Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Tak Sekadar Berangkat, 15 Pemuda Muba Naik Kelas ke Migas

Tak Sekadar Berangkat, 15 Pemuda Muba Naik Kelas ke Migas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 738
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuota Besar, Tanggung Jawab Lebih Besar

“RAMBUT boleh gondrong di rumah, tapi di PPSDM Migas ceritanya beda,” kalimat itu bikin beberapa peserta senyum-senyum kecut. Ada yang langsung ngusap kepala, ada juga yang refleks pegang kerah baju.

Suasananya cair, tapi tegangnya tetap terasa, soalnya yang dihadapi bukan liburan, melainkan pelatihan migas, ada yang main-main ditinggal di pintu gerbang.

Sebanyak 15 pemuda-pemudi Musi Banyuasin sedang bersiap menuju Cepu, Jawa Tengah. Tujuan mereka PPSDM Migas. Bukan sekadar ikut program, tapi masuk jalur serius dunia kerja energi.

“Kalian tahu kenapa dipilih?” suara dari depan ruangan terdengar jelas.
“Karena Muba dapat kuota paling banyak,” jawab seorang peserta, setengah ragu.
“Betul. Tapi lebih dari itu, karena kalian lolos seleksi,” jawabnya tegas.

Dan memang bukan cerita karangan, dalam pengumuman resmi PPSDM Migas Tahun Anggaran APBN 2026, Muba tercatat sebagai daerah dengan kuota peserta terbanyak secara nasional. Lima belas orang lho! gak pake pamer-pameran, itu buktinya. Di bawahnya ada Bojonegoro, Blora, Tuban, sampai Kutai Kartanegara, angka yang bukan datang karena kebetulan, atau titipan.

Kamis, 15 Januari 2026, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen dijadwalkan melepas langsung keberangkatan peserta. Bukan seremoni basa-basi, pesan yang dibawa jelas, daerah ini serius membangun manusianya.

“Ini program APBN,” ujar Bupati Toha.
“Artinya apa?”
“Artinya negara ikut turun tangan menyiapkan masa depan kalian.”

Kalimat itu tidak panjang, tapi cukup membuat ruangan hening sesaat.

Muba bukan daerah sembarangan, migas sudah lama jadi denyut ekonomi. Masalahnya sederhana tapi krusial, tanpa keahlian, anak lokal hanya jadi penonton di rumah sendiri. Pelatihan ini jadi jawaban atas pertanyaan lama itu.

Kelima belas peserta dibagi ke tiga jalur, K3 Migas Operator, Juru Las (Welding), dan Scaffolding Operator Dasar. Tidak ada jurusan “nanti lihat peluang”. Semuanya langsung bersentuhan dengan kebutuhan industri.

“Kalau sudah masuk PPSDM, disiplin itu bukan aturan, tapi napas,” pesan dari Disnakertrans.
“Kami paham, Pak,” jawab peserta serempak.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, tak menutup harapannya.
“Kami ingin kalian pulang membawa keahlian, bukan sekadar cerita,” katanya.
Nada suaranya tenang, tapi tekanannya jelas tanggung jawab.

Keberangkatan dijadwalkan 18 Januari 2026 melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Akomodasi di Wisma Widya Patra III, biaya pelatihan, hingga konsumsi ditanggung penuh APBN 2026. Tidak ada alasan untuk setengah-setengah.

Di PPSDM Migas, pembukaan punya aturan sendiri. Seragam putih-hitam berdasi. Rambut rapi, datang tepat waktu, bahkan  disini, kelalaian kecil itu bisa berujung pelajaran besar.

“Ini bukan soal pintar, tapi soal sikap,” kalimat yang sering diulang.
Dan semua peserta tahu, kalimat itu bukan ancaman.

Program Keluarga Maju

Cerita ini tidak berhenti pada 15 nama. Pemerintah Kabupaten Muba juga menyiapkan anggaran APBD 2026 melalui Program Keluarga Maju. Empat puluh pemuda-pemudi lainnya akan menyusul ke PPSDM Migas. Artinya, regenerasi bukan wacana, namun rencana jalan.

“Kesempatan ini mahal,” ucap seseorang pelan.
“Iya, ya” sahut yang lain, dan tidak semua dapat.”

Oleh sebab itu, keberangkatan 15 pemuda Muba ke PPSDM Migas Cepu adalah bukti  pembangunan bisa dimulai dari ruang kelas, bukan hanya dari proyek fisik. Saat anak muda diberi skill, daerah mendapat masa depan.

“Data ini memperkuat posisi Muba sebagai salah satu daerah penghasil migas yang serius menyiapkan tenaga kerja lokal bersertifikat.”

Perjalanan ke Cepu mungkin hanya beberapa jam. Namun pelatihan ini adalah lintasan panjang menuju kehidupan yang lebih mandiri. Saat mereka kembali, yang berubah bukan hanya nasib pribadi, tetapi arah Musi Banyuasin ke depan.

