Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Pemerintah + Developer = Kombinasi Epic buat Industri Gim Lokal

Pemerintah + Developer = Kombinasi Epic buat Industri Gim Lokal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
  • visibility 887
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di balik layar laptop yang masih ada stiker “Core i3 Inside” dan tumpukan mi instan di pojok meja, industri gim Indonesia sedang menggeliat. Bukan cuma menggeliat karena pinggang pegal habis duduk coding 12 jam, tapi menggeliat karena ada harapan kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) yang kini makin mesra.

Belum lama ini, di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta tempat yang namanya saja sudah seperti judul sinetron Ramadan terjadi audiensi strategis. Kemenekraf yang kini dinakhodai Teuku Riefky Harsya duduk semeja dengan para pelaku industri gim lokal. Tujuannya? Bukan buat mabar Mobile Legends, tapi membahas bagaimana caranya gim lokal bisa naik kasta. Dari yang dulunya “cuma lucu-lucuan” di Play Store, jadi produk kreatif yang bisa bersaing di kancah internasional.

Industri gim kita bukan sekadar tempat pelarian dari tugas kantor atau skripsi yang tak kunjung kelar. Industri ini adalah mesin ekonomi baru the new engine of growth, kata Pak Menteri. Dan benar saja, kalau dulu anak muda dibilang “nggak ada kerjaan” karena main gim, sekarang malah bisa jadi CEO studio gim indie.

Indonesia tak boleh ketinggalan dari negara tetangga. Lihat Korea Selatan, mereka tidak cuma jago bikin K-Drama dan skincare, tapi juga punya ekosistem gim yang bisa membuat dunia ternganga. Bahkan Vietnam, yang dulu terkenal karena pho dan semangat juangnya, sekarang punya gim “Flappy Bird” yang sempat bikin dunia stres kolektif. Masa kita cuma jadi penonton?

Langkah konkret pun dijanjikan Kemenekraf pendampingan, program-program pendukung, dan promosi event-event lokal seperti IGDX, Global Game Jam, Game Prime, dan tentu saja Game Seed 2025. Ini bukan sekadar nama-nama keren untuk diketik di spanduk, tapi ladang subur tempat bibit kreatif tumbuh dan bercabang, sampai bisa berbuah ekspor.

Wamenekraf Irene Umar juga menambahkan pentingnya literasi masyarakat soal gim lokal. Karena percuma ada game keren buatan anak bangsa, kalau yang dimainkan warga tetap Candy Crush buatan negeri seberang. Masyarakat perlu disadarkan bahwa main gim lokal itu bukan cuma hiburan, tapi juga dukungan nyata untuk ekonomi digital Indonesia.

AGI Asosiasi Game Indonesia bukan sekadar kumpulan pengembang dan penerbit. Mereka adalah pasukan kreatif yang saban hari berkutat dengan pixel, script, dan deadline. Mereka yang sejak 2013 tak pernah lelah menumbuhkan ekosistem, berharap kolaborasi dengan Kemenekraf bisa menyamakan visi  bahwa industri gim lokal bisa jadi pemain utama, bukan figuran yang cuma muncul di end credit.

Shafiq Husein, sang presiden AGI, berharap audiensi ini bukan sekadar “foto bareng dan pulang”, tapi jadi batu loncatan strategis. Karena jika Indonesia bisa menghasilkan gim lokal yang punya daya saing global, maka bukan mustahil suatu hari nanti, anak muda Indonesia bisa main gim buatan lokal di konsol buatan sendiri. Dream big, play local…..

Kalau Jepang bangga dengan Nintendo, dan Swedia punya Mojang sang pembuat Minecraft, maka Indonesia juga bisa punya identitas digital sendiri. Tapi itu hanya bisa terjadi jika pemerintah, industri, dan masyarakat main di tim yang sama. Jangan sampai gim lokal cuma jadi underdog di negeri sendiri, tapi malah terkenal duluan di luar negeri.

Karena di zaman sekarang, pahlawan bukan cuma yang angkat bambu runcing, tapi juga yang bisa angkat sektor gim lokal dari level underrated ke world-class. Jadi, mari kita dukung gim buatan anak bangsa. Karena siapa tahu, di balik karakter pixel kecil itu, ada pahlawan ekonomi masa depan.

Kalau kamu punya ide buat gim lokal, jangan disimpan di mimpi. Push rank-lah ide itu sampai ke Kemenekraf. Karena siapa tahu, dari kamar sempit dan kopi sachet, lahir gim yang bikin dunia tercengang. Jangan biarkan industri gim lokal terus-terusan jadi gacha kadang dapet dukungan, kadang cuma dapet “try again next year”. Dengan kolaborasi epic ini, kita bisa ngatur strategi, bukan cuma ngandelin hoki. Biar anak bangsa bisa ngembangin gim, bukan cuma ngembangin sabar.

