Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Tingkatkan Daya Saing Lada Melalui Aplikasi SpiceUp

Tingkatkan Daya Saing Lada Melalui Aplikasi SpiceUp

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
  • visibility 1.336
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERCATAT  sebagai negara eksportir lada terbesar kedua di dunia, Indonesia patut berbangga dengan pencapaian suplai hingga 78.000 ton per tahun untuk pasar domestik dan global.

Seiring naiknya permintaan pasar terhadap biji lada, diprediksi komoditas ini akan terus menjadi salah satu sektor perekonomian dengan volume ekspor yang signifikan.

Namun, peluang emas ini bukan tanpa tantangan tersendiri. Hal- hal seperti cuaca, irigasi, penyakit hama dan tanaman hingga Good Agricultural Practice (GAP) masih harus disosialisasikan ke komunitas bisnis lada, khususnya para petani lada.

Ini sebabnya, dibutuhkan solusi berbasis teknologi yang komprehensif seperti yang dipaparkan di event peluncuran aplikasi SpiceUp, Kamis ( 1/4/ 2021).

“Launching Event SpiceUp Application : Technology-Based Smart Agriculture for Pepper Cultivation” mengangkat masalah kualitas dan kuantitas yang erat kaitannya dengan kondisi sosial ekonomi petani, kapasitas produktif dan daya saing biji lada Indonesia.

Selain itu, SpiceUp juga memberikan solusi inovatif berupa aplikasi geodata yang mudah diakses oleh petani lada di lokasi perkebunan yang berbeda-beda.

CEO dari Verstegen Spices & Sauces B.V., Michel Driessen, menjelaskan,  SpiceUp optimis menjadi terobosan yang bermanfaat bagi petani dan juga pemangku kepentingan lainnya, termasuk para kolektor dan pengusaha.

“Dengan kombinasi teknologi satelit, data lokasi dan survey lapangan, pengguna dapat mengandalkan SpiceUp untuk mengakses informasi spesifik seputar prediksi cuaca, saran pengelolaan air, tanah dan hama penyakit, rekomendasi GAP, traceability (keterlacakan) dan harga pasar yang menguntungkan posisi petani kecil,” katanya.

Selain dihadiri oleh partner konsorsium di Indonesia dan Belanda, acara ini disambut positif dengan turut mengundang beberapa petinggi pemerintahan termasuk dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Kedutaan Besar  Republik Indonesia untuk Uni Eropa, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan  Belanda, serta Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, dan  Kalimantan Timur.

Mewakili Kementerian Pertanian, Dr. Ir Fadjry Djufry, M.Si sebagai Kepala Badan Penelitian & Pengembangan, menuturkan bahwa Indonesia masih tertinggal sekitar 150.000 hektar dan produksi/ ha dibandingkan Vietnam yang patut menjadi PR bagi segenap jajaran, termasuk pemerintah daerah.

“Kami telah merilis 10 varietas lada unggul yang sudah tersebar di beberapa propinsi dan menyambut gembira inisiatif SpiceUp sebagai salah satu upaya perbaikan produktivitas melalui berbagai program teknis, peningkatan ekspor dan inovasi untuk mengembalikan kejayaan rempah Indonesia,” jelas Fadjry.

Menyerukan apresiasi serupa, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dari Kementerian Dalam Negeri menegaskan pentingnya inovasi guna peningkatan daya saing komoditas, kesejahteraan petani dan kemajuan ekonomi sesuai visi dan misi Presiden Joko Widodo.

Selain itu, Fatoni juga menjelaskan pentingnya keberadaan inovasi yang selaras dengan PP No. 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

“Pemerintah daerah berkewajiban untuk menumbuhkankembangkan inovasi, memberi stimulasi dan menciptakan iklim kondusif di wilayahnya demi memfasilitasi SDM untuk menciptakan inovasi yang kolaboratif,” ungkapnya.

Hal ini yang menjadi dasar yang kokoh untuk mendorong aplikasi SpiceUp dalam pengembangan pertanian cerdas berbasis teknologi atau smart agriculture, khususnya untuk budidaya lada Indonesia.

