Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Harga Beras Rp30 Ribu per Kg di Alor, Mentan Perintahkan Bulog Bangun Gudang

Harga Beras Rp30 Ribu per Kg di Alor, Mentan Perintahkan Bulog Bangun Gudang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Harga beras di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai Rp30 ribu per kilogram saat distribusi terganggu mendapat perhatian Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Keluhan itu disampaikan langsung  seorang mahasiswa asal Alor dalam kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Diponegoro (Undip), Kamis (6/8), dan langsung direspons dengan instruksi kepada Perum Bulog untuk mengirim beras serta membangun gudang di daerah tersebut apabila belum tersedia.

Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Undip, Adriano Padama, mengatakan tingginya harga beras di Alor tidak lepas dari keterbatasan distribusi pangan di wilayah kepulauan. Menurut dia, kebutuhan beras masyarakat Alor mencapai sekitar 24-27 ribu ton setiap tahun, sedangkan produksi daerah baru mampu memenuhi sekitar 10 persen dari total kebutuhan tersebut.

Akibatnya, pasokan beras masih bergantung pada pengiriman dari luar daerah. Di wilayah perkotaan, harga beras berkisar Rp13 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram. Sementara di daerah pedalaman, harganya mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram. Saat hujan menghambat distribusi, harga beras bahkan bisa melonjak hingga Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram.

“Kalau di wilayah perkotaan harganya sekitar Rp13 ribu sampai Rp15 ribu per kilogram. Tapi di pedalaman bisa Rp17 ribu sampai Rp18 ribu. Saat terjadi hujan, jadi susah kirim beras. Harganya bisa mencapai Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram,” kata Adriano.

Tak lama setelah mendengar keluhan tersebut, Amran menghentikan jalannya dialog dan langsung menghubungi Direktur Utama Perum Bulog melalui sambungan telepon di hadapan ribuan mahasiswa yang mengikuti kegiatan.

“Pak Dirut Bulog, Kabupaten Alor ada gudang Bulog di sana? Kalau belum ada, bangun gudang di sana. Hari ini juga kirim beras ke Alor. Saya minta harga beras sesuai arahan Bapak Presiden, Rp12.500 per kilogram,” ujar Amran, dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian.

Amran juga meminta Bulog memastikan infrastruktur distribusi pangan di Kabupaten Alor tersedia agar pasokan beras dapat terjaga secara berkelanjutan.

“Hari ini juga dikirim. Saya akan pantau langsung. Ambil nomor teleponnya, nanti laporkan lagi kepada saya perkembangan di lapangan. Saudara-saudara kita di Alor harus mendapatkan beras dengan harga terjangkau,” katanya, dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian.

Dalam kesempatan itu, Adriano turut menceritakan dampak mahalnya harga beras terhadap masyarakat di daerahnya. Menurutnya, sebagian warga, terutama anak-anak, terpaksa mengganti konsumsi beras dengan umbi-umbian karena harga pangan yang terlalu mahal.

Selain menginstruksikan langkah penanganan untuk Alor, Amran juga menyampaikan akan membantu biaya tempat tinggal Adriano selama dua tahun menjalani kuliah di Semarang.

“Saya selesaikan. Kos-kos kamu dua tahun saya bantu. Yang penting kamu belajar dengan sungguh-sungguh dan sukses,” ujar Amran, dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMI Edukasi Mahasiswa Tentang Karhutla

    HMI Edukasi Mahasiswa Tentang Karhutla

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.212
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Palembang menggelar Focus Grup Diacusion(FGD) dengan tema “Gambut Lestari, Landscape tidak membara, sumsel berjaya” yang bertempat di Ruang Dempo Hotel Swarna Dwipa Palembang, kemarin. Acara ini diselenggarakan bertujuan mengedukasi mahasiswa dan Ormas Kepemudaan tentang pencegahan kebakaran lahan gambut. Pemateri yakni, Ketua Restorasi Gambut Sumsel Dr. Najib Asmani, Deputi Project Directory […]

  • “Kebaya Bukan Sekadar Kain: Bisa Jadi Jubah Superhero Kalau yang Pakai Perempuan Hebat!”

