Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Era Reformasi, Kemerdekaan Pers Makin Kuat, Tidak Ada lagi Bredel

Era Reformasi, Kemerdekaan Pers Makin Kuat, Tidak Ada lagi Bredel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
  • visibility 1.165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan kemerdekaan pers di era pascareformasi memiliki landasan yang semakin kuat karena adanya pengurangan peran dan kekuasaan pemerintah sebagai bentuk penerapan hak asasi dan demokrasi. Bahkan menurutnya tidak ada lagi pengekangan terhadap pers.

“Hak asasi diberikan semua, lalu pemerintah diberi sisanya, sedikit, untuk mengatur. Nah era ini menjadi tantangan baru bagi kemerdekaan pers tanah air,” paparnya di hadapan sekitar 30 ahli pers dari Dewan Pers dalam diskusi virtual dari Jakarta, belum lama ini.

Di era sekarang lanjut Mahfud, khususnya sesudah amandemen UUD 1945, kekuasaan pemerintah hanyalah merupakan residu dari hak asasi. Kalau dulu sebelum reformasi, yang terjadi sebaliknya, hak asasi merupakan residu dari pemerintah.

“Kalau dulu, wartawannya ditangkap, dulu ada istilah bredel, ada blackout, kemudian dilarang membeli kertas kepada pemerintah. Itu dulu. Di zaman reformasi kita ubah, mengambil semua konvensi PBB tentang hak asasi,” lanjut Menko Mahfud.

Dalam konteks saat ini, terhadap peran pers sebagai lembaga yang melakukan kontrol sosial, pemerintah sangat mengharapkan pers tetap melakukan tugas itu dengan baik.

“Karena itu, pers adalah mitra strategis pemerintah. Masukan, saran, dan kritik yang disampaikan publik di media massa, adalah salah satu dasar pemerintah dalam pembuatan kebijakan,” tegas Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini kemudian menyoroti beberapa tantangan bagi pers saat ini. Antara lain perkembangan teknologi menjadi tantangan utama bagi pers, sehingga pers harus terus melakukan konvergensi untuk dapat bertahan hidup.

Mahfud Md juga berharap agar kualitas dan kompetensi para jurnalis dan pengelola media terus ditingkatkan.“Dengan kualitas teknis dan etik yang baik, pers kita bisa menghindari terjadinya kesalahan kutip, judul yang tidak sesuai dengan isi berita, data tidak akurat, nara sumber yang tidak kredibel, atau mencampurkan fakta dengan opini” pungkasnya.

Kominfo (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal “Casper” hantu ramah terhadap manusia

    Mengenal “Casper” hantu ramah terhadap manusia

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.948
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Film kartun “Casper” berdasarkan karakter hantu populer bernama Casper. Casper pertama kali muncul dalam buku komik pada tahun 1939, yang ditulis oleh Joe Oriolo dan diterbitkan oleh St. John Publications. Karakter Casper sangat berbeda dengan hantu-hantu lainnya karena ia adalah hantu baik hati dan sering kali bersikap ramah terhadap manusia. Pada tahun 1945, […]

  • “Tenaga Kerja Kita Bukan Kaleng-Kaleng, Tapi Kalang Kabut: Saatnya BLK Jadi ‘Kompor Gas’ SDM Indonesia!”

    “Tenaga Kerja Kita Bukan Kaleng-Kaleng, Tapi Kalang Kabut: Saatnya BLK Jadi ‘Kompor Gas’ SDM Indonesia!”

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 650
    • 0Komentar

    SDM kita diibaratkan makanan, maka banyak yang masih mentah, ada pula yang setengah matang, tapi sudah disajikan di atas piring industri yang panas, alhasil, bukan malah enak disantap, tapi malah bikin industri kenyang dengan kekhawatiran. Inilah yang coba disoroti Menaker Yassierli dalam Forum Executive Breakfast Meeting, bukan forum sarapan bubur ayam biasa, tapi forum penuh […]

  • Gubernur Launching Kalender Pariwisata, Palembang Targetkan 2,1 Juta Wisatawan

    Gubernur Launching Kalender Pariwisata, Palembang Targetkan 2,1 Juta Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 758
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru secara resmi melaunching Calender of Charming Events guna meningkatkan kunjungan wisatawan. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengatakan, event – event ini harus diselenggarakan secara terjadwal, jangan semua dilakukan di akhir tahun. “Dan benar – benar dilihat, yang datang untuk berwisata atau pelaku usaha yang datang ke Palembang. Maka, event – event […]

  • Jenguk Korban Rumah Roboh, Begini Respon Wawako Palembang

    Jenguk Korban Rumah Roboh, Begini Respon Wawako Palembang

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menaruh rasa iba yang mendalam, terhadap pasangan suami istri yang tempat tinggalnya roboh akibat tiang penyangah rumah patah. Peristiwa naas yang dialami pasangan suami istri Sungkono (64) dan istrinya Tarifa (55) hanya bisa pasrah,  rumah yang ditempatinya di Jalan Sultan Syahir Lorong Masjid Kelurahan 5 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) […]

  • Jangan Lengah Tetap Utamakan Prokes, Angka Kesembuhan Covid Meningkat

    Jangan Lengah Tetap Utamakan Prokes, Angka Kesembuhan Covid Meningkat

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN penanganan pandemi COVID-19 per 23 Januari 2022 secara nasional menunjukkan angka kesembuhan harian sebesar 712 orang per hari, terdiri 339 transmisi lokal dan 373 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Dengan demikian angka kumulatifnya bertambah melebihi 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.123.267 orang (96,2%). Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan […]

  • Resep Nasi Tumpeng Mini, Filosofi & Tips Dapur Bicik Mona

    Resep Nasi Tumpeng Mini, Filosofi & Tips Dapur Bicik Mona

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.407
    • 0Komentar

    DI DAPUR kecil ala Bicik Mona, suara wajan berisik kayak konser dangdut kelas RT. Bau bawang merah ketemu serai sudah kayak cinta pertama—menyengat, bikin kaget, tapi nagih. Nah, kali ini Bicikmona lagi penasaran berat sama Nasi Tumpeng Mini, si raja meja makan yang bentuknya mirip gunung kecil tapi penuh makna. Kenapa tumpeng bentuknya kerucut? Ada […]

expand_less
WordPress Archive Give – Fee Recovery Give – Form Field Manager Give – Gift Aid Give – GoCardless Gateway Give – Google Analytics Donation Tracking Give – iATS Gateway Give – MailChimp Give – Manual Donations Give – Mollie Payment Gateway Give – Moneris Gateway