Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infrastruktur & Transportasi » Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemerintah Maksimalkan Pembangunan Bendungan

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemerintah Maksimalkan Pembangunan Bendungan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
  • visibility 2.184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat, 17 Juni 2022 meninjau Bendungan Sindangheula yang terletak di Kabupaten Serang, Banten. Presiden dalam kunjungannya didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Mereka berdua berdiskusi mengenai manfaat dari kehadiran bendungan-bendungan di Indonesia dan sekarang ini pemerintah sedang menyelesaikan pembangunan bendungan yang sedang dikerjakan.

Kementerian PUPR terus mengejar target pembangunan 61 bendungan sampai 2024. Menurut Menteri Basuki, sampai saat ini sudah ada 29 bendungan yang tuntas. Sedangkan 32 bendungan lainnya, masih dalam proses pembangunan. Menteri Basuki menyatakan, kehadiran bendungan itu telah meningkatkan indeks pertanaman, sehingga hasil produksi beras secara nasional meningkat.

“Dalam tiga tahun terakhir, Indonesia surplus beras sekitar 3 juta ton dan tidak impor beras lagi,” kata Menteri Basuki, dalam siaran persnya, 18 Juni 2022.

Menteri Basuki menjelaskan, kehadiran bendungan di seluruh tanah air telah meningkatkan indeks pertanaman, dengan rata-rata nasional menurut Badan Pusat Statistik (BPS), berada di angka 147 persen. Nilai indeks tersebut diharapkan dapat terus naik apabila sejumlah proyek pembangunan bendungan telah selesai.

“(Kehadiran bendungan) meningkatkan indeks pertanaman yang sekarang ini rata-rata nasional BPS, 147 persen, dengan 231 bendungan. Jadi dengan tambahan 61 bendungan bisa menjadi 200 persen,” ujar Menteri Basuki.

Indeks Pertanaman (IP) adalah hasil dari perbandingan antara jumlah luas pertanaman dalam pola tanam selama setahun dengan luas lahan yang tersedia untuk ditanami.

Selain itu, tambah Menteri Basuki, kehadiran bendungan juga berpengaruh terhadap hasil produksi pangan tanah air. Menteri Basuki menyebutkan, dengan indeks pertanaman 147 persen, hasil produksi beras secara nasional mencapai 31 juta ton, melebihi kebutuhan konsumsi nasional.

“Padahal konsumsinya 28 juta ton. Jadi make sense, kenapa tiga tahun ini tidak impor (beras),” katanya.

Basuki memang berharap, kehadiran sejumlah bendungan yang masih dalam proyek pembangunan itu senantiasa dapat meningkatkan indeks pertanaman. Sehingga produksi beras nasional dapat mencapai 40 juta ton pada 2045.

“Jadi nanti 2045 kalau bisa sampai 200 (persen), itu bisa produksi 40 juta ton. Surplusnya bisa sampai 10 juta (ton),” katanya.

Selain bendungan, Kementerian PUPR juga melakukan pekerjaan rehabilitasi 3,02 juta ha jaringan irigasi dan pembangunan 1,01 juta ha jaringan irigasi baru. Seluruh infrastruktur ini akan mendukung sentra produksi tanaman pangan, khususnya untuk tujuh komoditas utama yaitu beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, dan sorgum.

Pemerintah juga tengah mengembangkan beberapa sentra produksi tanaman pangan melalui pengembangan food estate, yakni di Sumatra Utara (Humbang Hasundutan) dengan target luasan 20.000 ha dengan komoditas bawang merah dan bawang putih, dan Kalimantan Tengah (Kapuas) dengan target luasan 29.000 ha dengan komoditas utama padi dan jagung.

Selain itu juga ada di Nusa Tenggara Timur (Sumba Tengah, Belu, Waingapu) dengan target luasan 10.000 ha dengan komoditas padi, jagung, dan sorgum, khususnya di Waingapu. Di Papua dengan target luasan 210.000 ha di Merauke untuk komoditas padi, dan 3.000 ha di Kabupaten Keerom/Jayapura untuk komoditas jagung, dan di Sulawesi Tengah (Donggala) dengan target luasan 15.000 ha untuk komoditas jagung dan kedelai.

Salah satu bendungan yang dibangun dalam periode 2015-2020 adalah Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Bendungan tersebut dibangun dengan biaya Rp458,9 miliar dan telah diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Joko Widodo pada 4 Maret 2021.

Bendungan Sindangheula memiliki kapasitas tampung air 9,3 juta meter kubik, dengan manfaat irigasi 1.289 hektare (ha), air baku 800 liter/detik, dan potensi pembangkit listrik 0,4 megawatt (MW). Bendungan tersebut dibangun dengan anggaran mencapai Rp451 miliar.

