Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » TAWA TAPI TAHU : “Korek Api Gas Kecil Warna Merah: Si Kecil Lucu Bisa Bikin Mi Instan Matang & Asa Menyala”

TAWA TAPI TAHU : “Korek Api Gas Kecil Warna Merah: Si Kecil Lucu Bisa Bikin Mi Instan Matang & Asa Menyala”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 756
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI DUNIA yang penuh drama, dari cinta yang kandas di warung kopi sampai mi instan yang gagal matang karena listrik mati hadirlah satu sosok kecil, sederhana, dan kadang suka ngilang entah ke mana korek api gas kecil warna merah. Benda mungil yang sering disalahkan saat api tak nyala, padahal yang salah jemari kurang tenaga. Korek ini ibarat mantan yang setia kecil, selalu ada di saku, tapi kadang bikin kaget pas dicari nggak ada.

Ukurannya sejumput, warnanya merah menyala seperti pipi yang malu-malu waktu pertama kali nembak gebetan. Tapi jangan remehkan, dari tubuh mungil itu bisa keluar lidah api yang lebih jujur daripada omongan dosen waktu bilang “ujian ini mudah kok”. Api kecil yang bisa membakar rokok, menghidupkan lilin ulang tahun, bahkan membuka jalan hidup anak kos saat ingin merebus air tapi rice cooker-nya mogok.

Fungsinya jelas menyalakan harapan dan mie rebus, tugasnya mulia, manfaatnya tak terhingga. Korek ini ibarat teman yang nggak banyak omong tapi selalu ada waktu dibutuhkan. Dia ada saat cowok patah hati duduk di trotoar sambil ngerokok sendirian, juga saat ibu-ibu panik karena api kompor mati pas goreng tempe buat anaknya yang lagi lapar. Korek gas ini hadir seperti pahlawan tanpa jubah, yang hanya bersenjatakan klik kecil dan sumbu api penuh tekad.

Saat jemari menekan tuas kecil di kepala korek itu, di situlah sebuah filosofi hidup menyala. Api yang muncul bukan sekadar nyala, tapi simbol semangat. Klik!, dan lidah api menari, seperti bilang “ayo hidup lagi, Bro! Jangan kalah sama nasib!”. Korek gas kecil warna merah ini, bisa dibilang kayak quote motivasi versi portable. Di zaman yang semua serba digital, dia tetap analog, tetap setia, dan tak pernah buffering.

Bukankah hidup juga begitu? Kadang, kita cuma butuh satu percikan kecil buat nyala lagi. Entah itu dari doa ibu, gajian masuk, atau korek gas yang berhasil nyulut api di tengah mati lampu. Pepatah lama bilang, “besar pasak daripada tiang”, tapi korek ini membuktikan kalau kecil tubuhnya, besar jasanya.

Jadi, kalau kamu ketemu korek api gas kecil warna merah, jangan diremehkan. Dia bukan sekadar alat buat nyalain rokok atau lilin, tapi juga simbol kehidupan, simbol harapan, dan pengingat bahwa api kecil bisa jadi awal dari semangat besar.

Ingat, hidup itu ibarat korek gas kalau nggak dikorek, ya nggak nyala. Tapi kalau terlalu sering dikorek dan nggak dijaga, bisa meledak juga.

Jadi, bijaklah dalam meng-korek, dan hormatilah si merah kecil ini. Karena di balik klik-nya, tersembunyi filosofi “kalau hidupmu lagi redup, mungkin kamu cuma butuh satu api kecil… atau satu korek gas merah yang nggak dicari-cari dulu.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor Tiongkok Serbu Sumsel

    Wow, Investor Tiongkok Serbu Sumsel

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.310
    • 0Komentar

    Palembang – Konsulat Jenderal RRC di Medan, Mr. Sun Ang mengadakan kunjungan ke Palembang, Provinsi Sumsel dengan membawa para investor dan pimpinan perusahaan Tiongkok di Sumsel.