Sebagai upaya tindak lanjut peluncuran aplikasi SpiceUp, kegiatan bimbingan teknis kepada petani di sentra penghasil lada utama di Indonesia akan dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi, sehingga diharapkan akan lebih banyak lagi petani lada yang mengetahui, mengunduh aplikasi SpiceUp yang sudah tersedia di Google Play Store, dan menerapkan rekomendasi dari SpiceUp di kebun mereka.

Selain itu, kebun percontohan skala kecil di lahan petani juga akan dikembangkan di beberapa wilayah di provinsi Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur sebagai media pembelajaran petani secara langsung mengenai penerapan saran dan rekomendasi yang diberikan oleh aplikasi SpiceUp.[***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Tepat Sasaran, Polri Siap Kawal Penyaluran Bansos

    Agar Tepat Sasaran, Polri Siap Kawal Penyaluran Bansos

    • calendar_month Sabtu, 12 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi Kapolda Provinsi Sumsel Irjen Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara dan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Denni Gapril menghadiri Video Conference Kapolri dan Menteri Sosial RI dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama antara Polri dan Kemensos RI tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Pelaksanaan Penyaluran […]

  • Kolaborasi Petro Muba – PDPDE Gas Jadikan Muba ‘Zero Illegal Drilling dan Zero Illegal Refinary’

    Kolaborasi Petro Muba – PDPDE Gas Jadikan Muba ‘Zero Illegal Drilling dan Zero Illegal Refinary’

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.981
    • 0Komentar

    Sekayu -PT Petro Muba – PT Petro Muba, BUMD Muba dalam bidang energi berkolaborasi dengan BUMD milik Provinsi Sumsel PDPDE meresmikan station strorage [penampungan minyak mentah] dan station setling dari Sumur tua di Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba]. Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjelaskan penampungan sementara dan transportasi minyak mentah sumur tua […]

  • Huruf, Dongeng & Sebotol Susu

    Huruf, Dongeng & Sebotol Susu

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.017
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau kata orang tua zaman dulu, “Belajar di usia muda itu ibarat mengukir di atas batu”. tapi kalau sekarang kita pakai analogi yang lebih kekinian, mengenalkan literasi sejak dini itu ibarat menanam chip RAM ke otak anak-anak biar pas dewasa nanti, loading mikirnya nggak muter-muter kayak WiFi di gang sempit. Itulah semangat yang […]

  • Tingkatkan Prestasi Atlet, Rencana Kick Off DBON di Haornas ke-38

    Tingkatkan Prestasi Atlet, Rencana Kick Off DBON di Haornas ke-38

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, mengatakan Grand Design Olahraga Nasional atau Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) direncanakan akan mulai dijalankan pada 9 September 2021, tepat di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38. “Tekad kami, 9 September 2021 kick off Desain Besar Olahraga Nasional. Kami harapkan akan dilakukan langsung bapak Presiden […]

  • Berzakat Melalui Aplikasi QRIS, Yuk !

    Berzakat Melalui Aplikasi QRIS, Yuk !

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.390
    • 0Komentar

    “Khudz min amwaalihim shadaqatan tuthahhiruhum watuzakkiihim bihaa washalli ‘alaihim inna shalaataka sakanun lahum wallahu samii’un ‘aliimun”. Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. ( QS At Taubah, ayat 103). Memaknai dan mengimplementasikan secara nyata pelaksanaan […]

  • Satpol PP Muba Digitalisasi Pengawasan Izin Pesta Rakyat Lewat SI-KEMAS

    Satpol PP Muba Digitalisasi Pengawasan Izin Pesta Rakyat Lewat SI-KEMAS

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Satpol PP Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai mendigitalisasi pengawasan izin pesta rakyat melalui Sistem Monitoring Izin Kegiatan Masyarakat (SI-KEMAS). Inovasi ini menjadi langkah baru guna memperkuat pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pesta Rakyat dengan menghadirkan sistem pengawasan yang lebih terintegrasi, tertib administrasi, dan mempercepat pemantauan terhadap kegiatan masyarakat. Penerapan SI-KEMAS diawali […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Review for Discounts Premium YITH WooCommerce Review Reminder Premium YITH WooCommerce Role Based Prices Premium YITH WooCommerce Save for Later Premium YITH WooCommerce Sequential Order Number Premium YITH WooCommerce Share for Discounts Premium YITH WooCommerce SMS Notifications Premium YITH WooCommerce Social Login Premium YITH WooCommerce Stripe Premium YITH WooCommerce Subscription Premium