Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Tak Sekadar Berangkat, 15 Pemuda Muba Naik Kelas ke Migas

Tak Sekadar Berangkat, 15 Pemuda Muba Naik Kelas ke Migas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 734
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuota Besar, Tanggung Jawab Lebih Besar

“RAMBUT boleh gondrong di rumah, tapi di PPSDM Migas ceritanya beda,” kalimat itu bikin beberapa peserta senyum-senyum kecut. Ada yang langsung ngusap kepala, ada juga yang refleks pegang kerah baju.

Suasananya cair, tapi tegangnya tetap terasa, soalnya yang dihadapi bukan liburan, melainkan pelatihan migas, ada yang main-main ditinggal di pintu gerbang.

Sebanyak 15 pemuda-pemudi Musi Banyuasin sedang bersiap menuju Cepu, Jawa Tengah. Tujuan mereka PPSDM Migas. Bukan sekadar ikut program, tapi masuk jalur serius dunia kerja energi.

“Kalian tahu kenapa dipilih?” suara dari depan ruangan terdengar jelas.
“Karena Muba dapat kuota paling banyak,” jawab seorang peserta, setengah ragu.
“Betul. Tapi lebih dari itu, karena kalian lolos seleksi,” jawabnya tegas.

Dan memang bukan cerita karangan, dalam pengumuman resmi PPSDM Migas Tahun Anggaran APBN 2026, Muba tercatat sebagai daerah dengan kuota peserta terbanyak secara nasional. Lima belas orang lho! gak pake pamer-pameran, itu buktinya. Di bawahnya ada Bojonegoro, Blora, Tuban, sampai Kutai Kartanegara, angka yang bukan datang karena kebetulan, atau titipan.

Kamis, 15 Januari 2026, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen dijadwalkan melepas langsung keberangkatan peserta. Bukan seremoni basa-basi, pesan yang dibawa jelas, daerah ini serius membangun manusianya.

“Ini program APBN,” ujar Bupati Toha.
“Artinya apa?”
“Artinya negara ikut turun tangan menyiapkan masa depan kalian.”

Kalimat itu tidak panjang, tapi cukup membuat ruangan hening sesaat.

Muba bukan daerah sembarangan, migas sudah lama jadi denyut ekonomi. Masalahnya sederhana tapi krusial, tanpa keahlian, anak lokal hanya jadi penonton di rumah sendiri. Pelatihan ini jadi jawaban atas pertanyaan lama itu.

Kelima belas peserta dibagi ke tiga jalur, K3 Migas Operator, Juru Las (Welding), dan Scaffolding Operator Dasar. Tidak ada jurusan “nanti lihat peluang”. Semuanya langsung bersentuhan dengan kebutuhan industri.

“Kalau sudah masuk PPSDM, disiplin itu bukan aturan, tapi napas,” pesan dari Disnakertrans.
“Kami paham, Pak,” jawab peserta serempak.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, tak menutup harapannya.
“Kami ingin kalian pulang membawa keahlian, bukan sekadar cerita,” katanya.
Nada suaranya tenang, tapi tekanannya jelas tanggung jawab.

Keberangkatan dijadwalkan 18 Januari 2026 melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Akomodasi di Wisma Widya Patra III, biaya pelatihan, hingga konsumsi ditanggung penuh APBN 2026. Tidak ada alasan untuk setengah-setengah.

Di PPSDM Migas, pembukaan punya aturan sendiri. Seragam putih-hitam berdasi. Rambut rapi, datang tepat waktu, bahkan  disini, kelalaian kecil itu bisa berujung pelajaran besar.

“Ini bukan soal pintar, tapi soal sikap,” kalimat yang sering diulang.
Dan semua peserta tahu, kalimat itu bukan ancaman.

Program Keluarga Maju

Cerita ini tidak berhenti pada 15 nama. Pemerintah Kabupaten Muba juga menyiapkan anggaran APBD 2026 melalui Program Keluarga Maju. Empat puluh pemuda-pemudi lainnya akan menyusul ke PPSDM Migas. Artinya, regenerasi bukan wacana, namun rencana jalan.

“Kesempatan ini mahal,” ucap seseorang pelan.
“Iya, ya” sahut yang lain, dan tidak semua dapat.”

Oleh sebab itu, keberangkatan 15 pemuda Muba ke PPSDM Migas Cepu adalah bukti  pembangunan bisa dimulai dari ruang kelas, bukan hanya dari proyek fisik. Saat anak muda diberi skill, daerah mendapat masa depan.

“Data ini memperkuat posisi Muba sebagai salah satu daerah penghasil migas yang serius menyiapkan tenaga kerja lokal bersertifikat.”

Perjalanan ke Cepu mungkin hanya beberapa jam. Namun pelatihan ini adalah lintasan panjang menuju kehidupan yang lebih mandiri. Saat mereka kembali, yang berubah bukan hanya nasib pribadi, tetapi arah Musi Banyuasin ke depan.

