Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Kondisi Akhir Bulan Mei, Kemkes Pesan Begini untuk Jemaah Haji di Madinah

Kondisi Akhir Bulan Mei, Kemkes Pesan Begini untuk Jemaah Haji di Madinah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
  • visibility 4.253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madinah – Madinah di akhir bulan Mei, mulai memasuki musim panas. Suhu di siang hari bisa mencapai 40 derajat celsius atau lebih. Berbeda dengan di Tanah Air, kelembaban udara di Madinah lebih rendah.

Kelembaban udara yang rendah ini mengakibatkan panas terasa menyengat namun tubuh tidak berkeringat. Diketahui bahwa mekanisme berkeringat merupakan mekanisme untuk menstabilkan suhu tubuh.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi dr. M. Imran menyampaikan jemaah haji asal Indonesia harus mewaspadai suhu panas di Madinah. Jemaah haji harus menyiapkan perlindungan tambahan agar tetap bisa beribadah dengan sempurna di tengah cuaca panas di Madinah.

”Jemaah harus waspadai cuaca panas di Madinah. Panas di Madinah akan terasa lebih menyengat namun tubuh tidak berkeringat. Hal ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang bisa menghambat jemaah untuk menjalankan ibadah,” tutur dr. Imran.

Terdapat lima penyakit yang sering muncul karena cuaca panas Madinah dan dialami oleh jemaah haji yaitu pertama yaitu infeksi saluran pernapasan atas (ispa). Gejala yang sering muncul yaitu batuk. Udara kering Madinah dapat menyebabkan lapisan didalam mulut dan hidung kita menjadi kering dan memicu terjadinya batuk.

Penyakit kedua adalah dehidrasi yang cukup serius. Kelembaban udara Madinah yang rendah, sering kali membuat jemaah haji tidak merasa langsung haus saat beraktifitas di luar ruangan. Gejala yang sering di alami jemaah haji yang mengalami dehidrasi yaitu pusing.

Kondisi dehidrasi juga sangat berbahaya bagi jemaah Lansia, karena banyak Lansia yang mengalami gangguan persepsi haus. Sensasi haus pada Lansia sedikit lambat maka saat Lansia merasa haus artinya Lansia tersebut dalam keadaan dehidrasi berat.

Akibat kondisi ini, jemaah haji disarankan setiap 1 jam harus minum air 250 ml dilakukan bertahap seperti sekali minum cukup dua atau tiga teguk air secara perlahan. Hal ini bisa mencegah tenggorokan kering sehingga tidak memicu batuk. Kebiasaan minum seperti ini juga bisa mencegah terjadinya dehidrasi.

Ketiga, heat exhaustion atau kelelahan karena panas. kita ketahui aktifitas jemaah haji di Madinah adalah aktifitas fisik. Sebagian besar jalan kaki dari hotel menuju masjid Nabawi untuk menjalankan sholat arbain.

”Di Madinah, jemaah haji akan menjalankan sholat arbain. Dalam satu hari, jemaah akan berulang ke masjid Nabawi untuk menjalankan sholat wajib. Jemaah beresiko mengalami kelelahan dan terpapar sinar matahari terik terutama di waktu zuhur dan ashar,” kata dr Imran.

Ibadah arbain membuat jemaah haji beraktifitas fisik lebih dengan berjalan dari hotel ke masjid atau sebaliknya. Jemaah haji juga akan lebih sering terpapar sinar matahari terik terutama di waktu sholat zuhur dan ashar.

Hal ini bisa memicu heat exhaustion. Gejala yang sering muncul dari kondisi ini yakni: pusing, kram otot, dan keringat dingin hingga pingsan.

Untuk mencegah terjadinya heat exhaustion, jemaah haji disarankan untuk menggunakan payung, membawa botol penyemprot air dan memakai masker terutama saat berkegiatan di luar hotel. Botol penyemprot dapat diisi air dingin untuk disemprotkan sebagai pengganti keringat untuk mendinginkan badan. Jemaah juga disarankan untuk menggunakan baju lengan panjang.