Dan terakhir Gim buatan lokal harus bisa bikin dunia bertanya, “Ini buatan mana nih? Keren banget!”. Bukan sebaliknya. “Ini buatan mana nih? Eh, nggak bisa bahasa Inggris…”
Jadi mari kita kombinasikan strategi, dukungan, dan kopi sachet, karena masa depan ekonomi digital bisa dimulai dari layar 14 inci dan semangat yang epic!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hotspot Sumsel Tinggal 2 Titik, Rp100 Miliar untuk 10 Daerah Ini

    Hotspot Sumsel Tinggal 2 Titik, Rp100 Miliar untuk 10 Daerah Ini

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) turun dratis, dari sebelumnya 403 titik pada akhir September menjadi hanya dua titik per 25 Oktober 2026. Sementara pemerintah pusat kembali menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) Rp100 miliar untuk penanganan karhutla di 10 kabupaten/kota di Sumsel, dengan alokasi masing-masing Rp10 miliar. Bantuan tahap […]

  • Dampak Covid, Ringankan Beban di Masa Pandemi Bupati Dodi Salurkan Bantuan Beras Bagi Warga Muba di Kota Palembang

    Dampak Covid, Ringankan Beban di Masa Pandemi Bupati Dodi Salurkan Bantuan Beras Bagi Warga Muba di Kota Palembang

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    DAMPAK dari pandemi COVID-19 tidak hanya dirasakan warga Musi Banyuasin yang berdomisili di Muba, namun warga Muba yang merantau dan tersebar di Sumsel khususnya di Palembang juga terdampak dari imbas COVID-19. Sebelumnya juga sebanyak 400 tabung oksigen beserta isi disalurkan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA yang juga Ketua Umum KADIN Sumsel […]

  • Tiga PPIU Diblokir dari Siskopatuh, Kementerian Haji dan Umrah Perketat Pengawasan

    Tiga PPIU Diblokir dari Siskopatuh, Kementerian Haji dan Umrah Perketat Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Haji dan Umrah memblokir akses Siskopatuh tiga PPIU. Simak daftar perusahaan dan alasan pemerintah memperketat pengawasan umrah. Kementerian Haji dan Umrah mengambil langkah tegas dalam mengawasi penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah. Akses akun Siskopatuh milik tiga Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) diblokir sehingga ketiganya tidak dapat melakukan input data melalui sistem tersebut. Tiga PPIU […]

  • Masih Dalam Pembahasan, Pemerintah Belum Tetapkan Harga Booster Vaksin

    Masih Dalam Pembahasan, Pemerintah Belum Tetapkan Harga Booster Vaksin

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

      PEMERINTAH Indonesia akan memulai vaksinasi booster COVID-19 pada 12 Januari 2022. Namun khusus untuk vaksinasi non-program pemerintah atau mandiri diberlakukan pembayaran. Untuk tarif yang beredar saat ini bukanlah tarif vaksinasi dalam negeri, melainkan tarif vaksinasi di luar negeri. Tarif tersebut masih berupa perkiraan rentang harga yang berlaku di beberapa negara. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 […]

  • Ganti Rugi Disepakati, Pembangunan Jalan Tol Dikebut

    Ganti Rugi Disepakati, Pembangunan Jalan Tol Dikebut

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.432
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau bersama Badan Pertanahan Nasional/Agraria Tata Ruang (BPN/ATR) Riau dan Kejati Riau membahas percepatan pembebasan lahan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang, Senin (10/1/2022) di kantor BPN/ATR Riau untuk mempercepat pembangunan jalan bebas hambatan itu. Jalan bebas hambatan sepanjang 40 kilometer (Km) tersebut masih ada sekitar 700 meter lahan masyarakat yang belum diganti rugi, tepatnya […]

  • Galaxy A Series Bisa Jadi Teman Terbaikmu, Mentransformasi Kerja & Bermain Sehari-hari

    Galaxy A Series Bisa Jadi Teman Terbaikmu, Mentransformasi Kerja & Bermain Sehari-hari

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Memang di era digitalisasi dan kemajuan teknologi, manusia tak terlepas dari handphone, terutama smartphone, karena dengan telepon pintar ini banyak manfaat positifnya, bukan untuk sekedar gaya-gayaan saja. Bahkan kita semua setuju bahwa smartphone kita telah menjadi lebih dari sekadar aksesori atau alat. Mulai dari mengekspresikan diri kita sendiri, hingga terhubung dengan orang lain, dan […]

expand_less
WordPress Archive Hydd – Creative Multi-Purpose WordPress Theme Hyfinance – Financial Advisor Elementor Template Kit Hygienex – Cleaning Services Elementor Template Kit Hypermart – Fast, Conversion Optimized WooCommerce Theme HyperX – Responsive WordPress Portfolio Theme Ibble – Education WordPress Theme iBid – Multi Vendor Auctions WooCommerce Theme iCalendars Add-on: Chauffeur Taxi Booking System iCarus | Photography Theme for WordPress Icelab – Ice Cream & Frozen Yogurt Shop Elementor Template Kit