Rabu, 2 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » TAWA TAPI TAHU : Semir Sepatu Kiwi, Sudah Puluhan Tahun Setia Layani Manusia

TAWA TAPI TAHU : Semir Sepatu Kiwi, Sudah Puluhan Tahun Setia Layani Manusia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 994
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KIWI merek -ku, aku semir sepatu termasuk legendaris, usia ku? Jangan tanya, bro, aku sudah nongkrong di rak warung sejak puluhan tahun, saat kamu masih main kelereng sambil pakai celana kolor motif kotak-kotak, dari dulu sampai sekarang, tugasku satu bikin sepatu mengkilap, kinclong kayak wajah orang habis gajian.

Aku ini ibarat kopi hitam, tampak sederhana, tapi bikin hidup lebih bersemangat. Orang tua dulu kalau ke kondangan nggak mungkin lupa olesin aku ke sepatu. Kalau nggak, sepatunya pucat pasi, kalah kinclong sama rambut disasak Tante sebelah rumah.

Pepatah lama bilang“Sepatu yang mengkilap, membuka jalan seluas-luasnya”. Itu benar adanya, banyak orang dulu percaya, kalau sepatunya kinclong, rezeki pun ikut datang. Lha gimana nggak, bos kantor jadi terkesan, calon mertua jadi klepek-klepek, bahkan tukang parkir pun rela kasih senyum ekstra. Semua berkat aku, si Kiwi.

Puluhan tahun, aku pertama kali muncul di rak kayu warung depan gang, bungkusku hitam dengan logo burung Kiwi, sederhana tapi berwibawa. Anak-anak kecil sering ngintip aku, nyangka aku itu coklat padat. Untung nggak ada yang coba gigit, kalau nggak, bisa-bisa mereka langsung ngecap, “rasanya mirip oli mesin campur kopi pahit”.

Di era itu, bapak-bapak biasanya punya ritual sakral setiap minggu pagi ambil aku, gosok sepatu kulitnya, terus cermin di ruang tamu jadi korban buat ngecek kilap. Kalau sepatunya udah bisa dipakai buat ngaca kumis, berarti misi berhasil.

Aku sering ketawa sendiri, soalnya tiap kali sepatu hitam sudah mengkilap, pemiliknya jalan keluar rumah dengan dada membusung. Persis ayam jantan baru menang sabung.

Hidup itu sebenarnya mirip dengan menyemir sepatu, kalau kamu malas nyemir, sepatu jadi kusam, reputasi juga ikut meredup. Tapi kalau rajin gosok, sepatu bercahaya, langkah pun jadi percaya diri. Sama kayak hidup, kalau kamu rajin rawat diri dan jaga hati, aura positifmu bakal memantul ke mana-mana.

Aku sering membisikkan pepatah ke sepatu yang aku rawat “Kilap itu bukan sulap. Butuh sabar, gosokan, dan ketekunan”

Begitu juga hidup, nggak ada sukses instan, nggak ada semir sekali gosok langsung kaya raya, semua butuh proses, butuh keringat, butuh keyakinan.

Aku sering jadi korban salah paham, pernah ada emak-emak nyangka aku itu balsem, bayangin aja, hampir aja aku dioles ke punggung bapak yang encok. Untung kepegang dulu sama anaknya, kalau nggak, bisa viral tahun 90-an “Bapak gosok punggung pakai Kiwi, kini punggungnya mengkilap!”

Lalu, ada juga anak kos tahun 2000-an yang iseng, sepatunya nggak punya, tapi dia tetap beli aku, katanya buat poles helm biar kayak baru. Aku sih nggak nolak, namanya juga pengabdian. Tapi jujur aja, aku lebih suka bercumbu sama sepatu kulit daripada helm plastik murahan.

Aku ini nggak pilih-pilih, mau sepatu kantor, sepatu sekolah, bahkan sepatu tentara, semua bisa aku bikin glowing. Waktu 90-an, anak-anak sekolah sampai punya pepatah “Nilai boleh merah, tapi sepatu tetap hitam mengkilap”

Aku terharu lho, itu artinya aku lebih penting dari nilai matematika, mungkin gara-gara kalau sepatunya kinclong, guru BP jadi malas negur.

Sekarang, zamannya sudah beda, anak muda lebih suka sepatu sneakers putih, katanya biar estetik buat feed Instagram. Sepatu kulit mulai jarang dipakai, kecuali pas nikahan atau sidang skripsi.

Tapi jangan salah, aku masih bertahan. Karena orang akhirnya sadar, sneakers boleh putih, tapi sepatu kulit tetap juara kalau urusan wibawa, dan siapa lagi yang bisa bikin sepatu kulit glowing? Tentu aku, si Kiwi.

Aku ibarat pepatah Jawa “Tua-tua keladi, makin tua makin jadi”, meski usiaku puluhan tahun, keberadaanku masih dibutuhkan.

Hidup itu seperti sepatu, kadang kita terinjak, kadang kita kena lumpur. Tapi selama ada semir dan gosokan, kita bisa kembali berkilau.

Begitu juga manusia, jangan minder kalau pernah jatuh, gagal, atau dilecehkan. Selama ada usaha dan semangat, kita bisa bangkit lagi, bahkan lebih bersinar dari sebelumnya.

Aku, semir sepatu Kiwi, adalah saksi bisu sejak  dulu, dari zaman kelereng, pager betis, sampai zaman TikTok, tugasku nggak pernah berubah bikin langkah manusia lebih percaya diri.

