Hukum

Dukung Pemberantasan Korupsi, Pemprov Sumsel Bentuk Komite Integritas

Pemberantasan korupsi memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui pendekatan moral, psikologi dan sosiologi

Foto : Humas Pemprov. Sumsel

SUMSELTERKINI.ID, Palembang –  Pemerintah Provinsi Sumsel membentuk Komite Integritas di lingkungan Pemerintah Provinsi guna mendukung pemberantasan korupsi  dan membangun integritas antar kepemimpinan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Nasrun Umar menjelaskan,  korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa, bahkan sudah menjadi penyakit moral, akhlak dan tradisi yang berkelanjutan, sehingga pemberantasan korupsi memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui pendekatan moral, psikologi dan sosiologi.

“Bicara korupsi, harus bicara tentang Reformasi Birokrasi dan ini dimulai dari pimpinan unit kerja sebagai Role Model dalam menumbuh kembangkan Agen Perubahan. Ciptakan Birokrasi pemerintah yang memiliki integritas, bersih dari perilaku KKN menuju clean government dan good governance,”ujarnya dalam menghadiri Finalisasi Penyusunan Pedoman Budaya Integritas di Lingkungan Pemprov Sumsel dan Workshop Pengendalian Strategis Anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Aula Graha Bina Sarana Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Kamis (26/10/2017).

Dia menjelaskan Pemprov Sumsel telah membentuk Komite Integritas di Lingkungan Pemprov Sumsel dengan surat keputusan Gubernur Sumsel nomor 588/KPTS/ITDAPROV/2017 tanggal 15 September 2017.

“Jadi selama dua hari ini kita bersama akan melakukan finalisasi terhadap draft Panduan Komite Integritas Provinsi Sumsel,”sambungnya.

Komite Integritas yang telah disusun nantinya akan dipergunakan sebagai pedoman pembangunan budaya intergritas guna memastikan pembangunan integritas antar kepemimpinan di Provinsi Sumsel.

Kemudian membangun budaya integritas yang dapat menjauhkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Dirinya menghimbau kepada seluruh peserta mari bersama-sama mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga Panduan Komite Integritas Provinsi Sumsel dapat terselesaikan dengan baik.

Bahkan Nasrun meminta agar secara konsisten mengimplementasikan nilai-nilai integritas anti korupsi tersebut. Sehingga nantinya membawa perubahan yang signifikan kearah yang lebih baik, disiplin, jujur dan berintegritas.

“Saya sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada KPK yang telah melaksanakan acara ini. Semoga workshop ini dapat bermanfaat bagi percepatan penanganan pemberantasan korupsi di Indonesia,”tutupnya.

Tim Pembangunan Budaya Integritas Nasional (KPK), Asep Choirullah mengapresiasi Pemprov Sumsel yang sudah melaksanakan kegiatan Penyusunan Pedoman Budaya Integritas di Lingkungan Pemprov Sumsel dan Workshop Pengendalian Strategis Anti KKN.

“Kami dari KPK mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemprov Sumsel. Rangkaian yang dilakukan sebagai tindak lanjut yang sebelumnya telah dilakukan beberapa waktu lalu masih terus dilanjutkan,”katanya.

Dia berharap bahwa bentuk komitmen pembangunan integritas di Provinsi Sumsel sesuai yang diinginkan.

 

Comments

Terpopuler

To Top