Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Shalat Sambil Hemat Listrik? Masjid Ini Bisa!

Shalat Sambil Hemat Listrik? Masjid Ini Bisa!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 515
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MASJID Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo di Palembang kini bukan hanya pusat ibadah, tapi juga pionir energi bersih. Dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 18,2 kWp yang baru saja diresmikan, masjid ini membuktikan shalat dan hemat listrik bisa berjalan beriringan.

Coba pikirkan, misalnya saja jamaah yang datang untuk shalat, AC tetap dingin, lampu terang, kipas angin muter, bahkan CCTV nyala tanpa satu rupiah pun keluar ekstra dari kantong kas masjid.

Bahkan hemat listrik diperkirakan mencapai Rp12 juta hingga Rp24 juta per tahun. Mantap kan? Bisa buat beli karpet baru, jajanan buka puasa, atau cukup untuk tabungan amal jamaah. Matahari bekerja lembur tapi tidak minta bonus, dan semua senang jamaah adem, dompet aman, bumi tersenyum.

Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si, menegaskan, “Satu masjid mungkin kecil dampaknya, tetapi seratus masjid adalah pembangkit kota.”

Kalau diterjemahkan ala bahasa sehari-hari satu masjid nyala sedikit, seratus masjid nyala banyak. Efeknya langsung terasa, bukan hanya di tagihan listrik tapi juga di alam sekitar.

Tapi PLTS Masjid Agung bukan cuma soal menghemat uang. Masjid ini memiliki smber energi bersih. Anak-anak yang belajar ngaji di sini bukan hanya belajar huruf hijaiyah, tapi juga belajar  sinar matahari bisa bikin lampu menyala. Shalat tetap khusyuk, bumi tetap aman, jamaah pun tersenyum.

Perumda Tirta Musi Palembang ikut mendukung program ini lewat TJSL. Biasanya urusan air minum, kali ini ikut “ngurus listrik matahari.” Lengkap sudah, air ada, listrik ada, niat baik ada. Tinggal masyarakatnya mau ikut atau tetap santai bilang, “Ah, listrik konvensional juga bisa –lah.”

Secara teknis, PLTS yang dipasang punya kapasitas 18,2 kWp, baterai 30 kWh, dan inverter 18 kW. Produksi listriknya lumayan Desember 2025 tercatat 1.137,2 kWh, Januari 2026 sudah 436,5 kWh.

Energi ini dipakai untuk lampu, kipas angin, AC, speaker, CCTV, dan televisi LED. Jadi jamaah tetap adem, listrik tetap hijau, hati tetap senang.

Menariknya, masjid ini sekarang bisa dibilang punya status baru sebagai pusat ibadah sekaligus contoh  “energi hijau.” Jamaah belajar shalat sambil belajar tentang energi bersih.

Efeknya? Anak-anak sadar lingkungan, jamaah dewasa tersadar, imam tersenyum dan  semua bisa bahagia.

Oleh sebab itu, Masjid Agung jadi simbol transformasi energi bersih di Palembang. Bukan sekadar soal teknologi, tapi juga simbol sosial dan spiritual. Satu masjid bisa memulai, dan efek domino-nya bisa menjangkau ratusan fasilitas publik lain. Kota terang, dompet aman, bumi tersenyum, semua hijau, semua bahagia.

Jadi saat ini Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin bukan hanya tempat sujud, tapi contoh nyata aksi kecil berdampak besar. Dari satu atap, satu panel surya, satu niat baik bisa lahir inspirasi ribuan orang untuk peduli bumi.

Seperti kata pepatah  “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Mulai dari satu masjid saja bisa membawa perubahan besar. Dan jangan menunggu sempurna untuk memulai kebaikan, karena yang kecil sekalipun jika konsisten akan berdampak besar.

