MT; Pemuda dan Olahraga, Reza Andreas RP, S.Kom; Hukum dan HAM, Arie Mahyudin, SH, MH; Kesehatan dan Rescue, dr Letizia, M.Kes; Pemberdayaan Perempuan, Rita Safaat; Budaya dan Pariwisata, Drs H Ismail Ishak, M.Pd; Sosial Kemasyarakatan, Aminullah Siregar; dan Pemberdayaan Lansia, Dra. Hj Mulya Ningsih.
Dalam SK yang dibacakan Sekjen PNSB H Haidir Kalingi, di dewan penasihat tercatat Drs Ratu Dewa, M.Si, Istawari SH, Drs Husni Thamrin, MM, Dr. Ir H Apriadi s Busri, CES, Dr. Burlian Abdullah, H Ir Kiagus HA Syarnubi, Dts. Husni Thamrin, SH MH, H Muhamad Akbar Alfaro Bbus, SE, MM, Kms Anwar Beck, Hermanto Tjiawidjaja SE, dan para ketua Paguyuban Kota Palembang.
Hadi Prayogo mengatakan, PNSB sangat luar biasa karena menyelaraskan dan menyatukan keberagaman agama, etnis, budaya dan suku untuk kepentingan bangsa.
“Saya berterima kasih dilibatkan, dan saya tergerak membantu. Dari itu kepengurusan PNSB Kota Palembang merupakan pengurus yang profesional. Sebab di dalamnya direkrut dari jurnalis, pengusaha wanita dan akademisi,” ujar Hadi Prayogo yang dilantik sebagai Ketua DPW Kota Palembang bertepatan dengan hari ulang tahunnya.
Ia berharap, dengan perpaduan dari jurnalis, pengusaha wanita dan akademisi dapat mendukung Program DPP PNSB, serta dapat membuat program sendiri bagi DPW PNSB Kota Palembang.
“Adapun program utama kita yakni mendukung program pusat serta membuat progam kita sendiri,” ujarnya.
Masih dikatakannya, jika PNSB begerak di bidang sosial kemasyarakatan, agama, budaya dan non politik.
“Di bidang sosial seperti memberikan bantuan kepada korban yang tertimpa musibah dan bagi-bagi takjil, seperti yang kemarin telah kita lakukan. Selain itu kita juga bersinergi dan mensukseskan program pemerintah,” ungkapnya.
Dijelaskannya, PNSB merupakan tempat silaturahmi untuk menyatukan perbedaan suku dan agama.
“Ada 52 paguyuban dan enam agama di Indonesia yang disatukan dalam PNSB, dan ini tugas kita bersama untuk menyatukan perbedaan-perbedaan tersebut,” terangnya.
Sementara Ketua Umum DPP PNSB, H Syahrial Oesman mengucapkan Alhamdulillah karena pelantikan Pengurus Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Kota Palembang Periode 2021-2026 berjalan lancar.
“Tahun lalu kita melantik di Lubuklinggau, dan hari ini di Kota Palembang. Kemudian kedepan kita mempunyai target, 2021 ini seluruh pengurus di Sumsel semuanya dilantik,” katanya.
Menurutnya, PNSB dibentuk untuk membantu tugas Gubernur Sumsel dalam menciptakan Sumsel Zero Konflik.
“Dari itu untuk pengurus kabupaten yang belum dilantik akan segera kita lantik. Dimana pelantikannya nanti dijadwalkan dengan kegiatan Gubernur Sumsel. Misal, gubernur sedang ada kegiatan di Musi Rawas maka pengurus di Musi Rawas akan dilantik,” ujarnya.
Sedangkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru yang diwakili Plt Asisten I Bidang Kesra Akhmad Najib mengatakan, PNSB hanya satu-satunya ada di Indonesia dan PNSB memiliki warna menyatukan agama, suku, dan budaya.
“Gubernur sangat mendukung PNSB, karena PNSB dapat menyatukan keberagaman agama, suku dan budaya. Apalagi Sumsel telah mendapat Penghargaan Zero Konflik, dimana penghargaan itu diraih saat Pak Syahrial Oesman menjabat Gubernur Sumsel,” tandasnya.(sir)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbankan Berlahan Mulai Pulih

