Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Pertama di Dunia, SiAbuh Pecahkan Rekor MURI

Pertama di Dunia, SiAbuh Pecahkan Rekor MURI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
  • visibility 1.153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang – Aplikasi subuh [SiAbuh] Palembang Darussalam ini  memang pantas masuk  Museum Rekor Dunia Indonesia [MURI], lantaran aplikasi baru pertama ada di Dunia. SiAbuh merupakan aplikai absensi Subuh berjamaah yang digagas Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang pada tahun lalu.

Apresiasi yang diberikan MURI tersebut, karena Si Abuh masuk rekor kategori aplikasi absensi subuh pertama di dunia untuk Aparatur Sipil Negara [ASN].

Sertifikat rekor MURI diserahkan langsung kepada Walikota Palembang H Harnojoyo dan Sekretaris Daerah Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi, bersamaan dengan Launching aplikasi Si Abuh di Masjid Agung Palembang, Rabu [1/5/2019].

Perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Andre Purwantono mengaku, pihaknya mengapresiasi terobosan baru aplikasi absensi sholat Subuh pertama untuk ASN dan masyarakat.  Dengan adanya absensi ini diharapkan semakin memotivasi seluruh umat untuk giat melaksanakan sholat subuh.

 

 

Menanggapi keberhasilan Kota Palembang meraih rekor MURI, Walikota Palembang H Harnojoyo berharap, pelaksanaan subuh berjemaah dapat ramai layaknya pelaksanaan sholat Idul Fitri. Dia menjelaskan gerakan Subuh berjemaah telah dilaksanakan pemkot Palembang sejak lebih dari 4 tahun lalu.

“Tidak ada lagi yang mengatakan ini program pencitraan. Saat ini bagaimana upaya kita bersama untuk menjadikan program ini sebagai tonggak dalam menggerakan perekonomian umat,” ujarnya.

Untuk aplikasi Si Abuh sendiri setidaknya telah diunduh lebih dari 42 ribu warga Palembang.

Menurut Walikota, jumlah tersebut merupakan capaian yang luar biasa. Dirinya berharap, subuh berjemaah yang sudah tertuang dalam Peraturan Walikota Palembang dapat memberikan efek positif yang meluas di masyarakat.

“Namun jangan sampai kita Sholat Subuh dikarenakan adanya Perwali. Hendaknya melaksanakan sholat subuh berdasarkan niat untuk sama-sama melaksanakan kewajiban serta bersama-sama menjadi motor penggerak kemajuan umat,” ujarnya.

Dia menjelaskan berdasarkan survei sebanyak 97 % masyarakat Kota Palembang suka terhadap program Subuh berjemaah yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palembang. Oleh karena itu dirinya menegaskan agar para pegawai selaku penggerak Subuh berjemaah agar lebih baik dalam pelaksanaan kewajiban umat Islam tersebut.

“Melalui aplikasi ini kita berharap 10% saja dari perputaran uang di Palembang didapatkan umat, maka Insha Allah konsep pembangunan ekonomi umat akan dapat diraih. Dan bila masih ada pejabat di Palembang khususnya eselon II yang main-main terhadap gerakan subuh berjemaah ini, tunggu tanggal mainnya,” tegas Harnojoyo.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Palembang DR H Riza Pahlevi MA menjelaskan, gerakan subuh berjemaah bertujuan memperkuat perekonomian umat. Untuk mencapai tujuan  tersebut dibangunlah sebuah sistem salah satunya melalui aplikasi Si Abuh.

