Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Rice Cooker Curhat, Dari Nasi & Cinta, hingga Kehidupan

Rice Cooker Curhat, Dari Nasi & Cinta, hingga Kehidupan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 870
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HALO, perkenalkan, aku adalah rice cooker, iya, penanak nasi yang selalu setia di pojokan dapur, walau tubuhku cuma kotak bulat berisi kabel, tugasku mulia, menanak nasi agar keluarga bisa makan dengan tenang.

Pepatah bilang, “tak ada rotan, akar pun jadi”, kalau tak ada aku, ya panci dan kompor dipaksa kerja keras, tapi jujur, nasi matang di panci kadang kerasnya kayak hati mantan yang belum move on, sedangkan aku? cukup colok listrik, tekan tombol, jreng, nasi pulen siap santap.

Jadi, kalau ada yang bilang aku cuma benda mati, tolong pikir lagi, aku ini saksi bisu dari drama dapur sampai romansa meja makan.

Setiap kali lampu indikatorku nyala merah, artinya aku lagi berjuang, nasi di dalamku berputar-putar dengan uap panas, sampai akhirnya jadi wangi menggoda.

Pernah ada kejadian lucu, si pemilik rumah lupa mencuci beras, langsung masukin ke perutku. Hasilnya? nasi keras kayak batu kali. Aku cuma bisa diam, padahal kalau bisa ngomong aku mau bilang “Nak, hidup itu butuh proses, jangan buru-buru, jangan males cuci beras”

Sama kayak cinta, kalau nggak diproses dengan sabar, hasilnya bisa bikin sakit gigi hati.

Aku punya musuh bebuyutan panci di atas kompor, dia sering nyindir, katanya aku “anak manja colokan”, katanya, tanpa listrik aku cuma kaleng kosong.

Ya memang benar, tapi kalau dipikir-pikir, hidup ini memang soal support system. Manusia pun butuh listrik hati, doa, cinta, dan perhatian. Jadi jangan remehkan aku hanya karena aku butuh colokan. Kalau kata pepatah, “sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit”. Sedikit watt listrik, lama-lama jadi nasi sepanci.

Dan jangan salah, meski kecil, aku bisa kasih energi buat seisi rumah, itu prestasi, bukan?

Dari sekian tahun aku bekerja, aku sadar manusia dan nasi punya kemiripan, nasi yang keras bisa jadi lembut setelah direndam dan dimasak. Manusia pun begitu, hati yang keras bisa luluh oleh kasih sayang.

Jangan suka buru-buru, seperti aku menanak nasi, butuh waktu 20–30 menit, hidup pun sama, kesabaran adalah kuncinya. Kalau buru-buru, bisa gosong.

Pepatah Jawa bilang “alon-alon waton kelakon”, perlahan-lahan asal tercapai, aku rasa pepatah itu cocok sekali, karena nasi yang sabar dimasak pasti lebih enak disantap.

Dari semua curhatku, ada satu pesan penting adalah belajarlah dari rice cooker, aku bekerja tanpa pamrih, diam tapi bermanfaat, sederhana tapi mengenyangkan.

Kalau hidupmu terasa berat, ingatlah aku, walau cuma di pojok dapur, aku tetap memberi arti, jangan menyepelekan hal kecil, karena kadang hal kecil justru jadi kunci bahagia.

Sebagai penutup, ingatlah pepatah “sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya makan nasi juga” , jadi, yuk kita hargai setiap butir nasi dan setiap momen kehidupan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PS Palembang Sosialisasiakan Program Bersama SSB dan Klub

    PS Palembang Sosialisasiakan Program Bersama SSB dan Klub

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    Pasca dilantik kepengerusannya di bawah Presiden Klub Ratu Dewa PS Palembang mulai berbenah setelah meresmikan kantor sekretariatan dan mengumumkan pemenang sayembara jersey dan seleksi pemain untuk tim liga 3,Tim U17 jg tim U15. PS Palembang melanjutkan agendanya dengan melakukan sosialisasi program pengembangan dan pembinaan PS Palembang kepada pembina /pelatih club/Sekolah Sepak Bola (SSB) yang anak […]