    Perbankan Berlahan Mulai Pulih

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.434
    • 0Komentar

    INTERMEDIASI perbankan menunjukkan perbaikan, seperti terlihat pada kontraksi yang menurun, tercatat sebesar -1,28% (yoy) pada Mei 2021. Perbaikan terjadi pada seluruh segmen kredit, terutama pada Kredit Konsumsi dan UMKM yang mulai tumbuh positif masing-masing sebesar 1,39% (yoy) dan 1,70% (yoy) serta Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang tumbuh tinggi sebesar 6,61% (yoy). Peningkatan pertumbuhan KPR, sejalan […]

  • Gaet PTUN Palembang, Muba Teken Kesepakatan

    Gaet PTUN Palembang, Muba Teken Kesepakatan

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang digandeng  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Guna memaksimalkan sinergi penyelesaian sengketa yang timbul dalam bidang administrasi. Sinergi dalam Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan dengan Warga Masyarakat dan Aparatur Pemerintahan yang Dirugikan Terhadap Keputusan dan Tindakan Pejabat / Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang, Rabu (17/5/2023). “Ini […]

  • 53 Teroris Jadi Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

    53 Teroris Jadi Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menetapkan sebanyak 53 teroris yang menjadi tersangka dalam kasus ledakan bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Semua tersangka telah resmi ditahan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol E.Zulpan, S.IK., menjelaskan bahwa kasus bom bunuh diri Gereja Katedral ini 53 orang tersangka […]

  • Penghargaan untuk Nakes di HKN

    Penghargaan untuk Nakes di HKN

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 790
    • 0Komentar

    PEMKAB Ogan Komering Ilir (OKI) memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan di momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 karena Nakes adalah pahlawan ditengah pandemi Covid-19. “Kepada para pahlawan ini, apresiasi diberikan pemerintah diantaranya berupa piagam penghargaan maupun dukungan finansial seperti insentif bagi mereka yang berjuang melawan pandemi Covid-19,” ujar Bupati Ogan Komering Ilir melalui […]

  • Kelurahan 15 Ulu Palembang Dijadikan Kampung Bahari Nusantara, Kampung Ini Miliki Lima Klaster, Apa Saja ?

    Kelurahan 15 Ulu Palembang Dijadikan Kampung Bahari Nusantara, Kampung Ini Miliki Lima Klaster, Apa Saja ?

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.038
    • 0Komentar

    KAMPUNG 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, diresmikan sebagai Kampung Bahari Nusantara pertama di Provinsi Sumatera Selatan. Wali Kota Palembang H Harnojoyo, bersama Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari, dan tokoh agama meresmikan kampung itu, Selasa (15/6/2021). Kampung Bahari Nusantara (KBN) ini hari ini diresmikan secara serentak di Indonesia. “Ada lima klaster di Kampung Bahari […]

  • Transformasi Layanan Publik ala Pemerintah Digital: Dari Silo Jadi Satu, Jangan Kayak Tukang Jualan Pisang Goreng Sendiri-sendiri!

    Transformasi Layanan Publik ala Pemerintah Digital: Dari Silo Jadi Satu, Jangan Kayak Tukang Jualan Pisang Goreng Sendiri-sendiri!

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    KALAU pelayanan publik dulu itu ibarat jualan pisang goreng yang masing-masing pedagang berdiri sendiri-sendiri, berteriak sendiri tanpa tahu tetangga sebelah jual apa, sekarang zamannya berubah! Pemerintah Indonesia sedang ngotot banget buat mengubah gaya lama yang “government-centric” alias cuma mikirin kantornya sendiri, jadi “citizen-centric” fokus ke masyarakat, pengguna layanan. Bayangin, cukup sekali data dikasih, nanti instansi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce AliExpress Dropship WooCommerce Alipay Cross Border Payment Gateway WooCommerce All In One Offline Payment Solution WooCommerce Amazon Fulfillment WooCommerce Amazon S3 Storage WooCommerce and Zoho CRM Connector Pro WooCommerce Anti-Fraud WooCommerce API Manager WooCommerce Aramex WooCommerce Attach Me!