Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » RAPBN 2022, Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

RAPBN 2022, Fokus Pemulihan Ekonomi Nasional

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
  • visibility 810
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DESAIN besar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022, itu masih belum beranjak dari seputar pandemi COVID-19. Hal itu tercermin dari tema kebijakan fiskal yang disodorkan pemerintah, yakni Melanjutkan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural. Dengan kata lain, RAPBN 2022 akan melanjutkan dukungan pemulihan ekonomi reformasi struktural.

Tema besar itu dikonfirmasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat konferensi pers terkait Nota Keuangan dan RUU APBN 2022, Senin (16/8/2021). Menurut Menko Airlangga, pemerintah masih akan terus berkonsentrasi pada penanganan COVID-19.

Tren yang sama pun terjadi secara global. Merujuk data publikasi World Economic Outlook Juli 2021, perekonomian global 2022 diperkirakan berangsur pulih dan tumbuh sebesar 4,9 persen. Pertumbuhan yang tinggi terutama pada negara berkembang yang diperkirakan akan mampu tumbuh mencapai 5,2 persen. Sejalan dengan prospek membaiknya ekonomi global, pemulihan perekonomian Indonesia di 2022 akan lebih kuat pada rentang pertumbuhan 5,0-5,5 persen.

Risiko ketidakpastian terutama yang berasal dari perkembangan pandemi COVID-19 masih akan menjadi faktor yang harus diantisipasi di 2022. Kebijakan penanganan COVID-19 akan dioptimalkan secara komprehensif dengan program vaksinasi yang diakselerasi seluas-luasnya serta memperkuat penerapan protokol kesehatan diharapkan mampu meningkatkan confidence masyarakat untuk melakukan aktivitas sosial ekonomi.

Dalam pandangan Menko Airlangga, perekonomian RI tidak lepas dari perkembangan di kuartal ketiga 2021. “Kasus puncak varian Delta, pada saat kasusnya di puncak ekonomi akan menurun sedikit dan tentu kita pemerintah terus mendorong agar engine ekonomi, apakah itu ekspor, investasi, kemudian juga belanja pemerintah untuk terus dimaksimalkan,” ujar Menko Airlangga, konferensi pers terkait Nota Keuangan dan RUU APBN 2022, Senin (16/8/2021).

Menurut Menko Airlangga, kondisi perekonomian di 2022 akan dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain keberhasilan penanganan COVID-19, pulihnya konsumsi masyarakat, implementasi reformasi struktural, dan prospek pertumbuhan ekonomi global.

Karena itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun menegaskan bahwa, “Berbagai belanja pemerintah memang ditujukan untuk kesehatan dan bantuan sosial. Tentu kesehatan penting. Namun bantuan sosial yang diperluas, dalam hal ini untuk membantu yang mengalami hardship, kemudian untuk membantu disektor pangan dan pendidikan dan yang membantu yang mengalami tekanan di sektor tenaga kerja. Jadi sosial safety net atau jaring sosial pengaman kita di ekspansi baik dari jumlah penerimanya maupun manfaat penerimaannya.”

Konsumsi masyarakat diharapkan tetap menjadi komponen utama yang mendukung kinerja ekonomi dengan didukung penguatan dan penyempurnaan program perlindungan sosial secara efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat miskin dan rentan miskin agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Sementara itu, konsumsi Pemerintah akan diarahkan untuk pelayanan publik yang efisien disertai upaya memperkuat spending better.

Di sisi lain, berbagai langkah perbaikan iklim investasi, komitmen Pemerintah terhadap penyelesaian proyek strategis nasional yang memiliki multiplier effect yang tinggi terhadap perekonomian, serta terjaganya peringkat sovereign credit rating Indonesia akan mendorong kinerja investasi. Selanjutnya, perbaikan arus investasi akan memperkuat daya saing produk dalam negeri, sehingga mampu mendorong peningkatan ekspor. Untuk mendorong terciptanya nilai tambah ekonomi yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah, Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan program dan kebijakan dalam belanja negara.

