Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Kincir Angin Tambak, Hemat Energi

Kincir Angin Tambak, Hemat Energi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
  • visibility 7.389
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BUDIDAYA udang menjadi salah satu primadona di kalangan pelaku usaha perikanan saat ini. Melihat pesatnya perkembangan usaha budidaya udang, berbagai teknologi pun terus dikembangkan. Salah satunya adalah inovasi kincir air tambak yang dikembangkan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Jawa Timur. Satuan pendidikan ini berada di bawah Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kincir air merupakan salah satu sarana budidaya perikanan yang memiliki peran sangat penting dalam menciptakan kondisi agar terjadi keseimbangan ekosistem perairan tambak. Kincir air berperan dalam menyuplai oksigen perairan tambak dan membantu dalam proses pemupukan dan pencampuran karakteristik air tambak lapisan atas dan bawah. Pengoperasian kincir air juga membantu dalam membersihkan kotoran-kotoran yang ada di dasar tambak sehingga menstabilkan kualitas air.

Pentingnya penggunaan kincir air dalam budidaya ikan dan udang, terutama yang dilakukan secara intensif ternyata membawa permasalahan tersendiri. Kincir air yang ada dipasaran harganya relatif mahal dan biaya operasional dan perawatannya besar.

Melihat kondisi ini Politeknik KP Sidoarjo membuat inovasi teknologi kincir air hemat energi dari bahan lokal yang ada di sekitar, sehingga apabila ada kerusakan maka perawatannya ringan dan suku cadangnya mudah didapat. Melalui berbagai uji coba di perairan tambak ikan dan udang, Politeknik ini mengembangkan mesin kincir air hemat energi bertenaga listrik yang ramah lingkungan tanpa ada gas buang dan tidak menimbulkan kebisingan.

Kepala BRSDM Sjarief Widjaja mengatakan, inovasi yang dikembangkan pihaknya mendukung tiga program terobosan KKP pada Tahun 2021-2024. Pertama, peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sumber daya alam perikanan tangkap untuk peningkatan kesejahteraan nelayan. Kedua, pengembangan perikanan budidaya untuk peningkatan ekspor. Ketiga, pembangunan kampung-kampung perikanan berbasis kearifan lokal. Inovasi kincir tambak Politeknik KP SIdoarjo khususnya mendukung poin kedua dan ketiga.

Menurut Direktur Politeknik KP Sidoarjo Muhammad Hery Riyadi Alauddin, kincir tersebut berbahan baku lokal, yang memiliki tingkat komponen dalam negeri di atas 50%. Kontruksi kincir air ini memiliki penggerak motor listrik dengan komsumsi daya 0,5 HP 1 phase, dimana gear dan rantai sebagai transmisi daya  yang mereduksi putaran mesin dari 1400 RPM menjadi 110 RPM. Putaran mesin hasil reduksi diteruskan poros utama berbahan baku pipa galvalum dengan ukuran 3/4 dim dan pillow block sebagai bantalan poros sehingga poros dapat berputar sempurna. Hasil putaran poros kemudian diteruskan oleh roda penggerak dari velg sepeda mini sebagai penopang daun kincir. Sebagai penopang seluruh komponen kincir ini dipasang rangka utama yang terbuat dari pipa galvalum yang dibentuk sesuai desain sehingga seluruh komponen ditopang. Kincir digunakan di kolam tambak selama 1 siklus (kurang lebih 3 bulan). Untuk membuat kincir air terapung maka dipasang pipa PVC dengan ukuran 6 dim sepanjang 2 meter sejumlah 2 buah untuk menopang beban kincir air sehingga dapat terapung seimbang di atas air. Untuk menghindari percikan air tambak dan air hujan maka dipasang penutup mesin dengan menggunakan plat gavalum sehingga air tidak dapat masuk ke dalam mesin penggerak.

Pembuatan maupun perakitan kincir mulai dari komponen rangka sampai dengan daun kincir dikerjakan oleh dosen dan taruna Program Studi Mekanisasi Perikanan Politeknik tersebut.  Melalui hasil riset kolaborasi yang dilakukan mulai dari tahun 2015 sampai dengan sekarang, kincir ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan yang lain, dimana dissolved oxygen (DO) yang dihasilkan tinggi, cakupan area maupun tinggi semburan maksimal, biaya operasional lebih murah, sparepart mudah didapatkan, perawatan mudah dikerjakan dan  tentu saja dengan harga lebih kompetitif. Dengan adanya kincir ini diharapkan akan menekan biaya operasional budidaya udang, sehingga pendapatan menjadi lebih meningkat dan kesejahteraan petambak terwujud.

Upaya pengembangan terus dilakukan dengan menggandeng pihak lain. Pada 3 Maret 2021, Politeknik KP Sidoarjo menandatangani kerja sama berupa nota kesepahaman dengan PT. Barata Indonesia (Persero) pada Pameran Nasional Bangga Buatan Indonesia di The Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rencananya kincir air tersebut akan digunakan untuk mendukung program perikanan budidaya secara nasional, terutama budidaya udang.

