Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » TAWA TAPI TAHU :“Kisah Pisau, Tajam di Tangan, Bijak di Kehidupan”

TAWA TAPI TAHU :“Kisah Pisau, Tajam di Tangan, Bijak di Kehidupan”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 1.341
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AKU ini pisau, iya…, benda besi yang sering nongkrong di dapur, di warung sate, bahkan di tas abang-abang tukang buah. Jangan salah, meski aku kelihatan dingin, aku punya perasaan juga. Kadang aku dipakai tiap hari, kadang juga dilupain di laci sampai berkarat. Rasanya kayak mantan yang ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.

Orang suka bilang, “pisau itu tajam di awal, tumpul di akhir.” Nah, itu sebenarnya perumpamaan buat hidup manusia juga. Awal-awal pacaran manis banget, SMS tiap lima menit. Begitu udah nikah, jangankan SMS, minta tolong buang sampah aja jawabnya “ntar.” Aku jadi saksi sejarah betapa pisau itu bukan sekadar alat, tapi juga filosofi kehidupan.

Fungsiku jelas memotong. Tapi jangan kira aku cuma bisa motong sayur. Aku bisa motong daging, buah, sampai tali rapia yang suka bikin kesal kalau lagi buru-buru. Bahkan aku sering dipakai motong perasaan juga, contohnya pas emak-emak lagi masak, tiba-tiba matanya berair gara-gara bawang. Orang bilang, “ah bawang bikin nangis.” Padahal aku juga ikut andil, akulah eksekutor yang bikin bawang itu kepotong dan akhirnya air mata pun jatuh.

Aku ini kayak wasit di lapangan bola, tegas, lurus, dan gak bisa kompromi. Kalau aku bilang potong, ya potong. Gak ada istilah “besok aja.” Fungsi utamaku adalah melancarkan hidup manusia biar gak harus gigitin singkong mentah kayak orang zaman purba. Bayangin aja kalau dunia tanpa aku, kalian pasti rebutan gigi siapa yang lebih kuat buat motong ayam goreng.

Manfaatku jangan diremehkan. Aku bagaikan teman setia yang selalu hadir dalam suka duka dapur. Lagi ulang tahun? Aku yang motong kue tart. Lagi hajatan? Aku yang motong daging buat rendang. Lagi camping? Aku yang motong kayu kecil buat bikin api unggun. Kalau aku gak ada, jangan harap bisa gaya-gayaan motong semangka sambil senyum ke gebetan.

Manfaatku bukan cuma di dapur, tapi juga di hidup. Aku mengajarkan bahwa sesuatu yang tajam itu gak selalu jahat. Tajam itu perlu, biar hidup gak hambar. Pikiran yang tajam bisa bikin orang sukses, mulut yang tajam kadang bikin orang sakit hati, tapi kalau tajamnya pas, bisa jadi kritik yang membangun. Jadi, aku ini kayak pedang bermata dua bisa menolong, bisa juga melukai. Semua tergantung siapa yang megang.

Orang tua dulu suka bilang, “hidup itu kayak pisau, kalau diasah terus makin tajam, kalau dibiarkan bakal berkarat.” Itu benar. Aku kalau rajin diasah, bisa jadi andalan ibu-ibu masak sop. Tapi kalau dibiarkan di pojokan dapur, lama-lama aku karatan kayak panci tua. Sama kayak otak manusia: kalau gak diasah dengan belajar, nanti tumpul, loyo, dan gampang dibodohi.

Ada juga pepatah kocak “Pisau tumpul masih bisa motong hati yang rapuh.” Eh, itu mungkin kata- kata anak galau. Tapi bener juga, meski aku udah tumpul, aku masih bisa bikin orang tersentuh.

Aku ini kayak jodoh, kalau diperlakukan baik, aku bisa jadi teman setia. Kalau asal-asalan, ya aku bisa bikin celaka. Banyak cerita di dapur, orang lagi motong sayur sambil ngobrol, eh jarinya malah ikut kepotong. Itulah akibatnya kalau gak fokus.

Misalnya aku lagi dipakai di dapur, emak-emak biasanya megang aku sambil ngomel, “duh harga cabai naik lagi.” Aku jadi saksi sekaligus korban. Aku dipakai motong cabai, tapi sekaligus aku juga dengerin curhatan emak. Kadang aku mikir, aku ini kayak psikolog dapur tiap hari dengerin keluh kesah manusia, tapi gak pernah dikasih honor.

Aku juga sering dipakai bapak-bapak di kebun buat motong pisang. Kalau lagi panen, aku jadi pahlawan. Tapi kalau salah sasaran, aku bisa nyangkut di pelepah pisang dan dibiarin di situ berhari-hari. Rasanya kayak anak kos yang ditinggal pulang kampung sama temen sekamarnya. Sepi, dingin, dan berdebu.

Dari semua kisahku, ada satu pesan penting: jadilah manusia kayak pisau. Tajam dalam berpikir, berguna buat orang lain, tapi jangan sampai melukai sesama. Karena apa artinya tajam kalau cuma buat nyakitin?

Pisau itu sederhana, tapi fungsinya luar biasa. Sama kayak manusia, yang sederhana bisa jadi sangat berguna kalau ditempatkan pada waktu dan tempat yang tepat. Aku ini kecil, ringan, tapi bisa jadi kunci kelancaran acara besar kayak pesta nikahan. Coba jika resepsi tanpa aku, pasti susah motong tumpeng.

