Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Harga TBS Naik, Ekonomi Mulai Menggeliat

Harga TBS Naik, Ekonomi Mulai Menggeliat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
  • visibility 569
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANPA harus melewati masa jeda, harga tandan buah segar (TBS) sawit pun merangkak naik setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan membuka kembali ekspor minyak goreng dan minyak sawit mentah (CPO). Pada Jumat (20/5/2022), sepekan setelah pengumuman pembukaan keran ekspor, menurut Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), harga TBS di tingkat petani sudah naik di atas Rp2.000 per kg. Luapan produksi di puncak panen Mei ini ternyata tak bisa menahan harga yang terus menjulang dan perekonomian mulai membaik.

Pelarangan ekspor yang berlaku efektif sejak 28 April hingga 22 Mei itu memang sempat membuat harga TBS terempas jatuh. Bahkan di sejumlah daerah produk buah sawit petani itu tak terserap di pasar. Para petani, termasuk yang bergabung di Apkasindo pun mengeluh, protes bahkan ada yang menggelar aksi demo di depan kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta. Toh, kini semuanya kembali membaik. Produksi yang melimpah terserap dan harga meningkat.

Petani kelapa sawit di Indonesia adalah kelompok besar. Mereka mengelola sekitar 4,5 juta hektare kebun sawit, 35 persen dari luas kebun sawit nasional. Sebagian mereka, dengan total lahan usaha seluas 1 juta ha adalah petani plasma yang usahanya dilakukan dengan skema plasma-inti bersama perkebunan besar (inti). Selebihnya, yang mengusahakan 3,5 juta ha disebut petani swadaya atau mandiri.

Karena praktik budi dayanya secara umum lebih dianggap lebih cermat dan terukur, TBS dari kebun plasma itu dinilai dapat menghasilkan kualitas lebih tinggi ketimbang petani mandiri. Maka, standar harga TBS yang berlaku di lapangan pun bisa berbeda. Harga standar biasanya ditetapkan pada TBS dari pohon sawit umur 10–20 tahun yang memberikan rendemen minyak terbesar.

Secara rata-rata, menurut Apkasindo, harga TBS kebun plasma sudah merambat ke Rp2.548 per kg, dan Rp2.011 per kg untuk kebun swadaya. Sebelumnya, pelarangan ekspor CPO sempat menekan harga TBS sampai Rp1.500 per kg untuk produk petani swadaya dan Rp1.800 untuk plasma. Toh, Apkasindo masih berharap ada kenaikan lebih lanjut, ke level Rp2.800 sampai Rp3.800 per kg TBS, dan ditentukan sesuai kualitas masing-masing.

Kenaikan harga TBS sawit tentu menambah kesejahteraan petani sawit. Kebunan sawit, yang milik rakyat atau perkebunan swasta/BUMN, sudah ada di 22 provinsi dari Aceh hingga Papua. Provinsi Sumatra Utara, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Timur menjadi lumbung sawit nasional dengan luas area terbesar.

Dengan sebaran yang luas, penggunaaan lahan yang besar (4,5 juta ha), dan mencakup lebih dari dari 2,7 juta unit usaha tani kecil, kelapa sawit juga menjadi sumber ekonomi yang penting untuk rakyat. Lima provinsi dengan jumlah jumlah pelaku usaha sawit rakyat terbesar di Indonesia pada tahun 2019 ialah Riau (591 ribu orang), Sumatra Selatan (273 ribu), Jambi (262 ribu), Sumut (260 ribu), dan Sumatra Barat 190 (ribu).

Tenaga kerja yang terserap di industri sawit ini, dari hulu ke hilir, diperkirakan tidak kurang dari 17 juta orang. Sebagian besar mereka bekerja di perkebunan swasta menengah, swasta besar, BUMN, dan industri pengolahannya. Meski menguasai sekitar 35 persen area, kontribusi produksi CPO dari perkebunan rakyat masih di bawah 30 persen.

