Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Alhamdullilah, siang terasa panas menyengat, ternyata sorenya hujan bikin mata jadi ngantuk..

Alhamdullilah, siang terasa panas menyengat, ternyata sorenya hujan bikin mata jadi ngantuk..

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
  • visibility 4.313
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hujan turun di sore hari Mengalun lembut, merdu berpadu Tetes-tetes jatuh di dedaunan Menari dengan irama yang syahdu

Dingin sejuk menyelimuti langit Menghiasi cakrawala yang mendung Dalam senja yang perlahan tiba Hujan menyapa dengan suara lembut

Embun di rerumputan bergemericik Menghiasi daun-daun dengan gemerlap Sore ini dunia terasa damai Hujan mengajak hati berlarian riang

Rintik hujan yang berirama lembut Menghapus keringat dan penat hari Mengundang rasa syukur dalam jiwa Akan keajaiban alam yang kembali hadir

Di sore yang basah ini ku memandang Begitu indahnya derai hujan yang turun Izinkan aku merasakan kesejukanmu Dan bersyukur atas karunia-Mu, Tuhan

Hujan turun di sore hari yang indah Menyapa bumi dengan kasih yang tulus Mengisi hati dengan ketenangan Mengiringi langkah dalam perjalanan hidup yang berjalan

 

Sumselterkini.co.id – Puisi di atas, dan kalimat Alhamdullilah, sebagai rasa syukur, Ku panjatkan kepada Allah SWT. Maklum sejak rabu pagi cuaca terasa sangat panas menyengat. Tiga kipas angin di rumah ku yang mungil sederhana di Blok C-1  Perum Pesona Jalan Azhari RT 50, Kalidoni, Palembang hampir 10 jam -ku nyalakan. Sebagai penyejuk badan dan ruangan di rumah. Tapi sore menjelang asar tiba, mendung pun terlihat dan suasana kampung-ku terlihat redup, sekali panas kembali ketika awan mendung tak menutupi lagi matahari.

Eh..ternyata mendungnya menutup seluruh langit di perumahan-ku lagi, tak lama kemudian turun hujan rintik-rintik sedikit membasahi jalan dan dedaunan rumput-rumput. Kemudian tak beberapa lama,  hujan rintik-rintik turun dan berangsur -angsur deras, membuat anak-anak yang tengah duduk di bangku tongkrongan di samping rumah-ku bubar, berlari pulang ke rumahnya masing-masing.

Suara motor pun terdengar kencang menandakan motor dipacu dengan kencang oleh pemiliknya, agar tak basah kuyup tiba di rumah. Maklum Perum ku memang terletak agak jauh dari kepadatan dan suara bising kendaraan, bahkan terbilang masih masuk dalam kategori marjinal.

Diva kecil berumur lima tahun terlihat berlari kegirangan menikmati air hujan, dengan menggunakan kaos dan celana dalamnya ia terlihat berlari -lari di bawah air hujan yang turun. Balita itu mungkin salah satu menyukai hujan. Hujan memang memberikan suasana yang tenang dan damai, setiap kali hujan turun, Diva merasa seolah-olah alam sedang berbisik kepadanya dengan lembut.

Derasnya hujan mengguyur, suara gemuruh petir dari kejauhan pun tak ia hiraukan. Yang penting mandi dan mandi air hujan.   Aku pun hanya bisa menatapnya sembari duduk di kursi dekat jendela dan merenungi menatap hujan yang membasahi jalan, rumput serta dedaunan pohon. Tak lama kemudian hari semakin gelap. Meski belum puas Diva-pun pulang ke rumah yang berada di Blok ku, suaranya tak terdengar lagi.

Ku berbicara sendiri dalam hati sembari menatap hujan turun. Dalam keheningan yang tercipta, desiran hujan di atap rumah membuatnya semakin rileks. Dalam hatiku berbicara, merasa betapa nikmatnya sentuhan air hujan yang jatuh di daun-daun pohon, serta aroma segar yang dipancarkan oleh tanah basah. Suara gemericik hujan juga memberikan irama yang lembut di telingaku.

Air hujan yang turun membuat -ku merasa damai dan nyaman, dan secara perlahan tetes-tetes air hujan yang jatuh di jendela mulai menghipnotis. Mata ku juga  terasa semakin berat, membuat terasa ingin tidur, tetapi hatiku berbisik tanggung, karena sebentar lagi sholat magrib.  Aku sempat membayangkan, jika aku tertidur mungkin terasa damai apalagi diiringi suara gemercik suara hujan yang menenangkan.

Hujan mempunyai kekuatan magis untuk menenangkan pikiran dan mengantarkan kita ke dalam mimpi yang indah. Bagi -ku bunyi hujan yang lembut dan tetesan air yang jatuh seperti sebuah selimut nyaman yang memeluk kita dan membuat mata kita terasa semakin berat.

Saat jarum jam menunjuk angka 19.30 lebih, hujan pun berlahan-lahan berhenti, hanya sekali -sekali tetesan air hujan berbunyi dari atap rumah-ku. Namun hujan di malam seringkali membawa suasana yang sepi dan sunyi.

Bunyi hujan yang berdentum-dentum di atap atau jendela bisa menciptakan suasana yang tenang dan menenangkan. Beberapa orang bahkan merasa hujan malam membuat mereka merasa terhubung dengan alam dan memberikan kesempatan untuk merenung atau beristirahat.

Di malam yang sepi dan sunyi saat hujan, mungkin bisa menikmati momen untuk  melakukan beberapa kegiatan.

