Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Kemenag Gelar Bahtsul Masail, Bahas Haji di Masa Pendemi, Mungkinkah Pemberangkatan Tahun Ini ?

Kemenag Gelar Bahtsul Masail, Bahas Haji di Masa Pendemi, Mungkinkah Pemberangkatan Tahun Ini ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
  • visibility 1.697
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) akan menggelar bahtsul masa’il untuk membahas penyelenggaran haji di masa pandemi Covid-19. Bahtsul Masa’il rencananya akan digelar tiga hari di Bogor, 27 – 29 April 2021.

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoizi H Dasir mengatakan bawah bahtsul masa’il digelar sebagai bagian dari mitigasi yang disiapkan oleh Kemenag jika ada pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada tahun 1442 H/2021 M.

“Sebagai bagian dari mitigasi persiapan, kami akan gelar bahtsul masa’il untuk membahas sejumlah potensi permasalahan hukum ibadah atau fiqih terkait manasik haji di masa pandemi,” terang Khoirizi di Jakarta, Jumat (23/4/2021).

“Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari Saudi terkait penyelenggaraan haji. Bahtsul Masa’il ini digelar sebagai mitigasi persiapan jika nanti diputuskan ada pemberangkatan,” ulangnya memberi penegasan.

Menurut Khoirizi, pandemi Covid-19 akan berdampak pada adanya sejumlah penyesuaian dalam manasik haji. Penyesuaian-penyesuaian itu akan ditinjau dan dibahas bersama, baik dari aspek kebijakan pemerintah Indonesia dan Saudi, juga aspek hukum Fiqih-nya.

“Misal, jika Saudi menetapkan masa tinggal di Madinah hanya enam hari, tentunya tidak bisa ada Arbain. Ini akan kita bahas. Demikian juga kemungkinan kebijakan Saudi lainnya yang mengharuskan penyesuaian manasik haji karena kondisi pandemi, akan dibahas juga,” ujar Khoirizi.

“Bahstul Masa’il ini melibatkan para pakar pada bidangnya, baik kesehatan maupun fiqih. Mereka akan merumuskan skema manasik haji di masa pandemi agar bisa dijadikan pedoman bagi jemaah,” sambungnya.

“Hasil rumusan bahtsul masa’il ini nantinya akan kami terbitkan menjadi buku Manasik Haji di Masa Pandemi agar bisa jadi pegangan jemaah haji,” lanjut Khoirizi yang juga Direktur Bina Haji.

Kasubdit Bimbingan Ibadah Arsyad Hidayat menambahkan, bahstul masa’il ini akan diikuti para praktisi bimbingan ibadah haji, akademisi, dan perwakilan ormas Islam. Forum ini akan menghadirkan narasumber dari Internal Kemenag, Puskes Haji Kemenkes, MUI, dan akademisi.

Menurut Arsyad, ada sejumlah persoalan yang akan dibahas. Sebagai background, para peserta akan mendapat gambaran awal dari Kementerian Agama terkait kebijakan dan alur penyelenggaraan ibadah haji di masa pandemi tahun 2021. “Ada sejumlah tahapan yang berbeda dalam alur penyelenggaraan, antara lain terkait adanya keharusan vaksin, PCR Swab, karantina, dan pembatasan-pembatasan sebagai bentuk kedisiplinan terhadap protocol kesehatan baik di Indonesia maupun Saudi,” jelas Arsyad.

Paparan ini akan diperkuat dengan penjelasan terkait protokol kesehatan dan penanganan jemaah terpapar Covid-19. Bagaimana ketentuan protokol kesehatan dalam haji di masa pandemi ini akan dijelaskan oleh Pusat Kesehatan Haji Kemenkes.

Pada aspek manasik, bahtsul masail akan membahas sejumlah tema, yaitu:

1. Kelonggaran Hukum Manasik Haji dan Umrah di Masa Pandemi

2. Istitha’ah Haji di Masa Pandemi. “Ini akan dikaitkan dengan adanya kebijakan pembatasan umur, vaksinasi, syarat bebas komorbid, dan lainnya,” ujar Arsyad.

3. Ihram dan Miqat di Masa Pandemi. Antara lain membahas miqat jemaah Indonesia ketika diberangkatkan dalam skema dua gelombang (Jeddah dan Madinah) atau hanya satu gelombang (Jeddah), dan kaitannya dengan proses karantina kedatangan.

4. Thawaf, Sai dan Cukur/Tahallul. Bagaimana hukum meninggalkan istilam hajar aswad dan rukun yamani, meninggalkan munajat di multazam dan hijir Ismail, meninggalkan salat di Maqam Ibrahim, kemungkinan meninggalkan Tawaf Wada’, akan dibahas pada bagian ini. “Termasuk juga pembahasan tentang kemungkinan larangan berdoa di Shafa dan Marwah untuk menghindari kerumunan, serta ketentuan protokol bercukur dengan alat yang tidak bergantian,” jelas Arsyad.

“Akan dibahas juga hukum dan mekanisme tahallul awal dan tsani dalam kondisi tidak mabit dan tidak lempar jamrah,” sambungnya.

5. Arbain dan Ziarah Madinah di Masa Pandemi. Bagian ini akan membahas dasar hukum pelaksanaan Arbain dan bagaimana jika ditinggalkan? Termasuk kemungkinan ziarah ditiadakan selama di Madinah?