Survei di 2016 oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyatakan, penerimaan kotor petani pemilik kelapa sawit ialah Rp21 juta per tahun (kotor). Pendapatan bersih bisa Rp15 juta/ha per tahun jika perawatan, pemupukan, dan panen dikerjakan sendiri oleh pemiliknya. Sebagai perbandingan, budi daya padi di sawah berpengairan baik, satu per musim bisa menghasilkan Rp10 Juta–Rp12 juta. Untuk jagung sekitar Rp8 juta bersih per ha per musim. Namun, risiko kegagalan panen pada sawit pun lebih rendah.

Secara umum, produktivitas petani itu diukur dari jumlah ekuivalen CPO yang dihasilkan per tahun. Menurut Buku Statistik Kelapa Sawit Indonesia 2020, yang diterbitkan BPS, secara rata-rata produksi sawit petani (setara CPO) terbesar adalah dari Sumatra Selatan dan Sulawesi Selatan dengan 4,32 ton dan 4,13 ton setara CPO.

Produktivitas petani bisa bervariasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Di Aceh produktivitasnya rata-rata 2,74 ton setara CPO per tahun per ha. Di Sumatra Utara 4,12 ton, Sumatra Barat 3,73 ton, Riau 3,1 ton, Kalimantan Tengah 3,61 ton, dan Sulawesi Tengah 3,48 toh/ha/tahun. Rata-rata produksi sawit nasional adalah 3,3 ton/ha/tahun.

Sebelum pandemi, yakni menjelang akhir 2019, harga minyak CPO di sentra-sentra produksi sawit masih Rp7.000 per kilogram. Bila rata-rata sepanjang tahun harga CPO Rp7.000 per kg atau Rp7 juta/ton, maka petani yang mampu memproduksi TBS sawit setara 4 ton CPO, ia menerima Rp28 juta.

Ada pun harga CPO itu sendiri biasanya setara dengan empat kali harga tandan buah segar. Jadi, di saat harga CPO ialah Rp7.000 per kg, maka harga TBS sawit di tingkat petani biasanya dijual di sekitar Rp.1.750 per kg. Kalau dikonversi ke volume, produksi 4 ton CPO itu setara dengan 16 ton TBS.

Ketika harga CPO mencapai puncak pada Maret 2022, antara lain, terkerek akibat perang di Ukraina, dan harga minyak nabati melonjak, harga CPO di daerah-daerah dapat mencapai Rp15.000 per kg atau Rp15 juta/per ton. Dari setiap 1 kg CPO bisa diproses menjadi 683 gram minyak goreng. Tidak heran bila ketika itu harga keekonomian minyak goreng ada di sekitar Rp25.000 per liter di pasar. Satu liter minyak goreng setara dengan 0,8 kg.

Ternyata, harga minyak nabati pada umumnya, termasuk minyak goreng, bisa bertahan tetap tinggi hingga Mei 2022 dengan segala fluktuasinya. Harga CPO rata-rata pada Mei 2020 ini 67 persen lebih tinggi dibandung Mei 2021. Limpahan produksi di tengah puncak panen yang tiba setiap bulan Mei pun tak membuat harganya jatuh.

Tak heran bila pencabutan larangan ekspor minyak goreng dan CPO itu disambut dengan suka cita oleh kalangan petani. Dengan produksi rata-rata sekitar 3,3 ton setara CPO, atau sekitar 13 ton TBS, di puncak panen bulan Mei ini umumnya tak sulit mengambil 2 ton TBS dari 1 ha lahan sawit.

Secara umum, pohon sawit bisa menghasilkan 12–14 tandan per tahun, dengan berat tandan 10–15 kg. Dalam kebun budi daya, jumlah pohon sawit antara 139–200 batang per ha, tergantung kepada jenis varietasnya. Semakin padat pohonnya, produktivitas per batang menurun.

Dengan 4.5 juta ha kebun, produksi setara CPO 15,5 juta ton, dan bila harga rerata Rp12 juta per ton sepanjang 2022 ini, maka para petani sawit itu bisa menangguk cuan Rp186 triliun. Angka yang sangat berarti bagi perekonomian nasional.

