Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Petugas Haji, Amanah Tinggi

Petugas Haji, Amanah Tinggi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
  • visibility 817
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Setiap musim haji, langit Tanah Suci tak hanya menyambut jutaan doa dari seluruh penjuru dunia, tapi juga menanti rombongan jamaah dari Indonesia, bahkan dari Sumatera Selatan pun setiap tahun ribuan jamaah berangkat ke tanah suci.  Haji asal Sumatera Selatan bahkan kian tahun kian ramai.

Tahun ini, ada 7.012 nama yang siap berangkat menunaikan rukun Islam kelima. Jumlah yang kalau dikumpulkan bisa bikin satu stadion penuh sesak oleh lautan mukena dan ihram, luar biasa…

Disisi lain, ada satu profesi yang tiap tahun muncul, tapi nggak ada jurusan kuliahnya. Namanya Petugas Haji Daerah, alias PHD. (Maaf jangan salah paham atau gagal paham disingkat gatot ya) karena ini bukan gelar akademik. PHD, itu bukan berarti kamu doktor, tapi harus paham kalau PHD itu, tugasnya harus siap jadi tukang pikir, tukang angkut, tukang jawab, tukang sabar, dan kadang-kadang… tukang urut jamaah yang kesemutan di Muzdalifah.

Di Sumsel, Jum’at kemarin (11 April 2025), Sekretaris Daerah Sumsel, Pak Edward Candra, resmi membuka pelatihan PHD di Asrama Haji Palembang. Beliau datang bukan buat ngecek catering atau nyicip kurma, tapi buat kasih wejangan penting ke 48 petugas terpilih yang lolos seleksi. Mereka ini ibarat “the chosen one” versi Sumsel, dipilih buat mendampingi 7.012 jamaah haji yang akan berangkat tahun ini. Jumlah segitu, kalau digabung, bisa bikin arisan RT se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Pak Sekda tegaskan  PHD itu nggak main-main, gak main kesempatan, tapi harus berkerja sungguh, harus serius, profesional, dan tetep ramah. Nggak boleh songong, nggak boleh baperan, apalagi kalau jamaah mulai tanya hal-hal absurd kayak, “Ustaz, unta di Arab dikasih pakan apa ya?”

Iya, harus maklum namanya juga jamaah kita, terlebih banyak yang lensia. Ada yang baru pertama kali naik pesawat, ada yang kangen anak pas baru nyampe Madinah, ada juga yang sibuk nyari WiFi buat update status “Menuju Baitullah, doakan ya bestiee~”

Di sinilah PHD harus tampil  bukan cuma paham rukun haji, tapi juga jadi tempat curhat, penenang hati, bahkan kadang harus jadi alarm hidup karena jamaahnya lupa jam berapa mabit.

Oleh sebab itu, Pak Sekda pesen supaya pelatihan ini jangan dianggap kayak seminar pengantar tidur. Harus disimak serius. Karena nanti di lapangan, nggak ada waktu mikir dua kali.

Jamaah nyasar? Jemput. Ada yang ketinggalan sandal? Bantu cari. Ada yang minta air zam-zam padahal baru 3 menit lalu dikasih? Ya kasih lagi, sambil senyum.

Asisten I, Pak Sunarto, juga bilang pelatihan ini dilaksanain 4 hari penuh. Artinya, para PHD bakal digembleng abis-abisan, biar siap tempur kayak pasukan Avengers versi Syariah.

Tapi ada satu hal yang sering kelupaan jadi PHD bukan cuma soal tugas, tapi soal niat. Ini ladang pahala, bro. Kalau kamu kerja dengan hati, bantu jamaah dengan ikhlas, senyum walau keringat netes kayak ujan gerimis, Insya Allah itu jadi amal jariyah.

Jadi  para PHD terpilih, jangan cuma semangat pas pembukaan. Tapi tetap semangat saat harus dorong kursi roda di tengah suhu 45 derajat, sambil nyari koper jamaah yang warnanya mirip semua hijau daun pandan.

Kalau ada masalah, jangan panik. Jangan langsung update status galau. Tapi cari solusi. Ingat pesan Sekda kerjasama, cepat tanggap, jaga nama baik daerah. Intinya, jadi pahlawan tanpa pamrih, tapi kalau bisa sih tetap ganteng dan wangi meski keringetan.

Akhir kata, semoga para petugas haji kita bukan hanya siap secara fisik dan mental, tapi juga punya bekal batin yang kuat. Sebab, mengurus jamaah haji itu seperti mengurus ribuan lilin dalam satu ruangan: harus hati-hati, sabar, dan tetap terang meski angin tantangan datang dari segala arah.

