Senin, 26 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » “Jangan Jadi Jemaah Solo Karier, Haji Itu Rame-Rame Bukan Ngilang-ngilang Sendiri!”

“Jangan Jadi Jemaah Solo Karier, Haji Itu Rame-Rame Bukan Ngilang-ngilang Sendiri!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 658
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Ada pepatah lama yang bilang “Berjalan sendirian di tanah suci, bisa bikin petugas kloter ikut sujud, tapi bukan karena khusyuk, karena panik cari kamu!”.

Nah, begitulah kira-kira pesan halus tapi serius yang coba disampaikan Pak Dirjen PHU, Hilman Latief, kepada para jemaah haji Indonesia yang sedang mondar-mandir di Makkah.

Beliau bukan sedang lebay, bukan pula sedang sok protektif, tapi memang kenyataannya, Makkah itu bukan pasar 16 Ilir Palembang bahkan tanah abang Jakarta  yang kalau nyasar bisa balik pakai angkot jalur 6.

Di sini, sekali kamu hilang jejak, bisa-bisa ketemu lagi pas pulang ke tanah air… lewat YouTube dokumenter. he..he…!!.

Maka dari itu, Pak Dirjen ngasih wejangan jitu.”Jangan keluar hotel sendirian, apalagi kalau niatnya cuma mau ngadem di Masjidil Haram, ajak teman, naik bus shalawat, jangan asal loncat naik taksi. Apalagi taksinya plat Arab, sopirnya mukanya galak bewok lagi, dan kamu nggak bisa bedain huruf Arab dari merek sambal ABC.”

Ibarat orang tua zaman dulu bilang, “Kalau jalan malam jangan sendiri, nanti disangka pocong nyasar”,  sekarang konteksnya naik level “Kalau ke Haram sendirian, nanti disangka jemaah dari planet lain, soalnya enggak ada yang ngerti kamu ngomong apa, dan kamu juga enggak ngerti mereka ngomong apa”.

Itulah pentingnya jalan bareng teman, minimal ada yang bisa bantu nyari arah kiblat kalau kamu nyasar, dan ada yang bisa motretin kamu pas nemu unta selfie.

Apalagi jelang momen Armuzna, kalau diibaratkan acara haji kayak grand final D’Academy, puncak dari segala puncak. Semua harus terdata.

Jangan asal pindah hotel kayak pindah kost mahasiswa. Pak Dirjen udah wanti-wanti, kalau mau pindah penginapan, jangan cuma bisik-bisik sama resepsionis, tapi wajib lapor ke petugas sektor. Soalnya nanti pas naik bus ke Arafah, sistemnya bukan “siapa cepat dia dapat”, tapi “siapa yang tercatat, dia yang berangkat”.

Dan jangan salah, bukan cuma soal lokasi yang harus dijaga, tapi juga soal stamina. Jangan sampai pas waktunya wukuf di Arafah, jemaah malah wukufnya di UGD, karena semalaman ngebolang belanja sajadah. Jaga kesehatan, tidur cukup, dan hindari aktivitas yang bisa bikin dengkul teriak “pensiun dini”.

Soalnya ibadah Armuzna itu butuh tenaga ekstra, bukan sekadar kuat jalan, tapi juga kuat iman, sabar, dan tahan lapar.

Terakhir, Pak Dirjen kasih petuah penting, jangan iseng keluar tenda saat wukuf kecuali ke toilet soalnya kalau udah hilang di Arafah, cari kamu itu lebih susah dari nyari sinyal HP di kampung halaman. Dan kamu bukan sinetron, yang kalau hilang pasti balik dalam satu season. Ini haji, Bung. Sekali hilang jejak, bisa masuk berita.

Haji itu bukan semata urusan antara kamu dan Tuhan. Ini juga urusan koordinasi, komitmen, dan kekompakan, sekali kamu niat berhaji, maka kamu bukan cuma membawa nama pribadi, tapi juga membawa nama rombongan, kloter, bahkan negara. Jadi jangan sampai kamu keluar hotel sendirian kayak pemeran utama film thriller. Ini bukan drama, ini ibadah.

Jangan merasa jadi jagoan yang bisa hadapi segalanya sendiri. Di tanah suci, banyak kejadian yang di luar logika. Bisa saja kamu sekadar keluar beli air zamzam, tahu-tahu ditarik jamaah Uzbekistan karena dikira keluarganya.

Bisa saja kamu niat jalan-jalan sebentar, eh, malah terjebak di rombongan jemaah Turki yang sedang demo minta tambahan nasi kebuli. Kalau sudah begitu, siapa yang repot? Ya kamu, petugas, bahkan negara pun bisa ikut pusing tujuh keliling.

Ingat juga, petugas kita bukan jin pengabul harapan. Mereka bukan GPS hidup yang bisa melacak kamu lewat batin. Kalau kamu hilang dan enggak ngasih kabar, petugas bisa panik luar biasa. Dan kamu bukan murid Hogwarts yang bisa kirim burung hantu buat ngasih tahu lokasi. Maka jalan rame-rame, jaga komunikasi, dan patuhi arahan adalah bentuk ibadah juga karena kamu sedang menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.

Karena pada akhirnya, esensi dari ibadah haji adalah kebersamaan dan kepatuhan. Bukan cuma patuh pada rukun dan syarat, tapi juga pada sistem, petunjuk, dan koordinasi.