Keempat, adalah heat stroke yang merupakan tingkat lanjut dari heat exhaustion. Jika heat exhaustion tidak mendapatkan penanganan segera bisa jatuh ke kondisi heat stroke. Heat stroke adalah gangguan organ baik otak, jantung hingga ginjal karena suhu sehingga membuat seseorang mengalami kondisi seperti pasien stroke.

Pencegahan heat stroke sama halnya dengan heat exhaustion. Jika terjadi gejala heat exhaustion, segeralah menuju tempat yang teduh, kemudian basahi kepala dengan air. Jika tidak ditangani dengan benar maka kondisi heat stroke tidak dapat dihindari dan perlu dirujuk ke rumah sakit.

”Jika menemukan jemaah haji pingsan karena heat stroke maka jemaah tersebut harus dibawa ke tempat yang teduh dan basahi badannya dengan air dingin,” ucap dr. Imran

Yang terakhir namun paling sering dijumpai di Madinah yaitu kaki melepuh. Banyak jemaah haji Indonesia yang kehilangan alas kaki saat di masjid Nabawi.

Kemudian jemaah haji memaksakan diri untuk berjalan kaki tanpa alas kaki. Dengan suhu Madinah seperti saat ini, berjalan tanpa alas kaki sejauh minimal 10 meter, sudah bisa mengakibatkan kaki melepuh.

”Banyak jemaah kita yang masih membawa kebiasaan di tanah air yaitu meninggalkan sandal di depan masjid. Di Masjid Nabawai besar kemungkinan akan hilang karena banyaknya jemaah. Bisa juga jemaah keluar dari masjid dengan pintu yang berbeda sehingga tidak menemukan sandalnya,” tutur dr. Imran.

Kondisi kaki melepuh ini memerlukan penanganan lebih lanjut dan bisa membuat ibadah terhambat.

”Jemaah dengan kaki melepuh bisa dirawat di KKHI selama kurang lebih 10 hari sehingga tertinggal rangkaian ibadahnya. Belum lagi jika pasien memiliki penyakit penyerta seperti diabetes melitus yang menyebabkan penyembuhan bisa mencapai 2 minggu,” imbuh dr Imran.

Untuk mengatasi kaki melepuh, jemaah haji di imbau jemaah haji agar membawa kantung untuk tempat sandal saat hendak salat di Masjid Nabawi. Selama di dalam masjid sandal bisa disimpan di kantung dan dibawa sendiri-sendiri.

Jemaah disarankan untuk membawa sendiri sandalnya dan tidak menitipkan kepada temannya karena ada risiko terpisah dari rombongannya. Bila jemaah kehilangan sendal pada saat matahari masih terik, diimbau juga untuk tetap berada di masjid.”Supaya tidak terjadi kasus kaki melepuh, sandal disimpan di dalam kantung dan dibawa masuk ke masjid. Jemaah harus membawa sendiri dan jangan dititipkan temannya karena ada kemungkinan untuk terpisah dari rombongan,” ungkapnya.

Dengan melakukan pencegahan yang cukup, diharapkan jemaah haji dapat terhindar dari masalah kesehatan karena suhu panas dan beribadah dengan lancar. Jika jemaah haji memiliki masalah kesehatan, diimbau untuk segera berkonsultasi dengan tenaga Kesehatan di kloter masing-masing.[***]/kemkes

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Naik Jabatan, Anak Muba Pilih Naik Pesawat

    Bukan Naik Jabatan, Anak Muba Pilih Naik Pesawat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    Tujuh anak muda Musi Banyuasin membuktikan sukses tak selalu harus menunggu SK TAHUN 2026 ini, Musi Banyuasin bikin kabar yang agak bikin minder, tujuh anak mudanya berangkat ke Jepang. Bukan study tour, bukan healing, tapi kerja. Sementara yang lain masih debat formasi CPNS, mereka sudah debat koper, mana yang muat jaket tebal. Rilis resmi Pemkab […]