Jadi PHD itu kayak sendok pas makan nasi. Kecil, kadang nggak diperhatiin, tapi kalau nggak ada, bubar semua acara makan. Petugas haji harus begitu nggak usah cari panggung, tapi harus selalu siap sedia. Nggak perlu jadi pusat perhatian, tapi jadi pusat pertolongan. Nggak usah ngeluh, karena pahala diam-diam lagi dicatet di langit.

Jadi buat kalian para PHD, selamat bertugas. Ingat, yang kalian dampingi bukan cuma jamaah, tapi tamu-tamu Allah. Bantu mereka dengan hati, layani dengan senyum, dan jangan lupa… sandal jangan sampai ketuker.Selamat bertugas, di tengah padang pasir perjuangan para tamu Allah. Amin.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Peroleh Bantuan Mobil Laboratorium Lingkungan

    Sumsel Peroleh Bantuan Mobil Laboratorium Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menerima secara langsung mobil operasional laboratorium bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (BLI P3KLL), bertempat di halaman Kantor Gubernur, Kamis  (26/12/2019). Saat serah terima mobil laboratorium lingkungan ini Herman Deru mengharapkan […]

  • Demi Anak Bangsa Cerdas, Guru Ini Rela Ngajar Door to Door Datangi Rumah Siswa

    Demi Anak Bangsa Cerdas, Guru Ini Rela Ngajar Door to Door Datangi Rumah Siswa

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.822
    • 0Komentar

    Terpujilah Wahai engkau ibu bapak guru Namamu akan selalu hidup Dalam sanubariku Semua baktimu akan kuukir  Di dalam hatiku Sebagai prasasti terimakasihku Tuk pengabdianmu Terpujilah wahai ibu bapak guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Semua baktimu akan kuukir didalam hatiku Sebagai prasasti terimakasihku Tuk pengabdianmuEngkau bagai pelita dalam kegelapan Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkai […]

  • BPS : triwulan pertama, pertumbuhan ekonomi Sumsel 5,06 persen

    BPS : triwulan pertama, pertumbuhan ekonomi Sumsel 5,06 persen

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.408
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan ekonomi di Provinsi Sumsel pada Triwulan I tahun 2024 mengalami pertumbuhan sebesar 5,06 persen (YoY). Sementara itu, jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Provinsi Sumatera Selatan juga mengalami pertumbuhan sebesar 0,02 persen (Q to Q). Hal itu berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga […]

  • Kemah Kebangsaan Sarana Pererat Tali Silaturahmi Antar Komponen Anak Bangsa

    Kemah Kebangsaan Sarana Pererat Tali Silaturahmi Antar Komponen Anak Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata menggelar acara Perkemahan Kebangsaan Silaturahmi antar Organisasi Kepemudaan Se-Kabupaten Muba Tahun 2023. Bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Jumat (27/10/2023). Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili Asisten perekonomian dan pembangunan Setda Muba Andi Wijaya Busro SH MHum secara resmi membuka acara […]

  • Antibodi Masyarakat Indonesia Sudah Hampir Seratus Persen

    Antibodi Masyarakat Indonesia Sudah Hampir Seratus Persen

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 595
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) kembali melakukan penelitian antibodi tubuh terhadap virus (Sero survei) beberapa waktu lalu untuk mengambil kebijakan dalam menghadapi Lebaran tahun 2022 di tengah pandemi COVID-19. Hasil survei tersebut menunjukkan antibodi masyarakat Indonesia meningkat menjadi 99,2 persen dan itu salah satunya disebabkan […]

  • Tambah Selera Makan, Jemaah Haji Indonesia Dapat Menu Rendang

    Tambah Selera Makan, Jemaah Haji Indonesia Dapat Menu Rendang

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.214
    • 0Komentar

    PANITIA Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sejak lama telah menetapkan kebijakan bahwa masakan yang dikonsumsi jemaah harus bercita rasa Indonesia yang salah satunya rendang. “Oleh karenanya, bumbu masakan harus berasal dari Indonesia langsung, kita datangkan bumbu-bumbu tersebut ke perusahaan katering agar menggunakan bumbu dari Indonesia sehingga diperoleh cita rasa Indonesia,” ujar Rusna Purnama, Pengawas […]

expand_less
WordPress Archive WordPress Country Selector WordPress Download Manager Pro + Addons WordPress Dynamic Keyword Insertion WordPress Easy Menu Editor WordPress Event Manager, Event Calendar and Booking Plugin WordPress Events Calendar Registration & Tickets WordPress Expire Passwords WordPress Form Builder Plugin, Contact form – ARForms WordPress GDPR & CCPA WordPress GDPR & CCPA