Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Matoa di Tangan Ulama, Surban ke Serapan Karbon

Matoa di Tangan Ulama, Surban ke Serapan Karbon

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 1.471
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Biasanya Hari Bumi dirayakan dengan seminar yang panjangnya kayak antrean sembako, ujung-ujungnya minta sertifikat dan snack kotak isi lemper. Tapi tahun ini, Kementerian Agama datang seperti hujan di musim kemarau membawa angin segar. Mereka tak cuma bersabda, tapi juga bersikap menanam sejuta pohon matoa! Bukan sekadar tanam bibit, tapi seperti menanam harapan di tanah yang mulai lelah. Ini bukan lagi soal daun dan batang, tapi tentang akar yang menghujam sampai ke nurani.

Di tengah cuaca Depok yang kadang tak bisa dipercaya sebentar panas, sebentar hujan deras macam perasaan mantan berkumpullah para tokoh agama, pejabat negara, dubes-dubes Arab, sampai wakil dari TNI dan Polri. Mereka nggak mau sekadar cuap-cuap, tapi langsung turun tangan, atau minimal turun foto, demi bumi yang katanya makin gerah karena ulah manusia.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, memimpin langsung acara ini. Dengan penuh semangat, beliau bilang, “Kalau kiamat hampir datang dan kita masih pegang bibit, ya tanamlah!” Wah, ini semangat petani akhir zaman. Bahkan kalau langit udah mau runtuh, tangan tetap pegang cangkul, bukan HP buat selfie terakhir.

Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok, jadi pusat aksi ini. Katanya kampus ini punya lahan 140 hektar. Buset, itu kalau dibuat kebun matoa semua, bisa jadi sumbangan oksigen buat se-ASEAN. Dan Menko PMK, Pak Pratikno, langsung bilang bahwa ini bukan cuma soal hablun minallah dan hablun minan-nas, tapi juga hablum minal alam. Alias hubungan harmonis kita dengan alam, bukan cuma dengan mantan.

“Saya tanam pohon, saya wakafkan oksigen,” kata beliau. Ini kalimat sakti. Harusnya dicetak di kaos, dibagikan di CFD. Lebih inspiratif dari “no pain no gain”.

Lucunya, gerakan ini juga jadi arena diplomasi hijau. Duta Besar UEA dan Kuwait datang langsung. Mungkin mereka penasaran, kok bisa Kementerian Agama tiba-tiba hijrah ke arah lingkungan hidup? Biasanya urusan agama itu seputar khutbah, halal-haram, dan nikah siri. Tapi kini, Kemenag tampil keren dengan strategi ekoteologi. Namanya aja udah keren, apalagi isinya.

Dalam ekoteologi ini, semua agama dianggap punya ajaran cinta bumi. Islam punya khilafah lingkungan, Hindu punya Tri Hita Karana, Katolik punya Laudato Si’. Jadi bukan cuma tempat ibadah yang dijaga, tapi juga pohon dan burung-burung yang jadi koridornya.

Dan kenapa matoa? Ini yang menarik. Bukan karena matoa enak dibikin rujak, tapi karena dia kuat, cepat tumbuh, dan bisa hidup dari Sabang sampai Merauke. Cocok banget buat bangsa yang sering ribut tapi diam seribu bahasa waktu disuruh tanam pohon. Matoa juga punya nilai ekonomis, jadi siapa tahu nanti bisa jadi mata pencaharian baru, selain jualan stiker religi di TikTok.

Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin, bilang hari itu langsung ditanam 170 ribu pohon di 32 provinsi. Hebat! Ini baru namanya gerakan nasional, bukan nasionalis pas lagi pemilu doang.

Temanya juga keren “Energi Kita, Planet Kita”. Ya, memang, bumi ini bukan milik gen z aja, atau milik bapak-bapak yang tiap pagi siram tanaman sambil nyetel dangdut. Ini planet kita bersama. Jadi kalau ada yang buang sampah sembarangan atau tebang hutan seenaknya, harusnya kita patungan beli cermin buat mereka biar bisa ngaca.

Dan ingat, dari gerakan ini, satu pesan paling penting adalah menanam pohon itu ibadah. Sama pahalanya kayak sedekah, bahkan bisa beranak pinak oksigen yang disedekahkan terus tiap detik. Bayangkan, kamu tanam satu pohon hari ini, dua puluh tahun lagi ada yang pacaran di bawahnya. Tuh romantis banget, kalah sinetron.