Aku-pun selesai sholat dan membuka lembaran  Al-Quran, mungkin tetanggaku juga sama hal  dengan ku melakukan itu, selain itu, ada juga mungkin membaca buku sambil minum secangkir teh hangat atau kopi, becanda dengan keluarga, bermain telepon pintar atau, bahkan menonton film favorit. Mungkin ada juga mengekspresikan kreativitas.

Momen keheningan dan ketenangan yang ditawarkan oleh hujan malam, kadang-kadang memberikan refleksi dan ketenangan yang sangat berharga dalam kehidupan yang sibuk dan berisik.

Bagi sebagian orang, bunyi hujan dan suasana yang tenang dapat memberikan efek menenangkan dan membuat mata merasa ngantuk. Beberapa alasan mengapa hujan dapat membuat mata ngantuk, menurutku  antara lain: Suara hujan yang berirama dapat memberikan efek yang menenangkan dan merangsang respons relaksasi pada tubuh. Ini dapat membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan, serta mempersiapkan tubuh untuk tidur. Hujan seringkali membuat suhu udara menjadi lebih dingin, maksudnya suhu yang sejuk dapat membuat tubuh merasa lebih nyaman dan mengundang rasa kantuk.

Suasana yang gelap saat hujan, langit cenderung menjadi lebih gelap dan mendung, serta cahaya yang redup dan suasana yang tenang dapat memicu produksi hormon melatonin dalam tubuh, yang bertanggung jawab untuk mengatur siklus tidur.

Selamat nikmati momen hujan…[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laksanakan Diseminasi, Lemhannas Berkunjung Ke Pemprov Sumsel

    Laksanakan Diseminasi, Lemhannas Berkunjung Ke Pemprov Sumsel

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    PJ Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Ir. S.A. Supriono menerima audiensi Tim Pusat Laboratorium Lemhanas RI yang dipimpin Kepala Pusat Laboratorium Lemhanas RI Marsekal Pertama TNI Suroto didampingi Kepala Bidang Pengukuran Ketahanan Nasional Kolonel Lek Gatot Sutomo dan Statisti Ahli Muda, Dyah May Karini Kehadiran Tim Laboratorium Lemhanas tersebut selain silaturahmi juga dalam rangka guna […]

  • Mura akan Adopsi Program Gubernur Saat Jadi Bupati OKI

    Mura akan Adopsi Program Gubernur Saat Jadi Bupati OKI

    • calendar_month Sabtu, 15 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.251
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, MURA – Bupati Musirawas H Hendra Gunawan mengatakan akan mengadopsi keberhasilan program pembangunan di Kabupaten OKI Selatan saat dipimpin Gubernur Herman Deru selama dua periode. Menurut Hendra Gunawan, sejumlah program yang telah diadopsi diantaranya menggalakan penarikan zakat melalui Basnaz, selain itu akan mewujudkan Musirawas sebagai Lumbung Pangan Sumsel. “Hasil dari panen beras ini nantinya […]

  • Fitri Berharap RS Bari Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

    Fitri Berharap RS Bari Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 758
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengharapkan melalui Hari Ulang Tahun ke-24 Rumah Sakit Bari bisa mewujudkan sistem pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang kurang mampu. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri halal bihalal sekaligus HUT RS Bari bahwa Pemerintah Kota Palembang terus mengutamakan sistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu khusunya pelayanan tersebut diberikan kepada Puskesmas dan […]

  • Medmass vs Medsos: Berebut Pilar

    Medmass vs Medsos: Berebut Pilar

    • calendar_month Sabtu, 9 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.687
    • 0Komentar

    MEDIA massa adalah saluran komunikasi yang memiliki daya ubah luar biasa. Bentuknya, menurut Septiawan Sentana K (2006), di era terkini, terdiri dari media cetak, elektronik, dan online (daring/dalam jaringan). Ketiganya merupakan bentuk media jurnalistik. Jurnalistik membedakan ketiganya ke dalam banyak dimensi. Media cetak (pers), sebagai sejarah awal jurnalistik memiliki media tempat menyalurkan hasil kerja kewartawanannya. Yaitu […]

  • Tiga PPIU Diblokir dari Siskopatuh, Kementerian Haji dan Umrah Perketat Pengawasan

    Tiga PPIU Diblokir dari Siskopatuh, Kementerian Haji dan Umrah Perketat Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Haji dan Umrah memblokir akses Siskopatuh tiga PPIU. Simak daftar perusahaan dan alasan pemerintah memperketat pengawasan umrah. Kementerian Haji dan Umrah mengambil langkah tegas dalam mengawasi penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah. Akses akun Siskopatuh milik tiga Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) diblokir sehingga ketiganya tidak dapat melakukan input data melalui sistem tersebut. Tiga PPIU […]

  • Kinerja Sumsel Hingga Oktober 2019

    Kinerja Sumsel Hingga Oktober 2019

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    HINGGA Oktober 2019, Pemerintah Prov. Sumsel mengklaim menunjukan kinerja yang positif. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel  H. Nasrun Umar dalam  siaran pers hari ini  menyebutkan sejak 1 Oktober 2018 sampai dengan saat ini,  setidaknya Pemprov Sumsel meraih 40 Penghargaan Tingkat Nasional meliputi, Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan sebanyak 11 penghargaan. Kemudian Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat 21 […]

expand_less
WordPress Archive Kiddy – Children WordPress theme Kidiu Kindergarten – Child Care Elementor Template Kit Kids – Baby Shop & Store WooCommerce Theme Kids Care | Children WordPress Theme Kids – Day Care & Kindergarten WordPress Theme for Children Kids – Kindergarten & Child Care Elementor Template Kit Kids Zone - Children WordPress Theme Kidscamp – Kids Bootcamp WordPress Theme KidsJoy – Kindergarten & Preschool WordPress Theme Kidso – Modern Kindergarten WordPress Theme