Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » “Sinkronisasi Cepat, Palembang Mau Ngapain Sih? Jadi Kece!”

“Sinkronisasi Cepat, Palembang Mau Ngapain Sih? Jadi Kece!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 365
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG lagi panasin mesin, tapi bukan mesin mobil, melainkan mesin pembangunan. Pak Gubernurnya Herman Deru (HD) ketemu Walikota Ratu Dewa di Rumah Kayu Taman Kenten.

Mereka membawa gerbongnya dan duduk bareng sembari ngopi-ngopi dan ngeteh, ngobrolannya santai, namun jangan salah, obrolan santai itu bikin otak dua pemimpin ini berputar kayak blender.

Hasilnya juga bukan jus jeruk, melainkan 18 rencana strategis buat bikin kota lebih kece dan tertata, katanya!

Ratu Dewa datang bawa “jurus rahasia” Sekolah Rakyat di Karya Jaya, pelebaran Jalan Prameswara, gedung parkir di Pulau Mas, pedestrian di Kolonel Atmo… semuanya pakai tanda tangan lampu hijau dari HD.

Bahkan seadainya semua jalan, trotoar, dan sekolah, maka warga bisa jalan santai, anak sekolah nggak terjebak macet, dan parkir nggak berebut kayak rebutan lemper di pasar pagi.

Yang bikin seru, Pak HD nggak cuma angguk-angguk kayak patung, beliau bilang, “Kalau cuma wacana, nggak ada gunanya. Tapi kalau cepat dan tepat, baru kelihatan hasilnya.” Ini intinya kolaborasi itu kuncinya.

Pemprov punya kekuatan, Pemkot punya tenaga eksekusi. Kalau nggak nyambung, proyek jalan lingkar bisa nyasar ke kubangan banjir, trotoar cantik jadi lintasan motor liar.

Di balik seriusnya rencana, ada sisi lucu yang bikin senyum sebab dua pejabat tinggi serius ngobrol sambil coba mikir seandanya Palembang tanpa macet, trotoar yang nggak dimasukin motor, pedagang kaki lima dan parkir yang nggak rebutan.

Kayaknya gampang, tapi kalau nggak sinkron? Bisa jadi adegan komedi, jalan baru, tapi banjir masih ngeroyok sepatu warga, trotoar baru, tapi motor tetep gaspol.

Pelajaran pentingnya jelas, pembangunan itu maraton, bukan sprint. Harus ada sinkronisasi, komunikasi, dan sedikit humor supaya semua pihak nggak stres. Kalau Pemprov dan Pemkot bisa nyambung, warga merasakan manfaat nyata, kota lebih aman, nyaman, dan ramah.

Tantangan

Meski demikian tantangan juga tetap ada, sinkronisasi itu gampang diomongkan, tapi praktiknya butuh disiplin. Ngopi bareng sambil serius itu salah satu cara biar masalah berat terasa lebih ringan.

Dengan cara itu, ide 18 poin strategis nggak cuma jadi wacana di atas kertas, tapi bakal terealisasi. Oleh sebab itu, perlu juga merefleksi diri bukan saja pemerintahnya tapi warganya juga, apakah kita siap  menyambut kota baru? jalan lebar, trotoar cantik, sekolah rakyat, parkir tertata…

Kedengarannya memang sederhana, tapi kalau dijalankan dengan konsisten, kota bakal terasa lebih hidup. Jadi mendengar, sinkronkan, eksekusi baru terlihat hasilnya.

Jadi, kalau nanti kalian jalan kaki santai sambil foto-foto di Kolonel Atmo, atau parkir tanpa rebutan di Pulau Mas, inget deh itu semua bukan sulap, tapi buah dari kolaborasi cepat dan tanggap.

Dan kalau suatu hari Palembang jadi kota modern yang tertata rapi, kita bisa bilang, “Ternyata ngopi bareng pejabat itu juga bisa bikin kota kece.”

Sinkronisasi cepat Pemprov-Pemkot Palembang harapannya bukan cuma jargon,  namun jadi kunci supaya janji pembangunan berubah jadi aksi nyata.