Jadi ilmu yang dibawa pulang nantinbya tak akan berisik seperti mesin bor, tapi dampaknya bisa jauh lebih dalam.
Dari ruang kelas, mereka belajar satu hal penting, yaitu masa depan tak cukup ditunggu, tapi harus disiapkan.

Kata pepatah itu. “Kalau minyak bisa diolah jadi energi, anak muda yang ditempa bisa jadi masa depan.” (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Indragiri Hulu

    Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Indragiri Hulu

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.977
    • 0Komentar

    TIM gabungan yang terdiri dari Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Satgas PB BPBD) Kabupaten Indragiri Hulu, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Regdam PT SBL, Kesatuan Pengelolaan Hutan Indragiri, Satpol PP dan masyarakat setempat berhasil memadamkan kebakaran 5 hektar lahan di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Jumat (8/10). Diketahui jenis […]

  • “Mang Mat & Drone Impian: Kisah Kocak Keluar dari Jeratan Pinjaman Online”

    “Mang Mat & Drone Impian: Kisah Kocak Keluar dari Jeratan Pinjaman Online”

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    NGOMONGIN pinjaman online, banyak yang langsung ngelus dada, mikir “Aduh, jangan sampai gue kena jebakan batman!” Nah, cerita kali ini tentang Mang Mat, si tukang ngoprek yang doyan teknologi tapi modalnya minim. Mang Mat bukan sarjana teknik, cukup tamatan SMA, tapi semangatnya setinggi gunung Merapi meletus! Dari drone sampai kendaraan listrik, semua mau dia pelajari […]

  • Polres Muba Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Sopir Trevel

    Polres Muba Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Sopir Trevel

    • calendar_month Rabu, 31 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.338
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, Pelaku pembunuhan Bariman (55) Bin Ahmad Imran supir travel asal Jalan Lingkar Barat II Rt. 05 Kelurahan Bagan Pete Provinsi Jambi akhirnya terkuak. Hal ini terungkap, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Musi Banyuasin (Muba) berhasil menangkap dua orang pelaku yakni Hasani (45) Bin Suhaimi dan Joko (46) Bin Tio warga Desa […]

  • Mulus Total, Sukarami-C2 Muba Bakal Terhubung Exit Tol

    Mulus Total, Sukarami-C2 Muba Bakal Terhubung Exit Tol

    • calendar_month Minggu, 20 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    MENGENAKAN jaket boomber dan kaos oblong, Sabtu (19/12/2020) pagi Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyambangi warga Dawas Kecamatan Keluang. Sengaja tampil santai, namun kedatangan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini justru  membuat   warga gembira. Warga yang sedang melaksanakan aktifitas pagi hari dikejutkan dengan sapaan hangat Dodi Reza. Mereka  […]

  • TAMASYA Bukan Jalan-Jalan, Tapi Tempat Anak Tumbuh Cerdas Sambil Orang Tua Cari Cuan!

    TAMASYA Bukan Jalan-Jalan, Tapi Tempat Anak Tumbuh Cerdas Sambil Orang Tua Cari Cuan!

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Biasanya kalau dengar kata tamasya, pikiran langsung melayang ke pantai, bawa bekal nasi goreng, main pasir, lalu pulang gosong. Tapi yang satu ini beda bos! TAMASYA yang ini bukan jalan-jalan sembarangan, melainkan Taman Asuh Sayang Anak, program kece badai dari BKKBN yang bikin anak-anak tumbuh sehat, pintar, dan orang tuanya tetap bisa cari […]

  • Berburu Ikan Salai Khas Oleh-oleh Sekayu

    Berburu Ikan Salai Khas Oleh-oleh Sekayu

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.328
    • 0Komentar

      Sumsellterkini.co.id, Sekayu- Pengendara mobil yang  melintas dari Palembang menuju Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], maupun dari arah lintas daerah sebaliknya menuju Sekayu akan disajikan pemandangan kuliner khas Sekayu, yakni Ikan Salai yang merupakan ikan bakar yang diolah secara tradisional. Terlebih, kalau melintas di kawasan Lumpatan-Bailangu mata akan melihat berjejer rapi pondok-pondok yang menjual ikan Salai tersebut. Ikan Salai yang […]

expand_less
WordPress Archive Aagan – Agency Startup WordPress Theme Aaraa – Fashion Shop WordPress Theme Aarhus – Modern Architecture WordPress Theme Aarogya - Nutrition & Dietitian WordPress Theme Aasana – Health and Yoga WordPress Theme AAWP for AMP AAWP – The Amazon Affiliate WordPress Plugin Aball – Creative Agency WordPress Theme ABBUA Admin WordPress Able Pro | Bootstrap, Tailwind, React, Nextjs, Angular, Vue, Asp, Laravel Admin Dashboard Template