  • Kamera Pemindai Garis Multispektral 5GigE Berkinerja Tinggi Baru dari Teledyne Perluas Kemampuan Penglihatan

    Kamera Pemindai Garis Multispektral 5GigE Berkinerja Tinggi Baru dari Teledyne Perluas Kemampuan Penglihatan

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 542
    • 0Komentar

      WATERLOO, Ontario,  (GLOBE NEWSWIRE) — Teledyne DALSA, perusahaan Teledyne Technologies [NYSE:TDY], dengan bangga mengumumkan bahwa kamera pemindai lini Linea™2 4k Multispektral 5GigE kini sedang diproduksi. Kamera baru ini membawa sistem penglihatan ke level berikutnya dengan performa dan nilainya, menawarkan antarmuka 5GigE dengan bandwidth lima kali lebih besar dari kamera Linea GigE.   Linea2 4k […]

  • BPPRD Muba Luncurkan ‘Papa Darling’ di Sungai Lilin, Apa Itu ?

    BPPRD Muba Luncurkan ‘Papa Darling’ di Sungai Lilin, Apa Itu ?

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    BERBAGAI cara dilakukan Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Muba untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Terbaru BPPRD meluncurkan program “Papa Darling” yakni Pelayanan Pajak Daerah Keliling. Program ini pun sudah dimulai Rabu kemarin (10/8/2019) pertama kali dilaksanakan di Desa Linggosari (B3) Kecamatan Sungai Lilin. Dihadiri langsung Kepala BPPRD […]

  • Jadikan Rumah Tahfidz Benteng Pelindung Generasi Muda

    Jadikan Rumah Tahfidz Benteng Pelindung Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.248
    • 0Komentar

    Rumah Tahfidz yang dicanangkan bisa membuat dampak sangat baik bagi generasi muda Sumatera Selatan. Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan keagama’an adalah salah satu benteng paling kuat untuk menghindari kegiatan yang negatif. Maka orang tua harus bisa memberikan pendidikan agama sedini mungki. “Tujuan kita membuat Rumah Tahfidz ini agar menghindarkan perbuatan yang tidak […]

  • Pulang Dari Mudik Harus Karantina Mandiri 5 x 24 Jam, Mengapa ?

    Pulang Dari Mudik Harus Karantina Mandiri 5 x 24 Jam, Mengapa ?

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    MASYARAKAT yang merasa melakukan mudik ke kampung halaman pada lebaran tahun ini, diminta kesadarannya melakukan karantina mandiri setelah pulang ke domisili tempat tinggalnya. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta karantina mandiri ini dilakukan selama 5 x 24 jam. “Karantina ini merupakan hal yang penting dan harus dilakukan sehingga dapat mencegah terjadinya penularan […]

  • DMI Kirim Bahan Bangunan untuk 30 Masjid di Sulteng

    DMI Kirim Bahan Bangunan untuk 30 Masjid di Sulteng

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Bahan bangunan untuk membangunan 30 masjid semi permanen yang tahan gempa di Sulawesi Tengah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah memberangkatkan 54 ton bahan bangunan ke Palu, dari Kawasan Pergudangan Patene, Makassar, hari ini, Selasa (30/10/2018). Pembangunan masjid semi permanen untuk mengantikan sementara masjid yang rusak akibat bencana gempa bumi, likuifaksi dan tsunami […]

expand_less
WordPress Archive Consilt – Business & Consulting Elementor Template Kit Constitute WP – WooCommerce Responsive Elementor Theme Constkit – Construction and Industrial Elementor Template Constructa – Building & Construction Elementor Template Kit Construction – Building & Renovation WordPress Theme Constructo – Construction WordPress Theme Constructoor – Construction & Building Elementor Template Kit Constructor | Construction WordPress Constructor One – Construction WordPress Theme Construk – Construction Elementor Template Kit