Melalui konten yang dimiliki aplikasi ini, dirinya yakin upaya menguatkan perekonomian umat akan dapat terwujud. “Kita mulai dari pagi ini, semoga kita bersama bisa mewujudkan dan menggerakan ekonomi umat,” ujarnya.[**]

 

Penulis : As

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidak Banjir Badang di Lahat, Pemprov. Sumsel Salurkan Beras 3,5 Ton

    Sidak Banjir Badang di Lahat, Pemprov. Sumsel Salurkan Beras 3,5 Ton

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    BENCANA banjir bandang yang menimpa sejumlah pemukiman warga  di Kabupaten Lahat yang berujung pada kerusakan sejumlah  rumah dan mengakibatkan putusnya  jembatan Mulak Ulu penghubung  Kabupaten  Lahat  dengan Ruas  Lintas Tengah Kabupaten Muara Enim, Minggu (29/12/2019) pagi lalu menyisakan keprihatinan warga setempat yang terdampak. Oleh sebab itu, Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Forkopimda, yakni Pangdam II/Sriwijaya […]

  • Tidak Sesuai Standar Mutu, Polda Bengkulu Amankan 3 Tersangka Pengedar Bibit Kelapa Sawit Ilegal

    Tidak Sesuai Standar Mutu, Polda Bengkulu Amankan 3 Tersangka Pengedar Bibit Kelapa Sawit Ilegal

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 716
    • 0Komentar

    DITRESKRIMSUS Polda Bengkulu mengamankan tiga orang tersangka, yakni Muhammd Syah, Hamdani Hasibuan dan Melda Sriwileva atas dugaan tindak pidana berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2019 Tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan dan UU Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Ketiga pelaku mengedarkan benih kelapa sawit yang diduga tidak sesuai dengan standar mutu, tidak bersertifikat dan […]

  • Asa Sekda untuk Pengurus KORPRI OKI 

    Asa Sekda untuk Pengurus KORPRI OKI 

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.043
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Sebanyak 15 Orang Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) periode 2023-2028 yang diketuai oleh Ir. Asmar Wijaya, M.Si resmi dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Nora Elisya, S.H., M.M. Sebagai wadah berhimpun bagi para ASN, Kepengurusan KORPRI OKI yang baru saja dilantik ini diharapkan mampu menjawab […]

  • Pol PP Diminta Plototin Aktivitas Pertambangan Pasir

    Pol PP Diminta Plototin Aktivitas Pertambangan Pasir

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 754
    • 0Komentar

    SATUAN Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) baik Kabupaten maupun Kota di Sumatera Selatan (Sumsel) diminta untuk mengawasi aktifitas pertambangan. Sebab, dampak dari pertambangan tersebut kerap kali menimbulkan rusaknya alam sehingga menyebabkan bencana bagi masyarakat. “Kita tidak boleh mendiamkan, tapi mengawasi jalannya tambang itu sendiri. Kita salah jika mendiamkan orang menambang dengan dampak merusak lingkungan,” […]

  • Jembatan Musi VI Tahap I Rampung Desember

    Jembatan Musi VI Tahap I Rampung Desember

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.091
    • 0Komentar

    Progres pembangunan Jembatan Musi VI tahap I saat ini diklaim sudah mencapai di atas 85% dan akan segera rampung Desember 2017. Hal itu dikatakan Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel, Ir. H. Ucok Hidayat saat menggelar konfrensi pers bersama awak media di Kantor Dinas PU BM Provinsi Sumsel, Jum’at (22/9).

  • Untuk Dukung Kesiapan PTM Terbatas, Vaksinasi untuk Pelajar Dipercepat

    Untuk Dukung Kesiapan PTM Terbatas, Vaksinasi untuk Pelajar Dipercepat

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) terbatas penting untuk dilaksanakan. Berdasarkan Kajian Kemendikbud Ristek, situasi pembelajaran daring saat ini memberikan dampak risiko Learning Loss yang pemulihannya bisa memakan waktu hingga 9 tahun. Hal ini terjadi karena peserta didik tidak memperoleh pembelajaran yang optimal yang berakibat pada kemunduran akademis dan non akademis. PTM Terbatas dinilai dapat menekan risiko […]

expand_less
WordPress Archive Ultimate Member Private Content Addon Ultimate Member Private Messages Addon Ultimate Member Profile Completeness Addon Ultimate Member Realtime Notifications Addon Ultimate Member Social Activity Addon Ultimate Member Social Login Addon Ultimate Member Terms & Conditions Addon Ultimate Member Unsplash Addon Ultimate Member User Bookmarks Addon Ultimate Member User Photos Addon