Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Telur Asin, OSS & Izin yang Tak Lagi Bikin Pusing!

Telur Asin, OSS & Izin yang Tak Lagi Bikin Pusing!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 2.279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Brebes Tunjukkan Cara Birokrasi Bisa Ramah, Bukan Drama

SEANDAINYA ada lomba daerah paling sabar ngadepin urusan perizinan, Brebes mungkin langganan juara umum. Soalnya, banyak pelaku ekonomi kreatif yang ide-idenya udah meledak-ledak kayak popcorn, tapi kejedot di meja birokrasi. Mau bikin usaha? Izin dulu. Mau izin? Tunggu tanda tangan. Mau tanda tangan? Pejabatnya rapat. Giliran rapatnya kelar, semangat udah pindah ke jualan online.

Nah, biar nggak terus-terusan begini, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) akhirnya turun gunung pekan lalu, mereka ngumpulin para pegiat ekonomi kreatif di King Royal Hotel, Brebes. Bukan buat makan siang bareng, tapi buat acara yang namanya agak panjang Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko lewat OSS. Tapi intinya cuma satu, biar pelaku usaha nggak lagi takut sama yang namanya izin usaha.

Brebes emang terkenal dengan telur asinnya, tapi kalau pelaku ekonomi kreatif di sini dikasih kesempatan, bisa jadi asin-nya bukan cuma di telur, tapi juga di dompet. Coba bayangin, dari kuliner, kriya, sampai desain digital, semua bisa jadi sumber cuan kalau dijalankan dengan izin yang resmi.

Kemenekraf lewat Direktorat Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi, datang bawa kabar baik “Sekarang izin usaha bisa lewat sistem OSS. Nggak perlu ngantre, nggak perlu surat sakti, cukup klik-klik di laptop”.

Kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya, OSS ini ibarat jembatan emas buat para pelaku usaha biar bisa jalan tanpa drama. “Perizinan yang mudah dan transparan adalah pintu masuk menuju ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif,” katanya.
Bahasanya memang keren, tapi kalau diterjemahin ke bahasa warung kopi. “Sekarang ngurus izin gak perlu ngopi sampai dingin”.

OSS alias Online Single Submission ini kayak warung serba ada buat perizinan. Mau bikin usaha kerajinan, jualan desain, atau buka kafe tematik? Semua bisa diurus dari rumah. Asal sinyal kuat dan kuota cukup, izin pun langsung meluncur kayak orderan ojek online.

Kepala Subdirektorat Helmi Suhendry bilang, forum ini bukan cuma soal izin, tapi juga cara ngelihat peluang investasi dan kolaborasi. “Jadi bukan cuma ngerti caranya bikin izin, tapi juga ngerti gimana caranya bikin duitnya jalan”.

Sementara Direktur Anggara Hayun menambahkan, kegiatan ini juga buat ngasih edukasi tentang pentingnya izin berbasis risiko.
Alias, kalau usahamu cuma jual gantungan kunci, risikonya beda sama jual petasan. Tapi dua-duanya tetap butuh izin, biar usahanya aman dan dipercaya.

Asisten Sekda Brebes, Anna Dwi Rahayuning Rizky, juga nggak mau ketinggalan. Ia bilang Brebes punya potensi besar di kuliner dan kriya. Tapi potensi itu bisa nyangkut di pintu, kalau para pelaku usaha belum paham pentingnya izin.

“Izin usaha itu kayak helm waktu naik motor, kadang males dipakai, tapi pas ada razia, baru sadar fungsinya besar”.

Dan bener aja, kalau udah punya legalitas, produknya bisa dipercaya konsumen, bisa ikut pameran, bahkan bisa dilirik investor. Soalnya, investor zaman sekarang udah nggak mau investasi ke usaha yang “abal-abal tapi viral”.

Sekretaris Komisi I DPRD Brebes, Heri Fitriansyah, juga ngasih bumbu realitas. Katanya, Brebes bakal dapet bonus demografi, banyak anak muda produktif, tapi tantangannya adalah digitalisasi, jadi, mau nggak mau, perizinan pun harus ikut upgrade ke zaman online.

“Kami siap jemput bola, bukan nunggu bola masuk ke gawang birokrasi,” ujarnya penuh semangat.

Kalau acara kayak gini terus berlanjut, Brebes bisa jadi contoh daerah yang nggak cuma jual telur asin, tapi juga jual ide asin-manis-gurih khas anak muda kreatif. Bayangin aja, produk lokal yang dulu cuma dipajang di etalase kecil pasar tradisional, nanti bisa mejeng di marketplace internasional.

Dan semuanya dimulai dari satu hal sederhana: punya izin usaha, karena seperti kata pepatah versi upgrade, “Lebih baik izin di awal daripada diusut di akhir”.

Akhir kata, Kemenekraf bukan cuma ngajarin cara ngurus izin, tapi ngajak pelaku ekraf buat berpikir jangka panjang. Soalnya, kreativitas tanpa legalitas itu kayak nasi goreng tanpa kecap tetap bisa dimakan, tapi nggak lengkap.

