Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » 72% Generasi Z & Milenial di Asia Pasifik, Bercita-cita Menjadi Pengusaha – Survei Herbalife Nutrition

72% Generasi Z & Milenial di Asia Pasifik, Bercita-cita Menjadi Pengusaha – Survei Herbalife Nutrition

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
  • visibility 4.670
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERUSAHAAN nutrisi terkemuka di dunia, Herbalife Nutrition, mengungkap temuan dari Survei Pengusaha Muda Asia Pasifik 2021 pada hari ini, yang menemukan bahwa 72% Generasi Z dan Milenial di Asia Pasifik bercita-cita untuk memiliki bisnis sendiri. Survei tersebut menunjukkan bahwa hampir 9 dari 10 (87%) responden percaya bahwa usia terbaik untuk memulai bisnis adalah di bawah usia 40 tahun, dengan identifikasi rata-rata usia terbaik yaitu pada usia 27 tahun.

Herbalife Nutrition melakukan survei terhadap 4.093 orang dalam kelompok Generasi Z dan Milenial (berusia 18 – 40 tahun) untuk memeriksa tren kewirausahaan di delapan negara yaitu Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, dan Vietnam.

 

“Banyak calon pengusaha yang tergerak oleh prospek untuk mengikuti renjana (passion) mereka, dan keinginan untuk menjadi bos bagi diri mereka sendiri. Mereka melihat masa muda mereka sebagai suatu kekuatan, terutama dalam hal kesadaran teknologi dan memiliki ide-ide segar,” kata Stephen Conchie, Senior Vice President & Managing Director, Asia Pasifik, Herbalife Nutrition.

 

Namun, keinginan untuk kewirausahaan tidak berarti responden langsung terjun ke dalamnya: rata-rata responden mengatakan mereka percaya bahwa seseorang harus memiliki pengalaman selama lima tahun sebelum memulai bisnis mereka sendiri.

 

“Sebagian besar responden merasa terintimidasi oleh kurangnya pengalaman mereka, khawatir tentang biaya perintisan usaha, serta pengetahuan keuangan dan pasar yang dibutuhkan. Itulah sebabnya penting untuk mempelajari dasar-dasar bisnis yang baik; memiliki mentor, sumber daya yang tepat, dan komunitas yang mendukung untuk membantu wirausahawan pemula agar dapat menghindari ketidakpastian di masa mendatang dengan lebih baik. Langkah-langkah penting ini dapat meningkatkan peluang keberhasilan mereka,” tambah Conchie.

 

Calon pengusaha muda percaya bahwa usia mereka akan membantu meningkatkan peluang mereka untuk mencapai kesuksesan bisnis

87% responden percaya bahwa waktu terbaik untuk memulai bisnis adalah ketika mereka masih berusia di bawah 40 tahun, dengan rata-rata usia prima untuk memulai bisnis yaitu pada usia 27 tahun. Selain itu, 54% responden percaya bahwa usia mereka akan membantu meningkatkan peluang kesuksesan bisnis mereka karena alasan berikut:

  • Saya lebih baik dalam beradaptasi terhadap teknologi baru (61%)
  • Saya cenderung lebih mampu merangkul teknologi baru (51%)
  • Saya memiliki ide-ide segar yang belum dijajaki (44%)

 

Alasan utama untuk kewirausahaan 

Ketika ditanya tentang motivasi untuk aspirasi kewirausahaan mereka, ada beberapa alasan utama di antaranya mengikuti renjana mereka (40%), menjadi bos bagi diri mereka sendiri (39%), menginginkan lebih banyak fleksibilitas dalam pekerjaan mereka (37%), mendukung keluarga mereka (36%), dan menginginkan perubahan karier (33%).

 

Biaya, kurangnya pengetahuan keuangan dan pasar yang menjadi kendala bagi calon wirausaha

Responden mengatakan bahwa tantangan utama untuk memulai bisnis adalah biaya awal (38%) dan kurangnya dukungan pendanaan dan pengetahuan pasar (35%). 68% mengatakan sekarang adalah waktu terbaik untuk memulai bisnis mereka sendiri, tetapi mereka terintimidasi oleh kurangnya pengalaman mereka sendiri (70%) dan merasa terbebani oleh prospek untuk memulai suatu bisnis (77%).

