Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » “Desa Kreatif, Kue Karawo & Ekonomi Tak Boleh Asal Gosong”

“Desa Kreatif, Kue Karawo & Ekonomi Tak Boleh Asal Gosong”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 1.476
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADA satu kebenaran universal dalam dunia ekonomi, siapa pun yang pernah menunggu kue keluar dari oven tahu, kalau terlalu cepat dibuka pintunya, adonannya bisa kempes, beginilah kira-kira gambaran pilot project Desa Kreatif Tanggilingo di Bone Bolango, Gorontalo, yang baru saja diresmikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Di atas panggung, Menteri berbaju krem dengan syal biru, sambil memegang mikrofon, tampak seperti chef Gordon Ramsay yang tiba-tiba dipanggil untuk jadi juri lomba karawo, bedanya, tak ada teriakan “It’s raw!”, karena kue Karawo sudah jelas matang dan laris manis.

Tanggilingo bukan sembarang desa, ia ibarat dapur besar yang tiap Idul Fitri mendadak berubah jadi pabrik biskuit raksasa, coba umpamanya ada 13 ribu toples kue Karawo berhamburan keluar, siap diserbu pemesan dari Gorontalo sampai Jakarta. Kalau setiap toples rata-rata dihargai Rp80 ribu, maka omzetnya bisa tembus Rp1 miliar lebih. Itu belum termasuk efek samping, dari tukang gula, tukang telur, sampai supir pickup yang jadi logistik kilat dadakan.

Yang menarik, Tanggilingo awalnya terkenal dengan fesyen sulaman Karawo sejenis bordir manual yang sabarnya setara menunggu WhatsApp doi dibales. Tahun 2022 lalu, desa ini sudah ditetapkan sebagai desa kreatif fesyen. Tapi tahun 2025, jurusnya ditambah kuliner. Jadi, desa ini sekarang punya dua kaki ekonomi kreatif, yakni jarum sulam dan loyang kue. Kalau satu patah, masih ada satu lagi yang menopang.

Ini strategis, karena dalam ekonomi, diversifikasi itu bukan soal gaya-gayaan, tapi soal bertahan hidup. Ingat pepatah di tengah kampung “Jangan taruh semua telur di satu keranjang, apalagi kalau keranjangnya dititip ke tetangga yang sering jatuh dari motor”.

Peresmian Desa Kreatif ini bukan sekadar seremoni panggung, tapi simbol, Presiden Prabowo bahkan menegaskan, industri kreatif adalah mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Nah, mesin ini ternyata bukan berlokasi di gedung pencakar langit Jakarta, tapi di desa-desa yang punya kearifan lokal.

Di sinilah,  desa yang tadinya dianggap sebagai pemain pinggiran, kini jadi dapur utama, kalau dulu desa dipandang sebagai tempat kirim beras dan anak muda perantau, sekarang desa bisa jadi sumber devisa, branding budaya, bahkan magnet wisata.

Misalnya kalau 10% saja dari 74 ribu desa di Indonesia punya produk kuliner khas yang laku di pasar global, itu bukan lagi ekonomi kreatif, tapi revolusi sendok dan garpu.

Tentu saja, membicarakan desa kreatif tanpa bicara pasar sama saja seperti bikin adonan tanpa gula, kue Karawo boleh harum, tapi bagaimana nasibnya di pasar modern?,  apakah siap masuk rak supermarket nasional?, apakah tahan dibawa ekspor?, apakah sudah punya sertifikasi halal, izin edar, atau barcode?.

Masalah modal juga tak kalah pelik, UMKM seringkali terjebak dalam lingkaran butuh modal tapi tak punya agunan. Bank masih ragu-ragu, sementara koperasi sering kalah modal dibanding pinjaman online yang bunganya bisa bikin kepala puyeng tujuh keliling. Di sinilah Kemenekraf harus turun tangan, memastikan ada jalur pembiayaan yang manusiawi, bukan yang membuat pelaku usaha seperti ayam digiring ke kandang bank.

Tapi optimisme tetap ada, apalagi kalau pelaku UMKM belajar digital marketing, bayangkan ibu-ibu pembuat Karawo yang dulu sibuk mengaduk adonan di dapur, kini juga sibuk bikin konten TikTok cobain kue Karawo, bikin mantu betah di rumah mertua!, kalau sudah begini, bukan cuma desa yang panen, tapi algoritma pun ikut mengangkat.

Resep nenek moyang

Ekonomi kreatif itu sejatinya perkawinan antara tradisi dan inovasi, sulaman Karawo adalah warisan budaya, tapi bagaimana membuatnya tampil kekinian?, kue Karawo adalah resep nenek moyang, tapi bagaimana kemasannya bisa bersaing dengan biskuit impor?

Jadi oleh karena itu, semakin tinggi nilai tambah dari tradisi, semakin besar daya saing di pasar, nilai tambah ini lahir dari desain kemasan, produk, sampai sistem distribusi, karena konsumen sekarang bukan hanya membeli rasa, tapi juga cerita.

Kalau kue Karawo bisa dijual misalnya dengan narasi “Setiap gigitan adalah sulaman rasa dari Gorontalo”, itu bisa lebih mahal dibanding hanya “kue enak, cocok buat lebaran” branding adalah rempah baru dalam masakan ekonomi.

Ada pepatah kuno, “Air yang tenang jangan disangka tak ada buaya”, begitu juga dengan desa, jangan kira kalau sunyi, tak ada potensi ekonomi. Justru desa menyimpan buaya raksasa bernama daya kreatif, tantangannya adalah bagaimana buaya ini diarahkan berenang ke kolam pasar global, bukan malah nyasar ke rawa-rawa birokrasi.