Dengan sistem OSS, para pelaku ekonomi kreatif di Brebes dan daerah lain bisa mulai bergerak tanpa takut dihantui birokrasi, sekarang nggak ada alasan lagi buat usaha jalan di bawah meja.

Birokrasi boleh tetap ada, tapi harus adaptif. Daerah boleh kecil, tapi mimpinya besar, karena kalau Brebes bisa bikin telur asin mendunia, siapa bilang ide kreatif mereka nggak bisa bikin dunia jadi lebih asin gurih juga?.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengusaha Rental Mobil Kehilangan Honda Jazz, Diduga Digelapkan oleh Sindikat

    Pengusaha Rental Mobil Kehilangan Honda Jazz, Diduga Digelapkan oleh Sindikat

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.629
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Ardi Ardiman (46), Seorang Pengusaha Rental Mobil   Ardi Ardiman, harus mengalami kerugian setelah kehilangan satu unit mobil Honda Jazz warna hitam dengan nomor polisi BG 1055 IW. Mobil tersebut disewa selama lima hari oleh kenalannya, Hermansyah. Namun, Hermansyah diketahui meminjamkan mobil itu kepada dua orang bernama Fatur dan Hendri. Hingga kini, mobil tersebut belum […]

  • Seri Kertas Putih CBK: Mengelola Rantai Pasokan dalam Normal Baru Pasca-pandemi Profesor Jing Wu

    Seri Kertas Putih CBK: Mengelola Rantai Pasokan dalam Normal Baru Pasca-pandemi Profesor Jing Wu

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 785
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR, Media OutReach – Ekonomi global telah menghadapi serangkaian guncangan ekstrem selama beberapa tahun terakhir, mulai dari pandemi COVID-19 hingga perang dagang AS-Tiongkok dan invasi Rusia ke Ukraina. Perubahan dramatis ini berdampak luas pada globalisasi, yang mengarah pada pembalikan fundamental keterbukaan perdagangan multilateral dan gangguan status quo dalam rantai pasokan global. Perekonomian global […]

  • Pertandingan Persahabatan Voli di Stable Berkuda

    Pertandingan Persahabatan Voli di Stable Berkuda

    • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 925
    • 0Komentar

    SORAK-sorai para suporter meriahkan pertandingan persahabatan Bola Voli Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Musi Banyuasin di Stable Berkuda Sekayu, Senin (31/01/2022). Pertandingan persahabatan ini dibuka secara resmi oleh Plt Bupati Beni Hernedi SIP diwakili Asisten Pengembangan. Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H M Yusuf Amilin, hadir langsung Wakil Ketua I TP PKK Muba yang […]

  • Satuan Gugus Tugas Covid-19  Kemenag-MUI Serukan Takbiran dan Salat Ied di Rumah

    Satuan Gugus Tugas Covid-19  Kemenag-MUI Serukan Takbiran dan Salat Ied di Rumah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    SATUAN Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin bersama  Kementerian Agama Muba dan Majelis Ulama Indonesia sepakat memperbolehkan umat islam untuk nelakukan takbiran dan sholat Ied di rumah bersama keluarga inti. Tatacara pelaksanaan takbir dan shaolat Ied mengikuti edaran dari Kemenag RI. Kesepakatan memperbolehkan menggelar takbiran dan sholat ied di rumah bersama keluarga inti diikuti dengan […]

  • Pacu Transformasi Ekonomi, Menkominfo Siapkan 5 Program Strategis Tahun 2022, Apa Saja Program Tersebut

    Pacu Transformasi Ekonomi, Menkominfo Siapkan 5 Program Strategis Tahun 2022, Apa Saja Program Tersebut

    • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyiapkan lima program strategis untuk mendukung tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022, yakni Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk memacu transformasi ekonomi Indonesia. Menurutnya, Kementerian Kominfo secara khusus menyiapkan 5 program untuk mendukung 3 prioritas pembangunan nasional. “Dalam pelaksanaan RKP 2022, Kementerian Kominfo mengimplementasikan yang berhubungan […]

  • SMP Megang Sakti Mura Juara Turnamen AN Cup 2019

    SMP Megang Sakti Mura Juara Turnamen AN Cup 2019

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Musirawas – Sekolah menengah Pertama (SMP) Megang Sakti, Musirawas berhasil menjuarai turnamen sepakbola Alex Noerdin Cup 2019 usia 14 tahun zona Kabupaten Musirawas. Pada partai puncak yang digelar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Musirawas, Minggu (27/1) siang, SMP Megang Sakti mengalahkan lawannya SSB Silampari Tugumulyo dengan skor 4-1. Pelatih Sepakbola SMP Megang Sakti Angga mengatakan, […]

expand_less
WordPress Archive Quardo | Deluxe Hotels WordPress Theme Quasar – WordPress Theme with Animation Builder Qube – Responsive Multi-Purpose Theme Qudos – Creative Portfolio & Agency WordPress Theme Qudrat – Islamic Center & Mosque Elementor Template Kit Queak – Cleaning Service Elementor Template Kit Queeny – Fashion Lingerie WordPress Theme Quere – Real Estate & Apartments WordPress Theme Querida – Creative Agency WordPress Theme Questionar – FAQ Accordions for Elementor