Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » PSEL Palembang Mulai Terima Sampah, 960 Ton Sehari Dikumpulkan dari 400 TPS

PSEL Palembang Mulai Terima Sampah, 960 Ton Sehari Dikumpulkan dari 400 TPS

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – PSEL Palembang mulai menerima sampah yang dikumpulkan dari berbagai wilayah Kota Palembang. Pada pengiriman perdana, sekitar 960 ton sampah per hari diarahkan ke fasilitas tersebut dari lebih dari 400 tempat penampungan sementara (TPS).

Pengiriman sampah menuju fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) itu mulai dilakukan pada Selasa (1/9/2026).

Jumlah sampah yang diarahkan ke PSEL tersebut merupakan bagian besar dari total timbulan sampah Kota Palembang yang diperkirakan mencapai sekitar 1.260 ton per hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang Akhmad Mustain mengatakan, pasokan menuju PSEL berasal dari TPS yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Menurut dia, jumlah sampah yang dialokasikan ke bunker PSEL berada pada kisaran 960 hingga 1.000 ton per hari.

“Pengangkutan mencakup seluruh wilayah. Kita terus mengatur ritase armada agar distribusi sampah menuju PSEL dapat berjalan optimal,” kata Akhmad Mustain.

Untuk mengangkut sampah tersebut, Pemkot Palembang menyiagakan 141 armada dari total 160 armada yang tersedia.

Armada itu digunakan untuk mengambil sampah dari ratusan TPS sebelum membawanya menuju fasilitas PSEL.

Besarnya volume sampah yang harus dikirim membuat pengaturan ritase menjadi bagian penting dalam operasional pengangkutan. Pemkot Palembang juga menyiapkan penambahan armada melalui Anggaran Perubahan.

Penambahan tersebut ditujukan untuk memperkuat pengangkutan sekaligus mengurangi beban armada yang saat ini beroperasi.

Sampah Tidak Langsung Jadi Listrik

Sampah yang tiba di PSEL juga tidak langsung masuk ke proses pembakaran.

Material tersebut terlebih dahulu menjalani tahapan pengolahan. Salah satunya berupa proses fermentasi yang berlangsung sekitar lima hingga tujuh hari sebelum memasuki proses berikutnya.

Dari tahapan pengolahan itulah sampah kemudian diproses untuk menghasilkan energi listrik.

Dengan pola tersebut, perjalanan sampah di Palembang kini tidak berhenti pada proses pengangkutan dan pembuangan. Sampah yang dikumpulkan dari TPS diarahkan ke fasilitas pengolahan untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku energi.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, masuknya sampah dari sejumlah wilayah ke PSEL menjadi bagian penting dari pengelolaan sampah kota.

“Hari ini adalah hari perdana masuknya sampah dari beberapa tempat ke PSEL yang menghasilkan energi listrik. Dari Dinas Lingkungan Hidup diperkirakan sampah yang masuk mencapai 960 ton per hari,” ujar Dewa saat meninjau proses pengiriman sampah, Selasa (1/9/2026).

Menurut Dewa, keberadaan PSEL diharapkan tidak hanya mengurangi persoalan sampah perkotaan, tetapi juga membuat sampah memiliki nilai manfaat melalui pemanfaatan sebagai sumber energi.

PSEL Palembang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan menjadi salah satu proyek percontohan pengolahan sampah menjadi energi listrik di Indonesia.

Dewa berharap pelaksanaan proyek tersebut berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sampah Rumah Tangga Tetap Harus Dipilah

Meski sebagian besar timbulan sampah Palembang mulai diarahkan ke PSEL, pemerintah kota tetap mengingatkan bahwa fasilitas tersebut bukan satu-satunya jawaban atas persoalan sampah.

Pengurangan sampah dari sumbernya tetap diperlukan. Masyarakat juga didorong memilah sampah sejak dari rumah sehingga material yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali.

Sementara sampah yang memang harus masuk ke sistem pengolahan dapat diarahkan melalui jaringan pengelolaan yang tersedia.

Langkah tersebut sejalan dengan konsep ekonomi sirkular, ketika sampah tidak semata-mata dipandang sebagai limbah, tetapi masih bisa dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai.