Selain itu, menurut Hery Riyadi, kincir air tambak hemat energi ini telah didaftarkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui Sentra Hak Kekayaan Intelektual KKP  untuk mendapatkan paten. Kincir ini juga sedang diproses untuk mendapatkan Sertifikasi Standar Nasional Indonesia dari Badan Sertifikasi Nasional.[***]

 

ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Pandemi Covid-19, Biddokes Polda Imbau Masyarakat Vaksinasi dan Terapkan Prokes

    Antisipasi Pandemi Covid-19, Biddokes Polda Imbau Masyarakat Vaksinasi dan Terapkan Prokes

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    BIDDOKKES Polda Banten sampai saat ini masih membuka gerai vaksin presisi di Poliklinik Bhayangkara dan di RS Bhayangkara Biddokes Polda Banten. Kabid Dokes Polda Banten, Kombes Pol. dr. Agung Widodo mengatakan bahwa gerai tersebut tetap dibuka untuk masyarakat umum. “Saya mengajak masyarakat yang belum mendapatkan layanan vaksinasi agar datang ke Klinik Biddokkes Polda Banten, imi […]

  • Keluarga Sehat Tanggap & Tangguh Bencana

    Keluarga Sehat Tanggap & Tangguh Bencana

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 758
    • 0Komentar

    Keluarga Sehat Tanggap & Tangguh Bencana WAKIL Ketua I Tim Penggerak PKK Musi Banyuasin Susy Imelda Beni menjadi narasumber pada webinar edisi ke-4 TP-PKK mendukung program nasional penurunan stunting dan peningkatan sanitasi lingkungan, Rabu (20/4/2022). Pada kesempatan ini Susy Imelda Beni menyampaikan, Kabupaten Musi Banyuasin di Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin menjadi salah satu […]

  • Olimpiade, MAN IC Gorontalo raih Platinum Prize The 16th International

    Olimpiade, MAN IC Gorontalo raih Platinum Prize The 16th International

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 692
    • 0Komentar

    MADRASAH Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Gorontalo kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Siswa madrasah ini berhasil meraih Platinum Prize yang merupakan penghargaan tertinggi pada Olimpiade Standar Internasional ke-16 (The 16th International Standards Olympiad) yang dipusatkan di Korea. Tim bernama N. Everrest dari MAN IC Gorontalo terdiri atas siswa Fayza Amalia Putri Kusumawardani, […]

  • Simak Langsung Arahan Menkeu dan Mendagri Terkait Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru

    Simak Langsung Arahan Menkeu dan Mendagri Terkait Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumsel Mawardi Yahya, menggelar Rapat melalui video conference bersama Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dan Kementerian kesehatan RI serta seluruh kepala daerah dari 34 Provinsi. Bertempat di Ruang Command Center (29/5) Jum’at Siang, Video conference yang […]

  • Jaga Kawasan Konservasi, KKP Beri Pendampingan Tradisi Kasih Makan Laut di Banda, Ini Juga Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    Jaga Kawasan Konservasi, KKP Beri Pendampingan Tradisi Kasih Makan Laut di Banda, Ini Juga Dongkrak Kunjungan Wisatawan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.697
    • 0Komentar

    MASYARAKAT adat Namasawar di wilayah Taman Wisata Perairan (TWP) Laut Banda belum lama ini menjalankan tradisi Kasih Makan Laut sebagai wujud kegiatan menjaga lingkungan. Tradisi ini merupakan tradisi turun temurun yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Hendra Yusran Siry menjelaskan TWP Laut Banda adalah salah satu Kawasan Konservasi […]

  • Kian Agresif, Kapal PIS Ekspor 150 Ribu Barel Minyak RI ke Thailand

    Kian Agresif, Kapal PIS Ekspor 150 Ribu Barel Minyak RI ke Thailand

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    KAPAL PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali mencetak prestasi dengan terus ekspansi bisnis di pasar internasional. Tepat pada 15 Februari 2022, kapal MT Petromax sukses mengekspor 150 ribu barel minyak dari Blok Pangkah, Indonesia, ke Thailand. Kapal MT Petromax merupakan salah satu kapal yang dioperasikan PIS. Kapal berbobot 34.000 DWT telah menyelesaikan pengiriman ekspor minyak […]

expand_less
WordPress Archive Burgos – Street Food WordPress Theme Burgry – Burger & Fast Food Restaurant Elementor Template Kit Burido – Minimal Multipurpose WordPress Theme Burst – Creative Design Agency WordPress Theme Burto – Saas & Digital Agency Elementor Template Kit Buruh – Laser Cutting & Engineering Company Elementor Template Kit Buruhan | A Portfolio Theme for Freelancers and Agencies Bus Ticket Booking with Seat Reservation for WooCommerce Busia – Creative Agency Theme Busico – Multipurpose Business & Technology WordPress Theme