Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Ajang “Gantari: The Final Journey to Java” Libatkan Pelaku Ekraf Multisektor

Ajang “Gantari: The Final Journey to Java” Libatkan Pelaku Ekraf Multisektor

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
  • visibility 4.337
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi penyelenggaraan gelaran busana bertajuk “Gantari: The Final Journey to Java” yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor.

Gelaran itu tidak hanya menjadi ajang apresiasi dan ruang kreasi, tapi sekaligus menggerakkan potensi ekonomi dengan semakin terbukanya lapangan kerja.

“Gantari: The Final Journey to Java”  yang merupakan hasil kerja sama antara Kemenparekraf, Badan Otorita Borobudur, dan Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) berlangsung pada Sabtu (9/10/2021) malam di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta.

Acara yang dilaksanakan secara hybrid dengan penonton terbatas dan penerapan protokol kesehatan ketat dan disiplin ini menghadirkan 125 koleksi pakaian siap pakai yang diperagakan oleh 100 orang model.

Koleksi pakaian yang dihadirkan merupakan kekayaan kain hasil karya tangan pengrajin tradisional berupa batik, jumputan, dan tenun lurik, dengan bahan serat natural yang sangat cocok dengan iklim tropis Indonesia. Semua kain tersebut adalah hasil kerja sama LAKON Indonesia dengan para pengrajin di daerah Jawa.

“Saya sangat mengapresiasi Gantari yang kita selenggarakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat di pelataran Candi Prambanan yang merupakan salah satu destinasi ikonis,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Menparekraf menjelaskan, gelaran ini melibatkan lebih dari 1.000 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor. Sehingga dapat menghidupkan kembali geliat industri kreatif di masa pandemi. Selain juga membantu mendorong pelestarian budaya khususnya tekstil Indonesia yang sudah berhasil diwujudkan dalam berbagai rupa.

“Tadi kalau lihat banyak sekali subsektor yang terlibat, mulai dari fotografer, videografer, musik, desain, fesyen, arsitek juga lainnya. Dan kalau dilihat bambu-bambu (dekorasi acara) ini tidak dibuang tapi diberikan ke warga setempat. Sehingga ada sisi keberlanjutan juga yang dijaga,” kata Sandiaga.

“Mudah-mudahan keberhasilan penyelenggaraan gelaran busana ini dapat membuka gerak ekonomi dan seiring dengan turunnya level PPKM, lapangan kerja juga semakin terbuka,” kata Sandiaga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; serta Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Politik dan Sepakbola

    Politik dan Sepakbola

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.691
    • 0Komentar

    Kehadiran beberapa pejabat tinggi, menteri dan gubernur DKI Jakarta membuat aura pertandingan begitu bergairah.

  • Bangun Daerah, Gubernur Minta Kabupaten Utamakan Kebutuhan Rakyat

    Bangun Daerah, Gubernur Minta Kabupaten Utamakan Kebutuhan Rakyat

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru minta Kabupaten dan Kota di Sumsel termasuk Ogan Komering Ulu untuk membuat program pembangunan yang kompetitif dan dapat membawa manfaat luas pada masyarakat. Program yang dibuat tersebut harus bersifat super prioritas dan bermanfaat bagi masyarakat serta ditargetkan dapat rampung akhir tahun ini, kata gubernur disela rapat bersama Bupati OKU […]

  • Korupsi Pagar Makam,  4 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

    Korupsi Pagar Makam,  4 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    KEJAKSAAN Negeri Kota Pagaralam Sumatera Selatan menahan dua orang tersangka kasus korupsi pembangunan pagar makam pada Dinas Sosial Kota Pagaralam Sumatera Selatan Dalam keterangan Persnya Kajari Pagaralam M Zuhri didampingi Kasi Pidsus Jendra Catur Putra dan Kasi Datun M Fajar Dian Prawitama, di Aula Gedung Kejaksaan Negeri Pagaralam menjelaskan sebenarnya akan menahan empat orang tersangka […]

  • Audiensi dengan Pemkab Muba, Forum Madrasah Curhat Soal Ini, Sekda Jawab Begini..

    Audiensi dengan Pemkab Muba, Forum Madrasah Curhat Soal Ini, Sekda Jawab Begini..

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin akan mencari regulasi yang tepat untuk merealisasikan bantuan akan aktivitas belajar mengajar yang ada di sektor pendidikan Madrasah. Hal ini disampaikan Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi saat menerima audiensi Pengurus Forum Madrasah Kabupaten Muba, di Ruang Rapat Sekda Muba, […]

  • Disela coffee morning bersama Institut Rahmaniyah, Ini yang Dikatakan Pj Bupati Muba

    Disela coffee morning bersama Institut Rahmaniyah, Ini yang Dikatakan Pj Bupati Muba

    • calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Suasana hangat dan santai mewarnai jalannya Coffee Morning, Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud bersama jajaran Institut Rahmaniyah Sekayu di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (20/7/2023). Dalam coffee morning yang dikemas silahturahmi ini, Pj Bupati H Apriyadi Mahmud mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada para jajaran yayasan Rahmaniyah yang selama ini […]

  • Turun Langsung, Wawako Palembang Bagikan Paket Sembako Kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    Turun Langsung, Wawako Palembang Bagikan Paket Sembako Kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    HIMBAUAN sosial distancing, dalam pencegahan penyebaran virus covid-19, yang berdampak pada perekonomian masyarakat menengah kebawah, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Palembang. Tagline stay at home, mungkin bisa belaku bagi masyarakat ekonomi menengah ke atas, tetapi tidak untuk berpenghasilan menengah ke bawah. Hal tersebut diutarakan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda. Orang nomor dua di Kota empek […]

expand_less
WordPress Archive Easy Select and Share Pro Easy Social Share Buttons for WordPress Easy Table of Contents for AMP Easy Tables – Table Manager for WPBakery Page Builder Easy Video Player WordPress & WooCommerce Plugin Easy View Shortcode in WPBakery Page Builder Easy WooCommerce Per Product Shipping EasyBook – Directory & Listing WordPress Theme EasyChat – Online App Startup Elementor Template Kit EasyEat – Fast Food Theme