Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Tabungan Nyai Minah & Rahasia Celengan Ember Cat

Tabungan Nyai Minah & Rahasia Celengan Ember Cat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 1.021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di Lorong Daun paling ujung, Palembang, hiduplah seorang nenek bernama Nyai Minah. Umurnya 79 tahun, badannya kecil, jalannya pelan, rambutnya udah putih semua kayak nasi yang kelamaan ditanak tapi gak dimakan, tapi mulutnya… masih bisa ngalahkan grup WhatsApp keluarga plus reuni SD digabung jadi satu.

Rumahnya rumah panggung kayu, tiangnya masih pakai stok jaman PON VII. Kuat sih, tapi kalau goyang dikit, lemari di atas bisa kirim salam ke lantai bawah. Anak-anaknya enam orang ada yang PNS, ada yang kerja swasta, ada juga yang kerja serabutan tapi gayanya di Instagram lebih CEO dari CEO.

Sejak suaminya meninggal, Nyai Minah hidup sendiri. Tapi bukan hidup sembarang hidup. Beliau punya rahasia terbesar dalam sejarah perperanakan lorong, sebuah ember cat bekas yang dijadikan celengan.

Disimpan di bawah dipan, warnanya udah pudar, tapi isinya bisa bikin Bank Indonesia manggil tim audit khusus.

Semua terbongkar waktu Lebaran. Anak-anak pulang kampung, ngumpul di ruang tamu, ngunyah kerupuk keras yang bisa jadi senjata ninja, tiba-tiba si anak nomor tiga nyeletuk “Mak, kalo emak tu meninggal, tanah yang ado di belakang itu bagi duo kan?”

Langsung ruangan hening, kayak WiFi mati pas Zoom meeting bos besar. Si bungsu nyeletuk ketus “Woi, lum mati bae awak ni, sudah berejo ngomongke warisan. Kurang ajar nian!”

Nyai Minah yang lagi ngupas petai sama jengkol sambil nonton sinetron, cuma nyeletuk santai “Warisan apolah yang kamuni rebutke. Rumah ni samo kebun ubi ni masih ngutang PBB-nyo! Kamu beduo tu begawe bae lah yang bener”

Tapi malamnya… anak sulung memergoki maknyo mengangkat ember cat dari kolong dipan. Lalu, memasukkan gepokan uang. Disusun rapi, dibungkus plastik, dikasih daun salam kayak mau dibikin pepes.

“Mamak nyimpen duet di situ yo?”

“Iyo… aman dari maling apo? Aman jugo dari anak-anak yang banyak nanyo!”

Selama ini, Nyai Minah jual peyek, ngumpulin kembalian belanja, dan diam-diam jadi ratu arisan fiktif. Katanya setor, padahal belum. Pernah juga cucunya nemu uang Rp5 ribu di dalam kaleng biskuit dan nanya

“Ini duet siapo, Mak?”

“Itu duet untuk beli ragi tempe tahun depan”

Perumpamaannya begini “Nyimpen duet tu kayak nyimpen dendam. Dak usah ditunjuk-tunjuk, biarlah disimpan bae. Kagek kalo penting, baru digunoke nian”

Tetangga nangis

Suatu hari, tetangga nangis karena kambingnya masuk halaman orang dan mau digulai bareng sate lebaran. Nyai Minah langsung beli kambing itu Rp3 juta kontan, tanpa cicilan, tanpa Shopee PayLater.

Anaknya bingung “Ngapo emak meli kambing? Katek kandangnyo!”

Jawab Nyai Minah “Meli bae dulu. Untuk peliharaan. Apalagi dak tega. Kalian tu begawe lah, jangan banyak tanyo!”

Akhirnya anak-anaknya tahu Nyai Minah punya tabungan Rp178 juta di ember cat. Belum termasuk kalung imitasi dan cincin berlian palsu yang kalau kena matahari, bisa bikin tetangga silau.

Anak sulung heran “Emak dak pernah ngeluh. Tapi duetnyo segunung!”

Kata Nyai Minah sambil ngunyah emping “Karno wong yang banyak ngeluh tu biasanyo kosong isinyo. Wong yang diem bae, biasanyo penuh entah dompet, entah dada”

Saat ditanya kenapa gak ditaruh di bank, jawabannya bikin pegawai bank resign.

“Bank biso rusak, internet biso putus. Tapi ember cat? Aman. Kalo rusak, beli lagi di toko bangunan, bonus sendok semen”

Di akhir cerita, Nyai Minah ngelus kepala cucunya sambil berkata :

“Cung… hidup ni kayak masak sayur. Kalau banyak bumbu tapi dak ado api, yo idak mateng. Banyak duit tu dak pacak meli hati. Tapi hati yang ikhlas, biso jadi celengan paling kuat nahan cobaan hidup.”