Upaya perbaikan fundamental ekonomi yang dilakukan melalui reformasi struktural juga ditopang melalui implementasi Undang-Undang Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaannya. Dengan implementasi reformasi struktural tersebut, tren pertumbuhan ekonomi diharapkan terus meningkat sehingga Indonesia memiliki basis pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat pada 2022.

Mengacu pada kerangka ekonomi makro 2022, Pemerintah menyusun strategi kebijakan fiskal yang ditujukan untuk pemulihan ekonomi dan penguatan reformasi agar bersifat inklusif dalam meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata. Pemerintah akan meneruskan program pro-poor dan pro-employment untuk mengembalikan tren penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran. Berbekal keberhasilan dalam lima tahun terakhir sebelum pandemi 2020, Pemerintah akan terus melakukan penyempurnaan program-program perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan.

APBN tetap menjadi instrumen utama yang menjadi motor dalam pemulihan ekonomi, meneruskan reformasi, dan melindungi masyarakat dari bahaya COVID-19. Di sisi lain, Konsolidasi fiskal terus dilanjutkan di 2022 untuk memuluskan normalisasi defisit APBN agar kembali di bawah 3 persen PDB sesuai amanat UU 2/2020 dengan tetap menjaga momentum pemulihan ekonomi. Pokok-pokok RAPBN 2022 adalah sebagai berikut.

Anggaran PEN 2022

Menurut Menkeu, bahwa Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022 akan dianggarkan sebesar Rp321,2 triliun dari total belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.938,3 triliun. Namun demikian, Menkeu menegaskan, bahwa pemerintah akan tetap merespons dengan fleksibel dengan menyesuaikan alokasi PEN yang dapat ditambah jika terjadi lonjakan kasus COVID-19.

“Ini yang kita sebutkan responsiveness dan fleksibilitas. Apabila COVID-19 melonjak, kita bisa melakukan realokasi dari biru (belanja pemerintah pusat non PEN) ke orange (PEN). Kalau seandainya ternyata ekonominya baik dan COVID-nya bisa terjaga atau terkendalikan maka kita akan terus bisa melakukan program-program yang perlu harus melakukan refocusing”, jelas Menkeu dalam keterangan tertulis yang dilansir laman kemenkeu.go.id.InfoPublik (***)

Dalam keterangan yang sama, Menkeu juga meminta kepada seluruh Kementerian/Lembaga untuk melakukan earmarking 5-10 persen dari pagu belanja menurut skala prioritas program dan kegiatan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan mendadak akibat COVID-19.

“Sehingga apabila dibutuhkan seperti yang terjadi pada saat menghadapi (COVID-19 varian) Delta ini, kita akan mampu langsung melakukan refocusing yang sifatnya volunteer dan sudah didetect dari awal sehingga tidak perlu lagi menimbulkan disrupsi terhadap belanja Kementerian/Lembaga”, kata Menkeu.

Lebih lanjut, Menkeu mengungkapkan bahwa 2022 merupakan tahun eksepsional menuju konsolidasi fiskal sehingga belanja pemerintah pusat berfokus pada beberapa hal. Pertama, melanjutkan agenda reformasi dalam rangka peningkatan pelayanan publik. Kedua, upaya mendorong transisi yang mulus untuk konsolidasi fiskal pada 2023.

“K/L harus betul-betul melihat belanja K/Lnya secara tajam melalui lensa program prioritas yang sesuai dengan rencana kerja pemerintah atau RKP”, lanjutnya.

