Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Aku, Si Gayung, Presiden Kecil di Kamar Mandi

Aku, Si Gayung, Presiden Kecil di Kamar Mandi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 1.186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HALO, kenalin, aku ini gayung, benda bulat plastik dengan gagang panjang yang selalu nongkrong di bak mandi, mungkin kalian sering lihat aku, sering pegang aku, bahkan sering nyemplungin aku ke air. Tapi pernah nggak, kalian mikir bagaimana perasaan aku selama ini?

Aku ini kan ibarat presiden kecil di kamar mandi. Bayangin aja, semua orang butuh aku. Mau bocah SD yang masih ditunggui emaknya mandi, sampai bapak-bapak yang rambutnya udah putih, semua nyari aku. Tanpa aku, kalian bingung. Percaya deh, mandi tanpa aku tuh ibarat nonton sinetron tanpa iklan aneh, garing, dan bikin hilang ritme.

Setiap hari aku nyiduk air, bolak-balik masuk keluar bak. Kadang penuh, kadang cuma setengah. Aku dipakai buat mandi, buat nyuci kaki, kadang juga buat nyiram kucing nakal yang pipis sembarangan. Aku tuh multitasking, kalau istilah modern multitalented.

Tapi coba lihat, pernah nggak aku dipuji? Pernah nggak ada status Facebook yang bilang, “Alhamdulillah, terima kasih sama gayung, hidupku jadi bersih dan wangi”? Nggak ada! Semua sibuk upload sabun wangi, shampoo baru, shower modern, tapi aku? Aku paling-paling dipelototin kalau lagi hilang entah kemana.

Padahal tanpa aku, kalian pasti mandi kaya orang primitif nyiduk pakai tangan, atau yang lebih parah, langsung nyebur ke bak. Jangan salah, aku sering lihat manusia nyoba nyiduk pakai sendok sayur. Itu lucu banget, air tumpah-tumpah, badan masih lengket, hati udah kesel.

Aku pernah ngalamin masa kelam. Badanku retak. Kecil sih, di pinggir. Awalnya masih bisa kerja. Tapi lama-lama, tiap kali aku nyiduk air, bocor. Air muncrat ke lantai, bikin kamar mandi becek. Orang yang pakai aku jadi ngomel-ngomel.

Aku sakit hati, bukan karena retak itu, tapi karena akhirnya aku dibuang. Dulu aku nemenin dari kecil sampai gede, dari mandi pakai sabun colek sampai sabun cair wangi. Tapi begitu aku retak, langsung diganti sama gayung baru yang warnanya lebih kece.

Aku cuma bisa pasrah di tong sampah, rasanya kaya pejabat tua digusur sama anak muda bermodal pencitraan. Padahal, aku masih punya jasa. Tapi ya sudah, mungkin memang hidup benda kayak aku cuma segitu.

Aku tahu, sekarang banyak rumah pakai shower. Anak-anak muda bangga banget mandi di bawah guyuran shower, katanya lebih modern. Tapi hei, jangan sombong dulu.

Shower itu cuma bisa kerja kalau air lancar. Begitu air mati, dia jadi patung. Aku beda, air sedikit pun bisa aku bagi rata. Aku bisa dipakai di rumah mewah, bisa juga di rumah sederhana. Aku fleksibel. Mau dipakai buru-buru bisa, mau dipakai santai juga oke.

Jadi, jangan anggap aku kalah sama shower. Aku bukan ketinggalan zaman, aku justru bukti kalau tradisi masih relevan. Ibarat musik, shower itu EDM, aku itu dangdut. Bedanya, kalau dangdut diputar, semua bisa joget dari ibu-ibu sampai bapak-bapak.

Aku nggak pintar ngomong, tapi kalau kalian mau belajar, aku punya banyak filosofi hidup, aku sederhana, badanku cuma plastik murah. Tapi manfaatku gede. Sama kayak hidup, jangan remehin yang sederhana. Kadang yang kecil itulah yang paling penting.

Aku rendah hati, aku harus ditenggelamkan dulu sebelum bisa memberi. Itu artinya, kalau mau punya isi, ya harus rela merendah.

Aku setia, aku nggak peduli siapa yang pakai. Anak kecil, orang tua, tamu, bahkan orang yang nggak pernah nyikat kamar mandi. Aku tetap melayani. Aku nggak butuh panggung, aku nggak viral, nggak trending, tapi coba hidup tanpa aku kacau balau.

Pernah suatu kali, aku disembunyiin sama adik kalian. Kalian panik, kan? Badan udah penuh sabun, mata perih kena busa, eh aku nggak ada. Kalian teriak-teriak, tapi siapa yang nyelametin? Tetap aku, waktu akhirnya ditemukan di balik ember.

Aku ini sering jadi korban iseng. Kadang aku dilempar ke atap, kadang dijadiin mainan bocah kecil yang lagi pura-pura perang air. Aku rela, walau kadang badanku jadi memar. Yang penting aku bisa bikin orang ketawa.

Kalau ada satu pesan moral yang pengen aku kasih, itu adalah jangan pernah remehkan yang kecil dan sederhana, karena justru hal-hal kecil kayak aku lah yang bikin hidup jalan lancar.