  • Jaga tradisi, lomba bidar mini semarakan HUT RI ke- 78

    Jaga tradisi, lomba bidar mini semarakan HUT RI ke- 78

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 996
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menggelar Lomba Bidar Mini sebagai upaya menjaga tradisi sekaligus memberikan media hiburan masyarakat dalam rangka menyemarakan kemerdekaan Republik Indonesia. Bupati melalui Sekretaris Daerah Kab. OKI, Ir. Asmar Wijaya, M.Si menyampaikan sungai komering telah menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di Kabupaten OKI, maka dari itu diadakannya lomba bidar setiap […]

  • Ada kelompok kecil sebagai “Duta Hemat Energi”, ini kegiatannya..!

    Ada kelompok kecil sebagai “Duta Hemat Energi”, ini kegiatannya..!

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.022
    • 0Komentar

     Pingintau.id, Menjadi manusia berguna yang bermanfaat bagi negara, masyarakat dan lingkungan merupakan sebuah pilihan. Hal ini dimulai dari yang kecil dan sederhana, seperti yang ditunjukkan 5 siswa SMPN 51 Surabaya. Mereka tergabung dalam kelompok kecil sebagai “Duta Hemat Energi” yang mengkampanyekan hemat dan efisien menggunakan energi dan air kepada rekan-rekan sekolahnya dan keluarganya. Kegiatan “kampanye” […]

  • Kenapa Tiga Hari Haji Bikin Logistik Deg-degan?

    Kenapa Tiga Hari Haji Bikin Logistik Deg-degan?

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    7 -13 Dzulhijjah 1447 H jadi tahapan paling rentan distribusi makanan jemaah KETIKA  pelaksanaan ibadah haji, terdapat satu periode yang menjadi perhatian khusus dalam pengelolaan logistik, yaitu 7-13 Dzulhijjah 1447 H (24–30 Mei 2026). Pada rentang waktu ini, distribusi makanan jemaah haji Indonesia menghadapi tantangan tersendiri karena adanya pergerakan besar jemaah menuju puncak ibadah di […]

  • Menunggu janji SO, “Aku ka balek duson untuk silahturahmi dengan adeng sanak kundang kance di duson laman”

    Menunggu janji SO, “Aku ka balek duson untuk silahturahmi dengan adeng sanak kundang kance di duson laman”

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.064
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Ir. H. Syahrial Oesman atau biasa disapa SO ini, tentu sudah sangat familiar di masyarakat, mengingat beliau adalah Gubernur Sumsel periode 2003 – 2008.   Melalui telpon beberapa hari lalu, SO pernah berjanji bahwa beliau akan pulang kampung ‘Balek Dusun’ untuk ber-silahturahmi bersama kerabat, keluarga dan teman-teman dirinya.   Mendapat kabar itu, masyarakat […]

  • Sumsel Evaluasi Unit Usaha

    Sumsel Evaluasi Unit Usaha

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Palembang – Prov. Sumatera Selatan mengevaluasi sejumlah unit usahanya sehingga diharapkan ke depan dapat berkontribusi untuk pencapai Pendapatan Asli Daerah [PAD]. “Realisasi PAD ini adalah ujung tombak pembangunan Sumsel. Makanya ini harus dioptimalisasi dan potensi yang ada juha dieksplorasi secara maksimal,” jelas Sekda Prov Sumsel Nasrun Umar,  saat membuka Rapat Optimalisasi PAD (hasil pengelolaan Kekayaan Daerah […]

expand_less
WordPress Archive Ultimate Woocommerce Page Templates Builder | WPBakery Page Builder add-on Ultimate WooCommerce Tip or Donation Ultimate WordPress Preloader – 99 CSS3 Preloaders Ultimate WP Domain Search Ultimate WP GDPR Compliance Toolkit for WordPress Ultimate WPBakery Page Builder Pricing Tables UltimateYou – Health Coach Elementor Template Kit Ultra Portfolio – WordPress UltraViolette – Design Portfolio WordPress Theme UMarket – Digital Marketing Elementor Template Kit