Jumat, 4 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » “Sinkronisasi Cepat, Palembang Mau Ngapain Sih? Jadi Kece!”

“Sinkronisasi Cepat, Palembang Mau Ngapain Sih? Jadi Kece!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 347
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG lagi panasin mesin, tapi bukan mesin mobil, melainkan mesin pembangunan. Pak Gubernurnya Herman Deru (HD) ketemu Walikota Ratu Dewa di Rumah Kayu Taman Kenten.

Mereka membawa gerbongnya dan duduk bareng sembari ngopi-ngopi dan ngeteh, ngobrolannya santai, namun jangan salah, obrolan santai itu bikin otak dua pemimpin ini berputar kayak blender.

Hasilnya juga bukan jus jeruk, melainkan 18 rencana strategis buat bikin kota lebih kece dan tertata, katanya!

Ratu Dewa datang bawa “jurus rahasia” Sekolah Rakyat di Karya Jaya, pelebaran Jalan Prameswara, gedung parkir di Pulau Mas, pedestrian di Kolonel Atmo… semuanya pakai tanda tangan lampu hijau dari HD.

Bahkan seadainya semua jalan, trotoar, dan sekolah, maka warga bisa jalan santai, anak sekolah nggak terjebak macet, dan parkir nggak berebut kayak rebutan lemper di pasar pagi.

Yang bikin seru, Pak HD nggak cuma angguk-angguk kayak patung, beliau bilang, “Kalau cuma wacana, nggak ada gunanya. Tapi kalau cepat dan tepat, baru kelihatan hasilnya.” Ini intinya kolaborasi itu kuncinya.

Pemprov punya kekuatan, Pemkot punya tenaga eksekusi. Kalau nggak nyambung, proyek jalan lingkar bisa nyasar ke kubangan banjir, trotoar cantik jadi lintasan motor liar.

Di balik seriusnya rencana, ada sisi lucu yang bikin senyum sebab dua pejabat tinggi serius ngobrol sambil coba mikir seandanya Palembang tanpa macet, trotoar yang nggak dimasukin motor, pedagang kaki lima dan parkir yang nggak rebutan.

Kayaknya gampang, tapi kalau nggak sinkron? Bisa jadi adegan komedi, jalan baru, tapi banjir masih ngeroyok sepatu warga, trotoar baru, tapi motor tetep gaspol.

Pelajaran pentingnya jelas, pembangunan itu maraton, bukan sprint. Harus ada sinkronisasi, komunikasi, dan sedikit humor supaya semua pihak nggak stres. Kalau Pemprov dan Pemkot bisa nyambung, warga merasakan manfaat nyata, kota lebih aman, nyaman, dan ramah.

Tantangan

Meski demikian tantangan juga tetap ada, sinkronisasi itu gampang diomongkan, tapi praktiknya butuh disiplin. Ngopi bareng sambil serius itu salah satu cara biar masalah berat terasa lebih ringan.

Dengan cara itu, ide 18 poin strategis nggak cuma jadi wacana di atas kertas, tapi bakal terealisasi. Oleh sebab itu, perlu juga merefleksi diri bukan saja pemerintahnya tapi warganya juga, apakah kita siap  menyambut kota baru? jalan lebar, trotoar cantik, sekolah rakyat, parkir tertata…

Kedengarannya memang sederhana, tapi kalau dijalankan dengan konsisten, kota bakal terasa lebih hidup. Jadi mendengar, sinkronkan, eksekusi baru terlihat hasilnya.

Jadi, kalau nanti kalian jalan kaki santai sambil foto-foto di Kolonel Atmo, atau parkir tanpa rebutan di Pulau Mas, inget deh itu semua bukan sulap, tapi buah dari kolaborasi cepat dan tanggap.

Dan kalau suatu hari Palembang jadi kota modern yang tertata rapi, kita bisa bilang, “Ternyata ngopi bareng pejabat itu juga bisa bikin kota kece.”

Sinkronisasi cepat Pemprov-Pemkot Palembang harapannya bukan cuma jargon,  namun jadi kunci supaya janji pembangunan berubah jadi aksi nyata.

