Senin, 3 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Kemenag Gelar Bahtsul Masail, Bahas Haji di Masa Pendemi, Mungkinkah Pemberangkatan Tahun Ini ?

Kemenag Gelar Bahtsul Masail, Bahas Haji di Masa Pendemi, Mungkinkah Pemberangkatan Tahun Ini ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
  • visibility 1.671
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) akan menggelar bahtsul masa’il untuk membahas penyelenggaran haji di masa pandemi Covid-19. Bahtsul Masa’il rencananya akan digelar tiga hari di Bogor, 27 – 29 April 2021.

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoizi H Dasir mengatakan bawah bahtsul masa’il digelar sebagai bagian dari mitigasi yang disiapkan oleh Kemenag jika ada pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada tahun 1442 H/2021 M.

“Sebagai bagian dari mitigasi persiapan, kami akan gelar bahtsul masa’il untuk membahas sejumlah potensi permasalahan hukum ibadah atau fiqih terkait manasik haji di masa pandemi,” terang Khoirizi di Jakarta, Jumat (23/4/2021).

“Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari Saudi terkait penyelenggaraan haji. Bahtsul Masa’il ini digelar sebagai mitigasi persiapan jika nanti diputuskan ada pemberangkatan,” ulangnya memberi penegasan.

Menurut Khoirizi, pandemi Covid-19 akan berdampak pada adanya sejumlah penyesuaian dalam manasik haji. Penyesuaian-penyesuaian itu akan ditinjau dan dibahas bersama, baik dari aspek kebijakan pemerintah Indonesia dan Saudi, juga aspek hukum Fiqih-nya.

“Misal, jika Saudi menetapkan masa tinggal di Madinah hanya enam hari, tentunya tidak bisa ada Arbain. Ini akan kita bahas. Demikian juga kemungkinan kebijakan Saudi lainnya yang mengharuskan penyesuaian manasik haji karena kondisi pandemi, akan dibahas juga,” ujar Khoirizi.

“Bahstul Masa’il ini melibatkan para pakar pada bidangnya, baik kesehatan maupun fiqih. Mereka akan merumuskan skema manasik haji di masa pandemi agar bisa dijadikan pedoman bagi jemaah,” sambungnya.

“Hasil rumusan bahtsul masa’il ini nantinya akan kami terbitkan menjadi buku Manasik Haji di Masa Pandemi agar bisa jadi pegangan jemaah haji,” lanjut Khoirizi yang juga Direktur Bina Haji.

Kasubdit Bimbingan Ibadah Arsyad Hidayat menambahkan, bahstul masa’il ini akan diikuti para praktisi bimbingan ibadah haji, akademisi, dan perwakilan ormas Islam. Forum ini akan menghadirkan narasumber dari Internal Kemenag, Puskes Haji Kemenkes, MUI, dan akademisi.

Menurut Arsyad, ada sejumlah persoalan yang akan dibahas. Sebagai background, para peserta akan mendapat gambaran awal dari Kementerian Agama terkait kebijakan dan alur penyelenggaraan ibadah haji di masa pandemi tahun 2021. “Ada sejumlah tahapan yang berbeda dalam alur penyelenggaraan, antara lain terkait adanya keharusan vaksin, PCR Swab, karantina, dan pembatasan-pembatasan sebagai bentuk kedisiplinan terhadap protocol kesehatan baik di Indonesia maupun Saudi,” jelas Arsyad.

Paparan ini akan diperkuat dengan penjelasan terkait protokol kesehatan dan penanganan jemaah terpapar Covid-19. Bagaimana ketentuan protokol kesehatan dalam haji di masa pandemi ini akan dijelaskan oleh Pusat Kesehatan Haji Kemenkes.

Pada aspek manasik, bahtsul masail akan membahas sejumlah tema, yaitu:

1. Kelonggaran Hukum Manasik Haji dan Umrah di Masa Pandemi

2. Istitha’ah Haji di Masa Pandemi. “Ini akan dikaitkan dengan adanya kebijakan pembatasan umur, vaksinasi, syarat bebas komorbid, dan lainnya,” ujar Arsyad.

3. Ihram dan Miqat di Masa Pandemi. Antara lain membahas miqat jemaah Indonesia ketika diberangkatkan dalam skema dua gelombang (Jeddah dan Madinah) atau hanya satu gelombang (Jeddah), dan kaitannya dengan proses karantina kedatangan.

4. Thawaf, Sai dan Cukur/Tahallul. Bagaimana hukum meninggalkan istilam hajar aswad dan rukun yamani, meninggalkan munajat di multazam dan hijir Ismail, meninggalkan salat di Maqam Ibrahim, kemungkinan meninggalkan Tawaf Wada’, akan dibahas pada bagian ini. “Termasuk juga pembahasan tentang kemungkinan larangan berdoa di Shafa dan Marwah untuk menghindari kerumunan, serta ketentuan protokol bercukur dengan alat yang tidak bergantian,” jelas Arsyad.

“Akan dibahas juga hukum dan mekanisme tahallul awal dan tsani dalam kondisi tidak mabit dan tidak lempar jamrah,” sambungnya.

5. Arbain dan Ziarah Madinah di Masa Pandemi. Bagian ini akan membahas dasar hukum pelaksanaan Arbain dan bagaimana jika ditinggalkan? Termasuk kemungkinan ziarah ditiadakan selama di Madinah?

6. Denda Pelanggaraan Haji/Dam di Masa Pandemi. Menurut Arsyad, dalam konteks pandemi, perlu ada bahasan hukum tentang pemberlakuan dam, jenis dam apa saja yang harus dibayar dan dam apa yang gugur.