  • Peringatan Hari Tari Sedunia, Pemudik Dihibur Dengan Tari Daerah

    Peringatan Hari Tari Sedunia, Pemudik Dihibur Dengan Tari Daerah

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.197
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blora Kunto Aji, menyampaikan apresiasi pentas seni tari dalam rangka peringatan Hari Tari Sedunia di Kabupaten Blora, Jumat (29/4/2022) dan ini juga diharapkan dapat menghibur para pemudik. “Mengapresiasi banget, momen saat ini pas, satu sisi disamping memperingati hari tari sedunia 2022, juga menghibur dulur (saudara) yang mudik […]

  • Desain Futuristik: Mengintip Trend Kaca Aesthetic

    Desain Futuristik: Mengintip Trend Kaca Aesthetic

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.988
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, [vritimes] -Kali ini, kita akan berbicara tentang sesuatu yang pasti akan membuat ruangan Anda tampak seperti dari masa depan: Desain Futuristik dengan sentuhan Kaca Aesthetic!   Hai teman-teman! Apa kabar? Kali ini, kita akan berbicara tentang sesuatu yang pasti akan membuat ruangan Anda tampak seperti dari masa depan: Desain Futuristik dengan sentuhan Kaca Aesthetic! Saya tahu […]

  • PPS Ajak Pemkot Kenalkan Barang Pusaka

    PPS Ajak Pemkot Kenalkan Barang Pusaka

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 822
    • 0Komentar

    BERBAGAI peninggalan bersejarah ataupun berbagai benda pusaka yang memiliki nilai sejarah tinggi nampaknya hingga saat ini masih terus terjaga oleh para komunitas Palembang Pusaka Sriwijaya (PPS) kota Palembang. Pasalnya, hal tersebut diketahui dalam kegiatan audiensi PPS kota Palembang bersama Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda di Balai Kota, Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pemkot Palembang, kemarin. Ketua […]

  • 1.541 Orang di Sumsel  Positif Covid-19, 35 Pasien Sembuh

    1.541 Orang di Sumsel  Positif Covid-19, 35 Pasien Sembuh

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel, melaporkan sebanyak 1.541 orang di Sumsel positif covid-19 setelah ada penambahan 43 kasus lagi kemarin. Sementara yang sembuh sebanyak 35 orang. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel, Yusri, SKM MKM saat memberikan keterangan melalui aplikasi zoom di Command Center Pemprov Sumsel, kemarin sore. “43 […]

  • Ketua DPRD Kota Palembang kantongi informasi terkait jalan protokol di Kota Palembang yang banjir cukup tinggi, minta 2 hal ini yang harus dilakukan Pemkot saat musim kemarau, apa reaksi Ratu Dewa !

    Ketua DPRD Kota Palembang kantongi informasi terkait jalan protokol di Kota Palembang yang banjir cukup tinggi, minta 2 hal ini yang harus dilakukan Pemkot saat musim kemarau, apa reaksi Ratu Dewa !

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.255
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Hujan turun deras beberapa hari ini membuat sejumlah jalan protokol yang terendam air, setidaknya ada sekitar 13 akses jalan utama yang berdampak macet, terkait masalah ini mendapat respon serius dari Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin karena telah mengantongi informasi masalah itu. banyak rumah warga yang terendam banjir. Ia mengingatkan  Pemkot agar segera […]

expand_less
WordPress Archive Edge Decor | Gardening & Landscaping WordPress Theme Edia – Blog & Magazine Elementor Template Kit eDigit WP – Multi-purpose Elementor WooCommerce Theme Edirne – Digital Services Elementor Template Kit Editor Blog – A WordPress Blog Theme for Bloggers Edrea – Personal Portfolio WordPress Theme EdSchool – Education Template Kit Edubin - Education WordPress Theme EduBlink – Education & Online Course WordPress Theme Educal - Online Courses & Education WordPress Theme