Jadi ilmu yang dibawa pulang nantinbya tak akan berisik seperti mesin bor, tapi dampaknya bisa jauh lebih dalam.
Dari ruang kelas, mereka belajar satu hal penting, yaitu masa depan tak cukup ditunggu, tapi harus disiapkan.

Kata pepatah itu. “Kalau minyak bisa diolah jadi energi, anak muda yang ditempa bisa jadi masa depan.” (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei IPSOS: 80% Masyarakat Indonesia Sambut Vaksinasi

    Survei IPSOS: 80% Masyarakat Indonesia Sambut Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.076
    • 0Komentar

    80% masyarakat Indonesia menyambut baik dan bersemangat mendapatkan vaksin COVID-19. Informasi ini berdasarkan hasil survei online terkait perilaku masyarakat selama pandemi COVID-19 gelombang ketiga yang diselenggarakan Ipsos, perusahaan peneliti pasar atau market research global. Survei ini dilakukan di 6 negara Asia Tenggara: Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Hasil survei tersebut menunjukkan program kampanye […]

  • Manfaatkan Lahan Rawa, Cetak 250 Ribu Hektare Sawah Baru

    Manfaatkan Lahan Rawa, Cetak 250 Ribu Hektare Sawah Baru

    • calendar_month Jumat, 9 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 992
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, OGAN ILIR –  Mengembalikan citra dan kejayaan Sumsel sebagai lumbung pangan, Gubernur Sumsel Herman Deru bertekad melakukan berbagai upaya. Tak terkecuali dengan mencetak 250 ribu hektare sawah baru memanfaatkan lahan rawa. Hal ini diungkapkannya, saat meninjau lahan persawahan rawa milik pengusaha beras Sukartak di desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir bersama Dirjen Tanaman […]

  • Pj Bupati Muba Tinjau Progres Pembangunan RTLH di Rantau Sialang 

    Pj Bupati Muba Tinjau Progres Pembangunan RTLH di Rantau Sialang 

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SUNGAI KERUH, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus menggulirkan bantuan sosial rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) terutama di wilayah kecamatan dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni tersebut menjadi salah satu program strategis Pemkab Muba dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan. Program yang dikucurkan dari APBD ini direalisasikan melalui berbagai […]

  • 8 Mahasiswa Muba Di Sudan Dapat Kucuran Dana 24 Juta Rupiah

    8 Mahasiswa Muba Di Sudan Dapat Kucuran Dana 24 Juta Rupiah

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 861
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19 yang terjadi hampir di seluruh negara dan dirasakan semua lapisan memaksakan semua aktifitas menjadi terbatas. Seperti yang dialami 8 mahasiswa asal Muba di Sudan Afrika Utara, ke delapan mahasiswa berprestasi ini terpaksa bertahan di Sudan karena sedang terjadi lockdown. Delapan mahasiswa ini pula mengalami kesulitan dan Senin (20/7/2020) Bupati Muba Dr Dodi Reza […]

  • “Dapur Bukan Sekadar Tempat Masak, Bro! Di Sana Ada Masa Depan Ekonomi Sumsel”

    “Dapur Bukan Sekadar Tempat Masak, Bro! Di Sana Ada Masa Depan Ekonomi Sumsel”

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.897
    • 0Komentar

    “BU, sambel kok pedes nian hari ini?”“Lha…, wong lagi ngomongin ekonomi, Nak… mana ado ekonomi yang gak pedes sekarang…” ia ya….! Begitulah percakapan singkat klasik di dapur rumah bu Yanti, emak-emak PKK yang kalau masak, aromanya bisa bikin tetangga sebelah salah fokus waktu nyetrika. Tapi hari itu bukan cuma bawang yang digoreng, ide pun ikut […]

  • Semarak Youth Juggling Competition, Mawardi Yahya : Sumsel Siap Lahir Batin

    Semarak Youth Juggling Competition, Mawardi Yahya : Sumsel Siap Lahir Batin

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.396
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI), Dr H Zainudin Amali secara khusus hadir memberikan semangat kepada para peserta Sosialisasi Youth Fun Juggling Competition “Main Bola Yuk” di Ball Room, Hotel Novotel, Palembang, Selasa (8/12/2020). Youth Fun Juggling Competition klaster Palembang diikuti 310 peserta. Sebanyak 280 peserta secara virtual dan 30 peserta lainya hadir […]

expand_less
WordPress Archive Aagan – Agency Startup WordPress Theme Aaraa – Fashion Shop WordPress Theme Aarhus – Modern Architecture WordPress Theme Aarogya - Nutrition & Dietitian WordPress Theme Aasana – Health and Yoga WordPress Theme AAWP for AMP AAWP – The Amazon Affiliate WordPress Plugin Aball – Creative Agency WordPress Theme ABBUA Admin WordPress Able Pro | Bootstrap, Tailwind, React, Nextjs, Angular, Vue, Asp, Laravel Admin Dashboard Template