    “Kebaya Bukan Sekadar Kain: Bisa Jadi Jubah Superhero Kalau yang Pakai Perempuan Hebat!”

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 616
    • 0Komentar

    MINGGU pagi akhir pekan lalu di halaman Kantor Gubernur Sumsel bukan lagi sekadar tempat orang ngurus surat dinas atau numpang selfie di patung kuda. Kali ini, suasananya berubah total lebih ramai dari diskonan toko online tanggal kembar! Ratusan perempuan anggun berkebaya tumplek blek di sana, bukan mau demo, bukan juga mau sunatan massal, tapi parade […]

  • Ketika Parasut Menari di Atas Bukit

    Ketika Parasut Menari di Atas Bukit

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.058
    • 0Komentar

    “Nak, kalau kau mau jadi orang besar, belajarlah dari layang-layang. Ia bisa tinggi, tapi tetap butuh tali yang membumi.” Sumselterkini.co.id, -Begitu kata Mbah Taryo, pensiunan satpam yang sekarang lebih sibuk main catur sambil ngelihatin anak-anak main layangan. Tapi kalau Mbah Taryo hadir di Bukit Sky Lancing, Lombok Tengah, NTB, kemarin, bisa jadi beliau bakal kaget […]

  • Sampah Jadi Listrik, Tapi PR Palembang Belum Selesai di Rumah Warga

    Sampah Jadi Listrik, Tapi PR Palembang Belum Selesai di Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SAMPAH selalu punya pola hidup yang hampir sama, dikumpulkan, diangkut, lalu disingkirkan sejauh mungkin dari pandangan, selesai di jalan, selesai juga di pikiran. Tapi pola itu pelan-pelan mulai diganggu di Palembang. Di sebuah titik di Jalan Keramasan, Kertapati, sesuatu yang dulu dianggap “akhir urusan kota” kini justru disiapkan menjadi awal energi baru. Sampah tidak lagi […]

  • Dihadapan Gubernur Sumsel, BI Ingatkan Soal Ini

    Dihadapan Gubernur Sumsel, BI Ingatkan Soal Ini

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.502
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumsel Erwin Soeriadimadja mengingatkan kedepan yang harus dihadapi adalah tantangan inflasi. Untuk itu, semua pihak harus memelihara momentun agar daya beli masyarakat bisa tetap terjaga. Sebab menurutnya secara global ancaman krisis pangan juga mengkhawatirkan bagi masyarakat di dunia dan ini menuntut kewaspadaan bersama. Terlebih tekanan inflasi di Indonesia bersumber […]

  • Ada Unjuk Rasa di Kantor Bupati OI, Soal Apa Ya !

    Ada Unjuk Rasa di Kantor Bupati OI, Soal Apa Ya !

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.568
    • 0Komentar

    HIMPUNAN Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Palembang Darussalam dan Perwakilan warga Dusun 3, Desa Lorok, Kecamatan Indralaya Utara berunjuk rasa di Kantor Bupati, Ogan Ilir, Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai. (16/12/2021). Unjuk rasa dilakukan karena dinilai Pemkab Ogan Ilir [OI] mengabaikan rekomendasi DPRD untuk menutup PT SMS dan menuntut Bupati Ogan Ilir untuk membekukan […]

expand_less
WordPress Archive Custom Content Pack for Fusion Builder Custom Cursor Custom Fields for WooCommerce Checkout Block Custom Fields & Options Plugin for WordPress – Xbox Framework Custom JavaScript & CSS in Pages! Custom Post Type Support for AMP Custom Post Types, Taxonomies and Fields for Avada Builder Custom Product in WooCommerce Order Custom Product Tabs Manager Plugin – Product Tabs Manager Custom Scrollbar — Revamp Scrollbars to Match Your Website’s Aesthetic