Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji & Umroh » Haji Modern, Ibadah dan Efisiensi Ekonomi Hijau?

Haji Modern, Ibadah dan Efisiensi Ekonomi Hijau?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAGAIMANA ritual haji dan umrah bisa bertransformasi menjadi industri hijau yang efisien secara ekonomi? Inilah fokus terbaru Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang sedang diuji coba melalui optimalisasi penerbangan kosong, integrasi logistik, dan promosi pariwisata terintegrasi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dilaman resmi kementerian haji menegaskan  pengelolaan haji kini tidak hanya diukur dari lancarnya ibadah, tetapi juga dari dampak ekonominya terhadap nasional dan keberlanjutan lingkungan.

“Haji modern bukan sekadar ritual, tapi juga efisiensi ekonomi yang berdampak nyata bagi bangsa,” ujar Dahnil saat pertemuan strategis dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto belum lama ini.

Salah satu inovasi yang sedang dijalankan adalah pemanfaatan penerbangan kosong (empty flight) dari Arab Saudi ke Indonesia untuk mengirim logistik jemaah, sekaligus membuka peluang ekspor produk lokal.

Langkah ini tidak hanya mengurangi biaya transportasi, tapi juga menurunkan jejak karbon perjalanan udara. Di sisi lain, asrama haji di berbagai daerah diproyeksikan menjadi pusat distribusi, pelatihan UMKM, dan inkubasi usaha yang mendukung kebutuhan jemaah.

Produk-produk lokal seperti makanan siap saji, bumbu pasta, hingga beras premium kini dipersiapkan untuk masuk ke rantai logistik haji, membawa manfaat ekonomi langsung bagi pelaku usaha nasional.

Proyek ini melibatkan Kemenhaj, Kemenko Perekonomian, Kementerian Pertanian, Perum Bulog, dan pelaku usaha lokal. Kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar strategi ini berjalan terintegrasi. Menko Perekonomian menekankan pentingnya pemetaan importir di Arab Saudi, agar produk Indonesia lebih mudah diterima pasar lokal, sekaligus mendorong pengusaha Saudi membeli produk jemaah.

Fokus implementasi ada di Indonesia dan Arab Saudi, dengan pusat kegiatan di asrama haji dan warehouse di Arab Saudi. Promosi destinasi wisata Indonesia juga ditargetkan bagi wisatawan Timur Tengah, memanfaatkan penerbangan kosong sekaligus paket promo tiket untuk menarik minat.

Strategi ini telah mulai dijalankan sejak awal 2026 dan akan terus dikembangkan seiring musim haji dan umrah. Menko Perekonomian menekankan  langkah teknis, mulai dari ekspor produk hingga integrasi logistik, harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan agar manfaat ekonomi hijau maksimal.

Alasan utama pengembangan industri hijau haji adalah untuk mengurangi arus devisa keluar, mendukung pelaku usaha lokal, dan mengintegrasikan efisiensi logistik. Dari sekitar Rp40 triliun perputaran uang haji per tahun, sekitar 80 persen masih keluar negeri. Dengan strategi ini, sebagian besar potensi ekonomi bisa kembali ke Indonesia.

Cara implementasinya cukup konkret. Penerbangan kosong dioptimalkan untuk mengirim logistik sekaligus produk ekspor, sementara integrasi logistik dan e-commerce mempermudah distribusi barang kebutuhan jemaah.

Asrama haji menjadi hub ekonomi yang mendukung pelatihan dan inkubasi UMKM, sekaligus menjadi etalase produk nasional. Promosi pariwisata terintegrasi pun dihadirkan dengan paket tiket promo dan destinasi unggulan bagi wisatawan Arab Saudi.

Dengan strategi ini, ritual ibadah haji dan umrah tidak hanya menjadi pengalaman spiritual, tapi juga kontributor nyata bagi ekonomi nasional dan keberlanjutan lingkungan.