Aku cuma plastik seharga belasan ribu. Tapi tanpaku, kalian bisa telat kerja karena nggak sempat mandi. Kalian bisa minder ketemu gebetan karena bau badan nggak keurus. Aku memang nggak bisa bikin status motivasi, tapi setiap cipratan air dariku, aku ngajarin kalian tentang ketulusan.

Aku mungkin suatu hari bakal retak, patah, atau dibuang. Tapi ingatlah jasaku. Setiap kali kalian mandi dengan gayung baru, itu artinya aku masih hidup dalam kenangan. Aku nggak butuh patung peringatan, nggak usah bikin tugu gayung di alun-alun. Aku cukup bahagia kalau kalian bisa belajar dariku jadi sederhana, rendah hati, tapi tetap bermanfaat.

Ingat, hidup ini kayak aku semakin sering menenggelamkan diri, semakin penuh untuk memberi.

Jadi, lain kali kalian pegang aku, jangan cuma lihat plastik. Lihatlah aku sebagai guru kehidupan, si presiden kecil di kamar mandi yang nggak pernah korupsi, nggak pernah demo, tapi selalu bikin kalian segar setiap hari.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas PUPR Muba Perbaiki 4 Jalan Rusak, Emang Tugas & Kewajibannya

    Dinas PUPR Muba Perbaiki 4 Jalan Rusak, Emang Tugas & Kewajibannya

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin melalui Dinas PUPR  melakukan perbaikan  empat titik jalan rusak dalam wilayah Kabupaten Muba setelah mendapatkan laporan dari warga setempat. Dilaporkan bahwa Dinas PUPR memperbaiki empat jalan rusak meliputi, Ruas Jalan Desa Warga Mulya Kecamatan Plakat Tinggi, Ruas jalan Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman tepatnya menuju SMPN 5 Babat Toman, kemudian tanah longsor […]

  • Ditengah Wabah COVID-19, BI : Penting  Pertahankan Komsumsi RT

    Ditengah Wabah COVID-19, BI : Penting  Pertahankan Komsumsi RT

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.261
    • 0Komentar

    KEPALA BI Perwakilan Sumsel Hari Widodo menyatakan jika bicara dari sisi pengeluaran, ada sisi konsumsi rumah tangga investasi  dan ada ekspor ada impor serta  konsumsi pemerintah. Dimana konsumsi rumah tangga masih menduduki peringkat pertama sekitar 60% dari PDRB yang dibentuk dari konsumsi rumah tangga. Oleh karena itu penting saat ini mempertahankan konsumsi rumah tangga di […]

  • Bankir Kini Tak Takut Kredit Macet, Tapi Takut Penjara

    Bankir Kini Tak Takut Kredit Macet, Tapi Takut Penjara

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANKIR kini menghadapi tekanan yang tidak ringan, pasalnya mereka dituntut agresif menyalurkan kredit agar roda ekonomi terus bergerak,  sebaliknya keputusan bisnis yang berujung kredit macet bisa menyeret mereka ke proses hukum sehingga dengan kondisi ini yang mulai menjadi perhatian serius Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ketakutan itu bukan cuma isu di ruang seminar, di industri perbankan, […]

  • Turunkan Alat Berat, Gunakan Dana Darurat

    Turunkan Alat Berat, Gunakan Dana Darurat

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Keluang, Muba,- Kerusakan jalan ratusan meter yang terjadi di Desa Karya Maju Kecamatan Keluang menjadi keluhan serius warga sekitar dan masuk dalam laporan call center 112. Kondisi jalan yang rusak dan berlumpur membuat warga kesulitan melintasi akses jalan tersebut. Alhasil merespon kondisi tersebut Pj Bupati Apriyadi Mahmud meminta Dinas PUPR Muba menurunkan sejumlah alat berat […]

  • Lelang Lebak dan Sungai Kabupaten OKI Tembus Rp 6,5 Miliar

    Lelang Lebak dan Sungai Kabupaten OKI Tembus Rp 6,5 Miliar

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Lelang lebung dan sungai tahap I di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang digelar serentak pada 13 Kecamatan pada Rabu, (29/11/23) menembus angka Rp 6,5 Miliar. Usaha penangkapan ikan dalam sistem lelang rawa lebak di Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun ini menawarkan sebanyak 329 objek lelang. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OKI Ubaidilah  mengatakan, […]

  • 3 Kata Ini Bikin Palembang Bisa Raih Penghargaan WTN Tanpa Catatan 2019

    3 Kata Ini Bikin Palembang Bisa Raih Penghargaan WTN Tanpa Catatan 2019

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 917
    • 0Komentar

    “Salah satu komitmen Pemkot Palembang untuk memajukan angkutan umum di Palembang, yaitu salah satunya dengan mewajibkan ASN dan non ASN untuk naik angkutan umum minimal satu bulan sekali,”

expand_less
WordPress Archive wpDiscuz – Embeds wpDiscuz – Emoticons wpDiscuz – Frontend Moderation wpDiscuz – Google reCAPTCHA wpDiscuz – Media Uploader wpDiscuz – myCRED Integration wpDiscuz – Online Users wpDiscuz – Private Comments wpDiscuz – Report and Flagging wpDiscuz – Subscription Manager