Peresmian Desa Kreatif Tanggilingo memberi sinyal bahwa pemerintah serius mendorong ekonomi kreatif dari akar rumput. Tapi serius saja tidak cukup, harus ada keberlanjutan, seperti akses modal, pelatihan, digitalisasi, dan infrastruktur. Tanpa itu, kue kreatif desa bisa gosong sebelum matang.

Ekonomi kreatif bukan sekadar jargon, tapi pertaruhan, apakah Indonesia mau naik kelas dari pengekspor bahan mentah jadi eksportir nilai tambah. Kalau Tanggilingo berhasil, desa lain bisa meniru, kalau gagal, ya jangan salahkan oven, barangkali resep kebijakannya yang keliru.

Ingat pepatah yang satu ini “Jangan biarkan ayam mati di lumbung padi”, jangan biarkan desa yang kaya budaya justru miskin peluang. Karena sejatinya, ekonomi kreatif bukan hanya soal uang, tapi juga soal harga diri bangsa.

Pesanya, di zaman ketika dunia mencari produk yang punya cerita, Indonesia sebenarnya sedang duduk di atas tambang emas narasi. Jangan sampai emas itu dijual kiloan, sementara kita cuma dapat debunya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan TSCC, Mawardi Apresiasi Swasta

    Resmikan TSCC, Mawardi Apresiasi Swasta

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.904
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya meresmikan pembukaan The Sultan Convention Center yang ditandai dengan scan finger secara bersamaan, Minggu (11/11/2018) malam. Dalam kesempatan tersebut Wagub MY didampingi Chief Executive Officer The Sultan Convention Center Setia Gumilar, Auditama 1 BPK RI Agung Firman Sampurna, serta sejumlah tamu lainnya. Di sela peresmian Mawardi Yahya […]

  • Luar Biasa, Gubernur Gowes Sepeda 40 Km ke Sungsang

    Luar Biasa, Gubernur Gowes Sepeda 40 Km ke Sungsang

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    DINI Hari weekend-nya, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengisi agendanya dengan gowes sepeda  bersamaan memeriahkan HUT ke 74 Kodam II Sriwijaya. Gowes yang mengambil rute Makodam di  Kota Palembang hingga Tanjung Api-api sepanjang 73 Km tersebut juga melibatkan Forkopimda diantaranya Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan. Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto dan ratusan  peserta […]

  • Siapkan Anggaran 30 M untuk Perbaikan Jalan Rusak di Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu

    Siapkan Anggaran 30 M untuk Perbaikan Jalan Rusak di Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu

    • calendar_month Selasa, 25 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu –  Adanya ruas jalan yang rusak di Kecamatan dan desa   Termasuk Keluhan Jaringan Instalasi Penerangan Jalan Umum di sepanjang jalan poros desa Bailangu sampai dengan sungai guci Epil dalam wilayah kabupaten Musi Banyuasin termasuk salah satunya di Desa Bandar Jaya Kecamatan Sekayu ditanggapi serius Pemkab Muba. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pekerjaan Umum […]

  • 154 Peserta Lulus CPNS di Muba

    154 Peserta Lulus CPNS di Muba

    • calendar_month Senin, 31 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu– Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] mengumumkan hasil kelulusan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Muba, hasil kelulusan tersebut tertuang berdasarkan Surat pengumuman nomor: 800/1398/BKPSDM/2018 tentang peserta yang lulus seleksi CPNS di lingkungan Pemkab Muba. Tercatat, ada 154 nama yang dinyatakan lulus CPNS di lingkungan Pemkab Muba dari total formasi yang disediakan sebanyak […]

  • Beras Dipastikan Aman Sampai 5 Bulan ke Depan

    Beras Dipastikan Aman Sampai 5 Bulan ke Depan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Bulog yang berada di Jalan Kolonel H. Burlian KM. 9 Palembang, Jum’at (20/3/2020). Sidak tersebut guna memastikan langsung ketersediaan pangan khususnya beras untuk masyarakat Sumsel di tengah mewabahnya Corona Virus Desease-19 (Covid-19) di Indonesia. “Disaat isu Covid-19 ini masih berlangsung, tentu kita tidak boleh […]

  • Daerah Padat Penduduk Sasaran Utama Vaksinisasi, Upaya Antisipasi Pandemi Covid

    Daerah Padat Penduduk Sasaran Utama Vaksinisasi, Upaya Antisipasi Pandemi Covid

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meninjau vaksinasi massal COVID-19 yang dilakukan di Rumah Susun (Rusun) Tanah Tinggi, Jakarta, Pusat, DKI Jakarta, pada Senin (14/6/2021). “Hari ini saya bersama-sama dengan Menteri Kesehatan, Gubernur DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Pusat melihat progres perkembangan vaksinasi, utamanya yang diadakan di Rusun Tanah Tinggi,” kata Presiden Joko Widodo melalui siaran virtual yang […]

expand_less
WordPress Archive Frintem – Printing Company WordPress Theme + RTL Frizty – Pet Shop WooCommerce Theme + RTL Froday – Coupons and Deals WordPress Theme Front - Multipurpose Business WordPress Theme Frontend Publishing Pro FrontFour – Creative Photography Template Kit Frontline – Attorney & Lawyer WordPress Theme FrontOne – Creative Photography Template Kit FrontSix – Creative Photography Template Kit FrontThree – Creative Studio Template Kit