Ingat, sepatu yang berkilau bukan cuma soal gaya, tapi soal sikap hidup, orang yang peduli sama detail kecil kayak semir sepatu, biasanya juga peduli dengan hal-hal besar dalam hidup.

Jadi kalau kamu ketemu aku di warung, jangan ragu beli, biar sepatumu kinclong, auramu menyala, dan jalanmu terbuka lebar. Karena, kata pepatah “Langkah yang mantap dimulai dari sepatu yang mengkilap”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Korpri ke-48, Ini Pesan Jokowi Yang Disampaikan Sekda Prov. Sumsel Untuk ASN

    HUT Korpri ke-48, Ini Pesan Jokowi Yang Disampaikan Sekda Prov. Sumsel Untuk ASN

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

    UPACARA Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-48 Tahun 2019 di Lingkungan Pemprov Sumsel, Jumat (29/11) di halaman kantor Gubernur dipimpin langsung oleh Sekda Sumsel H.Nasrun Umar yang bertindak Sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sekda yang mewakili Gubernur Sumsel H.Herman Deru dalam amanatnya membacakan sambutan tertulis  Presiden RI selaku Penasehat Nasional Korpri mengucapakan […]

  • Beli Lampu Jalan LED, Palembang Anggarkan Dana Senilai Rp5,5 Miliar

    Beli Lampu Jalan LED, Palembang Anggarkan Dana Senilai Rp5,5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 835
    • 0Komentar

    DINAS Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Pera-KP) menganggarkan dana senilai Rp5,5 miliar guna membeli 1.000 buah lampu LED untuk penerang jalan. Kepala Dinas Pera-KP kota Palembang Affan Mahali melalui Kabid Sarana dan Unitilitas Asmuandi mengungkapkan, pembelian 1.000 lampu jalan LED ini untuk mengganti lampu jalan protokol di kota Palembang. “Kita telah menganggarkan dana sebesar Rp […]

  • Wisma Atlet Jakabaring Isolasi 72 ODP

    Wisma Atlet Jakabaring Isolasi 72 ODP

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 853
    • 0Komentar

    Upaya Pemprov Sumsel menyediakan ODP Center untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 patut diacungi jempol. Pasalnya meski baru dipersiapkan beberapa pekan saja, ODP Center kini mulai dimanfaatkan untuk menampung ODP yang akan diisolasi.     RABU (1/4/2020) malam contohnya, sejumlah petugas ODP Center terlihat sigap menangani 72 pendatang domestik yang baru tiba dari Bandara SMB 2. Puluhan […]

  • Sarip Petir: Kisah TKI Antargalaksi [Bab 4 Laundry, Konspirasi & Rok Celana Anti Galau]

    Sarip Petir: Kisah TKI Antargalaksi [Bab 4 Laundry, Konspirasi & Rok Celana Anti Galau]

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pagi-pagi buta aku udah mandi. Sabun yang kupakai edisi terbatas, “Kenangan Naik Sepeda Tanpa Rem”,  aroma lumpur sawah bercampur keringat pertama kali belajar jatuh cinta. Pasta gigi?. Jelas bukan sembarang pasta. Ini “Rasa Pulang Cepat Karena Guru Rapat”, yang bisa bikin lidah bergetar, karena nostalgia jajan cilok lima ratusan. Kenapa aku setotal itu […]

  • Program “Sharing is Caring” Pertamina Lubricants Hadir Sampai ke Pintu Rumah

    Program “Sharing is Caring” Pertamina Lubricants Hadir Sampai ke Pintu Rumah

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    Meski di tengah wabah Covid-19 yang menjadi pandemi global, termasuk di Indonesia, PT Pertamina Lubricants tetap melayani pelanggannya melalui Program “Sharing is Caring” Pertamina Lubricants Hadir Sampai ke Pintu Rumah.     Anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola bisnis pelumas otomotif dan industri untuk pasar domestik dan internasional ini senantiasa mengedepankan layanan prima, termasuk […]

  • Naik Kelas Jangan Berhenti di Meja Izin, Bro!

    Naik Kelas Jangan Berhenti di Meja Izin, Bro!

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.579
    • 0Komentar

    FESTIVAL kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Palembang kemarin itu rasanya kayak hajatan kampung ketemu kondangan selebriti. Spanduk besar kayak mau ambil Instagram award, lampu menyala terang, pejabat lengkap, UMKM antre panjang kayak mau bagi-bagi ketupat. Foto rame, tepuk tangan gausah ditanya, mantap bro…pasalnya bergemuruh sampai tetangga yang di seberang jalan ikut kepo. Namun, seperti […]

expand_less
WordPress Archive WordPress WooCommerce Marketplace Split Order Plugin WordPress WooCommerce Multi Vendor Marketplace Plugin WordPress WooCommerce Product Compare Plugin WordPress WooCommerce Quick Invoice PDF WordPress WooCommerce Repeat Order Plugin WordPress WooCommerce Return And ExChange RMA Plugin WordPress & WooCommerce Scraper Plugin, Import Data from Any WebSite. WordPressomatic WordPress To WordPress Automatic Crossposter Plugin for WordPress WorkaLock - Locksmith & Key Maker Service Elementor Pro Template Kit Workly - Job Listing & Career Recruitment Elementor Template Kit