“Jangan banyak ribut nak… ribut tu kayak gorengan sisa kemarin, kering di luar, kosong di dalam”

“Orang yang diem bae, kadang nyimpen banyak duet, sabar, atau perasaan. Kadang yang cerewet tu cuma nyimpen screenshot”

Lalu beliau tutup obrolan dengan kalimat sakti “Ember cat tu celengan. Tapi hidup ni, kalo disyukuri, jugo celengan. Tinggal kau isi bae pake sabar, kerja, samo niat”.[***]

 The and…

Catatan Redaksi : Fiksi ini menunjukkan bahwa yang diam belum tentu kosong. Kadang yang pendiam itu punya harta, cerita, bahkan rencana. Setiap lembar hidup Nyai Minah mengajarkan bahwa keikhlasan tak butuh panggung cukup ember cat dan keyakinan.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alex Ajak Gerakan Pramuka Wujudkan Pembangunan Bumi Perkemahan Gandus

    Alex Ajak Gerakan Pramuka Wujudkan Pembangunan Bumi Perkemahan Gandus

    • calendar_month Jumat, 27 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yang juga Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Sumsel resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka se-Sumatera Selatan tahun 2018 di Griya Agung Palembang, Jum’at (27/4/2018). Rakerda dihadiri langsung Kapinsakanas Widya Budaya Bakti yang juga Dirjen Paud dan Dikmas, Kemendikbud RI, Harris Iskandar. Moment Rakerda ini sekaligus ajang sosialisasi […]

  • Serius Siapkan Zona Pesisir, Sumsel Siapkan Perda

    Serius Siapkan Zona Pesisir, Sumsel Siapkan Perda

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.477
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan [Sumsel] serius menyiapkan zona pesisir, kesiapan tersebut dengan menelurkan Peraturan Daerah [Perda] sebagai payung hukum. Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi menyebutkan zona pesisir dan pulau kecil yang ada di Sumsel ini sudah ada taman nasional dan sudah banyak kegiatan di pulau tersebut. “Pemprov  sangat komitmen untuk mewujudkan zona pesisir ini. […]

  • Pertumbuhan Pendapatan HDBank jadi 16 &20 % pada Tahun Keuangan 2023-2024

    Pertumbuhan Pendapatan HDBank jadi 16 &20 % pada Tahun Keuangan 2023-2024

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.923
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, HO CHI MINH CITY, VIETNAM – Dengan prospek industri perbankan yang suram, sebagian besar perusahaan sekuritas mengharapkan pertumbuhan laba yang konservatif untuk bank pada tahun 2023.     Perusahaan sekuritas VNDirect mengatakan Bank Negara Vietnam telah menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 200 basis poin dan kenaikan suku bunga ini pasti akan memberi tekanan […]

  • IPC Palembang Periksa Kapal Asing & Dalam Negeri di Ambang Luar

    IPC Palembang Periksa Kapal Asing & Dalam Negeri di Ambang Luar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang/IPC Palembang melakukan kunjungan ke Stasiun Tanjung Buyut – Banyu Asin (+- 100km dari Kota Palembang) untuk melihat kesiapan fasilitas pandu dan fasilitas yang disediakan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Palembang, Kamis [23/4/2020]. Kunjungan tersebut juga  untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kapal–kapal asing atau dalam negeri di ambang […]

  • Iskandar Semangati Guru di OKI agar Cakap di Dunia Digital

    Iskandar Semangati Guru di OKI agar Cakap di Dunia Digital

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

      APKASI berkomitmen mengawal dan mendukung para tenaga pendidikan untuk mampu menguasai teknologi informasi digital. Hal ini yang disampaikan Bupati Ogan Komering Ilir, H.Iskandar, SE selaku Koordinator APKASI Regional Sumatera  saat memberikan Welcoming Speech di Webinar Pendidikan yang bertajuk “Mewujudkan Guru Cakap Bermdeia Digital, Cakap Numerasi dan Berkarakter dalam Menghadapi Tantangan Global” secara virtual, Selasa, […]

  • BNNP Sumsel Gagalkan Pengiriman Paket Sabu Dan Ekstasi Dalam Jumlah Besar

    BNNP Sumsel Gagalkan Pengiriman Paket Sabu Dan Ekstasi Dalam Jumlah Besar

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.399
    • 0Komentar

    BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel) gagalkan pengiriman paket sabu dari Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Ke Kota Palembang, Aceh dan Pali. Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol John Turman Panjaitan mengatakan, terungkapnya pengiriman barang jaringan internasional ini semuanya berkat informasi yang didapatkan dari masyarakat. “Nekat informasi masyarakat kita mampu menggagalkan dua […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Slack Addon Gravity Forms Slack Integration Gravity Forms Square Add-On Gravity Forms Stripe Addon Gravity Forms Styles Pro Add-on Gravity Forms Trello Addon Gravity Forms Twilio Addon Gravity Forms User Registration Addon Gravity Forms Webhooks Add-On Gravity Forms (Word) Documents