“Ini langkah awal transformasi haji menjadi industri hijau yang menguntungkan semua pihak,” tutup Dahnil. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kedua Jabat Gubernur, Hadi Prabowo Menerima Tim APPSI

    Hari Kedua Jabat Gubernur, Hadi Prabowo Menerima Tim APPSI

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Hari kedua sebagai Penjabat Gubernur Sumsel Hadi Prabowo langsung menerima Tim APPSI Ekspedisi Jalur Darat ke-34 Gubernur yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Sabtu (22/9/2018). Ketua Tim APPSI Ekspedisi Jalur Darat ke-34, Ki Agus Firdaus menyampaikan tujuan ke Sumsel untuk menjalankan misi sebagai APPSI Ekpedisi Jalur Darat ke 34 Provinsi di Indonesia. […]

  • Pentas Paduan Suara Colour Choir Palembang

    Menyabet 4 Medali Emas, Harumkan Nama Sumsel di Kanca Internasional

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel H Alex Noerdin bersama istri tercinta Hj Eliza Alex Noerdin menyaksikan Pentas Paduan Suara Colour Choir Palembang di Griya Agung Palembang, Senin (7/8) tadi malam. Terlihat orang nomor satu di Sumsel itu dengan senang dan bangganya mendengarkan beberapa lagu yang dibawakan oleh Colour Choir Palembang.

  • Pelaku Curat Serahkan Diri ke Polsek Plakat Tinggi

    Pelaku Curat Serahkan Diri ke Polsek Plakat Tinggi

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Dengan cara persuasif yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Plakat tinggi pelaku Pencurian dan Pemberatan [Curat] akhirnya menyerahkan diri ke Polsek. Kejadian berawal pada hari Sabtu pada,6 Januari 2018 sekitar pukul 06.00 WIB di Dusun IV Desa Air Putih Ulu, Kec. Plakat Tinggi Kab. Muba. Curat tersebut dilakukan Pelaku Purwadi Als Ipung (38) Warga Dusun IX Desa Air Putih Ulu […]

  • BI Mencabut dan Menarik 20 Jenis Pecahan Rupiah, Pecahan Berapa Saja ?

    BI Mencabut dan Menarik 20 Jenis Pecahan Rupiah, Pecahan Berapa Saja ?

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 776
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) mencabut dan menarik 20 jenis pecahan Uang Rupiah Khusus (URK) Tahun Emisi 1970 sampai dengan 1990 dari peredaran, melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.23/12/PBI/2021, terhitung sejak 30 Agustus 2021. “Dengan demikian, terhitung tanggal dimaksud URK tersebut tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Direktur […]

  • Wahh, Alex Kasih ‘Wejangan’ ke Pelajar Tentang Asian Games, Nah Dapat Handpone Lagi..

    Wahh, Alex Kasih ‘Wejangan’ ke Pelajar Tentang Asian Games, Nah Dapat Handpone Lagi..

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    “Modal kita hanya Jakabaring, yang dulu 2010 masih rawa-rawa tengah Kota Palembang. Sumsel punya waktu 11 bulan, untuk menyulap rawa-rawa ini menjadi Kota Olahraga Internasional,”

  • Kenapa Terjadi Konflik Tanah ? Ini Alasannya Kata Deru

    Kenapa Terjadi Konflik Tanah ? Ini Alasannya Kata Deru

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru meyakini konflik yang terjadi di Bidang Agraria pada dasarnya bermula dari tapal batas tanah. Ia berasumsi bahwa tanah diciptakan tuhan tidak bertambah sementara orang yang membutuhkan tanah selalu bertambah. Herman Deru mencontohkan, ada sungai yang bercabang dua, namanya sama sebagai batas wilayah provinsi dengan kemajuan teknologi, menggunakan […]

expand_less
WordPress Archive Humani – Nonprofit & Charity WordPress Theme Humanite – Charity & Donation Elementor Template Kit Humton – Personal Portfolio Elementor Template Kits Hundred & Three — Responsive Multipurpose WordPress Theme Hungrybuzz – Restaurant WordPress Theme Hunian – Real Estate Elementor Template Kit Hurama – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme HUSKY – WooCommerce Products Filter Professional [WOOF Filter] HuskyPaws – Dog Breeder Elementor Template Kit Hyani – Bold Blog and Magazine