Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Perusahaan Global Mulai Tuntut Transparansi Emisi

Perusahaan Global Mulai Tuntut Transparansi Emisi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Industri tanpa data emisi terancam tertinggal.

PERUSAHAAN multinasional mulai menekan pemasok industri di berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk membuka data emisi gas rumah kaca (GRK) secara transparan. Tekanan itu mendorong pemerintah mempercepat penguatan sistem pelaporan karbon nasional agar industri dalam negeri tidak kehilangan daya saing di pasar global.

Isu tersebut mencuat dalam 2nd Indonesia Japan Environment Week  mempertemukan pemerintah Indonesia dan Jepang untuk membahas kerja sama pengendalian emisi, dekarbonisasi industri, dan penguatan sistem transparansi karbon.

Direktur Inventarisasi Gas Rumah Kaca dan Monitoring, Pelaporan, Verifikasi KLH/BPLH, Mitta Ratna Djuwita, mengatakan perusahaan global kini tidak lagi hanya menilai kualitas dan harga produk, tetapi juga mulai memeriksa jejak karbon dari seluruh rantai pasok industri

“Perusahaan multinasional kini menuntut transparansi emisi GRK di seluruh rantai pasoknya,” ujar Mitta belum lama ini mengutip laman resmi kemenlh.go.id.

Menurutnya, perubahan itu membuat isu emisi karbon bergeser menjadi faktor penting dalam persaingan industri internasional. Perusahaan yang tidak memiliki data emisi yang jelas berisiko semakin sulit masuk ke rantai pasok global.

Mitta menegaskan pemerintah tidak ingin industri nasional tertinggal di tengah perubahan standar perdagangan dunia yang semakin ketat terhadap isu lingkungan.

“Bagi Indonesia, ini bukan lagi sekadar kewajiban lingkungan, tetapi sudah menjadi faktor utama dalam menjaga dan meningkatkan daya saing industri,” katanya.

Pemerintah kemudian memperkuat sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV) untuk mendukung pengukuran dan pelaporan emisi karbon nasional secara lebih terstandar dan kredibel.

KLH/BPLH menilai sistem tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung target Nationally Determined Contribution (NDC) dan komitmen Net Zero Emission Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.

Namun, pemerintah mengakui pelaksanaan sistem MRV di lapangan masih menghadapi tantangan besar. Banyak pelaku usaha, terutama sektor usaha kecil dan menengah, masih kesulitan memahami standar pelaporan emisi yang terus berkembang.

Pelaku industri juga menghadapi potensi tambahan biaya administrasi dan kebutuhan penyesuaian sistem produksi agar sesuai dengan tuntutan transparansi karbon global.

Mitta mengatakan pemerintah berupaya menjaga agar sistem pelaporan emisi tidak membebani dunia usaha secara berlebihan.

“Kami ingin memastikan sistem MRV tidak hanya kredibel, tetapi juga praktis dan efisien,” ujarnya.

Pemerintah juga memperluas kerja sama Internasional untuk memperkuat sistem transparansi karbon Nasional. Jepang menjadi salah satu mitra utama karena dinilai memiliki pengalaman lebih maju dalam pengembangan sistem pengukuran dan pelaporan emisi.

Direktur Kerja Sama Internasional untuk Dekarbonisasi dan Infrastruktur Pembangunan Berkelanjutan Ministry of Environment Japan (MOEJ), Nameki Mimi, menambahkan perubahan global yang berlangsung cepat justru membuka peluang kerja sama lebih besar antara Indonesia dan Jepang.

“Dunia berubah begitu cepat. Dengan berbagai persamaan maupun perbedaan yang dimiliki, kita memiliki peluang besar untuk saling belajar dan membangun kolaborasi yang kuat di sektor lingkungan,” kata Nameki.

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi strategis dalam agenda lingkungan global sehingga kerja sama kedua negara penting untuk mempercepat pengembangan sistem transparansi emisi yang lebih kuat dan mudah diterapkan industri.