Oleh sebab itu, jika dua mesin besar ini jalan bareng, Palembang nggak cuma makin cantik, tapi warganya juga makin sejahtera. Dan pelajaran moralnya jelas, kolaborasi itu bikin semua lebih ringan, cepat, dan tepat sasaran. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penambahan 17 Kasus Positif, 5 Sembuh dan 2 Meninggal Dunia di Muba Kemarin

    Penambahan 17 Kasus Positif, 5 Sembuh dan 2 Meninggal Dunia di Muba Kemarin

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.104
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (13/10/2020) mengkonfirmasi penambahan 17 kasus terkonfirmasi positif, 5 kasus sembuh, dan 2 meninggal dunia. “Ya, per-13 Oktober 2020 ini ada penambahan 17 kasus terkonfirmasi positif,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan 17 kasus positif yakni diantaranya kasus 315 […]

  • Pelepasliaran Tukik

    Pelepasliaran Tukik

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 718
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Wilayah Kerja (Wilker) Banyuwangi, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) turut serta dalam pelepasliaran tukik hasil penetasan menggunakan alat intan box sebagai salah satu upaya konservasi. Kepala BPSPL Denpasar Permana Yudiarso mengatakan pelepasliaran tukik dilakukan di Pulau Santen, Desa Karangrejo, […]

  • Istana Dorong Pembenahan Sistem Anti Suap Sektor Swasta

    Istana Dorong Pembenahan Sistem Anti Suap Sektor Swasta

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,OSAKA – Presiden menginstruksikan adanya suatu mekanisme bagi pelaku usaha untuk mengadopsi sistem anti suap yang berstandar internasional. “Sesuai Inpres 10 Tahun 2016,  pencegahan suap harus muncul dari kedua belah sektor. Sektor publik maupun sektor swasta,” kata Yanuar Nugroho di Osaka, Jepang, Minggu (28/10/2018). Yanuar Nugroho, Deputi II, Kantor Staf Presiden menegaskan pentingnya pembenahan sistem […]

  • Dapat Seperangkat Alat Sholat, 40 Warga Binaan Lapas Sekayu Ikut Penyuluhan Hukum Pemkab Muba Bersama Forkopimda

    Dapat Seperangkat Alat Sholat, 40 Warga Binaan Lapas Sekayu Ikut Penyuluhan Hukum Pemkab Muba Bersama Forkopimda

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin mengadakan Penyuluhan Hukum Terpadu bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Sekayu, Rabu (15/09/2021). Kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu ini dilaksanakan 2 angkatan, masing-masing berjumlah 20 orang dan dilaksanakan dua hari 15-16 September 2021. Warga binaan masing-masing mendapatkan baju koko, sarung, kopiah, […]

  • RSUD Sekayu Kembali Bakal Operasi 2 Pasien Jantung di Sumsel

    RSUD Sekayu Kembali Bakal Operasi 2 Pasien Jantung di Sumsel

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    SETELAH berhasil melaksanakan operasi jantung terbuka pada September lalu kepada dua pasien penderita jantung bocor dan dibiayai gratis oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, kini RSUD Sekayu akan kembali melaksanakan operasi jantung terbuka kepada dua pasien di Provinsi Sumatera Selatan yakni dari Muba dan Lubuklinggau. RSUD Sekayu yang telah meraih […]

  • Imbauan Tak Mudik Lebaran Perlu Libatkan Juga Tokoh Agama &Tokoh Masyarakat

    Imbauan Tak Mudik Lebaran Perlu Libatkan Juga Tokoh Agama &Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

    JELANG  Hari Raya Idul Fitri 1442 H pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berkomitmen menciptakan stabilitas keamanan dan kenyamanan di setiap daerah. Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muba H Yudi Herzandi SH MH ikuti video coverence. Dialog lintas sektoral secara virtual juga […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Stripe Addon Gravity Forms Styles Pro Add-on Gravity Forms Trello Addon Gravity Forms Twilio Addon Gravity Forms User Registration Addon Gravity Forms Webhooks Add-On Gravity Forms (Word) Documents Gravity Forms WordPress Plugin Gravity Forms Zapier Addon Gravity Forms Zoho CRM Addon