Masjid ini membuktikan shalat bisa khusyuk, bumi bisa hijau, dompet tetap aman, mulai dari hal kecil, hasilnya bisa luar biasa. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asa Menpora Dito dalam Rakornas Kepemudaan dan Keolahragaan Tahun 2023

    Asa Menpora Dito dalam Rakornas Kepemudaan dan Keolahragaan Tahun 2023

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 640
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo berharap Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepemudaan dan Keolahragaan Tahun 2023 menjadi sarana konsolidasi dan optimalisasi pelayanan kepemudaan dan keolahragaan di Indonesia.Hal itu disampaikan Menpora Dito saat meninjau kesiapan Rakornas Kepemudaan dan Keolahragaan Tahun 2023 di Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta, Kamis (7/9) malam. “Saya […]

  • Gencar Lakukan Ini, Muba Ingin Tangkap Peluang Penggunaan BBM Berbahan Fosil & Nabati

    Gencar Lakukan Ini, Muba Ingin Tangkap Peluang Penggunaan BBM Berbahan Fosil & Nabati

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 715
    • 0Komentar

    Hilirisasi komoditas kelapa sawit menjadi hal yang gencar dilakukan Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi. Hal ini juga merupakan skema untuk mengimbangi kebijakan Pemerintah   Pusat untuk menekan penggunaan penggunaan BBM berbahan fosil dan memanfaatkan BBM berbahan nabati yang salah satunya memanfaatkan pengolahan kelapa sawit.   Oleh sebab itu, Pj Bupati Apriyadi mendorong petani sawit […]

  • Tarakan, Tertimbun Tanah Longsor, Seorang Warga Meninggal Dunia

    Tarakan, Tertimbun Tanah Longsor, Seorang Warga Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    SEORANG warga ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor di rumahnya yang berada di Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (5/8) pukul 01.00 WITA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan melaporkan bahwa peristiwa tanah longsor tersebut terjadi setelah sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi disertai struktur tanah yang labil dan berpasir […]

  • Ini Menurut Jubir Penanganan COVID-19, Soal PSBB di Sumsel dan Palembang

    Ini Menurut Jubir Penanganan COVID-19, Soal PSBB di Sumsel dan Palembang

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    JURU Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Sumsel, Nur Purwoko Widodo mengatakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) harus diajukan oleh pemerintah daerah  dalam hal ini Gubernur, Bupati Walikota ke Menteri Kesehatan, Provinsi Sumsel tidak merata di tiap kabupaten/kota.  Terbanyak di kota Palembang dan Prabumulih. “Mungkin nanti akan di diskusikan antara Gubernur dan Walikota,”katanya kemarin. Yang jelas menurutnya […]

  • Malam Minggu di Keluang, Pj Bupati Muba Dendangkan Lagu Cucak Rowo 

    Malam Minggu di Keluang, Pj Bupati Muba Dendangkan Lagu Cucak Rowo 

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- KELUANG- Manuke manuke cucak rowo, Cucak rowo dowo buntute, Buntute sing akeh wulune Yen digoyang ser-ser aduh penake. Inilah sebuah potong lirik lagu yang di dendangkan oleh Orang Nomor Satu di Bumi Serasan Sekate Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi dalam acara pembukaan Festival Tirto Mulyo Desa Tegal Mulyo Kecamatan Keluang, Sabtu (8/6/2024) di […]

  • Pusri Tutup Produksi 2025, Sambut 2026 dengan Strategi Baru

    Pusri Tutup Produksi 2025, Sambut 2026 dengan Strategi Baru

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.300
    • 0Komentar

    TUTUP buku produksi itu biasanya bikin kepala pusing, tapi bagi PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, menutup tahun 2025 ternyata bisa jadi acara yang serius, tapi tetap bikin senyum. Tengok saja, para komisaris dan direksi hadir langsung di pabrik, bukan cuma untuk menandatangani dokumen, tapi juga menyaksikan demo pengantongan pupuk. Ya, benar, demo pengantongan pupuk, bukan […]

expand_less
WordPress Archive Everest Forms Geolocation Everest Forms Google Sheets Everest Forms Multi Part Everest Forms PayPal Standard Everest Forms PDF Submission Everest Forms Post Submissions Everest Forms (Pro) Everest Forms Stripe Everest Forms Survey, Polls and Quiz Everest Google Places Reviews