Forum tersebut juga membahas harmonisasi sistem pelaporan emisi, pengembangan solusi teknis, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

Di tengah meningkatnya tekanan pasar internasional terhadap standar lingkungan, perusahaan kini tidak lagi cukup hanya menawarkan produk murah dan kompetitif. Dunia industri juga mulai menghadapi tuntutan baru untuk membuktikan proses produksi mereka berjalan lebih ramah lingkungan dan memiliki data emisi yang dapat dipertanggungjawabkan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mari Sukseskan Pekan Olahraga Penyandang Cacat, Peparnas Papua Komitmen Mewujudkan Kesetaraan Atlet Disabilitas

    Mari Sukseskan Pekan Olahraga Penyandang Cacat, Peparnas Papua Komitmen Mewujudkan Kesetaraan Atlet Disabilitas

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 959
    • 0Komentar

    MELALUI Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua membuktikan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesetaraan terhadap para penyandang disabilitas di Indonesia. Hal ini mengingat, jumlah para penyandang disabilitas di tanah air, cukup banyak yakni mencapai 38 juta jiwa yang tersebar di seluruh pelosok daerah. Dalam mendukung hal itu, Presiden telah menerbitkan dua Peraturan Presiden (Perpres) dan tujuh […]

  • Maksimalkan Vaksinasi, Indonesia kembali kedatangan 5.000.000 dosis vaksin

    Maksimalkan Vaksinasi, Indonesia kembali kedatangan 5.000.000 dosis vaksin

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 552
    • 0Komentar

      KEDATANGAN Vaksin tahap ke-68 ini diperoleh melalui skema pembelian langsung (direct purchase). Pantauan InfoPublik di Bandara Soekarno Hatta, vaksin diangkut maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 891, dan tiba pada pukul 12:05 WIB. Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, menyatakan bahwa pemerintah melakukan berbagai terobosan untuk mengamankan kebutuhan vaksin nasional. Indonesia pun siap […]

  • Dollar AS Naik Belum Berdampak Besar pada Pelumas Mobil 1   

    Dollar AS Naik Belum Berdampak Besar pada Pelumas Mobil 1  

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    Oleh : As SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Dampak kenaikan dollar AS terhadap rupiah belum berpengaruh besar terhadap pemasaran dan penjualan produk minyak pelumas/Oli /Pelumas mesin sintetis mesin mobil 1 menyusul meningkatnya penjualan kendaraan masih sangat tinggi di Indonesia. “Apalagi pihak pemasaran selalu melaksanakan program-program yang disampaikan melalui program mobil royalti club dan promosi langsung ke customer […]

  • Kejari OKI Beri Pendampingan Disdag untuk Revitalisasi Pasar Rakyat

    Kejari OKI Beri Pendampingan Disdag untuk Revitalisasi Pasar Rakyat

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.332
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI-Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ili memberikan pendampingan kepada Dinas Perdagangan Ogan Komering Ilir dalam merevitalisasi pasar rakyat. Pendampingan tersebut dalam rangka tertib hukum dalam pelaksanaan sejumlah pembangunan los, kios dan jalan di Pasar Kayuagung dan Pasar Lubuk Seberuk Kabupaten OKI. “Kerjasama ini dalam rangka mengurangi tingkat kesalahan dan mengurangi resiko serta memastikan pekerjaan dilakukan […]

  • Serius tangani  Pengelolaan Sampah, Pemkab Muba Akan Buat TPA Baru

    Serius tangani  Pengelolaan Sampah, Pemkab Muba Akan Buat TPA Baru

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Dipenghujung rangkaian Kujungan Kerja ke Kecamatan Bayung Lencir, Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba, Kepala OPD terkait dan Camat Bayung Lencir meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Bayung Lencir Kecamatan Bayung Lencir, Jumat (17/5/2024). Dikatakan Camat Bayung Lencir Muhammad Imron SSos MSi, Kecamatan Bayung Lencir […]

  • Revitalisasi Makam Raja Palembang, Menghidupkan Sejarah, Merawat Warisan

    Revitalisasi Makam Raja Palembang, Menghidupkan Sejarah, Merawat Warisan

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 995
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau ngomongin Palembang, yang pertama kepikiran pasti pempek, Ampera, atau Sungai Musi yang legendaris. Tapi, bro, tahu nggak sih kalau kota ini juga punya sejarah yang gokil banget? Dari zaman kerajaan sampai kesultanan, Palembang punya warisan budaya yang luar biasa. Nah, biar sejarahnya nggak cuma jadi cerita doang, Pemkot Palembang sekarang gercep buat […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Dynamic Pricing & Discounts WooCommerce Dynamic Pricing & Discounts with AI WooCommerce Easy Checkout Field Editor, Fees & Discounts WooCommerce Elavon Converge Payment Gateway WooCommerce ELTA Courier Voucher & Label WooCommerce Email Attachments WooCommerce Email Customizer WooCommerce Email Customizer with Drag and Drop Email Builder WooCommerce Email Order – Instant Order by Email WooCommerce Email Template Customizer