Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Hari Kopi Nasional, Digelar Festival Kopi Ber-SNI di Riau

Hari Kopi Nasional, Digelar Festival Kopi Ber-SNI di Riau

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2020
  • visibility 896
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Standarisasi Nasional (BSN) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) dan UKM Hub menyelenggarakan Festival Kopi ber SNI di Riau bertema “Riau Melek Kopi Ber SNI,” di UKM Hub, Pekanbaru, Rabu (11/2/2020).

Pimpinan Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN Pekanbaru Daya Aruna mengatakan kegiatan yang digelar sebagai rangkaian dari peringatan Hari Kopi Nasional yang jatuh setiap tanggal 11 Maret ini diselenggarakan serentak di lima wilayah Kantor Layanan Teknis BSN yaitu di Pekanbaru, Palembang, Bandung, Surabaya, dan Makassar, serta di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta.

“Pelaksanaan Festival Kopi di Pekanbaru ini, kami juga bekerja sama dengan pihak UKM Hub yaitu sebuah komunitas yang concern terhadap kemajuan usaha kecil menengah (UKM) di Provinsi Riau,” kata Daya.

Acara ini menghadirkan pembicara Unit Pelaksana Teknis (UPT) Industri Pangan, Olahan dan Kemasan Dinas Perindustrian Provinsi Riau yang menyampaikan program kerjanya dalam membina UKM khususnya terhadap kemasan produk.

Selain itu ada dua UKM binaan Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN Pekanbaru yaitu UKM Shanaya (Bakso Ikan ber-SNI) dan UKM Tunggu Tubang Semende (UKM Kopi ber SNI) yang menyampaikan mengenai pengalamannya dalam menerapkan SNI.

 

Menjadi gaya hidup

Menurut Daya, kopi saat ini bukan hanya sebagai komoditas industri saja tapi juga merupakan sebuah gaya hidup masyarakat modern saat ini. Kopi yang merupakan hasil perkebunan Indonesia ini memang sedang digemari masyarakat dari berbagai usia dan kalangan.

Berdasarkan International Coffee Organization, Indonesia menempati peringkat keempat terbesar di dunia dari segi hasil produksi sebanyak 12 juta karung kopi, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia.

Saat ini BSN telah menerbitkan enam jenis Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk kopi. Ke-6 SNI tersebut meliputi SNI 01-3542-2004 Kopi bubuk; SNI 2907:2008 Biji Kopi; SNI 7708:2011 Kopi gula krimer dalam kemasan; SNI 2983:2014 Kopi Instan; SNI 4314:2018 Minuman kopi dalam kemasan; serta SNI 8773:2019 Kopi Premiks. SNI kopi tersebut harus disosialisasikan kepada publik sebagai acuan dan jaminan keamanan masyarakat penikmat kopi. Dari enam SNI tersebut satu diantaranya merupakan SNI wajib yakni SNI 2983:2014 Kopi Instan.

“Selain sebagai negara yang memproduksi kopi terbesar keempat di dunia menurut data Badan Pusat Statisti (BPS) menunjukkan bahwa nilai ekspor kopi Indonesia pada 2018 adalah 806,8 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 11,5 triliun,” ujar Daya.

International Coffee Organization juga mengatakan Indonesia adalah negara pengekspor terbesar kelima di dunia. Melihat besarnya potensi industri kopi di nusantara ini maka tentunya pemerintah harus konsen menciptakan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan industri kopi di Indonesia. Tentunya petani dan pelaku usaha pun harus mulai sadar akan pentingnya standardisasi dalam tiap aspek produksi kopi.

