Haji & Umroh

Di Palembang, Abu Tours Kembali Operasional

Dan inilah tujuan kami, kami memang ingin menjelaskan kepada jemaah terkait kondisi yang terjadi dan jadwal keberangkatan jemaah.

foto : one

SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Abu Tours kembali membuka Kantor Cabangnya di Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo, Palembang, setelah sempat disegel beberapa waktu lalu oleh Kepolisian menyusul ketidakjelasan keberangkatan ribuan jamaah umrah yang kini sudah dilaporkan ke polisi.

Kamis pagi, (1/3/2018) pukul 9.00 WIB, Kantor tersebut mulai beroperasi dan melayani seperti biasa, tampak terlihat biro perjalanan umroh ini terus ramai didatangi para jemaah yang mempertanyakan jadwal keberangkatannya ke Tanah Suci.

Diketahui, ada sebanyak 7. 523 jemaah asal Sumsel yang sudah mendaftar umroh di biro perjalanan Abu Tours tersebut dan hingga kini masih menunggu jadwal keberangkatan.

Salah satu, warga Rusmiyati (49 tahun) warga Teluk Binangun Palembang mengaku hal yang sama. Ia sudah menyetor Rp23 juta melalui agen Abu Tour untuk keberangkatannya. “Informasi dari mereka, yang akan berangkat di awal Maret ini adalah para jemaah yang membayar uang Rp27 juta atau umroh reguler. Kalau harus menambah Rp15 juta saya keberatan. Tapi kalau hanya menambah Rp3-4 juta bisa diusahakan asal berangkat,” ungkapnya, Kamis (1/3/2018).

Perwakilan Abu Tour Pusat, Andi Akbar Asban mengatakan, pihaknya sesuai komitmen membuka atau mengoperasionalkan kembali kantor cabang di Palembang agar memudahkan masyarakat mendapat informasi terkait keberangkatannya ke tanah suci. Kantor tersebut diakuinya tetap beroperasional seperti biasa yakni dari pukul 09.00-17.00 WIB.

“Sejak dibuka pagi tadi, jemaah cukup banyak berdatangan. Dan inilah tujuan kami, kami memang ingin menjelaskan kepada jemaah terkait kondisi yang terjadi dan jadwal keberangkatan jemaah,” ucapnya.

Andi menjelaskan segel dari kepolisian sebenarnya sudah dibuka sejak 28 Februari lalu. Hanya saja, pihaknya memutuskan untuk mengoperasikan kantor pada Kamis.

“Kami tidak mau jemaah berfikir, segel sudah dibersihkan tapi kantor belum dibuka. Karenanya kami bersihkan segel dan buka kantor pada hari ini,” ungkap Andi.

Ia menjelaskan untuk keberangkatan pada awal Maret ini ada 400 jemaah dari Sumsel dengan penerbangan langsung Palembang-Jeddah. Nantinya akan ada 4 kloter keberangkatan, yakni kloter pertama pada awal Maret sebanyak 400 orang, kloter kedua 400 orang, kloter ketiga 400 orang dan kloter ke empat 200 orang.

“Untuk jadwal keberangkatan kloter selanjutnya sedang menunggu jadwalnya. Khusus kloter 1 adalah para jemaah promo yang mengikuti maklumat dan jemaah reguler,” ucapnya.

Pihaknya saat ini masih menunggu manifestasi nama-nama jemaah dari kantor pusat terkait jemaah yang akan berangkat. Ia menuturkan, untuk jemaah yang tidak memenuhi dan tidak ikut maklumat yang sudah dikeluarkan Abu Tours akan tetap diberangkatkan.

Rencananya setelah Idul Adha tahun ini atau sampai akhir tahun paling lambat, semua jemaah akan diberangkatkan. Untuk itu, saat ini pihaknya masih memberikan informasi sebatas lisan. Namun paling lambat pekan depan, pihaknya akan membuat perjanjian diatas kertas (hitam diatas putih) terkait rencana keberangkatan jemaah di tahun ini.

“Kami memahami jemaah banyak yang masih tidak percaya. Karena itu Abu Tours di kantor pusat akan mengeluarkan surat perjanjian keberangkatan jemaah. Perjanjian ini adalah antara jemaah, pihak Abu Tours dan pengacara,” ungkap Andi.

Hal serupa akan dilakukan di 23 kantor Cabang lain yang menyebar di Indonesia. Andi menjelaskan hal itu dilakukan sebagai upaya membuktikan komitmen Abu Tours untuk memberangkatkan jemaah yang sudah mendaftar di kantornya.

Hanya saja, kata Andi, terkait dengan refund pihaknya belum bisa menjelaskan lebih rinci. Pihaknya masih menunggu maklumat selanjutnya terkait hal itu. “Kami harapkan jemaah tetap bersabar menunggu informasi selanjutnya. Yang jelas, jika jemaah ingin refund nantinya akan tetap dilayani,” tandasnya.[one]

Comments

Terpopuler

To Top