Bendungan ini dianggap mampu mereduksi banjir hingga 50 meter kubik per detik dari Sungai Ciujung dan Sungai Cidurian. Tak hanya itu, pembangunan Bendungan Sindangheula juga dimanfaatkan untuk konservasi dan pariwisata serta pembangkit listrik yang menghasilkan 0,40 megawatt. Biaya pembangunan 458 miliar dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk dan PT Karya Hutama (Persero). 2015 sampai dengan 2019.

Bendungan yang dibangun selama empat tahun ini bisa mengaliri 1.289 hektare sawah di Banten. Hal tersebut bisa menjadi nilai tambah bagi petani agar semakin produktif dalam menjaga ketahanan pangan. Bahkan, Bendungan Sindangheula juga dimanfaatkan untuk menyediakan air baku hingga 0,80 meter kubik per detik untuk kegiatan industri di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.Indonesia.go.id (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target 1.500 Jiwa, Gandeng Pemkot, Grab Beri Vaksin Mitra Transportasi & Lansia

    Target 1.500 Jiwa, Gandeng Pemkot, Grab Beri Vaksin Mitra Transportasi & Lansia

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    OPERATOR transportasi online [daring] Grab membantu menyuntik vaksin untuk para mitranya dan lanjut usia [lansia]. Grab menargetkan 1.500 jiwa divaksinasi. Dalam kegiatan vaksn tahap II dosis I itu, terlihat para peserta tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Pelaksanaan vaksin Aula Utama Gedung Olahraga (GOR) Jakabaring Palembang, senin [29/3/2021]. Grab berkerja sama dengan pemerintah daerah setempat. City […]

  • Pentingnya Safari Jumat

    Pentingnya Safari Jumat

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 927
    • 0Komentar

    GUBERNUR H. Herman Deru ketika menyampaikan manfaat  safari Jumat di Masjid Haqqul Yaqin Jalan KH. Wahid Hasim Lorong AA. Kelurahan 2 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, Jumat (21/2/2020). “Agenda rutin ini terus saya lakukan tidak hanya di Kota Palembang saja  melainkan meluas hingga sampai ke 17 Kabupaten/Kota di Sumsel,” paparnya. Diapun menyebutkan dalam menjalankan […]

  • Pemkab Muba Gelar Penyuluhan Hukum Terpadu

    Pemkab Muba Gelar Penyuluhan Hukum Terpadu

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 966
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Bagian Hukum Setda Muba menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Terpadu Kecamatan dalam Kabupaten Muba. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Sekayu, Senin (11/11/2019). Hari pertama dilaksanakan di Kecamatan Sekayu, dan  dibuka oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba, H Yudi Herzandi SH […]

  • Tergolong Kabupaten Muda, Pembangunan Sudah Sejajar Dengan Daerah Lain

    Tergolong Kabupaten Muda, Pembangunan Sudah Sejajar Dengan Daerah Lain

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 952
    • 0Komentar
  • Muba Dukung Penetapan Perda RTRW & RDTR Online Single Submission

    Muba Dukung Penetapan Perda RTRW & RDTR Online Single Submission

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    PENTINGNYA percepatan penetapan peraturan daerah (perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR ) Online Single Submission (OSS), berguna bagi kemajuan pembangunan daerah untuk menarik investor berinventasi ke daerah. “Percepatan penetapan perda RTRW dan RDTR OSS itu sangat penting dan fundamental. Ini ibaratnya tapak pembangunan bagi daerah, mau dibawa ke mana […]

  • Muhammad Kece Ditangkap, Kerja Cepat Polri Peroleh Apresiasi

    Muhammad Kece Ditangkap, Kerja Cepat Polri Peroleh Apresiasi

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.023
    • 0Komentar

    DPP KNPI mengapresiasi kerja cepat Bareskrim Polri yang berhasil menangkap YouTubers Muhammad Kece yang telah menista agama. Wakil Ketua Umum DPP KNPI Sugiat Santoso mengatakan bahwa yang disampaikan Muhammad Kece di YouTubenya berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, terlebih yang disinggungnya soal agama. “Ditengah situasi pandemi begini baiknya kita saling menjaga kebatinan masyarakat agar tetap […]

expand_less
WordPress Archive aWeather Forecast Awebani – Restaurant WordPress Theme Aweber Connect Jetpack CRX Addon Awesome Gallery - Instagram, Flickr, Facebook galleries on your site Awesome Support Jetpack CRX Addon AWSM – One Page CV / Resume & Personal Portfolio WordPress Theme Awwa – Portfolio WordPress Theme Axel – Single Property Real Estate Theme Axial – Construction Company Elementor Template Kit Axios – Digital Agency WordPress Theme