Sampai dengan saat ini, BSN telah membina 707 UMKM. Dari 707 UMKM tersebut, UMKM Kopi yang dibina oleh BSN mencapai 20 UMKM yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

“Juga ada 4 UMKM yang telah mendapatkan sertifikasi SNI Kopi Bubuk. Empat UMKM tersebut adalah Kopi tunggu tubang Palembang, PD Kapuas Pratama, CV Bintang Harapan, dan PD Sahang Mas (Kopi Benua),” ujarnya. (***)

Penulis : rilis

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pede-nya Gub Sumsel Sebut SDA Sumsel Bisa Perkecil Ketimpangan dengan Jawa

    Pede-nya Gub Sumsel Sebut SDA Sumsel Bisa Perkecil Ketimpangan dengan Jawa

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 878
    • 0Komentar

    POTENSI Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah di kawasan Sumatera khususnya Sumsel diyakini  dapat modal untuk memperkecil ketimpangan antara pulau Sumatera dan Jawa. Pernyataan tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru SH,MM saat membuka acara Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto – Indikator Sosial Ekonomi (Konreg PDRB-ISE) se Sumatera 2019, di Hotel The Zuri Transmart. . ” […]

  • Rupiah Tertekan, Pelaku Usaha Proferti di Sumsel Berharap Perekonomian Tetap Stabil

    Rupiah Tertekan, Pelaku Usaha Proferti di Sumsel Berharap Perekonomian Tetap Stabil

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.844
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Nilai tukar uang Garuda terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus tertekan, pada penutupan di perdagangan valas, jumat akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tembus Rp14.500 per dollar. Hal tersebut mendapat tanggapan dari beberapa pelaku usaha Proferti di Sumsel. Menurut, Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Sumsel, Syamsu Rusman […]

  • Tidak Gunakan Rambu, Galian Aspal Di Jalan Arisan Buntal Makan Korban

    Tidak Gunakan Rambu, Galian Aspal Di Jalan Arisan Buntal Makan Korban

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.555
    • 0Komentar

    PERBAIKAN jalan poros dalam Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), memakan korban. Hal itu disebabkan, lantaran galian aspal rusak yang belum selesai dikerjakan, apalagi di beberapa titik perbaikan tersebut tidak terdapat tanda atau rambu. Salah satu korban bernama Rendi, yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan desa arisan buntal Kecamatan Kayuagung, sekitar Pukul 20.00 WIB, […]

  • Asa Para Medis Saat Dikunjungi Bupati OKI, Ini Katanya

    Asa Para Medis Saat Dikunjungi Bupati OKI, Ini Katanya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 790
    • 0Komentar

    COVID-19 memang tak bisa dianggap enteng, pasalnya siapa bukan dan kapan pun bisa saja terinfeksi, tak pandang itu sekalipun pejabat. Oleh sebab itu penanganan COVID-19 harus lebih estra lagi sehingga setidaknya dapat memutus mata rantai. “Pengalaman hampir dua bulan ini, banyak yang dapat diambil untuk berbuat ke depan. Untuk itu, para tenaga medis tidak terlalu […]

  • Kurban Jadi Mesin Penggerak UMKM, Apa Betul ?, Simak Yuk!

    Kurban Jadi Mesin Penggerak UMKM, Apa Betul ?, Simak Yuk!

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ekonomi kreatif dan UMKM itu ditaruh di arena pacuan kuda, mereka bukan cuma kuda tunggangan biasa. Mereka itu seperti kuda Simental seberat satu ton, yang kalau digeber bareng-bareng, bisa menggetarkan ekonomi Palembang sampai ke akar rumput!. Begitulah kira-kira gambaran ketika Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, menerima sapi simental raksasa dari Gerakan […]

  • Yuk..! Rame-rame Komit  Berantas Korupsi Terintegrasi

    Yuk..! Rame-rame Komit  Berantas Korupsi Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 4 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Disaksikan Kapolda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumsel dan Pimpinan KPK.

expand_less
WordPress Archive Bristol – Security & Guarding Services WordPress Theme Brito – IT Services & Cyber Security Solutions Elementor WordPress Theme Brixey – Responsive Architecture WordPress Theme Brixton - A Responsive WordPress Blog Theme Brixton Blog – A Responsive WordPress Blog Theme Brünn – Creative Agency WordPress Theme Broadcasting Extension for Flow-Flow Social Stream Brodie – Personal Portfolio WordPress Theme Brodus – Personal Blog WordPress Theme Broly – Creative Multi-Concept WordPress Theme