Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Gaji ASN & Honor di Pemrov Sumsel Terancam Molor Dibayar, Apa Masalahnya ?

Gaji ASN & Honor di Pemrov Sumsel Terancam Molor Dibayar, Apa Masalahnya ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
  • visibility 1.097
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GAJI ASN, Gubernur/Wakil Gubernur Prov. Sumsel terancam molor pembayarannya menyusul penetapan KUA/PPS anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel tahun 2020 molor dari waktu yang ditetapkan.

Bahkan penundaan gaji bagi Gubernur dan Wagub, ASN serta honorer di lingkungan Pemprov Sumsel bisa selama 6 bulan kedepan.

Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengatakan, hingga sekarang RAPBD Sumsel tahun 2020 masih dibahas dan perlu konsultasi, dimana pengesahan KUA dan PPAS APBD Sumsel 2020 dijadwalkan pada bulan Desember mendatang.

Meskipun Kementrian Dalam Negeri [Mendagri] telah memberikan tenggat waktu penyusunan APBD 2020 sampai 30 Desember. Namun diperkirakan penetapan KUA/PPS anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel tahun 2020, molor dari waktu yang ditetapkan.

“Denhan molornya waktu yang disampaikan ke kami, kami berusaha tegap menjalankan fungsi budgeting kami, untuk pembahasannya, dan kita sudah susun agenda pada 11 Desember nantu baru kita sahkan (KUA dan PPAS),” kata Anita disela- sela KUA dan PPAS APBD Sumsel 2020 dengan TAPD di ruang rapat Banggar DPRD Sumsel, Senin (25/11/2019).

Menurut Anita, molornya pengesahan itu dikarenakan kesalahan pihak eksekutif (Pemprov), dimana DPRD Sumsel baru menerima dokumen KUA dan PPAS pada 4 November, padahal ada beberapa hal perlu disinkronisasikan tentang beberapa pemahaman, persamaan aspirasi jaringan asmara dari anggota dewan, yang harus dimasukam ke KUA dan PPAS.

“Kita sudah minta kepastian untuk pembahasan itu di Kemendagri, yang telah kami sampaikan. Dimana surat kami per 2 September kita ulankan pada 24 Oktober, untuk meminta Pemprov menyampaikan KUA-PPAS, karena belum disampaikan. Seharusnya kata Kemendagri KUA-PPAS itu disampaikan ke DPRD harusnya bulan Juli atau paling lambat Agustus. Karena, kita diberi kan waktu untuk pembahasan itu 60 hari,” terangnya.

Menurut dia Kemendagri, karena DPRD sudah melaksanakan tuganya, melalui surat- surat yang disampaikan terdahulu, kalau ada keterlambatan yang salah adalah pihak eksekutif,” terangnya.

Politisi Golkar menegaskanakan ada pertimbangan dari Kemendagri, yang akan mengevaluasi dan menyampaikan kronologis keterlambatan pembahasan yang telah mereka sampaikan.

Dimana Anita menyampaikan kronologis yang ada, pada 4 November DPRD Sumsel baru terima berkas dan itu perlu sinkronisasi, kemudian pada 4 September hingga 11 November belum ada sinkronisasi, sehingga pihaknya mengirim surat lagi untuk duduk bersama antara pemprov dan DPRD, agara pemikiran yang ada untuk dimasukkan ke KUA-PPAS.

“Dampaknya jelas di dalam PP dan UU, kalau keterlambatan itu bisa dibuktikan disengaja oleh eksekutif, maka ada penundaan 6 bulan gaji, klo dewannya tidak. Kalau menurut peraturan seperti itu, dan menurut pak Riki (perencanaan bidang anggaran wilayah Sumatera dari Kemendagri) yang menerima kami. Tentunya ASN dan homor (tunda gaji), tapi ini belum pernah dicoba di Sumsel, sehingga saya belum bisa menyampaikan dampaknya, siapa yang akan merasakan,” terang Anita.

Disinggung pembahasan itu alot karena aspirasi anggota dewan sedikit yang diserap dan merata, Anita, memastikan jika pihaknya sudah menyampaikan ke eksekutif dan pihaknya masih menemukan anggaran yang semestinya menyalahi aturan masih ada.

“Kita sudah tahu format yang bukan kewenangan provinsi dianggarkan, dan itu tidak diperbolehkan dalam aturan. Seperti tanggung jawab Kabupaten/ kota untuk membangun kembatan dan jalan itu, itu jelas- jelas kewenangan kabupaten/ kota, tetapi tetap dianggarkan melalui OPD provinsi. Kita juga mengingatkan DPRD itu penyelenggara pemerintah juga di daerah, memang kepala daerah kepala pemerintahan tetapi kebijakan harus dibahas DPRD, agar pembiayaan kebijakan program pemda itu, sesuai peraturan undang- undangan,” tandasnya.

 

Optimistis

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumsel Nasrun Umar mengaku optimis, pengesahan KUA- PPAS APBD Sumsel 2020 akan tepat waktu, meski legislatif sudah pesimis.

“Saya punya keyakinan dapat diselesaikan dengan beberapa waktu yang ada, tidak ada yang tidak mungkin kita tetap optimis. Mepet atau tidak yang penting selesai,” tandasnya.