Pengoperasian PSEL Palembang akan berlanjut pada agenda berikutnya pada 10 September 2026. Kegiatan tersebut direncanakan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Sementara peresmian fasilitas PSEL ditargetkan berlangsung pada Desember 2026 dan direncanakan dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Dengan mulai masuknya sampah dari ratusan TPS, sistem pengelolaan sampah Palembang kini berjalan dengan pola baru. Sampah yang dikumpulkan dari berbagai sudut kota tidak hanya dipindahkan, tetapi diarahkan untuk diproses menjadi sumber energi. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi dengan Bekraf, Grab Gelar WCCE

    Kolaborasi dengan Bekraf, Grab Gelar WCCE

    • calendar_month Senin, 5 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.377
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Grab salah satu perusahaan dibidang transportasi daring berkolaborasi  dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam dalam menyelenggarakan World Conference on Creative Economy (WCCE) di Bali, tanggal 6-8 November 2018. Kerja sama ini dilaksanakan untuk mengembangkan ekonomi kreatif Indonesia yang sejalan dengan master plan 2020 ‘Grab 4 Indonesia’. Penandatanganan perjanjian kerja sama Grab dan […]

  • Sukseskan Asian Games 2018, Ini Sejumlah Proyek yang Tengah Dikerjakan PLN

    Sukseskan Asian Games 2018, Ini Sejumlah Proyek yang Tengah Dikerjakan PLN

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    Prediksi kebutuhan pasokan daya untuk penyelenggaraan Asean Games di kawasan JSC sebesar 20 s.d 25 MW

  • Punya Daya Saing Tinggi, Dorong Ekspor Ikan Hias Endemik, Wah.. Segini Nilai Ekspor Tahun Lalu

    Punya Daya Saing Tinggi, Dorong Ekspor Ikan Hias Endemik, Wah.. Segini Nilai Ekspor Tahun Lalu

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.651
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong peningkatan bisnis ikan hias di Tanah Air. Terlebih di masa pandemi, ikan hias semakin diminati lantaran mampu memberikan manfaat positif, seperti mengurangi stres, menghilangkan jenuh, dan therapeutic. “Mengoleksi ikan hias sudah lama menjadi hobi yang populer di Indonesia. Kondisi ini dapat dijadikan peluang bisnis yang menjanjikan,” kata Direktur Jenderal […]

  • 4 Perusahaan Dilibatkan untuk Penuhi Logistik Pilres dan Legistatif, Siapa Saja ?

    4 Perusahaan Dilibatkan untuk Penuhi Logistik Pilres dan Legistatif, Siapa Saja ?

    • calendar_month Minggu, 30 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    Oleh : Antara SUMSELTERKINI.CO.ID, BEKASI – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia melibatkan empat perusahaan yang tersebar di Pulau Jawa, untuk memenuhi kebutuhan logistik Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif 2019 berupa kotak dan bilik suara. “Ke empat perusahaan pemenang lelang itu adalah PT Karya Indah Multiguna di Kota Bekasi, PT Cipta Multi Buana Perkasa di Tangerang, […]

  • Masih Pandemi Covid, Kemendikbudristek Kembali Beri Bantuan Kuota Internet dan UKT 2021

    Masih Pandemi Covid, Kemendikbudristek Kembali Beri Bantuan Kuota Internet dan UKT 2021

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 678
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali memberikan bantuan kuota internet dan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk 2021. “Kami mendengarkan keluhan dan masukan dari masyarakat terkait kebutuhan akan dukungan dari pemerintah, untuk memastikan anak-anak Indonesia tetap belajar di tengah semua keterbatasan. Oleh karena itu, dengan kerjasama dan dukungan antara Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, […]

  • Gebyar Millenial Bussines Creative 21, Ini Harapannya

    Gebyar Millenial Bussines Creative 21, Ini Harapannya

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.526
    • 0Komentar

    GEBYAR Millenial Bussines Creative Twenty One yang digelar Pemkab Muba melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dispendag), Jumat (26/11/2021) diresmikan. Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP mengatakan dengan adanya kegiatan semacam pameran ini, para pelaku usaha diharapkan memiliki kemampuan mengeksplorasi secara baik semua sumber daya yang merupakan ciri khas daerah, sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan […]

expand_less
WordPress Archive Drouge – Cosmetic Elementor Template Kit Drox – Agency & Portfolio WordPress Theme Druk – Printing Service WordPress Theme Dryze – Dry Cleaning & Laundry Service Elementor Template Kit DSK – Furniture Store WooCommerce WordPress Theme DT – Directory WordPress Plugin DT – Store Locator WordPress Plugin Dub – Music WordPress Theme Duha – Engineering & Industrial Elementor Template Kit Dulce – A Tumblr Style WordPress Theme