Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Jaga Kondisi Aman, Polda Bersama Kemenkumham Sumsel Ikuti FGD

Jaga Kondisi Aman, Polda Bersama Kemenkumham Sumsel Ikuti FGD

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
  • visibility 651
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERTEMPAT di Gedung Promoter Mapolda Sumsel, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan, Dadi Mulyadi mengikuti Focus Group Discussion dengan tema Meningkatkan Sinergitas dalam Pemeliharaan Situasi Kamtibmas di Wilayah Sumsel dalam rangka terwujudnya Sumatera Selatan Maju untuk Semua, belum lama ini.

“Tujuan FGD kali ini adalah untuk berdiskusi dan memetakan potensi ancaman yang dapat menghambat progres pembangunan nasional dan pembangunan wilayah Sumsel, sekaligus memetakan potensi strategis implementatif serta saling bersinergi,” jelas Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Drs. Toni Harmanto, MH., ketika menyampaikan kata pengantarnya sebagai mana dilansir dari Tribratanews.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru turut hadir sebagai narasumber sekaligus membuka kegiatan.

“Giat FGD ini harus kita apresiasi karena menjadi wadah seluruh Forkopimda Sumsel untuk berdiskusi dan bertukar pikiran membahas problematika negeri ini. Semoga diperoleh solusi atas segala masalah yang ada di wilayah Sumatera Selatan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan terkendali,” Ujarnya.

Banyak hal yang menjadi pokok pembahasan, mulai dari peredaran narkotika, sengketa tanah ulayat, permasalahan dan penanganan pandemi Covid-19, pelaksanaan program vaksinasi, situasi overcapacity lapas/rutan, illegal minning dan illegal drilling serta permasalahan lain yang dibutuhkan solusi segera. Ketika dibahas mengenai overcapacity, Kepala Divisi Pemasyarakatan Dadi Mulyadi menegaskan bahwa kondisi lapas/rutan di Sumatera Selatan saat ini mengkhawatirkan karena telah mencapai angka overcapacity 128%.

“Jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Sumatera Selatan saat ini adalah 15.077 orang, dengan kondisi kapasitas lapas/rutan hanya untuk 6605 orang.

Para WBP ini pun 60% adalah kasus narkotika. Adapun upaya kami dalam menangani overcapacity adalah dengan mengoptimalkan pemberian hak Integrasi (PB, CB, CMB, Asimilasi) dan remisi, melakukan pemindahan narapidana ke UPT Pemasyarakatan lain, mengoptimalkan surat terkait Justice Collaborator, hingga melaksanakan rehabilitasi bagi pengguna narkoba di lapas/rutan.

Semua ini dilakukan demi mewujudkan situasi Lapas/Rutan yang aman, tertib dan terkendali,” Jelas Kepala Divisi Pemasyarakatan Dadi Mulyadi.(***)

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serahkan CSR, Gubernur Optimis Sumsel  Mandiri Pangan Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat

    Serahkan CSR, Gubernur Optimis Sumsel  Mandiri Pangan Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 638
    • 0Komentar

    AJAKAN untuk bersama-sama membangun daerah memang kerap kali didengungkan Gubernur Sumsel H Herman Deru. Termasuk juga salah satunya dalam mewujudkan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) yang saat ini juga menjadi fokusnya. Dimana program SMP tersebut dinilai akan semakin mendongkrak kesejahteraan masyarakat di Sumsel. “SMP ini sangat penting agar pengeluaran masyarakat semakin rendah dan penghasilan semakin tinggi […]

  • Beras ASN Sumsel Lanjut 2026, Efektifkah?

    Beras ASN Sumsel Lanjut 2026, Efektifkah?

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MENJELANG Ramadan, harga beras selalu menjadi perhatian utama di Sumatera Selatan. Konsumsi meningkat, pasar diuji, dan pemerintah daerah dituntut menjaga stabilitas harga. Di tengah situasi itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memastikan program distribusi beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap berjalan pada 2026. Kepastian itu disampaikan dalam Rapat Evaluasi Pendistribusian Beras Tahun Anggaran 2025 dan […]

  • Kesehatan Wisman Syarat Utama

    Kesehatan Wisman Syarat Utama

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.472
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menekankan dengan dibukanya Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali secara resmi untuk perjalanan internasional pada 14 Oktober 2021, kesehatan wisatawan mancanegara (wisman) menjadi syarat utama untuk datang berwisata ke Indonesia. Menparekraf Sandiaga Uno saat Weekly Press Briefing yang dilakukan secara virtual […]

  • Prabowo-SBY Sepakati Fokus Kampanye yang Berurusan dengan Perut Rakyat  

    Prabowo-SBY Sepakati Fokus Kampanye yang Berurusan dengan Perut Rakyat  

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 660
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sepakat dalam kampanye akan mengangkat isu-isu ekonomi terutama yang berurusan dengan perut rakyat. Selain itu Prabowo-SBY sepakat juga tidak akan membawa isu SARA untuk menjatuhkan lawan. “Kami sepakat untuk fokus kampanye mengutamakan kepentingan rakyat terutama dalam situasi ekonomi yang […]

  • PT Intimegah vs Rusli, Begini Cara Disnakertrans Muba Jaga Keadilan

    PT Intimegah vs Rusli, Begini Cara Disnakertrans Muba Jaga Keadilan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.855
    • 0Komentar

    DI MUSI Banyuasin ini, persoalan hubungan industrial itu kadang datangnya bukan pakai alarm atau sirine. Namun datangnya pelan, diam, malu-malu, lalu mendadak jadi besar seperti rumput liar di pekarangan, awalnya cuma sehelai, eh… tahu-tahu sudah setinggi betis. Dan ketika rumput itu sudah mulai menggesek ujung celana, barulah semua orang nyari siapa yang punya alat potong. […]

  • Kabar Baik di Tengah Pandemi: Indonesia Berhasil Jual Samurai Bond Senilai 13,21 Triliun Rupiah di Jepang

    Kabar Baik di Tengah Pandemi: Indonesia Berhasil Jual Samurai Bond Senilai 13,21 Triliun Rupiah di Jepang

    • calendar_month Senin, 24 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 884
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Republik Indonesia kembali sukses menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi Yen Jepang (Samurai Bonds) untuk kedua kalinya di masa pandemi sejak Juli 2020. Penerbitan Samurai Bonds ini berhasil mencetak benchmark size sebesar JPY 100 miliar (13,21 triliun rupiah) yang ketujuh kalinya sejak 2015. Ini adalah bukti kepercayaan atas kredibilitas ekonomi Indonesia. Walaupun di tengah state […]

expand_less
WordPress Archive Grandium – Hotel Booking WordPress Theme Grandpoza – Construction WordPress Theme Granite – Construction & Building Company Elementor Template Kit Grankare – Senior Care WordPress Theme Granny – Elegant Restaurant & Cafe WordPress Theme Grano – Organic & Food WordPress Theme Grape – Professional & Flexible Admin Template Graph Paper Press Sell Media Graph Paper Press Sell Media Access Control Graph Paper Press Sell Media Add Bulk