Hidup juga kayak aku, kalau diasah terus, kita makin tajam. Kalau dirawat baik, kita bisa panjang umur. Kalau dipakai sembarangan, kita bisa nyakitin diri sendiri dan orang lain. Jadi, hati-hati.

Aku pisau, benda sederhana yang sering diremehkan. Tapi tanpa aku, hidup kalian bakal ribet. Aku bisa jadi sahabat setia di dapur, di kebun, di pesta, bahkan di filosofi kehidupan. Ingatlah pepatah “Pisau tajam tak berarti apa-apa kalau tidak digunakan dengan bijak”.

Jadi, kalau kamu manusia, belajarlah dari aku. Asahlah otakmu, gunakan waktumu, dan jangan asal nyakitin orang, karena sebaik-baiknya pisau adalah yang bermanfaat, bukan yang bikin luka.

Kalau ada yang bilang hidup itu pahit, ingat!, aku bisa bantu motongin gula aren biar manis. Kalau ada yang bilang cinta itu ribet, ingatlah aku bisa motong bawang, tapi urusan air mata tetap kamu yang tanggung.

Sekian dari aku, pisau yang setia. Jangan lupakan aku di laci, karena tanpa aku, makanmu gak bakal nikmat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dongkrak Minat Baca Pelajar Sumsel dengan Gowes Literasi 2019

    Dongkrak Minat Baca Pelajar Sumsel dengan Gowes Literasi 2019

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    “Jadi ini adalah acara Gowes Literasi yang dalam untuk menyemarakkan hari Aksara Internasional tujuan acaranya adalah meningkatkan minat literasi pelajar SMA di Sumatera Selatan dan Meningkatkan kreatiftas pelajar dalam karya tulisan”

  • Tiga Pembangunan Prioritas di Indonesia Yang  Dapat Dikerjasamakan Dengan PEA

    Tiga Pembangunan Prioritas di Indonesia Yang Dapat Dikerjasamakan Dengan PEA

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 632
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tiga sektor pembangunan di Indonesia yang bisa dijadikan prioritas kerja sama antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Indonesia – PEA Investment Forum yang berlangsung di Dubai, Kamis (04/11/2021). “Yang pertama, pembangunan ibu kota baru Indonesia. Untuk membangun ibu kota baru setidaknya dibutuhkan dana […]

  • Pemkab Muba Fasilitasi antara PT Inti Agro Dengan Masyarakat desa Danau Cala dan Bailangu 

    Pemkab Muba Fasilitasi antara PT Inti Agro Dengan Masyarakat desa Danau Cala dan Bailangu 

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.010
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pemkab Musi Banyuasin memfasilitasi rapat mediasi antara PT Inti Agro Makmur (IAM) dengan masyarakat terkait tuntutan forum komunitas danau cala Kecamatan Lais dan tuntutan MasyarakatDesa Bailangu dan Bailangu Timur Kecamatan Sekayu terhadap Koperasi Mutiara serta Permasalahan Plasma Seluas 1.700 Ha di lokasi PT IAM, Selasa (05/09/2023). Rapat ini dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan […]

  • “Sinkronisasi Cepat, Palembang Mau Ngapain Sih? Jadi Kece!”

    “Sinkronisasi Cepat, Palembang Mau Ngapain Sih? Jadi Kece!”

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 367
    • 0Komentar

    PALEMBANG lagi panasin mesin, tapi bukan mesin mobil, melainkan mesin pembangunan. Pak Gubernurnya Herman Deru (HD) ketemu Walikota Ratu Dewa di Rumah Kayu Taman Kenten. Mereka membawa gerbongnya dan duduk bareng sembari ngopi-ngopi dan ngeteh, ngobrolannya santai, namun jangan salah, obrolan santai itu bikin otak dua pemimpin ini berputar kayak blender. Hasilnya juga bukan jus […]

  • DWP Gelar Khitan Massal Gratis, Syaratnya Hanya Ikuti Prokes

    DWP Gelar Khitan Massal Gratis, Syaratnya Hanya Ikuti Prokes

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 885
    • 0Komentar

    DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar sunatan (khitan) massal sebagai bagian dari implementasi program organisasi DWP. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dan Puskesmas Balai Agung kegiatan dipusatkan di Gedung Dharmawanita Sekayu dan diikuti 30 anak perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Muba, Selasa (22/6/2021). Menurut Ketua DWP Kabupaten Muba, […]

  • Indikator Makro Ekonomi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

    Indikator Makro Ekonomi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Meski menghadapi ketidakpastian global, dengan kerja keras dan kebijakan yang konsisten, indikator makro ekonomi tetap terjaga dan terus menunjukkan peningkatan ke arah yang lebih baik. Pencapaian ini adalah bukti komitmen kuat pemerintah pada pembangunan Indonesia yang menyeluruh dan adil. makro ekonomi dikelola dengan baik dan hati-hati. “Pertumbuhan ekonomi stabil pada kisaran 5 […]

expand_less
WordPress Archive Fashion Spirit – WooCommerce Elementor Template Kit Fashion Store – Hanbags, Shoer RTL Responsive WooCommerce WordPress Theme Fashionable – Fashion Shop Elementor Template Kit Fashionly – Fashion Blog Theme Fashiro WP – Multipurpose Elementor WooCommerce Theme Fashly – Fashion & Clothing Designer Elementor Template Kit Fast & Custom Grid – WordPress Plugin Fast Food WordPress Theme Fast Media Gallery For Elementor – WordPress Plugin Fast Portfolio & Grid for Elementor WordPress Plugin