Oleh sebab itu, jika dua mesin besar ini jalan bareng, Palembang nggak cuma makin cantik, tapi warganya juga makin sejahtera. Dan pelajaran moralnya jelas, kolaborasi itu bikin semua lebih ringan, cepat, dan tepat sasaran. (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Covid, Polda Sumsel Serahkan 5 Ton Beras Untuk Warga Tangga Takat Palembang

    Dampak Covid, Polda Sumsel Serahkan 5 Ton Beras Untuk Warga Tangga Takat Palembang

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    IRWASDA Polda Sumsel, Kombes Pol. Drs.Ulung Samporna Jaya, S.IK, M.H., menyerahkan bantuan beras kepada warga masyarakat tangga takat terdampak covid 19 sebanyak 5 ton yang diserahkan melalui DPP Gencar Kota Palembang. Bertempat di halaman kantor Forum Komunikasi RT. RW, Kelurahan Tangga Takat Jalan Ahmad Yani Komplek Patra Sriwijaya Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang. […]

  • Program Perumahan Petugas Kebersihan di Prabumulih Jadi Percontohan

    Program Perumahan Petugas Kebersihan di Prabumulih Jadi Percontohan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.027
    • 0Komentar

    PROGRAM Pengembangan Perumahan untuk Petugas Kebersihan di Prabumulih Jadi Percontohan. Demikian diharapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru disela Ground Breaking Pembangunan Perumahan Komunitas Pertugas Kebersihan Kota Prabumulih. Ia menyambut baik Pembangunan Perumahan Komunitas Pertugas Kebersihan Kota Prabumulih yang diinisiasi Walikota Prabumulih H. Ridho Yahya. Ia berkomitmen untuk mendorong hal tersebut agar dapat lebih berkembang dan […]

  • Duh..! Pasutri Diamankan Polisi Bawa Sabu

    Duh..! Pasutri Diamankan Polisi Bawa Sabu

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.646
    • 0Komentar

    “Penangkapan ke dua bandar ini sendiri dari hasil penyelidikan setelah sebelumnya polisi memperoleh informasi masyarakat bahwa di desa setempat peredaran narkoba jenis sabu semakin marak terjadi,”

  • “Muba Mendunia, Dari Sawah, Ikan Patin, ke Panggung ASEAN”

    “Muba Mendunia, Dari Sawah, Ikan Patin, ke Panggung ASEAN”

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 777
    • 0Komentar

    SIAPA bilang kabupaten kecil cuma bisa jadi latar foto Instagram? Sekayu, Muba, membuktikan kalau daerah yang dulu lebih terkenal karena sawahnya seluas lapangan sepak bola plus Sungai Musi penuh patin, bisa nongol di Forum Internasional. Bahkan bukan sekadar nongol, tapi duduk manis di ASEAN Governors and Mayors Forum (AGMF) 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, sambil […]

  • Cegah Judi Online, Meutya Hafid,minta operator telekomunikasi seluler perketat pengawasan transaksi pulsa

    Cegah Judi Online, Meutya Hafid,minta operator telekomunikasi seluler perketat pengawasan transaksi pulsa

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.986
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, meminta operator telekomunikasi seluler memperketat pengawasan transaksi pulsa dan mendukung pembatasan transfer pulsa guna mencegah penyalahgunaan dalam aktivitas judi online. Menurutnya hal itu ditujukan agar Pemerintah dapat menerapkan langkah preemtif untuk memberantas judi online di Indonesia. “Kami menemukan praktik konversi pulsa menjadi uang yang dimanfaatkan untuk judi online. […]

  • Pemuda Bisa Tekan Stunting di Palembang?

    Pemuda Bisa Tekan Stunting di Palembang?

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PEMUDA Palembang kini tak lagi sekadar jadi penonton di pinggir lapangan pelayanan publik. Pemerintah Kota mendorong mereka turun langsung ke jantung persoalan kesehatan masyarakat stunting. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sinergi Karang Taruna dan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), langkah konkret itu mulai dirajut, di Ruang Parameswara, kemarin. Fokusnya bukan sekadar seremoni. Bimtek ini menggeser […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Forms Stripe Addon Gravity Forms Styles Pro Add-on Gravity Forms Trello Addon Gravity Forms Twilio Addon Gravity Forms User Registration Addon Gravity Forms Webhooks Add-On Gravity Forms (Word) Documents Gravity Forms WordPress Plugin Gravity Forms Zapier Addon Gravity Forms Zoho CRM Addon