Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Cabut Izin Perusahaan Yang Langgar Terkait Karhutlabun

Cabut Izin Perusahaan Yang Langgar Terkait Karhutlabun

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
  • visibility 852
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru sudah menginstruksikan kepada Bupati/Walikota se Sumsel untuk menginventarisir semua data perizinan perusahaan di Sumsel yang diduga menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Dengan tegas Ia mengatakan tak segan mencabut izin perusahaan dimaksud jika memang ditemukan adanya pelanggaran.

“Kita minta ini diinventarisir menyeluruh mengenai izin lokasi serta syarat dan batas waktu yang sudah dikeluarkan. Kalau memang mereka melanggar, cabut saja izinnya,” ujar HD tegas saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengendalian dan Pencegahan Kebakaran Huta , Kebun dan Lahan (Lahan Gambut) di Provinsi Sumsel di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (16/10/2019) pagi.

Untuk diketahui kata HD, kewenangan pemberian izin di daerah sepenuhnya ada di tangan bupati dan walikota. Untuk itu Ia meminta semua kepala daerah menginventarisir segala hal terkait perizinan  yang terlanjur dikeluarkan mulai dari izin lokasi sampai IUP. Bukan hanya izin, Ia juga akan meminta laporan soal tanggungjawab  perusahaan pada kebakaran lahan yang ada di sekitarnya.

” Kalau lintas sektoral itu baru wewenang Saya (Gubernur) tapi untuk izin itu semuanya ada pada Bupati dan Walikota. Secepatnya itu diinvetarisir, kami juga bersama Pangdam dan Kapolda dalam waktu dekat akan sidak kesiapan perusahaan  memadamkan api di wilayah operasional dan sekitarnya,” jelas HD.

Terkait penyelenggaran FGD, Herman Deru meminta semua pihak mensupport karena menurutnya masalah karhutla bukan baru setahun atau dua tahun ini saja terjadi melainkan  sudah berulang. Terlebih FGD digelar dengan sangat komperhensif dengan mendatangkan banyak pihak seperti Kepala BRG, Irjen Dakkum Kementerian LHK,  Forkompinda, Walhi, LSM, masyarakat dan  semua pihak.

“FGD ini untuk rembuk. Bukan cari siapa yang salah karena kalau begitu terus ini tidak akan selesai. Disini kita cari jalan keluar bagaimana agar kejadian ini tidak terulang. Kita ingin ini ada rumusan yang merekomendasikan soal sikap. Bupati harus bagaimana? gubernur harus bagaimana?  Dan apa saja yang harus kita lakukan untuk pencegahan,” paparnya.

Dampak Karhutla

Sebagai Kepala Daerah lanjut HD dirinya juga sangat khawatir dampak kabut asap ini akan mengurangi produktifitas. Hal itu mwnurut HD sangat dirasakannya dari reschedule jadwal sekolah sampai sekolan diliburkan karena ISPU terus berfluktuatif.

“Di Sumsel ini ada kabupaten kota dan ganbut itu ada sebanyak 1,4 juta hektare. Ini tentu butuh pemikiran dan kerja yang komperhensif,” jelasnya.

Sementara itu terkait kondisi asap Karhutla yang semakin meningkat di Sumsel, khususnya Palembang menurut Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Pusat Nazir Fuad memang sangat dipengaruhi kondisi kemarau yang memang lebih ekstrim dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia bahkan mengatakan, kondisi ini tidak hanya terjadi Indonesia tapi juga di Rusia, Brazil bahkan Amerika Serikat.

” Harus kita apresiasi sekali Gubernur Sumsel cepat membuat FGD ini, karena kebakaran hutan khususnya ganbut memang terus terjadi dan ini memang membuat prihatin. Ini tidak bisa kita tolerir dan harus diperbaiki. Tahun ini perlu diketahui memang kemarau yang terjadi sangat ekstrim dan parah sekali. Berdasarkan informasi kita tahun depan kemarau akan kembali normal. Itu artinya kita punya waktu satu tahun untuk memperbaiki ini agar saat kemarau berikutnya karhutla dapat diminimalisir,” jelas Fuad saat memberikan sambutannya.

Untuk mengurangi karhutbunla Nazir mengatakan tata kelola harus ekosistem gambut harus segera diperbaiki. Untuk memperbaikinya perlu kerjasama pemerintah provinsi dan kabupaten kota, dunia usaha,  TNI, Polri, LSM juga akademisi.

“Yang harus dikedepankan adalah pencegahan berupa pengelolaan ekosistem gambut. Tidak bisa satu kelurahan atau wilayah lahan gambut memikirkan dirinya sendiri. Karena air di ekosistem gambut terkoneksi dalam satu zona air. Nah ini sudah mulai kita petakan sampai skala terkecil untuk memperbaiki tata kelola ini,” jelasnya.