Dilanjutkan Nasrun, adanya pembahasan yang cukup panjang ini, karena perlu sinkronisasi, dimana pemerintahan daerah ada dua yaitu eksekutif dan legislatif di dalam sistem penganggaran pembangunan, dan diperlukan sinkronisasi dan pemikiran kedua belah pihak.

“Tak ada seandai- andainnya (tertunda). Tidak ada terburuk, kita tetap optimis. Soal usulan besaran APBD Sumsel 2020, KUA-PPAS saja belum diketok, jadi belum tahu anggaran pastinya,” pungkas Nasrun.[**]

 

Penulis : one

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keinginan Masyarakat Untuk Mengetahui Informasi Cukup Tinggi, Informasi Publik di Bengkalis yang Diunduh Capai Seribu per Hari

    Keinginan Masyarakat Untuk Mengetahui Informasi Cukup Tinggi, Informasi Publik di Bengkalis yang Diunduh Capai Seribu per Hari

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.416
    • 0Komentar

    KEINGINAN warga Kabupaten Bengkalis untuk mendapatkan informasi publik sangat tinggi. Terbukti dalam sehari jumlah data, dokumen maupun informasi pubik yang diunduh (download) di web ppid.bengkaliskab.go.id mencapai seribu lebih. Dilansir dari InfoPublik.id, Berdasarkan data rekapitulasi Informasi Publik di web, hingga Selasa (26/10/2021), jumlah data informasi yang tersedia sebanyak 1.204 informasi. Dari informasi serta merta sebanyak 216 […]

  • Gubernur Sebut Almarhum Sertu Iskandar Sebagai Pahlawan, Keluarga Korban Respon Begini

    Gubernur Sebut Almarhum Sertu Iskandar Sebagai Pahlawan, Keluarga Korban Respon Begini

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menyambangi secara langsung kediaman almarhum Sertu Iskandar, anggota TNI AD yang gugur saat menyelamatkan seorang warga yang diserang gajah liar di Desa Banyu Biru Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dua hari lalu. Kedatangan Herman Deru ke kediaman korban yang berada di Perumahan Tiga Putri Blox E 2 […]

  • Gak Muluk-muluk,KONI OKI Targetkan Hanya 10 Besar di Porprov di Prabumulih

    Gak Muluk-muluk,KONI OKI Targetkan Hanya 10 Besar di Porprov di Prabumulih

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.538
    • 0Komentar

    PARA atlet OKI pada ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumatra Selatan 2019. akan menjadi penentu peringkat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kali ini, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) OKI, Muhammad Refly mengungkapkan, para atlet ini ditargetkan bisa masuk ke 10 besar klasemen akhir Porprov yang dihelat di Prabumulih ini. […]

  • Cegah Perkawinan Anak, Ini Upaya Antisipasi Stunting

    Cegah Perkawinan Anak, Ini Upaya Antisipasi Stunting

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengatakan bahwa persoalan stunting pada anak berkaitan erat dengan perkawinan anak. Hal ini digambarkan dengan tingginya angka stunting di wilayah dengan tingkat perkawinan anak yang juga tinggi, ujar Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bidang Anak, Ulfah Mawardi, sebagai mana dilansir dari InfoPublik belum lama […]

  • Satgasgab TNI&Polri Keroyokan Padamkan Karhutlabunlah di OKI, Berhasilkah ?

    Satgasgab TNI&Polri Keroyokan Padamkan Karhutlabunlah di OKI, Berhasilkah ?

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

      SATUAN Tugas Gabungan /Satgasgab TNI [ Kodim 0420] & Polri melakukan pemadaman api Kebakaran hutan,kebun dan lahan [Karhutbunlah] di Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] dan Ogan Ilir [OI]. Di Kab. OI, pihaknya melakukan pemadaman Lanjutan di Wilayah Kebun Raya Sriwijaya Kec. Indralaya Kab. OI pada sekitar  5 Haktare lebih. Proses Pemadaman dan Pembasahan Lahan Bersama […]

  • Geekbuying pilih Nuvei untuk percepat pertumbuhan global

    Geekbuying pilih Nuvei untuk percepat pertumbuhan global

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.272
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, MONTREAL, (GLOBE NEWSWIRE) – Nuvei Corporation (“Nuvei” atau “Perusahaan”) (Nasdaq: NVEI) (TSX: NVEI), perusahaan fintech Kanada, hari ini mengumumkan kemitraan baru dengan Geekbuying, sebuah Pengecer online China yang menjual produk konsumen ke basis pelanggan global. Geekbuying memanfaatkan jangkauan akuisisi global Nuvei untuk berekspansi secara internasional dan menghadirkan pengalaman berbelanja yang lancar dan aman. Melalui […]

expand_less
WordPress Archive Restrict Content Pro REST API Restrict Content Pro Restrict Past Content Restrict Content Pro Restriction Timelock Restrict Content Pro Restriction Timeouts Restrict Content Pro Site Creation RestroFood | Online Food Ordering & Delivery WordPress Plugin Resty – Restaurant WooCommerce WordPress Theme Resume Theme ResumeX – Resume & One Page Portfolio WordPress Thmee Retro Portfolio – One Page Vintage Template