7. Wukuf, Mabit di Muzdalifah dan Mina, Melontar Jumrah dan Nafar di Masa Pandemi. Ini akan mengupas ragam pendapat fiqih tentang batasan waktu wukuf. Misalnya, bagaimana hukum meninggalkan Arafah sebelum magrib, pelaksanaan safari wukuf bagi jemaah sakit, dan badal haji bagi jemaah terpapar Covid dan jemaah isolasi.

“Termasuk dibahas juga hukum meninggalkan Mabit di Muzdalifah atau Mabit tidak melewati tengah malam. Serta hukum meninggalkan Mabit di Mina atau Mabitnya dilakukan di Hotel wilayah Aziziyah atau Syisah,” tutur Arsyad.

“Bahtsul Masa’il juga akan membahas hukum meninggalkan lempar jamrah,” tandasnya.Kominfo (***) Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gotong -Royong di Pulau Kemaro Terus di Kebut

    Gotong -Royong di Pulau Kemaro Terus di Kebut

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 855
    • 0Komentar

    DUA tagboat berukuran sedang dan belasan getek (transportasi sungai) mengangkut ratusan petugas dengan perlengkapan alat kebersihan melaju membalah arus Sungai Musi yang tengah mengalami arus pasang. Mereka menuju Pulau Kemaro melalui dermaga eks Pabrik Ban Intirub dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang di Kelurahan Sei-Selayur,Kalidoni, Palembang. Diketahui sejumlah orang tersebut merupakan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. […]

  • Resep OKI borong 3 Award dari Kemenkeu RI

    Resep OKI borong 3 Award dari Kemenkeu RI

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Pemerintah Kabupaten  Ogan Komering Ilir (OKI) sendiri dalam mengelola dana transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat Tahun 2023 sehingga dinilai baik dan memborong tiga kategori award Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tiga kategori penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI antara lain, Realisasi DAK fisik peringkat I se Sumsel, peringkat II Pengelolaan Dana Desa dan […]

  • BAZNAS Sumsel Award 2021, Salah Satunya Kabupaten Ini Peroleh Penghargaan

    BAZNAS Sumsel Award 2021, Salah Satunya Kabupaten Ini Peroleh Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ogan Komering Ilir berhasil menorehkan prestasi dalam sejarah pembangunan Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam ajang BAZNAS Sumatera Selatan Award 2021, yang diselenggarakan bersamaan dengan Rakorda BAZNAS se-Sumsel, Rabu (1/12/21). Pada ajang yang diikuti oleh BAZNAS 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel tersebut, BAZNAS OKI berhasil meraih penghargaan sebagai pemenang kategori Pertumbuhan Pengumpulan […]

  • Turunnya Okupansi Hotel Palembang 40 % – Kisah Nyata Pelaku Usaha Bertahan dengan Kreativitas & Sinergi

    Turunnya Okupansi Hotel Palembang 40 % – Kisah Nyata Pelaku Usaha Bertahan dengan Kreativitas & Sinergi

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 906
    • 0Komentar

    TURUNNYA okupansi hotel Palembang hingga 40 % bukan sekadar statistik kering yang bikin kantong pengusaha cekak. Ini adalah cerita nyata perjuangan para pengelola hotel dan pelaku UMKM yang harus pinter-pinter beradaptasi, ngulik strategi, dan kerja bareng agar bisnis mereka tidak cuma bertahan, tapi juga bangkit di tengah gempuran fluktuasi kunjungan wisatawan. Kalau kamu bayangin hotel-hotel […]

  • Jelang Lebaran, Pemprov Sumsel Sediakan Bus Mudik Gratis

    Jelang Lebaran, Pemprov Sumsel Sediakan Bus Mudik Gratis

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    MENJELANG Idul Fitri 1443 Hijriah, Pemprov Sumsel menyediakan bus mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang Kampung. Hal itu, sebagai bentuk kepedulian dalam memfasilitasi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman, kata Gubernur Sumsel Herman Deru saat menutup pengajian dan safari Ramadhan 1443 Hijriyah. Penutupan pengajian dan safari Ramadhan tersebut dilakukan […]

  • Dodi Ajak Mahasiswa/wi Rammaniyah Hadapi Revolusi Industri 4.0

    Dodi Ajak Mahasiswa/wi Rammaniyah Hadapi Revolusi Industri 4.0

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.148
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Saat ini kita semua segera masuk ke satu tahapan revolusi industri yang dinamakan Revolusi Industri 4.0, dalam kesempatan memberikan kuliah umum di Perguruan Tinggi Rahmaniyah, Selasa (5/3/2019). Bupati Musi Banyuasin [Muba] Dodi Reza Alex Noerdin mengajak seluruh mahasiswa-mahasiswi dapat menghadapi revolusi industri 4.0 bahkan mendapatkan untung saat dihadapkan dengan revolusi industri 4.0. “Revolusi industri […]

expand_less
WordPress Archive Chloé – Personal Lifestyle WordPress Blog Theme Chloro – Skincare & Dermatology Elementor Template Kit Choicy - Digital Marketing Agency WordPress Theme Cholot – Retirement Community WordPress Theme Chooper – Custom Motorcycle Garage Elementor Template Kit Choper – Butcher Meat Shop WordPress Theme ChopItUp Live Chat with Firebase Choros — Responsive Multipurpose WordPress Theme Chérie — Beauty Salon Spa WordPress Christian – Church WordPress Theme