Kemudian, pelaksanaan operasional dan kegiatan sejalan dengan cara kerja baru serta pemanfaatan teknologi informasi, subsidi yang tepat sasaran, dan antisipasi dan mitigasi risiko fiskal dalam pelaksanaan APBN melalui bantalan fiskal yang memadai.InfoPublik(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • EBT Digencarkan Untuk Wujudkan Percepatan Kemandirian Energi Negeri

    EBT Digencarkan Untuk Wujudkan Percepatan Kemandirian Energi Negeri

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 989
    • 0Komentar

    PERCEPATAN Energi Baru Terbarukan (EBT) digencarkan untuk mewujudkan kemandirian Energi dalam Negeri.Pandangan itu disampaikan Bupati Muba Dodi Reza Alex Seminar Nasional, “Peranan Seluruh Elemen Bergotong Royong Menuju Energi Berkeadilan di Masa Pandemi COVID19” belum lama ini. Menurutnya Muba mengelola kelapa sawit menjadi bensin. Bupati Dodi menyampaikan, bahwa ketergantungan terhadap potensi energi fosil tidak bisa menjamin […]

  • Dukung Pariwisata, Presiden Resmikan Bandara Buntu Kunik Toraja

    Dukung Pariwisata, Presiden Resmikan Bandara Buntu Kunik Toraja

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo meresmikan  Bandara Toraja yang juga dikenal dengan nama setempat Bandara Buntu Kunik, di Kabupaten Tana Toraja, kemarin. Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi  ini penting untuk mendukung pariwisata Tana Toraja.“Hampir setiap enam bulan selalu saya tanyakan kepada Menteri Perhubungan kapan bandara di Tana Toraja ini selesai. Akhirnya hari ini bisa kita resmikan dan sudah […]

  • Mau Gak? ‘Gaji Gede, Nama Ngetop, Cuma Modal Nendang Bola!’

    Mau Gak? ‘Gaji Gede, Nama Ngetop, Cuma Modal Nendang Bola!’

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    KENAPA Jadi Atlet Sepak Bola Itu Nggak Cuma Keren, Tapi Juga Cuan dan Bikin Emak Bangga Dulu, anak-anak kalau ditanya,“Cita-cita kamu apa, Nak?”Jawabannya template “Dokter!”Yang jawab “Petani digital” belum lahir, yang jawab “Striker andalan Timnas” biasanya malah disuruh nyapu. Tapi sekarang zaman berubah, sobat rumput hijau!Cita-cita jadi pemain bola bukan lagi angin lalu yang cuma […]

  • Jangan Percaya, Pengangkatan Tenaga Honorer Jadi PNS Tanpa Tes Palsu

    Jangan Percaya, Pengangkatan Tenaga Honorer Jadi PNS Tanpa Tes Palsu

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.932
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa surat yang ramai beredar melalui pesan singkat WhatsApp tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tanpa Tes adalah palsu (hoaks) dan itu tidak ada sama sekali. Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mohammad Averrouce memastikan bahwa Kementerian PANRB tidak pernah […]

  • pajak

    Pajak Profesi Penulis Sama dengan PPh UMKM

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.373
    • 0Komentar

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, permintaan dari Persatuan Penulis Indonesia (Satupena) yang meminta untuk mengenakan pajak bagi profesi penulis sama dengan pajak penghasilan (PPh) bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pasalnya pajak final bagi UMKN tercatat sebesar 1%.

  • Empat Hal yang Menarik Ketika Pasangan Prabowo-Sandi Daftar Capres/cawapres di KPU

    Empat Hal yang Menarik Ketika Pasangan Prabowo-Sandi Daftar Capres/cawapres di KPU

    • calendar_month Jumat, 10 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 897
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Usai sholat Jumat di Masjid Istiglal, Pasangan calon presiden /wakil presiden RI 2019-2024 Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno ditemani ribuan buruh yang  tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan simpatisan Prabowo-Sandi dipimpin Said Iqbal langsung ke KPU untuk mendaftarkan diri  sebagai capres/wapres, Jumat (10/8/2018). Dalam pendaftaran tersebut ada empat hal […]

expand_less
WordPress Archive Formidable Forms – WPML Multilingual Formidable Forms – Zapier Formina: Elementor Form Addon Forpets – Food Shop WooCommerce Theme Forstron – Legal Business WordPress Theme Fortuna – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Fortunio – Carpenter, Forestry, Wood Manufacture Theme Forum – A Responsive WordPress Theme for bbPress Foruum SaaS & Software Startup Elementor Template Kit Foto – Photography WordPress Themes for Photographers