Jangan sampai kamu berangkat dalam rombongan, tapi pulang jadi legenda, karena sempat ‘menghilang’ 3 hari tanpa jejak di lorong hotel.

Dan terakhir, “Kalau pengin dikenang di tanah suci, mending karena khusyuk dan ibadah yang mantap, bukan karena kamu bikin geger satu kloter gara-gara naik taksi sendirian dan hilang sampai jam takbir!”.

Jaga diri, jaga teman, jaga niat. Ingat, haji itu bukan lomba mandiri, tapi perjalanan spiritual berjamaah. Maka mari berangkat bersama, beribadah bersama, dan insyaAllah, pulang pun bersama dalam keadaan sehat, selamat, dan membawa gelar haji yang mabrur, bukan gelar “mantan jemaah hilang episode 3”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NET

    Dua Warga Positif Covid-19, Anggota DPRD Banyuasin: Gugus Tugas Harus Bertindak Cepat

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 2.359
    • 0Komentar

    DENGAN adanya dua orang warga Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin yang dinyatakan terpapar positif corona. Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, Jupriyadi.S.IP mengingatkan kembali kepada masyarakat agar berhati-hati. Kekhawatiran ini bukan tanpa sebab, bukan tidak mungkin pasien akan bertambah lagi dan semakin banyak lagi warga banyuasin yang terinfeksi Covid- 19 ini. ”Saya berharap masyarakat berhati – hati dan […]

  • Infrastruktur Cloud, Indonesia  10 Kali Lipat Tertinggal Dengan Jepang

    Infrastruktur Cloud, Indonesia 10 Kali Lipat Tertinggal Dengan Jepang

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.451
    • 0Komentar

    INDONESIA membutuhkan tambahan infrastruktur komputasi awan (cloud) hingga 10 kali lipat agar bisa setara dengan kapasitas penyimpanan data yang dimiliki Jepang. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, mengatakan, secara geografis, Indonesia memiliki lebih banyak jumlah pulau daripada Jepang, namun besaran kapasitas cloud yang dimiliki hanya 10 persennya. “Andaikan (kapasitas cloud) Indonesia ingin setara […]

  • HKTI Sumsel Akan Panen Raya di Desa Indrapura

    HKTI Sumsel Akan Panen Raya di Desa Indrapura

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Palembang – Ketua Badan Pengawas Organisasi (BPO) HKTI Sumsel, Iskandar Syamuel mengatakan akan menyelenggarakan Panen Raya di Desa Indrapura Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin pada akhir Januari 2019 mendatang. Menurut Iskandar sesuai AD dan ART nya HKTI sedapat mungkin akan menjalankan fungsinya membina petani dan menghubungkannya dengan pemerintah. HKTI juga berkomitmen mendukung penuh target kepemimpinan […]

  • Ada Hadiah Jutaan Rupiah di Lomba Karya Jurnalistik TNI Menunggal Membangun Desa, Buruan Ikut !!

    Ada Hadiah Jutaan Rupiah di Lomba Karya Jurnalistik TNI Menunggal Membangun Desa, Buruan Ikut !!

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    KEGIATAN TNI  Menunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0430 Banyuasin di Kabupaten Banyuasin, juga mengajak dan memberi kesempatan para Jurnalis untuk mengikuti Lomba Karya Jurnalistik TMMD. Lomba TMMD ini dilaksanakan mulai tanggal 18 Maret-17 April 2020. Menurut Dandim 0430 Banyuasin, Amran Alfian melalui Pasiter Kodim 0430 Banyuasin, Lettu Pringgo. Lomba Karya Jurnalistik TNI Menunggal Membangun Desa […]

  • Kabupaten dan Kota Terus Berbenah, OKI Kembali Dapat 56 Pembangunan Infrastruktur

    Kabupaten dan Kota Terus Berbenah, OKI Kembali Dapat 56 Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    PEMERATAAN pembangunan yang selalu didengungkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru terus dibuktikannya. Pembuktian itu dilakukannya dengan diresmikannya  sebanyak 56 kegiatan pembangunan infrastruktur yang dibiayai Pemprov tahun anggaran 2019 dan 2020 di Kelurahan Paku, Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKl), Kamis (29/4/2021). Pembangunan ini perlahan melepaskan OKI dari keterbatasan infrastruktur selama ini. “Bantuan itu belum […]

  • Sukseskan Asian Games, PLN Siagakan 350 Personil

    Sukseskan Asian Games, PLN Siagakan 350 Personil

    • calendar_month Rabu, 25 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.117
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – PT PLN (Persero) akan siagakan 350 personil guna mensukseskan Asian Games pada Agustus mendatang. “Kita juga menyiapkan personil sebanyak 350 orang selama 24 jam dalam mensuport penyelenggaraan Asian Games yang berlangsung di Palembang,”ungkap GM PT. PLN (Persero) Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Daryono pada acara Customer Gathering dan Multi Stakeholder Forum […]

expand_less
WordPress Archive Discy - Social Questions and Answers WordPress Theme Disency Creative Digital Agency Elementor Template Kit Dishify – Restaurant WordPress Theme Disho – Grocery Store Elementor Template Kit Disrupt – Tech Startup Business Elementor Template Kit Distance Radius Add-on for WordPress Ditek – Digital Agency Creative Portfolio WordPress Theme Diva – Organic Vegetables & Fruits Elementor Template Kit Divaline – Makeup Artist, Model & Beauty Elementor Template Kit DiveIt - Scuba Diving School, Sea Adventure & Travel WordPress Theme