 

Pelatihan, sumber daya keuangan, dan alat bisnis dapat meningkatkan kesuksesan

Di antara responden yang sudah memulai bisnis mereka sendiri, 63% mengatakan bisnis mereka masih beroperasi selama pandemi. Faktor-faktor yang akan membantu mereka agar menjadi lebih sukses di antaranya lebih banyak pelatihan dan pendidikan (55%), sumber daya keuangan tambahan (52%), dan akses menuju alat bisnis (45%).[***]

rilis

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siti Fadila Supari: Siap Hadapi Megatrush dan tsunami

    Perlu Bersiap Hadapi Ancaman Bencana Megathrust dan Tsunami

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 938
    • 0Komentar

    Semua pihak saat ini harus mau dan bisa membangun kerjasama dalam menghadapi Covid 19 dan penyakit lainnya,– tentu saja juga persiapan menghadapi ancaman bencana megathrust dan tsunami yang sudah diwanti-wanti banyak ahli dalam dan luar negeri. Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan 2004-2009, Siti Fadilah Supari kepada pers di Jakarta, Selasa (21/9). “Hanya dengan bersatu dan […]

  • Pemkab Muba Rekrut Pegawai Tetap BLUD RSUD Sekayu

    Pemkab Muba Rekrut Pegawai Tetap BLUD RSUD Sekayu

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 960
    • 0Komentar

    RUMAH Sakit Umum Daerah Sekayu merupakan rumah sakit yang pertama kalinya di Provinsi Sumatera Selatan merekrut Pegawai Tetap Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Ada sebanyak 67 orang berasal dari berbagai provinsi yang hari ini dilantik dan diambil sumpahnya oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi sebagai Pegawai Tetap BLUD, di Aula RSUD Sekayu, […]

  • ‘Ayo Kursus’Diluncurkan Untuk Tingkatkan Kompetensi 24 Ribu Anak Dibawah Usia 25 Tahun Putus  Sekolah

    ‘Ayo Kursus’Diluncurkan Untuk Tingkatkan Kompetensi 24 Ribu Anak Dibawah Usia 25 Tahun Putus  Sekolah

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 672
    • 0Komentar

    PEMERINTAH meluncurkan Program ‘Ayo Kursus’ untuk meningkatkan kompetensi 24.000 anak usia sekolah yang tidak bersekolah di bawah usia 25 tahun. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwra Makarim menyatakan lewat program itu pemerintah berupaya memberi kesempatan anak putus sekolah kembali mendapatkan pendidikan. “Upaya untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak usia sekolah atau putus sekolah, untuk kembali mendapatkan […]

  • Produk Muba Ini Jadi Bahan Kajian Penelitian KPJU Sumsel,Begini Alasannya Kata Dosen Ilmu Komunikasi Unsri, Asa Sekda Juga Begini

    Produk Muba Ini Jadi Bahan Kajian Penelitian KPJU Sumsel,Begini Alasannya Kata Dosen Ilmu Komunikasi Unsri, Asa Sekda Juga Begini

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 941
    • 0Komentar

    SEBAGAI daerah yang memiliki produk dan jenis usaha unggulan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  mempunyai, produk khas Gambo Muba. Gambo Muba merupakan hilirisasi komoditas gambir dan juga menjadi salah satu produk eco fashion sebagai trend fashion di kancah Nasional maupun International. “Diharapkan dengan adanya penelitian KPJU ini tentu dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat dalam mendorong […]

  • Kasus Penembakan, Polda Jatim Tangkap Tiga Pelaku

    Kasus Penembakan, Polda Jatim Tangkap Tiga Pelaku

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 720
    • 0Komentar

    POLDA Jawa Timur (Jatim) dan Polres Bangkalan berhasil meringkus tiga pelaku penembakan terhadap seorang teknisi bernama Aswar. Ketiga pelaku penembakan yang diamankan diantaranya, S (33) warga Sawahan, Kota Surabaya. Lalu D, (34) warga Dukuh Pakis, Kota Surabaya. Terakhir F (35) warga Kelurahan Keraton, Kabupaten Bangkalan. Kasus ini bermula pada Sabtu (7/8/2021). Saat itu, korban mendapat […]

  • Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh dan Positif Covid di Muba Masing – Masing Bertambah 8

    Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh dan Positif Covid di Muba Masing – Masing Bertambah 8

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 933
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (22/6/2021) mengkonfirmasi penambahan 8 kasus sembuh dan 8 positif. “Ada penambahan 8 kasus sembuh dan 8 positif per 22 Juni 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes. Sefti merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 1595 Laki-laki usia 77 tahun Dusun 2 Rejosari […]

expand_less
WordPress Archive Laurits – Portfolio and Agency WordPress Theme Lauv – Trendy Portfolio WordPress Theme Lavan – Fashion Model Agency WordPress CMS Theme Lavelo – Wedding WordPress Theme laVi – Travel Blog Elementor Template Kit Law Advisom | Lawyers & Attorney WordPress Theme Law & Order – Law Firm and Lawyers Elementor Template Kit Lawak – Legal & Lawyer Services Elementor Template Kit LawBusiness – Attorney & Lawyer WordPress Theme LAWE – Lawyer & Attorney Elementor Template Kit