Nazir mengatakan untuk mengelola gambut ini agar tidak mudah terbakar adalah dengan menjaga air minimal 40 cm di bawah lahan.
Misalnya untuk tahun depan puncak kemarau diprediksi akan terjadi pada tanggal 30 September sehingga kelembapan gambut harus dijaga sejak mulai kemarau Juli-September.

” Agar aman saat puncak kemarau itu  kita harus agak membanjiri lahan gambut. Teknologi ini memungkinkan kita hitung. Ini yang kita dorong tahun 2020.  Dunia usaha tidak perlu khawatirkan ini karena sudah terbukti  dilakukan HTI di kaltim. Ini tidak mengganggu produktifitas dan  budidaya tanaman,” bebernya.

Selain Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Pusat Nazir Fuad hadir juga dalam kesempatan tersebut,  Dirjen Dakkum Kementerian LHK, dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan.[**]

Penulis : mad

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAHMI Sumsel Apresiasi Kerja Pemkab Muba Tangani Covid-19

    KAHMI Sumsel Apresiasi Kerja Pemkab Muba Tangani Covid-19

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    KESIGAPAN Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA dalam memutus rantai penularan dan menangani Covid-19 mendapatkan sorotan banyak pihak. Betapa tidak, keseriusan Bupati Muba Dodi Reza dalam memerangi serta memfasilitasi kebutuhan tenaga medis dalam penanganan Covid-19 dinilai sangat maksimal. Mulai dari penyediaan fasilitas ribuan rapid tes […]

  • 1.000 Personil Polda Sumsel Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolda

    1.000 Personil Polda Sumsel Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolda

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    SEBANYAK 1.000 personel Polda Sumsel mengikuti Upacara kenaikan pangkat Periode 1 Juli 2021 di Kolam Pakri Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M. Dalam kegiatan itu, juga dihadiri Wakapolda Birgjend Pol Rudi Setiawan, Sik, SH, MH, Plh Irwasda Kombes Bambang Irawan, Sik, serta PJU […]

  • Peringatan Hari Pahlawan, Kemensos Ikutsertakan Anak Anak Untuk Tingkatkan Semangat Juang

    Peringatan Hari Pahlawan, Kemensos Ikutsertakan Anak Anak Untuk Tingkatkan Semangat Juang

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 573
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Sosial akan melibatkan anak-anak dalam rangkaian kegiatan Hari Pahlawan 2021 di tingkat pusat. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan keikutsertaan anak-anak penting untuk menanamkan semangat juang yang diwariskan para pahlawan. “Kita ingin menggugah anak-anak bahwa kemerdekaan yang kita raih bukan pemberian tapi perjuangan para pahlawan. Agar mereka (anak-anak) tidak jadi lemah dan semangat untuk berjuang […]

  • Pemda Diharapkan Menjadi Agen Promosi Kesehatan Yang Baik Dalam Penanganan Pandemi, Itu Perlu Didukung Bersama

    Pemda Diharapkan Menjadi Agen Promosi Kesehatan Yang Baik Dalam Penanganan Pandemi, Itu Perlu Didukung Bersama

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    PEMERINTAH pada prinsipnya melarang aktivitas mudik selama periode Ramadhan-Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa keputusan terkait penanganan pandemi COVID-19 diambil berdasarkan berbagai macam pertimbangan. Untuk itu, dalam penerapan kebijakan ini pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat diminta mendukung demi masa depan yang lebih baik. Pemda dan […]

  • Lagi, KPK OTT Anggota DPR RI

    Lagi, KPK OTT Anggota DPR RI

    • calendar_month Sabtu, 5 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    “Total ada sembilan orang yang diamankan pada Jumat (4/5/2018) malam dari beberapa tempat di Jakarta,”

  • Pede, Kali ke-10 Pertahankan WTP, Begini Reaksi Bupati OKI 

    Pede, Kali ke-10 Pertahankan WTP, Begini Reaksi Bupati OKI 

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel mampu mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sumsel. Raihan tahun ini untuk ke sepuluh kalinya secara beruntun. Bupati OKI, H. Iskandar, SE merasa bersyukur karena Pemkab OKI bisa meraih opini WTP […]

expand_less
WordPress Archive Axolot – IT Startup & Technology Services WordPress Theme axsis – App Landing WordPress Theme Ayo – Responsive Elementor WooCommerce Theme Ayoo – Beauty Salon Services Elementor Template Kits Ayro – Tech Startup WordPress Theme Azir Finance Consulting Elementor Template Kit Azoom | Multi-Purpose Theme with Animation Builder Azumi – Elegant Blog Theme Azure – Blog WordPress Themes B2B Marketplace for WooCommerce | B2B Wholesale Plugin