Jadi mulai sekarang, jangan cuma bilang “jaga hati”, jaga hutan juga. Jangan cuma bilang “tanamkan keimanan”, tanamkan juga pohon matoa karena bumi ini makin tua, dan kita semua penumpang yang harus tahu diri. Kalau Kemenag aja udah turun tangan, masa kamu masih nunggu pohon matoa tumbuh sendiri dari pot kaktus?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Subuh Tadi, Dua Warga Kertapati Tewas Dalam Kebakaran Rumah

    Subuh Tadi, Dua Warga Kertapati Tewas Dalam Kebakaran Rumah

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 927
    • 0Komentar

    DUA penghuni rumah yakni Hari Handoko (27) dan Puji Arianti (30) tidak terselamatkan tewas dalam kebakaran rumah semi permanen di Jalan Ki Merogan, lorong Wijaya 7, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang menelan korban jiwa, Rabu (15/1) sekitar pukul 03.00 WIB. Dari Informasi yang didapatkan kedua korban merupakan penyandang autis. Kapolsek Kertapati, AKP Polin Eterna […]

  • Harhubnas di BKB

    Harhubnas di BKB

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.446
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2022 di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Sabtu (17/9) pagi menjadi sejarah tersendiri bagi masyarakat Palembang, Sumsel. Pasalnya ini merupakan kali pertama puncak peringatan Harhubnas di gelar di Palembang, Sumsel dan di luar ibukota negara. Menhub RI Budi Karya Sumadi saat menjadi Inspektur Upacara(Irup)  mengatakan, puncak peringatan […]

  • Pantau Aspirasi Masyarakat di Instagram Hingga Distribusikan Sembako

    Pantau Aspirasi Masyarakat di Instagram Hingga Distribusikan Sembako

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.562
    • 0Komentar

    MESKIPUN disibukkan dengan aktivitas pendistribusian sembako bantuan kemanusiaan Covid-19 yang saat ini masih berlangsung, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda tetap konsisten menerima aspirasi masyarakat melalui media sosialnya. Sudah beberapa hari kegiatan sosial yang bersifat pribadi dari dirinya dijalankan guna membantu masyarakat kecil. Dalam kegiatannya di dua tempat berbeda kecamatan Ilir Barat II lorong darma bakti […]

  • Dua Orang Ini Nekat Curi Kabel Listrik Jakabaring Sport City

    Dua Orang Ini Nekat Curi Kabel Listrik Jakabaring Sport City

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.201
    • 0Komentar

    AKSI pencurian yang dilakukan Toni Andre Setiawan (40) warga Tegal Binangun bersama rekannya Mona Karwana (24) warga Jalan Robani Kadir terbilang nekat lantaran berani mencuri kabel listrik tegangan tinggi. Namun aksinya tak begitu lama setelah tak berkutik saat tertangkap tangan mencuri kabel listrik di area Jakabaring Sport City Palembang oleh petugas keamanan Jakabaring Sport City […]

  • timnas-u-19

    Horee..Garuda Nusantara Tembus Semifinal AFF U-19

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    Setelah menjinakan Brunei Darusallam dengan kemenangan telak 8-0, akhirnya Garuda Nusantara bisa tembus partai semifinal di ajang AFF U-19.

  • Innalillahi Wainailaihi Rojiun, Korban Meninggal Gempa dan Stunami Palu Jadi 1.900 Jiwa

    Innalillahi Wainailaihi Rojiun, Korban Meninggal Gempa dan Stunami Palu Jadi 1.900 Jiwa

    • calendar_month Senin, 8 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Oleh : Antara SUMSELTERKINI.CO.ID, Jumlah korban yang meninggal dunia dalam musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, hingga Minggu pukul 17.00 Wita tercatat mencapai 1.944 orang. Kepala Penerangan Komando Tugas Gabungan Terpadu Sulawesi Tengah Kolonel Inf. Muh Thohir menjelaskan bahwa 815 jenazah korban bencana dikubur secara massal di Poboya, 35 jenazah dikubur […]

expand_less
WordPress Archive Astrum – Responsive Multi-Purpose HTML Template Asya – Modern Architecture Elementor Template Kit Atap – Roofing Service & Construction Elementor Template Kit Atelier – Creative Multi-Purpose eCommerce Theme Atena – College and University template Athens - Law Agency WordPress Theme Athetics – Gym Fitness WordPress Theme (Mobile Layout Ready) Athlete Fitness | Gym and Sport WordPress Theme Athlete – Fluid Responsive Magento Theme Athletex – WooCommerce Sport Equipment Theme