6. Denda Pelanggaraan Haji/Dam di Masa Pandemi. Menurut Arsyad, dalam konteks pandemi, perlu ada bahasan hukum tentang pemberlakuan dam, jenis dam apa saja yang harus dibayar dan dam apa yang gugur.

7. Wukuf, Mabit di Muzdalifah dan Mina, Melontar Jumrah dan Nafar di Masa Pandemi. Ini akan mengupas ragam pendapat fiqih tentang batasan waktu wukuf. Misalnya, bagaimana hukum meninggalkan Arafah sebelum magrib, pelaksanaan safari wukuf bagi jemaah sakit, dan badal haji bagi jemaah terpapar Covid dan jemaah isolasi.

“Termasuk dibahas juga hukum meninggalkan Mabit di Muzdalifah atau Mabit tidak melewati tengah malam. Serta hukum meninggalkan Mabit di Mina atau Mabitnya dilakukan di Hotel wilayah Aziziyah atau Syisah,” tutur Arsyad.

“Bahtsul Masa’il juga akan membahas hukum meninggalkan lempar jamrah,” tandasnya.Kominfo (***) Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawan Lamo’ Resmi Dilantik

    Kawan Lamo’ Resmi Dilantik

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.595
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Setelah berdiri dua tahun lebih, sebuah wadah bagi para musisi di Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Kota Palembang “Kawan Lamo” akhirnya mengukuhkan para pengurusnya dan resmi melaksanakan pelantikan di cafe Area 51 Palembang, Minggu (17/03/19) malam. Pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar serta penyematan pin di dada kanan baju kepengurusan oleh sejumlah pembina dan penasehat […]

  • BI Laporkan Perkembangan Indikator Stabilitas Secara Periodik [nilai tukar dan inflasi]

    BI Laporkan Perkembangan Indikator Stabilitas Secara Periodik [nilai tukar dan inflasi]

    • calendar_month Sabtu, 13 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.173
    • 0Komentar

      MENCERMATI kondisi perekonomian Indonesia khususnya sebagai dampak penyebaran Covid-19, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik. Indikator dimaksud adalah nilai tukar dan inflasi, sebagai berikut : Perkembangan Nilai Tukar 8 – 12 Maret 2021 Pada akhir hari Rabu, 10 Maret 2021 Rupiah ditutup pada level (bid)395 per dolar AS. YieldSBN (Surat Berharga […]

  • Gubernur  Libatkan Petani Milenial Sukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan 

    Gubernur  Libatkan Petani Milenial Sukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan 

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    MEMPERCEPAT terwujudnya gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP), Gubernur Sumsel H. Herman Deru melakukan berbagai cara. Tak hanya melibatkan perusahaan swasta, BUMN dan BUMD untuk pemberian bantuan bibit, benih, pupuk dan lainnya, tapi  Ia juga melibatkan petani milenial di berbagai daerah di Sumsel. Seperti pada Selasa (21/12) siang, di sela kunkernya ke Kabupaten OKU Timur, Gubernur […]

  • Menyaksikan Hebatnya Permainan Watak Jokowi

    Menyaksikan Hebatnya Permainan Watak Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 19 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.263
    • 0Komentar

    Oleh : Hersubeno Arief. Siapapun yang sempat menyaksikan debat pertama pasangan capres-cawapres Kamis (17/1) malam, bisa menyaksikan salah satu “kehebatan” Jokowi, yakni “pengendalian diri.” Sebuah permainan watak luar biasa yang hanya bisa dimainkan oleh para aktor kawakan kelas atas. Puncak “kehebatan” Jokowi terlihat ketika menjawab pertanyaan soal strategi mengatasi politik berbiaya tinggi. “Untuk pejabat-pejabat birokrasi, […]

  • Pemkab Muba bakal bagikan 32 ekor sapi untuk Panti Asuhan, Disabilitas hingga Warga Lapas

    Pemkab Muba bakal bagikan 32 ekor sapi untuk Panti Asuhan, Disabilitas hingga Warga Lapas

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah Tahun 2024. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyalurkan sebanyak 32 ekor sapi kurban kepada sejumlah panti asuhan, lapas dan disabilitas yang tersebar di hingga ke kecamatan. Hari ini secara simbolis Pj Bupati Muba menyerahkan hewan kurban yang dilaksanakan di Halaman Masjid Raya Baitul Makmur Sekayu. Pada kesempatan […]

  • RI Dorong Milanium Mesir & RI Jadi Motor Penggerak Wirausaha

    RI Dorong Milanium Mesir & RI Jadi Motor Penggerak Wirausaha

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.444
    • 0Komentar

    PERAN pemuda sebagai bagian penting dari masyarakat sipil sangat dibutuhkan dalam upaya pemulihan ekonomi dan penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Saat ini wirausaha muda di Indonesia banyak yang sudah mendulang sukses saat usia mereka masih relatif muda, dibawah 40 tahun. Mereka mampu memberi ruang dan kesempatan kerja di berbagai sektor dengan memanfaatkan berbagai […]

expand_less
WordPress Archive Chloé – Personal Lifestyle WordPress Blog Theme Chloro – Skincare & Dermatology Elementor Template Kit Choicy - Digital Marketing Agency WordPress Theme Cholot – Retirement Community WordPress Theme Chooper – Custom Motorcycle Garage Elementor Template Kit Choper – Butcher Meat Shop WordPress Theme ChopItUp Live Chat with Firebase Choros — Responsive Multipurpose WordPress Theme Chérie — Beauty Salon Spa WordPress Christian – Church WordPress Theme