Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Alhamdullilah, siang terasa panas menyengat, ternyata sorenya hujan bikin mata jadi ngantuk..

Alhamdullilah, siang terasa panas menyengat, ternyata sorenya hujan bikin mata jadi ngantuk..

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
  • visibility 4.299
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hujan turun di sore hari Mengalun lembut, merdu berpadu Tetes-tetes jatuh di dedaunan Menari dengan irama yang syahdu

Dingin sejuk menyelimuti langit Menghiasi cakrawala yang mendung Dalam senja yang perlahan tiba Hujan menyapa dengan suara lembut

Embun di rerumputan bergemericik Menghiasi daun-daun dengan gemerlap Sore ini dunia terasa damai Hujan mengajak hati berlarian riang

Rintik hujan yang berirama lembut Menghapus keringat dan penat hari Mengundang rasa syukur dalam jiwa Akan keajaiban alam yang kembali hadir

Di sore yang basah ini ku memandang Begitu indahnya derai hujan yang turun Izinkan aku merasakan kesejukanmu Dan bersyukur atas karunia-Mu, Tuhan

Hujan turun di sore hari yang indah Menyapa bumi dengan kasih yang tulus Mengisi hati dengan ketenangan Mengiringi langkah dalam perjalanan hidup yang berjalan

 

Sumselterkini.co.id – Puisi di atas, dan kalimat Alhamdullilah, sebagai rasa syukur, Ku panjatkan kepada Allah SWT. Maklum sejak rabu pagi cuaca terasa sangat panas menyengat. Tiga kipas angin di rumah ku yang mungil sederhana di Blok C-1  Perum Pesona Jalan Azhari RT 50, Kalidoni, Palembang hampir 10 jam -ku nyalakan. Sebagai penyejuk badan dan ruangan di rumah. Tapi sore menjelang asar tiba, mendung pun terlihat dan suasana kampung-ku terlihat redup, sekali panas kembali ketika awan mendung tak menutupi lagi matahari.

Eh..ternyata mendungnya menutup seluruh langit di perumahan-ku lagi, tak lama kemudian turun hujan rintik-rintik sedikit membasahi jalan dan dedaunan rumput-rumput. Kemudian tak beberapa lama,  hujan rintik-rintik turun dan berangsur -angsur deras, membuat anak-anak yang tengah duduk di bangku tongkrongan di samping rumah-ku bubar, berlari pulang ke rumahnya masing-masing.

Suara motor pun terdengar kencang menandakan motor dipacu dengan kencang oleh pemiliknya, agar tak basah kuyup tiba di rumah. Maklum Perum ku memang terletak agak jauh dari kepadatan dan suara bising kendaraan, bahkan terbilang masih masuk dalam kategori marjinal.

Diva kecil berumur lima tahun terlihat berlari kegirangan menikmati air hujan, dengan menggunakan kaos dan celana dalamnya ia terlihat berlari -lari di bawah air hujan yang turun. Balita itu mungkin salah satu menyukai hujan. Hujan memang memberikan suasana yang tenang dan damai, setiap kali hujan turun, Diva merasa seolah-olah alam sedang berbisik kepadanya dengan lembut.

Derasnya hujan mengguyur, suara gemuruh petir dari kejauhan pun tak ia hiraukan. Yang penting mandi dan mandi air hujan.   Aku pun hanya bisa menatapnya sembari duduk di kursi dekat jendela dan merenungi menatap hujan yang membasahi jalan, rumput serta dedaunan pohon. Tak lama kemudian hari semakin gelap. Meski belum puas Diva-pun pulang ke rumah yang berada di Blok ku, suaranya tak terdengar lagi.

Ku berbicara sendiri dalam hati sembari menatap hujan turun. Dalam keheningan yang tercipta, desiran hujan di atap rumah membuatnya semakin rileks. Dalam hatiku berbicara, merasa betapa nikmatnya sentuhan air hujan yang jatuh di daun-daun pohon, serta aroma segar yang dipancarkan oleh tanah basah. Suara gemericik hujan juga memberikan irama yang lembut di telingaku.

Air hujan yang turun membuat -ku merasa damai dan nyaman, dan secara perlahan tetes-tetes air hujan yang jatuh di jendela mulai menghipnotis. Mata ku juga  terasa semakin berat, membuat terasa ingin tidur, tetapi hatiku berbisik tanggung, karena sebentar lagi sholat magrib.  Aku sempat membayangkan, jika aku tertidur mungkin terasa damai apalagi diiringi suara gemercik suara hujan yang menenangkan.

Hujan mempunyai kekuatan magis untuk menenangkan pikiran dan mengantarkan kita ke dalam mimpi yang indah. Bagi -ku bunyi hujan yang lembut dan tetesan air yang jatuh seperti sebuah selimut nyaman yang memeluk kita dan membuat mata kita terasa semakin berat.

Saat jarum jam menunjuk angka 19.30 lebih, hujan pun berlahan-lahan berhenti, hanya sekali -sekali tetesan air hujan berbunyi dari atap rumah-ku. Namun hujan di malam seringkali membawa suasana yang sepi dan sunyi.

Bunyi hujan yang berdentum-dentum di atap atau jendela bisa menciptakan suasana yang tenang dan menenangkan. Beberapa orang bahkan merasa hujan malam membuat mereka merasa terhubung dengan alam dan memberikan kesempatan untuk merenung atau beristirahat.

Di malam yang sepi dan sunyi saat hujan, mungkin bisa menikmati momen untuk  melakukan beberapa kegiatan.