Harga minyak goreng pun berhenti membuat kaget. Harga minyak goreng kemasan polybag di mini-mini market Jakarta mulai melandai, turun dari tingkat Rp25.000-an ke Rp23.500. Minyak goreng curah juga mulai ramah di angka Rp17.000an per liter.
Indonesia.go.id (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OKI Hidupkan Kembali Kearifan Lokal “Becawe”

    OKI Hidupkan Kembali Kearifan Lokal “Becawe”

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.166
    • 0Komentar

    GUNA melestarikan  adat istiadat Morge Siwe Kayuagung (Marga Sembilan), maka Kelurahan Kutaraya melaksanakan kegiatan pelatihan Becawe yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Kotaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (6/4/21). “Becawe” merupakan sebutan untuk sebuah percakapan atau tutur sapa dalam komunikasi antara dua belah pihak yang mewakili sohibul hajat dalam sesi perkawinan di Morge […]

  • Ini Kata-kata Gubernur Baru Sumsel Patut Diacungkan Jempol

    Ini Kata-kata Gubernur Baru Sumsel Patut Diacungkan Jempol

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Oleh : One SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Dalam acara tasyukuran dan do’a bersama Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih H Herman Deru dan H Mawardi Yahya, di di Griya Agung Palembang, Selasa malam kemarin (2/10/2018). Ada kata-kata dalam sambutannya yang bikin ribuan undangan terharu, saat itu ia menyinggung adanya eksodus para pejabat dari Pemprov Sumsel, menurutnya hal […]

  • Asyiknya Ngabuburit Di Rumdin Bupati Muba, Bukti Tak Ada Jarak dengan Warga

    Asyiknya Ngabuburit Di Rumdin Bupati Muba, Bukti Tak Ada Jarak dengan Warga

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Terlihat Halaman Rumah Dinas PJ Bupati Musi Banyuasin [Muba] sangat luas, dapat dimanfaatkan untuk bermain berlari-lari sembari Ngabuburit buka puasa ramadhan.Seperti  akhir pekan lalu, usai menghadiri pelaksanaan Konfercab ke-VIII PCNU Muba di Desa Cinta Kasih Kecamatan Plakat Tinggi, Pj Bupati Apriyadi Mahmud menunggu buka puasa dengan Ngabuburit di halaman Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Muba. […]

  • Kasus COVID Muba Terkini, Bertambah 17 Kasus Sembuh, 20 Positif, 2 Meninggal Dunia

    Kasus COVID Muba Terkini, Bertambah 17 Kasus Sembuh, 20 Positif, 2 Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (1/7/2021) mengkonfirmasi ada penambahan 17 kasus sembuh, 20 positif, dan 2 meninggal dunia. “Ada penambahan 17 kasus sembuh, 20 positif, dan 2 meninggal dunia per 1 Juli 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif yakni kasus […]

  • Manfaat Adanya Bazar Murah Pemkot Palembang

    Manfaat Adanya Bazar Murah Pemkot Palembang

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

      WAKIL Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda kembali meninjau kegiatan bazar murah  pasar Ramadhan yang digelar  di Jl MP Mangkunegara, Halaman Pasar Ikan Moderen, Kecamatan Ilir Timur III Palembang. “Di pasar murah ini, produk yang dijual pedagang relatif murah dari harga biasa dan bebas dari zat berbahaya karna langsung diawasi oleh BPOM,” kata Fitri,Rabu (5/5/2021), Pasar […]

  • Sekda Banyuasin Ajak THL Lakukan Ini

    Sekda Banyuasin Ajak THL Lakukan Ini

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    SEBANYAK 397 Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin hari ini menerima bimbingan dan pemeriksaan kelengkapan administrasi oleh Sekrataris Daerah H. Senen Har di gedung auditorium Pemkab Kabupaten Banyuasin. Dalam sambutannya Sekrataris Daerah mengajak para THL ini untuk bekerja dengan konsisten serta satu tujuan dengan visi misi Bupati dan wakil Bupati […]

expand_less
WordPress Archive StudioPress Lifestyle Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Magazine Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Mai Lifestyle Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Maker Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Market Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Metro Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Milan Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Monochrome Pro Genesis WordPress Theme StudioPress News Pro Genesis WordPress Theme StudioPress Niche Pro Genesis WordPress Theme