Aku-pun selesai sholat dan membuka lembaran  Al-Quran, mungkin tetanggaku juga sama hal  dengan ku melakukan itu, selain itu, ada juga mungkin membaca buku sambil minum secangkir teh hangat atau kopi, becanda dengan keluarga, bermain telepon pintar atau, bahkan menonton film favorit. Mungkin ada juga mengekspresikan kreativitas.

Momen keheningan dan ketenangan yang ditawarkan oleh hujan malam, kadang-kadang memberikan refleksi dan ketenangan yang sangat berharga dalam kehidupan yang sibuk dan berisik.

Bagi sebagian orang, bunyi hujan dan suasana yang tenang dapat memberikan efek menenangkan dan membuat mata merasa ngantuk. Beberapa alasan mengapa hujan dapat membuat mata ngantuk, menurutku  antara lain: Suara hujan yang berirama dapat memberikan efek yang menenangkan dan merangsang respons relaksasi pada tubuh. Ini dapat membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan, serta mempersiapkan tubuh untuk tidur. Hujan seringkali membuat suhu udara menjadi lebih dingin, maksudnya suhu yang sejuk dapat membuat tubuh merasa lebih nyaman dan mengundang rasa kantuk.

Suasana yang gelap saat hujan, langit cenderung menjadi lebih gelap dan mendung, serta cahaya yang redup dan suasana yang tenang dapat memicu produksi hormon melatonin dalam tubuh, yang bertanggung jawab untuk mengatur siklus tidur.

Selamat nikmati momen hujan…[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kebocoran Data, Polri Panggil Dirut BPJS

    Dugaan Kebocoran Data, Polri Panggil Dirut BPJS

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berencana memeriksa Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. berkaitan kasus dugaan kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia yang diperjualbelikan di forum online. Pemeriksaan berlangsung pada hari ini. “(Dirut BPJS Kesehatan) Rencana hari ini diklarifikasi,” terang Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., […]

  • Asa warga NU untuk Pj Bupati Muba

    Asa warga NU untuk Pj Bupati Muba

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    RIBUAN Santri, Kiyai hingga Tokoh Masyarakat dan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Tungkal Jaya, Sabtu (2/7/2022) memadati halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Muhibbin Bedeng Tujuh Desa Peninggalan Kecamatan Tungkal Jaya.   Lantunan ayat suci Al-Quran dan mars NU mengiringi sekaligus menyambut kedatangan Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi yang dalam kesempatan itu menghadiri Haflah […]

  • Dorong Perluasan Literasi Keuangan UMKM, Ada SIAPIK Sinergi BI & PT

    Dorong Perluasan Literasi Keuangan UMKM, Ada SIAPIK Sinergi BI & PT

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.807
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta-  Dorong Perluasan Literasi Keuangan UMKM, Ada Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK, hasil sinergi antara Bank Indonesia dan Perguruan Tinggi.Kerjasama ini dilakukan guna peningkatan literasi keuangan UMKM melalui pencatatan keuangan secara digital akan mendorong UMKM dalam mengakses pembiayaan, pasar, dan meningkatkan kapasitas produksinya. Melalui peningkatan literasi pencatatan keuangan UMKM menggunakan Sistem […]

  • 65 Desa di Muba Bakal Gelar Pesta Demokrasi Pada 2020

    65 Desa di Muba Bakal Gelar Pesta Demokrasi Pada 2020

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    SEBANYAK 65 Kepala Desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tercatat ada yang habis masa jabatan di tahun 2019 dan 2020. Oleh sebab itu pemerintah kabupaten musi banyuasin sesuai dengan Perda kabupaten musi banyuasin no.6 tahun 2019 , melalui Dinas Pemberdayaan masyarakat  Desa (PMD) pada saat ini tengah menyusun persiapan  pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di […]

  • Atasi Kendala Globalisasi, Insan Pers Harus Dapat Beradaptasi Dalam Era Disrupsi Teknologi

    Atasi Kendala Globalisasi, Insan Pers Harus Dapat Beradaptasi Dalam Era Disrupsi Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    PADA saat ini, para insan pers harus mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di era disrupsi teknologi. Dengan begitu, sehingga setiap kendala dapat dihadapi dengan cara-cara inovatif. “Mampu beradaptasi dengan cepat gesit mengejar ketertinggalan cepat mempelajari kompetensi baru, inovatif dalam menghadapi era disrupsi teknologi,” kata Presiden Joko Widodo ketika membuka Kongres ke-6 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia […]

  • Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2025: Si Mesin Rahasia Ekraf Jangan Dibiarkan Ngambek!

    Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2025: Si Mesin Rahasia Ekraf Jangan Dibiarkan Ngambek!

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 924
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau bicara soal kekayaan intelektual (KI), banyak yang masih mikirnya kaya mikir rencana diet penting, tapi sering ditunda-tunda dan ujung-ujungnya cuma jadi wacana sambil ngemil. Padahal, KI itu bukan cuma soal ngurusin hak cipta lagu dangdut atau desain batik, tapi ini adalah mesin emas ekonomi kreatif kita yang kadang dibiarkan mogok gara-gara kurang […]

expand_less
WordPress Archive Kiddy – Children WordPress theme Kidiu Kindergarten – Child Care Elementor Template Kit Kids – Baby Shop & Store WooCommerce Theme Kids Care | Children WordPress Theme Kids – Day Care & Kindergarten WordPress Theme for Children Kids – Kindergarten & Child Care Elementor Template Kit Kids Zone - Children WordPress Theme Kidscamp – Kids Bootcamp WordPress Theme KidsJoy – Kindergarten & Preschool WordPress Theme Kidso – Modern Kindergarten WordPress Theme